My Naughty Fiance

My Naughty Fiance
Cinta?


__ADS_3

Halo semua, terima kasih sudah memilih karya saya untuk dinikmati. Bagi pembaca yang belum membaca kisah emak bapaknya si Gavin-Grace, silakan mampir ke lapak tetua Vasquez dengan judul La Belle Et La Bete. Cerita Glend dan Bella Vasquez tidak kalah seru dari cerita anaknya.


.


.


.


Taksi yang ditumpangi Helli berhenti di depan hotel Gouchen. Pintu masuk hampir dipenuhi oleh para awak media. Helli tidak menyangka jika sambutan media akan sebesar dan seantusias ini. Helli melakukan senam wajah sebelum ia turun dari taksi. Ia harus memberikan penampilan terbaiknya.


Menarik napas berulang kali, Helli pun membuka pintu penumpang. Detik itu juga semua kamera terarah padanya. Semua serempak menyerbu ke arahnya, ia merasakan dengungan kehebohan yang biasa muncul dalam berita yang menggegerkan.


"Helli Lepisto, apa pendapatmu tentang foto-foto yang akan diterbitkan besok?"


Tubuh Helli mendadak membatu. Ia seperti berada di tepi jurang. Tidak berani untuk melangkah.


"Selain foto-foto, ada beberapa album video yang juga akan dipasarkan."


Calvin melakukannya, menjual foto-foto dirinya. Diamnya pria itu ternyata merencanakan ini. Dan bagaimana bisa Helli melupakan keberadaan pria itu. Ia terlalu memandang remeh Calvin. Calvin bisa melakukan hal kotor apa pun. Dan pria itu membuktikannya hari ini.


Helli bertanya-tanya bagaimana rasanya jika momen ini datang. Ia juga sudah mempersiapkan diri untuk ini. Tapi setelah dihadapkan secara langsung, Helli merasa seluruh tubuhnya kebas.


"Helli, foto-foto itu akan diterbitkan besok di majalah Italia."


Helli merasakan tubuhnya gemetar. Fotonya tersebar di sini, di negara kelahiran Gavin. Tempat yang paling pas untuk mempermalukan pria itu. Merusak momen pernikahan yang akan berlangsung saat ini.


"Inikah alasan Gavin Vasquez meninggalkanmu?"


"Helli, beberapa media juga memuat berita tentang kau yang sengaja merayu Vasquez untuk menjadi tunangan palsumu demi menunjang karirmu."


"Helli Lepisto, inikah alasan Gavin Vasquez menyembunyikan identitasnya agar Vasquez tidak terlibat dengan skandal keliranmu?"


Semua orang berbicara dan suara di atas kepalanya semakin keras hingga ia ingin menutup telinga dan berteriak.

__ADS_1


"Vasquez adalah keluarga terhormat, bagaimana pendapat Glend Vasquez tentang skandal ini? Putra mereka terlibat dengan aktris liar penuh skandal."


Beberapa jurnalis memang tidak memiliki rasa kemanusiaan. Melontarkan pertanyaan kejam tanpa otak.


Tapi, apa yang bisa dilakukan Helli, semua orang berhak bertanya, berhak bersuara. Sadar bahwa ia tidak bisa membungkam media, diam adalah solusi yang ia pilih selama ini.


"A-aku tidak memiliki komentar. Aku akan menghubungi pengacaraku."


Pengacara apa? Ia tidak memiliki pengacara sama sekali. Lagi pula bukan itu yang ia pikirkan. Tetapi Gavin dan keluarganya. Helli bernapas lega saat taksi yang ia tumpangi tadi masih ada di sana. Helli berbalik dan masuk ke dalam. Ia harus bertemu dengan Gavin. Pria itu perlu mempersiapkan diri dengan berita menghebohkan ini.


Dari jauh, Calvin tersenyum picik melihat masalah yang akan menimpa Helli. Jika dia tidak bisa mendapatkan Helli, maka tidak ada seorang pria pun yang boleh memiliki Helli.


