Menjadi Yang Ke-3

Menjadi Yang Ke-3
Pencarian


__ADS_3

Bagas sebenarnya kalau disuruh boleh berharap maka ia inginkan yaitu Dalam waktu 5 menit sudah bisa bertemu dengan istrinya itu, hanya saja seperti ini harapannya ini tidak akan pernah menjadi kenyataan soalnya penculik bego Mana yang mau menculik seseorang terus disembunyikan dalam jarak yang beberapa meter saja karena itu merupakan sebuah hal yang mustahil.


meskipun terkadang Sebenarnya apa yang tidak mungkin terkadang bisa menjadi sebuah kemungkinan sehingga membuat orang-orang kebanyakan mulai berpikir yang tidak-tidak, soalnya orang lagi duduk tenang di rumah tidak melakukan kesalahan eh malah datang terus dibawa pergi tanpa nah yang namanya meminta izin atau mungkin bisa dibilang seperti adat dan sopan santunnya terpakai.


perdana dan juga Dimas mengkhawatirkan orang yang sama apalagi ketika mengingat perjanjian yang diberikan oleh pria paruh baya itu membuat Dimas rasa-rasanya begitu semangat, hanya saja tidak berani menunjukkannya secara langsung soalnya itu sepertinya sedang mempermalukan diri sendiri padahal seharusnya ia berbangga dong seorang pengusaha yang begitu terkenal mau menjodohkan anak gadisnya dengan seorang asisten rendahan biasa seperti dirinya.


Dimas bukan terlahir dari keluarga yang kaya raya seperti keluarganya Nina, hanya saja keinginan pria itu untuk berubah Kemudian untuk melakukan sesuatu yang lebih berguna untuk dirinya begitu besar, sehingga membuat orang orang yang bekerja sama dengan perusahaannya Bagas sangat paham dengan cara kinerja dari pria tersebut yang bisa dibilang cekatan dan juga tangkas serta sangat paham yang di bagian bisnis.


Mungkin Nanti Saat Dimas menikah dengan Nina otomatis perdana akan mempercayakan segala-gala yang ia miliki terhadap pria itu, mengingat anaknya itu yang tidak pernah dan juga tidak akan pernah mengurus semua bisnis yang ia miliki akibat kebiasaan Nina yang katanya hobi mendesain sesuatu dan juga menolak apapun yang berhubungan dengan bisnis sebab katanya itu tidak sesuai dengan jalur pendidikannya.


Jadi kalau misalnya mencari seorang pendamping dari Nina dan mengerti serta paham betul tentang dunia bisnis seperti itu merupakan nilai plus, tidak perlu harus membawa mahar yang begitu lebih karena semua sudah mereka miliki Toh yang penting intinya yang diinginkan oleh semua orang di dunia ini adalah bahwa anaknya itu ada yang menjaga ada yang menyayanginya serta tidak pernah menyakitinya apalagi membuat dirinya sampai menangis.


mahar yang begitu mewah kemudian bernilai yang begitu fantastis percuma jika hasil akhir anak bakalan disakiti atau mungkin bisa dibilang tidak akan pernah dihargai sama sekali, segala macam harta duniawi itu kalau dipakai akan habis juga tetapi kebahagiaan seseorang lahir batin itu sebenarnya sangat susah untuk dicapai meskipun uangnya sangat banyak.


Setelah mereka menempuh perjalanan hampir setengah jam lamanya terlihat para anak buah Perdana sedang menunggu di jalan, membuat pria itu langsung menyuruh Dimas menghentikan mobilnya sebab dirinya harus berbicara dengan mereka tentang rencana apa yang akan dilakukan guna bisa segera mungkin untuk bertemu dengan putrinya dan juga Aulia.


