Romantika Cinta Anak Muda

Romantika Cinta Anak Muda
Chapter 17 : Arti Sahabat.


__ADS_3

Aku duduk termenung di kursi kelas rasanya hatiku sedih saat ke dua sahabatku masih menjauhiku


Kemaren pun saat aku mengajakmereka ke Gramedia mereka menolak ajakanku


Aku bingung harus bagaimana karena  sekarang aku masih harus terus latihan setiap hari untuk pentas drama yang seminggu lagi akan diadakan di sekolah


Sebenarnya tak ada pertemanan sepesial apapun dengan Stevi kita hanya teman biasa


Rasanya canggung saat dikelas tak ada teman mengobrol


Aku ikutin saran Julian utuk tetap nunggu dimaafin sama Vey dan Rena karena mereka sahabatku


"Jadi pengen rasanya kita sekelas Jul" dehamku dalam hati😩


Tiba-tiba mereka berdua datang masih dengan muka cuek


Ku beranikan bicara terlebih dahulu


"Aku minta maaf dong kalo ada salah sama kalian" ucapku ke mereka


Mereka tak menjawab ucapanku justru malah mengobrol berduan dan ucapanku tak di respon


Kesal hatiku serasa perjuangku untuk minta maaf tak dihargai


Aku kembali memalingkan wajahku ke arah lain dan membiarkan mereka tetap marah


Namun tiba-tiba mereka memelukku dari belakang


"Kita gak marah kok El cuma diemin kamu aja" ucap si Vey sembari melepaskan pelukan


Rasanya aku terkejut dan haru


"Kalian makasih ya"ucapku sambil me meluk mereka


"Ya kok makasih kita cuma ngetes kamu aja El apa kamu lupain kita atau gak saat kamu punya teman baru" jelas si Rena ke aku


"Ya lagian sih kalian diemin aku kan jadi bingung aku " sekaku ditengah  penjelasan Rena


Dan mereka menangapi ucapanku dengan tertawa


"O iya El kamu gimana latihan dramanya" tanya si Vey ke aku sambil benerin kursi


"Ya lumayan sih sekarang aku udah dapet  kemistrinya juga penghayatan tokoh" jelasku kemereka


"Wissh bentar lagi ada kejutan ni dari El" canda mereka ke aku yang bikin aku semangat buat kontes drama nanti


"O iya El kemarena minta maaf ya kita gak belain kamu saat berantem sama Dea "


"Iya gak papa kok lagian salah aku juga "


Jawabku  sambil ambil buku pelajaran


Setelah itu kita lanjutin obrolan yang lain


Dan sore nanti mereka berencana main ke rumahku dan ingin makan-makan di rumahku


Tak berapa lama bel masuk berbunyi


Dan pelajaranpun dimulai


Bahagia perasaanku sekarang


Melihat kedua sahabtu kembali denganku


Saat pelajaranpun sifat usil Vey kembali muncul dan itu membuatku tertawa


"Nanti bikin seblak aja El dirumah kamu" bisikmya pelan


"Iya tenang aja" jawabku sambil acungin jempol


Setelah itu dia terdiam dan menyimak pelajaran


****


Bel pulang telah berbunyi aku dan ke dua temanku keluar kelas dan selama keluar kelaspun mereka selalu obrolin tentang acara masak kita sore ini

__ADS_1


Belum aku melangkah ke parkiran tiba- tiba Julian narik tanggan  aku


"Sayang ikut aku bentar" ucapnya sambil menarik tangan aku dan kita balik ke belakang UKS dekat parkiran


"Iya ada apa Jul...?" tanyaku penasaran


"Sore ini belajar bareng yuk" ajaknya dengan raut wajah senang


"Maaf Jul aku nanti ada acara mau masak bareng si Vey sama Rena dirumah lain kali aja ya " jawabku yang kutahu dia mendengar jawaban itu akan marah


"Kamu lebih mementingkan teman kamu itu ketimbang aku " jawabnya dia dengan raut wajah cemberut


"Ya gak gitu Sayang aku tu baru baikan sama mereka kan gak baik kalo aku tolak"  jelasku ke Julian


Dia tak menjawab justru malah liatin aku terus dengan wajah kesal


"Kamu gak latihan basket emang..??" tanyaku buat mengalihkan pembicaraan


"Ini libur kamu sediri gak latihan drama emang" tanyanya dengan nada kesal


"Aku juga lagi libur kok besok sih kayaknya" tanpa menjawab justru dia pergi dan ninggalin aku ku coba mengejarnya tapi aku urungi niatku


Karena dia sudah jauh


Vey dan Rena pun memangilku dari kejahuan


"Kemana sih El tiba-tiba ngilang aja" celoteh si Vey yang terdengar olehku


"Iya nih aneh dia" tambah si Rena yang masih nungguin aku datang didekat parkiran


Aku berlari dan menghampiri mereka


"Maaf ya aku tadi ke kamar mandi bentar kebelet soalnya" ucapku memberikan alasan


"O gitu yaudah langsung pulang aja yuk tapi mampir toko dulu yak beli bahan makanan untuk bikin seblak "


"Oke" jawabku dengan memberikan senyuman


Hati sedikit bergeming memikirkan tingkah Julian tadi


Tapi karena ini acara mau masak-masak dengan sahabatku jadi dia sedikit terlupakan


