
Dua hari kemudian.
Arnon dan Melati sudah berada di lokasi pemotretan.
Aktor tampan tersebut telah mengenakan baju Rajanya. Lengkap dengan jubah kebesarannya pula. Tak lupa mahkota yang bertengger di atas kepalanya.
Melati juga ikut berganti gaun mengenakan pakaian Ratu kerajaan.
Arnon lupa saat di pertemuan pembacaan naskah tak memberitahu istrinya jika ia akan menjadi cameo dalam film itu.
Alhasil tadi pagi-pagi sekali, ia memberitahu istrinya.
Sutradara sengaja memilih gadis yang berstatus menjadi istri Arnon tersebut sebagai Ratu Andara karena feel antara pasangan muda itu sungguh sangat cocok dalam film " Loyal King " yang mengisahkan tentang kesetiaan seorang Raja pada Ratunya yang telah tiada dan cinta Raja Arthur tak pernah pudar pada mendiang istrinya, meskipun Ratu Andara telah wafat.
Cameo hadir tanpa harus berdialog. Selain karena feel kedua memang sangat kuat, keduanya juga merupakan ikon couple romantis jadi gadis itu sangat pas menjadi cameo.
Arnon telah siap dengan costume Rajanya.
Dari arah berlawanan, keluarlah seorang Ratu yang sangat cantik dengan gaun berwarna aprikot yang sangat manis.
Gaun tersebut mengembang sempurna dan panjangnya menyentuh lantai. Rambut ya di tata ala ratu kerajaan dan mahkota yang menghiasi kepalanya.
Tak lupa pula, selendang transparan yang menjuntai ke bawah di bahu kanan kirinya. Menambah kesan seorang bangsawan kelas atas.
Makeup Melati kali ini lebih bold agar aura seorang Ratu dalam dirinya lebih menonjol lagi.
Bibir berwarna merah apel yang menambah kesan anggun pada dirinya.
Arnon sampai tak berkedip menatap istrinya sendiri yang sungguh terlihat seperti Ratu Negeri dongeng.
Pria itu berjalan ke arah istrinya dan Melati juga mendekat ke arah suaminya.
Sampai pada titik dimana keduanya hanya berjarak satu langkah saja.
"Kau cantik sekali, Ratuku!"
Arnon memegang tangan kanan Melati. Pria itu mencium punggung tangan istrinya dengan kedua mata terpejam.
Melati tersenyum mendapat perlakuan manis dari suaminya.
"Yang mulai juga sangat tampan hari ini," tutur Melati membalas ucapan Arnon padanya.
Pria itu terkejut dengan perkataan istrinya. Darimana dia tahu dialog seperti itu?
"Kau belajar darimana dialog seperti itu, Sayang?" tanya Arnon penasaran.
Melati tersenyum simpul. " Hamba juga penggemar film, Yang Mulia! jadi jangan meremehkan bakat hamba yang terpendam ini," sahut Melati dengan mengedipkan sebelah matanya nakal.
__ADS_1
Semua orang yang berada di sekeliling mereka seperti penataan busana dan makeup tertawa melihat kenakalan Melati yang menggoda suaminya sendiri.
Aksi keduanya tadi tak luput dari sorotan kamera. Semua telah terekam sebagai behind the scene " Loyal King ".
Arnon dan Melati sudah berada di tempat pemotretan.
Kali ini pose pertama mereka untuk foto yang akan di letakkan di ruang keluarga kerajaan dimana foto tersebut Melati duduk di kursi, sedangkan Arnon berdiri.
Pose kedua, Arnon memeluk pinggang istrinya dengan mata menghadap ke arah kamera, sedangkan Melati mengalungkan tangannya pada leher Arnon dengan posisi membelakangi kamera sehingga hanya bagian punggungnya saja yang terlihat. Wajah gadis itu berada pada dada sebelah kanan Arnon dan sebagain saja yang terlihat.
Foto kedua itu untuk cover trailer pertama film tersebut.
Foto ketiga Melati tak ikut andil karena foto tersebut yang akan menjadi cover utama dalam film itu. Dimana Arnon berdiri di depan menghadap ke arah kamera dengan wajah datar namun tetap tampan, sedangkan Jesicca berada di belakangnya, namun jarak mereka cukup jauh.
Setelah pengambilan foto selesai, Arnon dan Melati berlanjut ke sebuah taman dengan ayunan yang terbuat dari akar pohon. Ayunan tersebut di penuhi oleh bunga-bunga yang merambat pada bagian pegangannya.
Taman tersebut akan menjadi tempat dimana adegan Raja Arthur dan istrinya saat masih baru pertama menikah.
