
Sebenarnya Nina tahu jika Aulia pasti akan mementingkan dirinya dibandingkan orang lain, hanya saja pertanyaannya Apakah ia juga harus seperti begini terus Jika setiap saat harga dirinya harus diinjak-injak.
"Terima kasih Aulia kamu memang sahabatku yang paling terbaik di dunia ini, nanti bisa tidak kamu temani aku untuk melihat kain yang terbaik di tempat ini soalnya aku pengen banget mendesain baju hamil buat kamu siapa tahu ya mungkin dengan begitu apa yang aku pelajari selama ini bisa langsung dikembangkan?"tawar Nina penuh permohonan karena biar bagaimanapun dirinya merupakan salah satu lulusan desainer terbaik maka dari itu ilmu yang ia miliki harus bisa dikembangkan agar biaya yang dikeluarkan oleh kedua orang tuanya itu tidak cuma-cuma.
__ADS_1
"Ya tidak masalah soalnya kan aku juga di rumah saja tidak melakukan kegiatan apapun, daripada hanya bengong saja lebih baik kita berdua pergi jalan-jalan seperti biasanya mungkin dengan begitu kamu bisa menemukan sesuatu yang beda!" ujar Aulia membuat Dimas ingin sekali marah-marah karena tidak suka dengan perkataan yang dilontarkan oleh wanita itu.
"kenapa Dimas tanda tanya ingin protes atau ingin menimpali apa yang aku katakan? Sudahlah kamu harus sadar diri kalau Nina itu tidak akan pernah memilih kamu lagi, soalnya gerakan kamu itu terlalu lambat dan juga Intinya kamu selalu membuat wanita itu merasa seperti digantung!"ujar Aulia ketus Soalnya biar bagaimanapun tipe orang seperti Dimas itu harus bisa disadarkan jalan pikirannya agar mungkin dengan begitu dia bisa lebih pintar.
__ADS_1
"kenapa malah bertanya kepada Dimas seperti itu sayang, mau dia berbicara seperti apapun rasanya sudah sangat tidak penting sama sekali? Jadi lebih baik tidak usah kamu ikut campur dengan urusan orang lain, karena itu sama saja kamu hanya membuang-buang Tenaga pikiran yang tidak berguna!" Sindir Aulia lagi karena menurutnya mungkin dengan begitu Dimas bakalan langsung bergerak cepat tidak perlu harus menunggu lebih lama lagi dan alhasil merugikan diri sendiri.
"Oh kamu sudah dengarkan Nina penjelasannya diberikan oleh Dimas tadi Jadi intinya tidak boleh berharap kepada pria ini ya, dan juga kalau misalnya kamu merasa tidak nyaman dengan sesuatu diusahakan agar jangan terlalu berharap sebab pria-pria yang pemberi harapan palsu seperti mereka itu tidak pantas untuk dipertahankan. "Aulia hal ini lebih bersemangat.
__ADS_1
kini waktu yang ditetapkan oleh Nina untuk bersama-sama dengan Aulia berkeliling pusat perbelanjaan sudah terelesialisasikan dalam begitu baik, tetapi satu pun tidak ada yang membuat pikiran Mina seperti berminat karena justru wanita itu merasa jenuh sendiri sebab menurutnya ia ingin agar Allah juga berbelanja dengannya biar nanti dirinya yang bakalan membayar Tetapi wanita itu tetap pada pendirian yaitu tidak akan menyusahkan orang lain.
"Aulia aku itu seharian berjalan dengan kamu tetapi kenapa sih tanda-tanda kalau kamu bakalan menerima tawaranku, Memangnya kamu pikir aku ini kurang pembohong atau suka mengada-ngada dengan melakukan sesuatu yang buruk kepada Kamu? "omel Nina kesal.
__ADS_1