"selamat datang tuan, kira-kira pekerjaan apa yang harus kami lakukan sekarang juga karena takutnya Jangan sampai kita tidak punya banyak waktu? sebab biasanya Tuan tidak pernah langsung turun tangan seperti ini pasti akan menyuruh asistennya Tuan Arga, maka dari itu kami merasa sebuah kehormatan jika langsung Bergerak bersama dengan anda menyelesaikan masalah? "tanya Berlin pria bertato yang hobinya mencari masalah tetapi kalau berurusan dengan Perdana setianya minta ampun.


"ada tikus got yang menculik anakku satu-satunya di dunia ini dan tidak ada yang lain lagi selain dia dan juga istri dari Bagas Sanjaya Pasti kalian tidak asingkan dengan pria ini, jadi Menurut kalian kira-kira ini jalanan itu menuju ke arah mana dan juga penculik tersebut akan melakukan apa melalui jalan ini? "tanya Perdana sebab anak buahnya itu paling tahu wilayah tersebut sampai ke ujung-ujungnya sampai ke gang kecil sekalipun dan juga yang tidak bisa dilalui kendaraan pun mereka tahu sama sekali.

__ADS_1


"Di sini itu ada beberapa cabang yang satu mengarah ke perkampungan dan juga yang satu mengarah ke provinsi sebelah, kemudian sisa hanya satu ini sebenarnya kalau bisa dibilang itu hanya terdiri dari perkebunan dan juga tempat liburan orang kaya seperti menyediakan Villa pribadi!...


"kita ambil jalan yang itu sekarang juga karena aku yakin pria itu pasti membawa istriku ke Villa pribadi miliknya, jangan banyak berbicara lagi karena feelingkuh mengatakan bahwa itulah kebenarannya maka dari itu sekarang siapkan anak buah kalian kita pergi sekarang juga! "perintah Bagas yang memotong penjelasan dari Berlin tersebut sebab menurutnya sudah sangat terlalu memakan waktu.


Berlin hanya menghembuskan nafasnya kasar sebab menurutnya Bagas itu Ya seperti yang selalu ia dengar dari pembicaraan orang-orang di luar sana kalau pria itu sangat serius, maka dari itu ya lebih memilih untuk mengikutinya saja daripada nanti banyak pembahasan masalah Tidak akan pernah habis dan juga dirinya juga bakalan dibuat kebingungan.


"Bagaimana Tuan apakah kita ikut dengan perintah dari Tuan Bagas tadi, soalnya sepertinya feeling Saya juga seperti itu kalau orang kaya menculik seseorang ya pasti bawanya ke area pribadi mereka Soalnya di sana kan tidak ada yang bakalan menemukannya ?" Berlin tidak mungkin mengambil keputusan sendiri sebelum menanyakan hal itu kepada Perdana secara langsung.


Berlin tidak mungkin mengambil keputusan tanpa persetujuan dari majikan yaitu sebab menurutnya ya memang Bagas itu merupakan orang kaya tetapi selama ini ia bekerja dengan Perdana, maka dari itu sangat tidak etis harus mengikuti perintah dari orang lain padahal jelas-jelas majikannya itu sekarang ada di hadapannya secara langsung yang bisa memberikan perintah kepadanya.


"ikuti saja apa yang dikatakan oleh Tuan Bagas tadi soalnya sepertinya mungkin mereka memang benar ada di sana karena tidak masuk akal kalau mereka sampai membawa anak saya keluar dari tol, karena yang diinginkan oleh penculik itu sebenarnya langsung sampai di tempat tujuan secara langsung tidak perlu harus menunggu lama lagi maka dari itu lebih baik kita langsung menuju ke arah sana! " jelas Perdana soalnya untuk apa juga harus mengambil keputusan terlalu lama Takutnya nanti terlambat Siapa juga yang bakalan dirugikannya mereka dan juga anak-anak mereka.


sedangkan Aulia dan Nina saat ini sebenarnya sedang dipaksa untuk makan karena selama berjam-jam mereka datang kedua wanita itu menolak untuk minum ataupun mau makan sesuatu, kalau soal Nina ya Arsen tidak peduli sama sekali mau makan atau tidak karena wanita itu tidak ada hubungan sama sekali dengannya tetapi permasalahannya ini terletak pada Aulia yang benar-benar tidak ingin menyentuh apapun yang ia kasih.