Adegan itu sebagai flashback dari ingatan Raja Arthur.
Melati duduk di atas ayunan yang sudah terias indah, sedangkan Arnon yang mendorong istrinya dari belakang.
Saat hendak proses pengambilan adegan, Arnon berbisik pada istrinya, "Kau tak perlu tegang, Sayang! anggap saja ini kencang romantis kita yang kedua."
Melati tersenyum mendengar ucapan Arnon padanya.
"Kita mulai ya! action!"
Sutradara yang melihat akting keduanya nampak sangat puas karena mereka melakukannya dengan totalitas yang sangat baik, bahkan semua itu tak terlihat seperti akting. Lebih terlihat seperti kencan sesungguhnya.
"Sudah kuduga! mereka berdua pasti bisa dengan cepat menyelesaikan adegan ini," gumam sutradara tersebut diiringi senyumannya.
Setelah pengambilan adegan cameo yang di lakoni oleh Melati, akhirnya pekerjaan Melati selesai.
Gadis itu masih duduk di ayunan, sedangkan Arnon masih berada di belakangnya.
Pria itu merundukkan tubuhnya meletakkan wajahnya pada bahu Melati.
"Apa kau puas dengan kencan kita?" tanya Arnon sembari mencium pipi istrinya lembut.
"Aku puas, Sayang!"
"Apa kau lelah?" tanya Arnon lagi yang menegakkan kembali tubuhnya.
Melati mendongakkan kepalanya ke atas menatap suaminya. "Tidak!"
Arnon mendekati istrinya menggenggam tangan Melati yang masih berpegang pada ayunan.
__ADS_1
Arnon merundukkan kepala mengecup lama bibir Melati dengan wajah gadis itu yang masih mendongak ke atas.
Setelah kecupan itu terlepas, keduanya saling menarik senyuman termanis mereka.
"Ayo kita ganti pakaian dulu! setelah itu, kita langsung makan siang di restoran" ajak Arnon pada istrinya.
Melati turun dari ayunan tersebut. Arnon menggenggam tangan istrinya sembari keduanya melangkah ke ruang ganti.
30 menit waktu yang di butuhkan Melati untuk berganti baju dan membersihkan wajahnya dari riasan yang cukup tebal.
Berbeda dengan Arnon yang menunggu istrinya di sofa panjang dengan posisi merebahkan badannya. Lengan kanan Arnon menutup kedua matanya.
Melati mendekati suaminya yang ia kira mungkin kelelahan.
Gadis itu berjongkok menatap bibir Arnon yang masih terlihat tak tertutup oleh lengannya.
"Sayang! ayo kita pulang," ujar Melati.
Tak ada jawaban dari mulut suaminya. Pria itu tetap diam tak ingin membuka suaranya.
Kruruk kruruk
Suara perut Arnon tak dapat berbohong jika pria itu tengah pura-pura tidur.
Melati mendekati wajah suaminya.
Cup cup cup
Gadis itu mengecup bibir Arnon 3 kali, namun pria itu masih saja tak bangun.
Cup cup cup cup ....
Saat hendak ingin mengecup yang ke lima kalinya, tiba-tiba tangan Arnon menahan tengkuk istrinya agar Melati tak bisa melepaskan ciuman mereka.
Arnon menggerakkan bibirnya menyapu habis benda berwarna cerry milik Melati. Keduanya larut dalam kenikmatan yang mereka rasakan.
Beruntung di ruangan itu semua orang telah pergi karena pemotretan dan pengambilan adegan sudah selesai.
Tanpa mereka sadari, ternyata Pram tengah mematung menyaksikan kedua manusia berbeda jenis tengah saling mencurahkan rasa sayang mereka.
Dada Pram di buat dag dig dug melihat adegan Melati dan Arnon.
Pria itu langsung pergi dari ambang pintu dengan langkah di buat sepelan mungkin agar Arnon tak mendengar langkah kakinya.
Bisa di bayangkan, jika Arnon tahu Pram tengah memergoki dirinya dan Melati tengah berciuman. Gaji Pram bisa di potong 99,9% oleh aktor tampan tersebut.
Pram sudah berada jauh dari dari ruangan keduanya. Pria itu berkali-kali mengelus dada dan menghembuskan nafas kasar.
__ADS_1
"Jika aku ketahuan, bisa di potong gajiku ini," gumam Pram yang menyandarkan tubuhnya pada tembok.
note: Gambar Melati memakai gaun saya share di grup. kalok share di sini lama lolosnya bisa satu hari satu malam baru bisa lolos review.