
Aku duduk termenung di kursi kelas rasanya hatiku sedih saat ke dua sahabatku masih menjauhiku
Kemaren pun saat aku mengajakmereka ke Gramedia mereka menolak ajakanku
Aku bingung harus bagaimana karena sekarang aku masih harus terus latihan setiap hari untuk pentas drama yang seminggu lagi akan diadakan di sekolah
Sebenarnya tak ada pertemanan sepesial apapun dengan Stevi kita hanya teman biasa
Rasanya canggung saat dikelas tak ada teman mengobrol
Aku ikutin saran Julian utuk tetap nunggu dimaafin sama Vey dan Rena karena mereka sahabatku
"Jadi pengen rasanya kita sekelas Jul" dehamku dalam hati😩
Tiba-tiba mereka berdua datang masih dengan muka cuek
Ku beranikan bicara terlebih dahulu
"Aku minta maaf dong kalo ada salah sama kalian" ucapku ke mereka
Mereka tak menjawab ucapanku justru malah mengobrol berduan dan ucapanku tak di respon
Kesal hatiku serasa perjuangku untuk minta maaf tak dihargai
Aku kembali memalingkan wajahku ke arah lain dan membiarkan mereka tetap marah
Namun tiba-tiba mereka memelukku dari belakang
"Kita gak marah kok El cuma diemin kamu aja" ucap si Vey sembari melepaskan pelukan
Rasanya aku terkejut dan haru
"Kalian makasih ya"ucapku sambil me meluk mereka
"Ya kok makasih kita cuma ngetes kamu aja El apa kamu lupain kita atau gak saat kamu punya teman baru" jelas si Rena ke aku
"Ya lagian sih kalian diemin aku kan jadi bingung aku " sekaku ditengah penjelasan Rena
Dan mereka menangapi ucapanku dengan tertawa
"O iya El kamu gimana latihan dramanya" tanya si Vey ke aku sambil benerin kursi
"Ya lumayan sih sekarang aku udah dapet kemistrinya juga penghayatan tokoh" jelasku kemereka
"Wissh bentar lagi ada kejutan ni dari El" canda mereka ke aku yang bikin aku semangat buat kontes drama nanti
"O iya El kemarena minta maaf ya kita gak belain kamu saat berantem sama Dea "
"Iya gak papa kok lagian salah aku juga "
Jawabku sambil ambil buku pelajaran
Setelah itu kita lanjutin obrolan yang lain
Dan sore nanti mereka berencana main ke rumahku dan ingin makan-makan di rumahku
Tak berapa lama bel masuk berbunyi
Dan pelajaranpun dimulai
Bahagia perasaanku sekarang
Melihat kedua sahabtu kembali denganku
Saat pelajaranpun sifat usil Vey kembali muncul dan itu membuatku tertawa
"Nanti bikin seblak aja El dirumah kamu" bisikmya pelan
"Iya tenang aja" jawabku sambil acungin jempol
Setelah itu dia terdiam dan menyimak pelajaran
****
Bel pulang telah berbunyi aku dan ke dua temanku keluar kelas dan selama keluar kelaspun mereka selalu obrolin tentang acara masak kita sore ini
__ADS_1
Belum aku melangkah ke parkiran tiba- tiba Julian narik tanggan aku
"Sayang ikut aku bentar" ucapnya sambil menarik tangan aku dan kita balik ke belakang UKS dekat parkiran
"Iya ada apa Jul...?" tanyaku penasaran
"Sore ini belajar bareng yuk" ajaknya dengan raut wajah senang
"Maaf Jul aku nanti ada acara mau masak bareng si Vey sama Rena dirumah lain kali aja ya " jawabku yang kutahu dia mendengar jawaban itu akan marah
"Kamu lebih mementingkan teman kamu itu ketimbang aku " jawabnya dia dengan raut wajah cemberut
"Ya gak gitu Sayang aku tu baru baikan sama mereka kan gak baik kalo aku tolak" jelasku ke Julian
Dia tak menjawab justru malah liatin aku terus dengan wajah kesal
"Kamu gak latihan basket emang..??" tanyaku buat mengalihkan pembicaraan
"Ini libur kamu sediri gak latihan drama emang" tanyanya dengan nada kesal
"Aku juga lagi libur kok besok sih kayaknya" tanpa menjawab justru dia pergi dan ninggalin aku ku coba mengejarnya tapi aku urungi niatku
Karena dia sudah jauh
Vey dan Rena pun memangilku dari kejahuan
"Kemana sih El tiba-tiba ngilang aja" celoteh si Vey yang terdengar olehku
"Iya nih aneh dia" tambah si Rena yang masih nungguin aku datang didekat parkiran
Aku berlari dan menghampiri mereka
"Maaf ya aku tadi ke kamar mandi bentar kebelet soalnya" ucapku memberikan alasan
"O gitu yaudah langsung pulang aja yuk tapi mampir toko dulu yak beli bahan makanan untuk bikin seblak "
"Oke" jawabku dengan memberikan senyuman
Hati sedikit bergeming memikirkan tingkah Julian tadi
Tapi karena ini acara mau masak-masak dengan sahabatku jadi dia sedikit terlupakan
Kita membeli kerupuk, mi kuning, bon cabe juga bumbu rendang dan kaldu ayam
Dan Vey membeli mi samyang yang super pedas itu