Aulia memang dari tadi hanya memasang tatapan dinginnya dan juga datarnya karena tidak suka dengan apa yang dilakukan oleh Arsen kepadanya, dirinya sekarang itu sebenarnya ingin beristirahat menyambut kedatangan suaminya pulang kerja dan dengan begitu mungkin mereka bisa berbagi cerita bukan seperti saat ini malah berada di dekat dengan orang yang jelas bukan siapa-siapa.


"Kamu kalau tidak makan terus anak kita itu nanti Bagaimana jadinya keadaannya di dalam situ? jangan egois dong jadi seorang wanita lebih baik kamu memikirkan orang-orang lain yang selama ini mengkhawatirkan kamu dan juga dari daging kita, Apa sih yang kamu harapkan dari pria itu yang bisanya hanya hobi mengumbar janji kepada wanita manapun dan alhasil kamu bakalan dimadu lagi untuk kesekian kalinya? "tanya Arsen yang sebenarnya sudah sedikit tersulut emosinya namun masih berusia tahan soalnya Aulia adalah sebagian dari jiwanya menurut pemikiran pria itu.


Aulia mengangkat alisnya sebelah karena Lagi Dan Lagi selalu mengatakan bahwa anak yang ia kandung itu merupakan anaknya, sekarang pertanyaannya itu yang sudah ditanyakan berkali-kali kira-kira pria tersebut menyumbang itu dari daerah bagian mananya sampai-sampai begitu percaya diri mengatakan semuanya.

__ADS_1


"kamu sejak kapan merasa bahwa anak yang aku kandung ini merupakan anak kamu dan juga darah daging kamu bukan merupakan anaknya Mas Bagas, Apakah kita pernah kenal sebelumnya atau apakah kita pernah berhubungan sebelum aku berhubungan dengan Mas Bagas atau mungkin bisa dibilang kamu adalah orang penting dalam kehidupanku?" tanya Aulia dengan tatapan sinisnya soalnya orang-orang yang songong dan juga psikopat seperti Bagas itu urusannya sebenarnya Gampang sekali ya itu tinggal dimatikan mentalnya ya Otomatis jiwa kekurangan ajarannya bakalan muncul Dengan begitu kita bisa lihat belangnya seperti apa orang-orang yang model seperti itu.


"ya Sejak saat ini dia sudah menjadi anak kita berdua soalnya kan kita bakalan menikah setelah anak buahku berhasil mengirim surat gugatan cerai kamu kepada suami kamu itu, jadi kamu tenang saja kita itu sebenarnya nantinya bukan menjadi orang asing melainkan pasangan yang harmonis dan juga bahagia menanti kelahiran anak kita! "jelas Arsen tanpa dosa bahkan bisa dibilang perceraian itu seperti sebuah hal yang lumrah yang selama ini ia lakukan di dalam kehidupannya hanya mendapatkan apa yang diinginkan.


"Coba kamu lihat tampangku sekarang kira-kira ada berniat untuk menggugat cerai suamiku atau mungkin ada niatan untuk berpisah dan menikah dengan kamu, Woi sadar diri Bang kalau tidak selamanya semua orang itu bakalan ketipu dan juga mau melakukan semuanya hanya demi ingin mendapatkan kenikmatan sesaat Karena aku bukan tipe wanita seperti itu! "ujar Aulia Sambil tertawa sinis dan juga sangat merasa lucu dengan rasa percaya diri yang sering diberikan oleh pria itu seolah-olah bahwa apa yang dikatakannya itu memang sebuah kenyataan yang tidak bisa terelakkan lagi.


