My Naughty Fiance

My Naughty Fiance
Apa Kau Akan Menoleh Ke Arahku?


__ADS_3

"Kau ingin aku menjebak Rusell? Aku mungkin bisa memikatnya dengan pesonaku," Helli mengibaskan rambut indahnya dengan gaya yang memang sedikit menggoda.


"Jangan melakukan hal konyol. Aku akan menemui Mona dan mengatakannya secara langsung. Kau sungguh akan menerima tawaran kerja pria itu?"


"Jika uangnya enak, tentu saja. Aku sangat mencintai uang."


"Apa yang akan kau lakukan dengan uang-uang itu? Berfoya-foya?"


"Jika kebebasan termasuk dalam kategori berfoya-foya maka jawabanku, ya."


"Kau selalu mengatakan kebebasan? Apakah ada sesuatu yang mengikatmu? Membelenggumu?"


"Hm, masa lalu mengerikan. Dia mengintaiku kemana pun dan dimana pun aku berada." Wajah Helli berubah muram. Tersirat ketakutan yang begitu nyata.


"Seperti apa masa lalumu?"


"Masa lalaku? Hmm, ini sedikit rumit jika dijabarkan. Tapi sepertinya berkat masa lalu itu, aku tidak akan memiliki masa depan. Semua akan menghujat dan mencaciku."


"Sepertinya hidupmu memang sangat rumit, Helli Lepisto."


Helli tergelak, "Aku tidak akan menyangkal hal itu. Tapi, tenang saja, aku tidak akan melibatkanmu kelak."

__ADS_1


"Aku penasaran."


"Abaikan tentang aku, fokuslah pada wanitamu. Jika kau sudah mendapatkan Mona, katakan kepadaku agar aku bisa memikirkan cara untuk membohongi media. Aku tidak ingin Mona terlibat dan menduga jika Mona adalah orang yang menjadi penyebab pertunangan kita putus. Mona tidak tahu menahu soal ini, jadi tidak adil rasanya jika melibatkan dampaknya terhadap dirinya."


Gavin terdiam. Ia tidak menyangka jika Helli sampai memikirkan ke sana. Gadis itu tidak serta merta memikirkan keuntungannya saja. Helli terlihat berbeda dari apa yang diberitakan. Keliaran yang disebutkan, tidak sekali pun Helli berusaha menggodanya.


Apa karena di matanya, aku adalah pria miskin? Tapi dia juga tidak mencoba merayu Rusell atau pun Addrian. Sebenarnya seperti apa sebenarnya seorang Helli Lepisto?


Berita tentang dirinya memang kerap terlihat keluar masuk hotel. Pria yang diberitakan juga selalu berbeda-beda. Helli tidak pernah meluruskan apa pun hingga kasus terakhir yang menimpanya bersama Calvin.


Lonela mengatakan Helli menusuknya dari belakang dan mencoba merayu Calvin untuk tidur dengannya. Foto yang beredar adalah saat Calvin dan Helli berada di atas ranjang Hotel.


"Kita akan mengakhirinya begitu syutingmu selesai."


"Itu akan memakan waktu yang cukup lama. Enam bulan."


"Tidak masalah. Mona akan mengerti. Tapi masalahnya, kenapa kita membahas ini sedangkan Mona belum tentu menerimaku."


"Berani taruhan, kurang dari satu bulan, Mona akan berada dalam rengkuhanmu."


"Ck! Jangan membuatku besar kepala." Gavin tampak bersemangat. "Apa taruhannya?"

__ADS_1


"Akan kupikirkan nanti. Deal?!" Helli mengulurkan tangannya.


"Jika ternyata kau kalah, kau harus tidur denganku. Deal!" Gavin menyambut tangan Helli sebelum gadis itu sempat menariknya. "Ini sudah, deal. Astaga, aku malah berharap aku gagal agar bisa tidur denganmu."


"Eeuuyy, kau menjijikkan!" Helli menghempaskan tangan Gavin dengan kasar. Pria itu tertawa melihat kemarahan di wajah Helli.


"Kita akan berdiskusi tentang gaya seperti apa yang kau inginkan."


"Hentikan, Gavin."


"Aku akan bermain lembut denganmu. Biasanya aku cenderung kasar. Karena kau temanku, aku akan hati-hati. Atau kau suka yang kasar?"


"Diskusikan hal ini bersama Mona. Aku tidak tertarik." Helli berdiri dari tempatnya. Jika Gavin sudah dalam mode mesum, artinya perbincangan mereka cukup sampai di sini.


"Katakan, Helli, dengan siapa kau melakukannya pertama kali?"


"Astaga, sopankah kau bertanya seperti itu, Gelandangan?!"


"Dengan pria yang kau sukai itu? Pria yang tidak melirik ke arahmu sama sekali? Hais, aku penasaran siapa pria itu? Kenapa bisa dia tidak melirik wanita secantik dirimu?"


"Percayalah, Gavin, aku juga penasaran tentang itu. Tentang kenapa pria itu tidak bisa menoleh ke arahku. Apa mungkin cinta enggan menghampiriku? Katakan, Gavin, jika Mona tidak ada, apakah kau akan menoleh ke arahku?"

__ADS_1


__ADS_2