Setelah selesai berbelanja bahan makanan kita berlanjut ke rumahku
Sampai rumah kita langsung mulai memasak dan ke dapur
Kita bertiga bersama-sama menyiapkan bahan yang akan kita olah di atas meja
Dan Vey ternyata jago menghaluskan bumbu serta Rena merebus kerupuknya juga mi dan aku kebagian jatah masak mi samyangnya
"Jangan overcook ya El mi nya" ledeknya Vey ke aku yang berlaga kaya di Master seff
"Siap Seff Vey" candaku sambil membuka bumbu dan menuang ke piring
"Semoga berhasil ya gaesss.. masak kali ini" ucap si Rena sambil meniriskan mi dan kerupuknya
"Enaklah kan ada seff nya yang jago ini" pujiku ke Vey sambil menyenggol bahunya
"Apa sih yang penting masaknya pakai hati tau" jawab si Vey yang dia malu saat dipuji
Setelah itu Vey ambil alih menumis bumbunya dan memasukan bumbu rendang tak lupa kencur setelah itu dia memasukan telur dan mengorak ariknya tak lupa dia memasukan air panas setelah mendidih dia memasukan bakso, sosis, kerupuk juga mi tak lupa daun sawi dan terakir dia memasukan kaldu ayam serta bon cabe dan sedikit gula terakir Vey mencicipi makananya apakah sudah pas atau belum
Setelah dirasa cukup kita mematikan kompor
Setelah semuanya beres kita mandi karena waktu masak badan kita banyak berkeringat
Tak lupa kita membereskan dapur sembari bercanda
Sehabis mandi aku menyiapkan tiga mangkuk dan satu piring besar untuk mi samyangnya yang aku ambil dari rak
Setelah semuanya siap kita langsung duduk di karpet deket tv sambil mengobrol kesana kemari dan terutama kita ngerumpi teman-teman disekolah
__ADS_1
Kita juga membahas acara pensi sambil menunggu makananya gak terlalu panas tak lupa aku siapkan tiga botol air mineral dari kulkas
Tak lupa kita mengambil foto makan yang tersaji rapi di mangkuk dan piring
Setelah makananya gak terlalu panas kita bertiga langsung menyantap makananya aku yang suka pedas aku taburin lagi bon cabe di mangkukku
"Gak pedas apa sih El kok kamu tambahin bubukan cabe" tanya Rena dengan heran
"Kan aku suka pedas" elakku ke Rena
"Tau tu jangan banyak banyak nanti sakit perut lho El " tambah si Vey memperingatkanku
Dan kita bertiga menyantap makanan dengan begitu nikmat sambil kita nonton youtube di tv yang isinya vloog orang lagi makan mi dari korea
"O iya gimana rasanya seblaknya...??" tanya Vey ke aku dan Rena
"Enak' good job" jawab si Rena sambil kita acungin jempol
Yang memang rasanya enak
"Lu cocok jualan pakai gerobak Vey" candakku yang membuat dia tertawa
Tak lupa kita berlomba menahan rasa pedas saat makan mi samyang tanpa minum dan Vey pemenangnya
Tak lupa kita berfoto ria
Aku merasakan bahagia saat kebersamaan ini
Begitu bahagianya saat aku damai dengan kedua sahabatkuu
Dan setelah selesai acara makanya mereka memutuskan untuk segera pulang karena sebentar lagi azan mahrib
"Yaudah El kita pulang dulu ya makasih udah ngluangin waktu buat kita " ucap Vey ke aku sambil memakai sepatu
"Kalian ini kaya sama siapa aja aku yang terimaksih tau udah dimasakin sama kalian"
"Tapi serius deh El si Vey tu cocok jadi emak-emak kampung soalnya pinter dia masak " puji Rena ke Vey namun sedikit meledek
"Yeee kan kita perempuan jadi harus pinter masak ya gak El" bantah si Vey
"Iya tu bener" jawabku sembari sedikit tersenyum
Setelah itu mereka pamit pulang dan aku anterin sampai gerbang rumah
"Kalian hati-hati ya" ucapku sambil melambaikan tanggan
Setelah itu aku kembali masuk ke rumah dan langsung mencuci piring bekas kita makan
Setelah itu aku ke kamar
Aku kembali merenung memikirkan tetang arti sahabat sesungguhnya
Aku tersenyum bahagia mengingat keseruan saat bersama mereka tadi
Belum sempat aku rebahan dikasur mama memanggilku dari bawah
"Eliza dimana kamu...!!!" teriak mama dari bawah
"Aku dikamar ma" jawabku sambil berdiri dan berjalan keluar kamar
"Sini coba turun..!!" perintahnya lagi yang tak mukin aku hiraukan
"Ada apa ma tanyaku,,,??"
Mama tak menjawab dan nyerahin sebucket bunga berukuran besar dan secarik surat
Rasa deg-deg an langsung menghampiriku
"Ini ada paket tu dari teman kamu ya siapa namnya" tanya mama dengan wajah murah
Mukin karena habis pulang kerja jadi bawaanya marah
"Gak tau ma" jawabku sambil mengambil paketan dari tanggan mama dan berlalu ke atas
__ADS_1
Dan mama melihat tingkahku sedikit geleng kepala
Next....😘