My Naughty Fiance

My Naughty Fiance
Pesta2


__ADS_3

"Helli Lepisto, benarkah itu dirimu?"


"Hei, bukankah itu si Lepisto, perayu ulung pria kaya tua. Apa yang dia lakukan di sini? Merayu Glend Vasquez?"


"Ah, ini sungguh Helli? Dia cantik sekali."


Helli mengabaikan bisik-bisik tetangga di belakangnya. Tepatnya, ia tidak mendengar kericuhan para pencari berita itu. Dia tertegun, terpana, terpesona dengan sosok pria yang berdiri di hadapannya.


"Oh Tuhan," ia memekik dengan suara tertahan.


"Kau baik-baik saja, Nona?"


Demi Marsha, si gadis cilik yang hidup serumah dengan si beruang besar, ini benar-benar mengagumkan. Ini nyata. Oh Tuhan, Glend Vasquez berbicara kepadaku!


"M-Mr. Vasquez, aku sangat mengagumi. Aku juga merupakan salah satu member tetap dari SDM. Kau adalah biasku, Mr.Vasquez."


"Sumber daya manusia?" Bella, istri dari pria itu menimpali dengan dahi mengernyit.


"Sugar Daddy Paling Memukau."


Mendengar jawaban Helli, Bella menyenggol pinggang suaminya seraya mengulumm senyum, wanita itu menahan tawa. Sugar daddy paling memukau, entah siapa yang menciptakan klub tersebut. Sugar daddy yang mereka maksud adalah Glend beserta teman-temannya dan juga beberapa pria kaya lainnya. Sejauh ini, Glend memang masih paling favorit.

__ADS_1


"Daddy," Grace menarik ujung lengan ayahnya. Glend menoleh dan menundukkan kepala tatkala ia melihat Grace ingin mengatakan sesuatu. Helli kembali berdecak kagum. Glend begitu memuja dan mencintai wanita di sekitarnya.


"Ya, Honey?"


Ah, Helli semakin iri. Dilihatnya cara Glend menatap putrinya, disaat mata pria itu menatap putrinya, jemarinya mengusap lembut tangan istrinya yang ada di dalam genggamannya. Helli menyebutnya pria sempurna.


"Dad, apakah dia Helli Lepisto?"


Glend mengernyit bingung, kemudian menoleh menatap Helli. Helli merasakan jantungnya berdebar tatkala mata mereka bersitatap.


"Helli Lepisto?" Glend menggumamkan namanya. Helli mengangguk semangat dengan senyum lebar di wajahnya. Manik indahnya berbinar cerah.


"Ya, Mr. Vasquez. A-aku sangat mengagumimu, sudikah kiranya kau berjabat tangan denganku?" Helli masih dengan tatapan memuja yang dilayangkan secara terang-terangan. Tangannya terulur ke hadapan pria itu. Helli berharap nasib baik pria itu menular kepadanya jika ia berhasil menjabat tangan pria kaya itu.


Helli menoleh kepada Bella. Wajahnya bersemu merah seketika. "Aku tidak akan menyangkalnya, Mrs.Vasquez."


Bella tergelak, "Kau memiliki selera yang bagus kalau begitu, Nona." Bella masih sama saja. Alih-alih cemburu dan waspada, ia justru memuji selera wanita itu. "Suamiku memang sangat mengagumkan," Bella mengerling jenaka. "Apa yang kau tunggu, jabat tangan gadis muda itu," Bella menepuk lengan suaminya.


"Kapan kau bisa cemburu." Glend berdecak kesal.


"Ya, Dad, sambut tangannya dan tolong minta tanda tangannya juga sebagai balasan. Jika dia adalah salah satu fansmu, maka aku adalah salah satu fansnya. Aku suka keliarannya, Dad!"

__ADS_1


"Oh Tuhan, anak dan istriku sepertinya sedang menjualku." Pun Glend mengulurkan tangan sembari tersenyum hangat. "Semoga kebaikan, menyertaimu, Nak."


Deg! Darah Helli berdesir hebat.


Helli mengangguk cepat. "Kuanggap itu sebagai mantra, Mr. Vasquez." Ah, Helli merasakan maniknya menghangat karena luapan perasaan yang begitu bahagia. "Terima kasih. Doa yang sama untukumu dan keluargamu."


🕊


"Bisakah kita pulang saja, Nicky. Aku tidak ingin mengotori tanganku dengan berjabat tangan bersama orang lain. Hei, Nicky, jejak tangan Mr.Vasquez ada di sini. Oh, Tuhan, sepertinya yang kau katakan benar. Keberuntungan masih berpihak kepadaku walau hanya secuil."


"Jangan bersikap berlebihan, Helli. Itu hanya sebuah jabat tangan. Omong-omong, boleh aku menciumnya? Kudengar Glend Vasquez memiliki aroma yang membuat para wanita mabuk kepayang." Nicky menarik tangan Helli dan mencium telapak tangan gadis itu.


"Nicky! Kau menghapus jejaknya!"


"Astaga, wanginya memang sangat enak."


Helli pun ikut mencium telapak tangannya. Benar saja, aroma pria itu tertinggal di kulitnya.


"Hello, Ms. Flamingo. Kau di sini?"


Helli menghentikan langkahnya, mengangkat kepala dan meluruskan pandangan. Gavin berdiri di sana, setengah meter dari hadapannya.

__ADS_1


Doa baik Mr.Vasquez ternyata kurang ampuh! Kenapa si gelandangan itu ada di sini? Menyerap habis kebahagiaan yang baru saja kurasakan! Menyebalkan!


__ADS_2