Vasquez adalah pria terhormat. Skandal Helli yang memalukan akan membuat keluarga itu berpikir ulang untuk berhubungan dengan Helli. Setidaknya itulah yang dipikirkan otak dangkalnya.


Kekesalannya pada Gavin Vasquez juga menjadi pemicu mengapa ia melakukan hal ini. Pria itu sudah mempermalukannya secara berulang kali. Maka ia akan mempermalukan pria itu ke suluruh dunia.


Sementara itu, Gavin sedang bersiap-siap di kamarnya. Hari ini, adalah acara penting bagi Vasquez. Di mana seluruh tanggung jawab Vasquez akan diserahkan kepadanya.


Ia memikirkan bagaimana reaksi Helli saat melihat berita ini. Apakah Helli akan merasa dibohongi atau bagaimana?


Kabar baiknya, ia sudah tahu alamat gadis itu setelah menyewa seseorang. Tepatnya, pagi ini, ia menerima laporan dengan alamat lengkap.


"Akan kutangkap dia!"


Gavin belum menemukan alasan kenapa ia bisa segila ini pada Helli, kenapa ia tidak rela ada jika ada pria yang memberi perhatian pada Helli.


Tok. Tok.


Pintu dibuka. Ayahnya masuk dengan senyum yang penuh dengan wibawa. Pria setengah baya itu bersiul melihat penampilan Gavin.


"Kau mewarisi ketampananku, Buddy."


Gavin berdecak, tapi tidak melayangkan protes sama sekali. Apa yang dikatakan ayahnya memang benar adanya. Jika bukan dari ayahnya memangnya dari siapa lagi dia mendapatkan ketampanannya ini. Sangat tidak mungkin dari Felix, calon ayah tidak jadinya.

__ADS_1


"Akhirnya Daddy bisa tenang menikmati hidup dengan Mommy setelah semua ini selesai." Glend merapikan dasi putranya. Kekaguman dan kebanggaan terpancar jelas di wajah pria itu.


"Kau gelisah?" pertanyaan ayahnya tepat sasaran.


Ya, ia sangat gelisah. Hari ini adalah jadwal promo yang akan dilakukan Helli. Ia khawatir gadis itu mengumumkan bahwa hubungan mereka sudah berkahir ke awak media jika ada yang mempertanyakan kehadirannya yang juga ternyata sedang membuat acara. Ia tidak ingin pertunangan mereka berakhir.


"Entahlah, Dad, perasaanku tidak enak. Sepertinya aku punya gangguan serangan panik."


Glend berdecak, "Seorang playboy internasional punya gangguan panik, fitnah macam apa pula ini. Apa kata dunia."


"Dad..." Gavin mengerang memberi protes.


"Coba ceritakan apa yang kau rasakan."


"Hari ini Helli akan melakukan promo."


"Lalu?"


"Aku tidak bertemu dengannya selama satu bulan."


"Hmm. Dan kau merindukannya mati-matian."


"Ya. Sampai membuatku uring-uringan."


"Dan kau belum menemukan jawaban kenapa bisa begitu? Apa sebelumnya pernah seperti ini?"


"Ini pertama kalinya. Helli pembawa masalah, Dad. Aku akan membunuhnya!"


Glend mengangguk-angguk seraya menepuk pundak putranya. Ingin mengatakan bahwa Gavin sedang jatuh cinta hanya akan membuat pria itu bertanya-tanya dan mungkin menyangkal. Glend yakin jika sebentar lagi putranya itu akan menyadari hal itu. Semoga saja Gavin tidak terlambat menyadari perasaannya.


"Dad sangat mencintai ibumu, ingin selalu dekat dengannya. Membayangkannya bersama pria lain membuat otak mendidih marah. Membayangkan hidup tanpa ibumu membuat Daddy diserang rasa takut luar biasa. Itulah cinta. Well, kami akan menunggu di bawah. Semua menantikan dirimu, Son."


"Aku membicarakan Helli, dia malah membicarakan istrinya," Gavin menggerutu tapi sesaat kemudian ia merenungi apa yang dikatakan ayahnya.

__ADS_1


"Cinta?"


Gavin tertawa konyol, menggelengkan kepala.


__ADS_2