
Pagi hari...
Wanita cantik itu sudah siap menuju ke kantor
Semua sudah telihat sempurna
Baju seragam berwarna biru,celana panjang berwarna hitam,bibir dengan warna pink mengkilap, dan rambut panjang yang dikuncir
"Tok..tok..tok" ketukan pintu yang setiap pagi terdengar dirumah itu tak lain ialah Nadya
"Ceklek" Suara pintu terbuka yang di sambut dengan senyuman
"Ayo kita berangkat" ujar Naomy
Mereka berjalan menuju kantor seperti biasa yang diiringi perbincangan dan canda tawa
...
Sebuah mobil hitam berhenti didepan kantor
Keluar lah seorang pria gagah menggunakan jas hitam dan kacamata hitam yang menempel di depan mata nya
Semua mata tertuju pada nya...
"Selamat pagi pak Victor" ucap para karyawan
"Selamat pagi" balas Victor
...
Nadya dan Naomy melihat Victor yang menyapa para karyawan
Tak sengaja Victor melihat Nadya dan Naomy yang baru datang
Nadya langsung mecubit lengan Naomy
Naomy sontak terkejut dan menatap Nadya dan melihat apa yang Nadya tatap
"Se..selamat pagi pak" ucap keduanya
"Selamat pagi" Victor tersenyum
"Bisa-bisanya tadi malam aku terbayang wajah gadis ini" gumam Victor dalam hati
Victor pun masuk kedalam kantor dengan Nadya dan Naomy yang berjalan dibelakang nya
__ADS_1
Kantor terlihat ramai seperti biasa...
Waktu menunjukan pukul 08.55
"Tok..tok..tok"
"Masuk"
"Pak 5 menit lagi rapat akan dimulai"
"Baiklah saya akan segera kesana"
"Baik pak"
"Ceklek" pintu pun ditutup oleh Bima asisten pribadinya
2 jam kemudian..
Rapat selesai Victor pun kembali keruangan nya
Terlintas dikepalanya
"Aku ingin melihat wajah gadis itu lagi" gumamnya dalam hati sambil tersenyum
Victor pun menelpon Bima
"Bawakan kopi"
"Baik tuan"
Telepon diputuskan oleh Victor
"Ada apa dengan tuan yang sangat jarang minum dikantor tiba² minum dikantor 2 hari berturut-turut" ucap bima dengan heran namun ia tak memikirkan nya dan langsung berjalan menuju ruang cleaning service
Beberapa menit kemudian...
"Tok..tok..tok"
"Masuk"
"Ceklek" pintu pun terbuka
Victor langsung menatap Naomy yang berjalan ke arah nya
"Ini kopinya pak"
__ADS_1
Namun Victor tak menyahut ia tetap memandang wajah Naomy
"Kenapa pak Victor menatap ku seperti itu" gumam naomy dalam hati
"Pak" panggil Naomy
"Eh iya kenapa" Victor kaget
"Ini kopinya" ulang Naomy
"Oh iya terima kasih" ujar victor tersenyum
"Saya permisi dulu pak"
Naomy berjalan menuju pintu
"Sebentar" ucapan Victor membuat langkah kaki Naomy terhenti
"Ya pak?" Naomy membalik kan badan
"Nama kamu siapa" Tanya Victor
"Nama saya Naomy pak"
"Nama yang bagus" ujar Victor dalam hati
Victor lagi-lagi tersenyum sendiri
"Saya permisi pak" Naomy membalikan badan dan keluar dari ruangan tersebut
Naomy tak menghiraukan ucapan ceo nya tadi, ia langsung kembali ke ruangan nya
Victor sedari tadi memandang kopi yang berada di hadapan nya
Waktu menujukan pukul 16.25
5 menit menuju jam pulang Victor tetap tersenyum memikirkan Naomy, bagai orang yang sedang kasmaran ia asik dengan dunia nya sendiri , ponsel berbunyi pun tak ia hiraukan
...
Naomy bersiap untuk pulang,hari ini ia pulang sendiri karena Nadya pulang dengan pacarnya
"Ya begini lah nasib seorang jomblo" ujar Naomy dalam hati
Naomy berjalan keluar dari gerbang kantor tiba-tiba terdengar bunyi klakson
__ADS_1
Langkah kaki Naomy terhenti , ia langsung menoleh kebelakang