
Semua undangan telah terkumpul duduk dikursi yang telah disiapkan
Yang benar saja undangan pernikahan nya hanya 200 lembar dan itu pun hanya untuk orang-orang terdekat bahkan para awak media dilarang merekam acara hari ini
Semua telah siap penghulu sudah datang beserta saksi nya
Victor berjalan menuju meja yang telah disediakan kini ia duduk berhadapan dengan penghulu
Jantung Victor tak henti-henti nya berdegup kencang
Disisi lain Naomy juga merasa sangat gugup seolah-olah jantung nya akan copot
...
Acara dimulai
Kini semua mata tertuju pada pria berjas putih tersebut yang tengah berjabat tangan dengan pak penghulu
"Saya nikah kan dan kawin kan engkau dengan Naomy Octa Pragiati binti Hermawan Pragianto dengan mahar seperangkat alat solat dibayar tunai"
"Saya terima nikah dan kawin nya Naomy Octa Pragiati binti Hermawan Pragianto dengan mahar tersebut tunai"
"Bagaimana para saksi?"
"Sahh.." Sahut para saksi serentak
"Alhamdulillah"
__ADS_1
Senyuman indah terukir di wajah Victor yang saat ini sudah sah menjadi suami Naomy
Disisi lain Naomy masih tak menyangka kini ia sudah menjadi seorang istri
Kemudian ibu mertua nya menggiring Naomy berjalan keluar menuju meja akad terlihat disana Victor sedang menunggu istri nya, senyum yang sedari tadi tak henti-henti nya ia pancarkan diwajah nya
Ia datang ke meja akad untuk menandatangani surat nikah nya dan dilanjutkan dengan acara lain nya
Waktu berjalan cepat hari ini hari yang lelah namun tak hanya sampai disitu dilanjutkan dengan resepsi pada malam hari
Kini hari telah sore semua anak buah Victor tengah mempersiapkan acara resepsi pernikahan
Naomy duduk di ranjang kamarnya yang bersebelahan dengan kamar Victor
Ia sedang melamun memikirkan diri nya yang masih tak percaya dengan semua ini
Ia masih tak berani bicara 4 mata dengan Victor
Kini waktu menunjukan jam 7 malam
Naomy tengah bersiap dengan riasan yang sudah sempurna, kini ia hendak mengenakan gaun pengantin yang dilengkapi 127 berlian
Namun lagi-lagi ia kesusahan hendak menarik resleting
"Ceklek" Suara pintu terbuka
Masuklah seorang wanita paruh baya itu kedalam ruangan tersebut
__ADS_1
"Kamu sudah siap nak?" tanya wanita tersebut yang tak lain ialah ibu mertua nya
"Sebentar lagi mah" sahut Naomy
"Ada yang bisa mamah bantu?"
"Mah tolong tarikan resleting gaun ini, tangan Naomy tak sampai"
Ibu mertuanya tersenyum dan langsung mendekati Naomy untuk membantu menantu nya
...
Naomy keluar dari ruangan tersebut , ia kaget ternyata Victor tengah menunggu nya di depan pintu
Victor terdiam menatap Naomy tanpa berkedip, ia kagum dengan wanita cantik yang ada di depan nya sekarang telah menjadi istri nya
Namun seketika Victor tersadar dari tatapan nya kemudian ia tersenyum lebar dan mulai membuka suara diantara mereka berdua
"Udah siap?" tanya Victor
"Udah" sahut Naomy yang masih malu-malu dengan wajah yang mulai memerah
"Ya tuhan ada apa dengan perasaan ku" gumam Naomy dalam hati
Terdengar jelas dari dalam rumah mewah itu bahwa tamu sudah berdatangan dan tengah menunggu kedua mempelai keluar dari rumah tersebut
Naomy dan Victor berjalan menuju pintu utama rumah tersebut, namun tiba-tiba...
__ADS_1