Arsen sudah menarik tangan Nina berdiri karena ia ingin melampiskan emosinya kepada wanita tersebut, maka dari itu ditariknya rambut Nina sampai-sampai kulit kepala wanita itu mencuat seorang olah ingin copot dari tempatnya.


Aulia membulatkan matanya sempurna karena Lagi Dan Lagi Arsen selalu melakukan hal itu kepada sahabatnya bahkan bisa dibilang pria itu sudah seperti orang stress yang tidak punya hati nurani sama sekali sampai-sampai mau menyakiti seorang wanita seperti itu, pada seharusnya ia bisa membedakan mana yang melakukan kesalahan dan juga mana yang dari tadi diam dan menyimak saja serta tidak membuat masalah sama sekali.


"hentikan, cukup Apa yang kamu lakukan kepada kami dari tadi! pria seperti kamu itu memang pria cengeng dan juga tidak berguna sama sekali sampai-sampai selalu saja melakukan kekerasan terhadap seorang wanita yang tidak bisa melawan, Aku pastikan saat suamiku datang dan bertemu dengan kamu dia tidak akan pernah mengampuni kamu sampai kapanpun meskipun Air Mata Darah yang kamu keluarkan untuk menangisi agar diberi ampun! "tegas Aulia emosi karena sudah capek menjadi wanita yang selalu menonton tidak melakukan apapun dan bahkan bisa dibilang ia tidak mungkin ikhlas melihat sahabatnya itu disakiti.


"Jadi ceritanya kamu tidak ingin dia aku perlakukan yang buruk? Ya sudah ikuti saja apa yang aku inginkan yaitu tinggalkan suami kamu dan tanda tangan saja gugatan perceraian kalian, kalau ditanya soal Setia Oh jelas aku memiliki kesetiaan itu dan jika Ditanya soal tanggung jawab aku lebih memilikinya lagi dan juga jika Ditanya soal kekayaan kami berdua hampir sepantaran tidak beda jauh sama sekali! "ujar Arsen yang sudah seperti seseorang yang tidak punya hati nurani sampai-sampai bisanya dengan tega memaksa orang lain agar memiliki pemikiran yang sama dengannya kemudian melakukan hal yang gila lebih daripada yang ia lakukan saat ini.


Savero dan Matteo berdiri di luar menjaga dan juga memastikan kira-kira apa yang bakalan terjadi soalnya mereka yakin kedua wanita di dalam itu memiliki orang yang penting di sekitarnya, Sedangkan para anak buah yang lain mengantarkan Budi ke kediaman Safira karena Arsen yang memberikan perintah soalnya dirinya tidak ingin terlibat dengan manusia-manusia seperti itu lagi.


Safira tentu saja senang ketika Budi datang ya Meskipun pria itu sudah tua tetapi setidaknya ada yang mau bertanggung jawab dengan kehidupannya, maka dari itu ia menuntut agar Budi segera menikah dengannya ya walaupun itu hanya pernikahan Siri saja tetapi daripada nanti pria itu bakalan lolos lagi.


Budi otomatis tidak mungkin menolak apa yang diinginkan oleh Safira, sebab memang awalnya Ia hanya ingin memanfaatkan wanita itu tetapi sekarang Ya jelas seperti itu sebab tidak punya tempat tinggal lagi dan tidak punya apapun yang bisa dipakai untuk mempertahankan hidup.

__ADS_1


"Astaga itu ada suara kendaraan banyak di depan itu kira-kira ada siapa ya, apa lebih baik kita masuk ke dalam dan memberitahukan kepada bos Kalau ada orang di depan yang ingin bertemu? "tanya matheo yang tiba-tiba jiwa mafianya itu menghilang begitu saja karena benar-benar terkejut kendaraan yang ada di depan yang begitu banyak bahkan mungkin bisa dibilang tidak terhitung jumlahnya.


__ADS_2