Nada Nara

Nada Nara
Bab 85. Kamu ingin kembali ke


__ADS_3

POV Mahardika


Nada’s project sejak awal bertujuan untuk menggagalkan pernikahan Pradiprta dan Juli. Namun


tujuan bagi masing masing dari kami berbeda. Bagi Nara, project ini adalah


untuk mengembalikan kedudukannya di kediaman Hermawan dan disisi Pradipta.


Namun bagiku, project ini adalah project menghancurkan dan membalas dendam masa


lalu. Sekaligus sebagai usahaku untuk mendapatkan kembali cinta pertama. Paling


tidak itulah anggapanku, Juli adalah cinta pertama dan selamanya. Meskipun


begitu, saat ini pernyataan Nara yang tak ingin menghancurkan Pradipta dan


bahkan ingin kembali menjadi istri laki-laki bajingan itu, membuatku marah “Dengan


semua kelebihanmu ini, kamu mau kembali pada mereka?  Dengan semua yang kamu miliki saat ini,


kenapa harus kembali pada Laki laki bajingan itu?”


Aku tahu bahwa    sampai sekarang, Nara tidak pernah benar-benar menganggap Pradipta bukanlah


orang yang berada dibalik kecelakaan yang hampir membunuhnya. Dia selalu


menganggap orang lain yang bertanggung jawab pada kecelakaan itu.


“M, aku pernah  memiliki sumpah dihadapan Tuhan. Sumpah menjadikannya sebagai satu-satunya pria


yang akan menua bersamaku. Apalagi, jika aku kembali pada  suamiku, Juli akan sendirian. Kamu bisa


bersamanya kembali. Dengan begitu kedua masalah selesai,” jawab Nara membuatku


makin jengkel.  Untung saat itu smartphoneku berbunyi.  Kulihat ada pesan

__ADS_1


dari Agusta kalau dia akan datang bersama Juli. Jika sampai ini terjadi maka


Juli akan bertemu dengan Nara dan ini tidak boleh terjadi.


“Nara,sebaiknya kita segera pergi dari sini,” kataku sambil berjalan menuju kamar


untuk mengambil barangku. Saat aku kembali ke meja makan kulihat Nara masih


belum bergerak.


“Kenapa harus pergi?” kata Nara dengan heran.


“Kita harus pergi dari sini segera karena yang punya rumah akan datang,” kataku dengan


cepat ho ini bukannya rumahmu? Kenapa kita harus pergi? “ kata Nara dengan heran.


“Bukan. Ayo, segera bereskan barangmu dan kita pergi! Tidak usah banyak pertanyaan,” kataku


dengan tegas. Nara memandangku lalu menunduk. Aku tahu dia merasa ketakutan


karena suara kerasku tadi. Namun waktunya tidak lagi banyak. Aku membantu Nara membereskan


ada di markas, kami keluar rumah tanpa berkendaraan. Setelah beberapa saat


berjalan menelusuri jalanan, kami memutuskan duduk di trotoar. Saat itu ada


sebuah motor yang berhenti didepan Nara dan menawarkan untuk mengantarkan


pulang. Namun Nara bersikap acuh tidak peduli. Setelah pengendara motor itu


berlalu, ada beberapa laki-laki bermobil yang mengganggunya. Kembali wanita


cantik didepanku mengacuhkan mereka.


“Nara, kamu bisa  melihat kan. Banyak pria yang tertarik padamu. Kamu tidak perlu kembali pada

__ADS_1


laki-laki yang selalu menyakitimu itu.” Kataku sambil membuang pandanganku ke


arah mobil-mobil menjauh. Nara hanya memandangiku dengan matanya yang cantik. Dia


seperti tidak mau bicara padaku dan sedikit marah.


“Kamu marah?”tanyaku. Nara hanya menggeleng dan kembali diam menunduk.


“Oke, terserah  Nara. Apapun yang Nara inginkan, jalani saja. Saat ini yang kubutuhkan hanyalah


pernikahan Pradipta dan Juli yang batal.” Kataku akhirnya. Aku tidak tahan


dengan kediaman kita selama ini. Sepertinya aku harus membebaskan Nara. Aku


mencoba untuk mengikuti apa maunya saat ini dan berusaha mengubahnya sedikit


demi sediki.


“Nara, berdiri yuk,” kataku.


“Kenapa” tanaya Nada.


“Katanya kau ingin kembali ke mertua mu” kataku. Aku mengajaknya berjalan menuju kediaman


Hermawan. Nara langsung terkejut memandangku. Aku tahu dia akan mengatakan aku


gila. Sangat tidak mungkin kami sekarang ini kami datang di kediaman Hermawan


dan numpang tidur. Mereka tidak mengenalku sama sekali. Pradipta memamng


mengenal Nara, namun tidak secara terang terangan. Jadi aku tidak heran jika


Nara terkejut dengan kata-kataku,


“Kamu ingin inggal disini kan?” tanyaku sambil memandangnya tajam. Tiba-tiba Nara memelukku

__ADS_1


sambil menangis. Aku memutuskan membawa Nara ke pos ronda tak jauh dari


kediaman Hermmawan.


__ADS_2