Kita membeli kerupuk, mi kuning, bon cabe juga bumbu rendang dan kaldu ayam


Dan Vey membeli mi samyang yang super pedas itu


Setelah selesai berbelanja bahan makanan kita berlanjut ke rumahku


Sampai rumah kita langsung mulai memasak dan ke dapur


Kita bertiga bersama-sama menyiapkan bahan yang akan kita olah di atas meja


Dan Vey ternyata jago menghaluskan bumbu serta Rena merebus kerupuknya juga mi dan aku kebagian jatah masak mi samyangnya


"Jangan overcook ya El mi nya" ledeknya Vey ke aku yang berlaga kaya di Master seff


"Siap Seff Vey" candaku sambil membuka bumbu dan menuang ke piring


"Semoga berhasil ya gaesss.. masak kali ini" ucap si Rena sambil meniriskan mi dan kerupuknya


"Enaklah kan ada seff nya yang jago ini" pujiku ke Vey sambil menyenggol bahunya


"Apa sih yang penting masaknya pakai hati tau" jawab si Vey yang dia malu saat dipuji


Setelah itu Vey ambil alih menumis bumbunya dan memasukan bumbu rendang tak lupa kencur setelah itu dia memasukan telur dan mengorak ariknya tak lupa dia memasukan air panas setelah mendidih dia memasukan bakso, sosis, kerupuk juga mi tak lupa daun sawi dan terakir dia memasukan kaldu ayam serta bon cabe dan sedikit gula terakir Vey mencicipi makananya apakah sudah pas atau belum


Setelah dirasa cukup kita mematikan kompor


Setelah semuanya beres kita mandi karena waktu masak badan kita banyak berkeringat


Tak lupa kita membereskan dapur sembari bercanda


Sehabis mandi aku menyiapkan tiga mangkuk dan satu piring besar untuk mi samyangnya yang aku ambil dari rak


Setelah semuanya siap kita langsung duduk di karpet deket tv sambil mengobrol kesana kemari dan terutama kita ngerumpi teman-teman disekolah

__ADS_1


Kita juga membahas acara pensi sambil menunggu makananya gak terlalu panas tak lupa aku siapkan tiga botol air mineral dari kulkas


Tak lupa kita mengambil foto makan yang tersaji rapi di mangkuk dan piring


Setelah makananya gak terlalu panas kita bertiga langsung menyantap makananya aku yang suka pedas aku taburin lagi bon cabe di mangkukku


"Gak pedas apa sih El kok kamu tambahin bubukan cabe" tanya Rena dengan heran


"Kan aku suka pedas" elakku ke Rena


"Tau tu jangan banyak banyak nanti sakit perut lho El " tambah si Vey memperingatkanku


Dan kita bertiga menyantap makanan dengan begitu nikmat sambil kita nonton youtube di tv yang isinya vloog orang lagi makan mi dari korea


"O iya gimana rasanya seblaknya...??" tanya Vey ke aku dan Rena


"Enak' good job" jawab si Rena sambil kita acungin jempol


Yang memang rasanya enak


"Lu cocok jualan pakai gerobak Vey" candakku yang membuat dia tertawa


Tak lupa kita berlomba menahan rasa pedas saat makan mi samyang tanpa minum dan Vey pemenangnya


Tak lupa kita berfoto ria


Aku merasakan bahagia saat kebersamaan ini


Begitu bahagianya saat aku damai dengan kedua sahabatkuu


         


Dan setelah selesai acara makanya mereka memutuskan untuk segera pulang karena sebentar lagi azan mahrib


"Yaudah El kita pulang dulu ya makasih udah ngluangin waktu buat kita " ucap Vey ke aku sambil memakai sepatu


"Kalian ini kaya sama siapa aja aku yang terimaksih tau udah dimasakin sama kalian"


"Tapi serius deh El si Vey tu cocok jadi emak-emak  kampung soalnya pinter dia masak " puji Rena ke Vey namun sedikit meledek


"Yeee kan kita perempuan jadi harus pinter masak ya gak El" bantah si Vey


"Iya tu bener" jawabku sembari sedikit tersenyum


Setelah itu mereka pamit pulang dan aku anterin sampai gerbang rumah


"Kalian hati-hati ya" ucapku sambil melambaikan tanggan


Setelah itu aku kembali masuk ke rumah dan langsung mencuci piring bekas kita makan


Setelah itu aku ke kamar


Aku kembali merenung memikirkan tetang arti sahabat sesungguhnya


Aku tersenyum bahagia mengingat keseruan saat bersama mereka tadi


Belum sempat aku rebahan dikasur mama memanggilku dari bawah


"Eliza dimana kamu...!!!" teriak mama dari bawah


"Aku dikamar ma" jawabku sambil berdiri dan berjalan keluar kamar


"Sini coba turun..!!" perintahnya lagi yang tak mukin aku hiraukan


"Ada apa ma tanyaku,,,??"


Mama tak menjawab dan nyerahin sebucket bunga berukuran besar dan secarik surat


Rasa deg-deg an langsung menghampiriku


"Ini ada paket tu dari teman kamu ya siapa namnya" tanya mama dengan wajah murah


Mukin karena habis pulang kerja jadi bawaanya marah


"Gak tau ma" jawabku sambil mengambil paketan dari tanggan mama dan berlalu ke atas

__ADS_1


Dan mama melihat tingkahku sedikit geleng kepala


Next....😘


__ADS_2