Romantika Cinta Anak Muda

Romantika Cinta Anak Muda
Chapter 25 : Dendam Yang Beradu


__ADS_3

Kesal sekali rasanya pagi ini tak ada kabar dari Julian


"Kamu tu aneh Jul saat dulu kamu deketin aku begitu menariknya kamu tapi sekarang saat kita sudah jadian kamu malah asingin aku kaya gini" kesalku ke dia yang tak pernah membalas pesan ataupun panggilan dari aku


Segera aku bersiap untuk berangkat ke sekolah, aku sengajain jam enam sudah berangkat karena aku ada urusan dengan Stevi soal drama


Ketika waktu sudah menujukkan di angka enam dan dua belas segera aku bergegas mengeluarkan motor matic ku dan berangkat tak lupa aku pamit dengan mama dan papa aku


Kurang lebih lima belas menit aku sampaai di rumahnya dan aku dipersilahkan masuk olehnya


"Masuk dulu El" perintahnya ke aku yang sedang turun dari motor


Setelah itu aku masuk dan aku segera membahas perihal Drama nanti karena sehabis pulang sekolah nanti akan ada pemilihan dari kak Fina juga panitia osis siapa yang diberi kesempatan untuk memainkan drama tahun ini


Setelah kita selesai bercengkrama kita putusin berangkat ke sekolah


Tak berapa lama kita sampai dan aku berjalan duluan karena ada tugas yang belum aku selesaikam


"Stev gue duluan ya" ucapku ke dia dengan tergesa-gesa


"Oke El sampai ketemu nanti" ucapnya sambil melambaikan tanggan


"Siap!!!!! daaaa" kubalas dengan lambain tanggan juga


Sampai di kelas begitu ramainya seperti pasar baru buka banyak yang belum menyelesaikan tugas karena lumayan susah tugas Matematika kali ini


"lu udah ngerjain belum Vey '' tanyaku ke Vey yang sedang mengambil buku dari tas


"Belum El kamu emang udah " dia balas menanyaiku


"Sama aku belum juga "jawabku sambil duduk


Dan karena waktu masuk tinggal 15 menitan kita putuskan mengerjakan secara bersama-sama dan tergesa-gesa


Tak berapa lama bel masuk berbunyi dan pelajaran segera dimulai


Bu Ika sudah datang dan otomatis semua menghentikan acara mengerjakan tugas rumah


Aku yang mengerjakan asal-asalan hanya bisa pasra


Begitu sibuknya otak dan hari-hari ku kali ini umpatku sambil memandang tugas yang baru selesai


Saat istrahat tiba aku segera keluar dan sedikit lega karena pelajaran matematika telah usai


""Huft .... akhirnya""


"Kantin yuk" ajaku ke Vey dan Rena yang masih membereskan buku


"Oke ayo" jawab mereka serentak


Dan ketika sampai di kantin hampir semuanya penuh cuma ada beberapa kursi yang tersisa dan akhirnya kita memutuskan membeli dan membawa makanan ke kelas


"Yaudah sabar ibu Eliza" canda Vey sambil mengelus lembut rambut aku


"apaan sih Vey udah yuk ke kelas"


Ketika sampai di kelas


Kita duduk dan menikmati makanan

__ADS_1


"Eh itu Kak Rehan sama Julian di scros tau 2 hari" sayup sayup aku mendengar omongan salah satu temanku yang juga makan di kelas


Ada apalagi coba ternyata yang dibicarakan Dea beneram


Julian aku harus apa sekarang ucapku dalam hati sambil mengrutuki diri aku sendiri


"Lo kok bengong sih El" tanya sih Vey keheranan


"Oh tau aku Vey dia belum tau kali kabar kalo kemaren si Julian juga kak Rehan discros 2 hari" tambah rena dengan sedikit menyindirku


Blam!!!!! rasanya aku ingin berteriak rasanya emosiku benar-benar memuncak kali ini


"Gak kok aku udah tau" kujawab dengan halus sambil kumengunyah stek kentang


"Tapi gini deh El mending lo tu fokus sama drama dulu kan sabtu nanti mau pentas" ucap Rena yang mukin berusaha buat ditengah-tengah masalah aku


"Iya betul kamu Ren" pujiku ke Rena walaupun tidak kata itu yang sebenarnya aku ingin katakan


Tak berapa lama bel masuk berbunyi


Dan aku segera menghabiskan sisa makanan  dan membersihkan meja begitupun Vey dan Rena


Tak berapa lama Bu Indah datang guru Fisika dan setelah itu pelajaran dimulai


Julian pov


Pagi-pagi buta aku sudah balik dari rumah Raka karena dia juga harus sekolah dan aku segera mengetuk pintu rumah dan yang bukain Ayah


Kenapa harus Ayah, muka ku langsung asam rasanya


"Kenapa baru pulang Jul" tanya nya dengan membentak


"Aku cape yah" ucapku berlalu ke atas 


Dikira orang runah gak kawatir"nasehat  ayahku yang masih terdengar sampai di  kamar


Aku mengiraukannya dan mengunci kamar langsung aku rebahin badan aku yang lelah ini sambil kupasang earphone ditelinga aku, kudengarkan musik dengan lumayan kencang


Dan tak terasa aku tertidur


*****


Bel pulang telah berbunyi aku segera membereskan buku yang masih di atas meja


"Gue duluan ya El" ucap Vey


"Oke hati hati kalian" balasku kemereka sambil senyum


Dan mereka berlalu keluar


Setelah itu aku segera berlari keluar dan aku langsung menuju kelas Stevi


Bruak!!!! aku mebabrak seseorang


"Sialan lo punya mata gak" bentaknya keras dan ternyata Dea


Aku hiraukan karena aku buru-buru menemui Stevi


"Sory"!!! ucapku sinis

__ADS_1


"Dasar sialan lo" balasnya dengan bahasa kasar


Sialan banget harus ketemu tu nenek lampir batinku di dalam hati.


Dan setelah itu aku menemui Stevi yang sudah menungguku di luar kelasnya dan kita berlanjut ke Aula


"Udah sisp kan El" tanyanya sambil mengambil teks


"Udah ni" jawabku dengan tersenyum


Tak berapa lama siswa-siswi sudah berkumpul banyak yang merasa deg degan karena hari ini penentuan pemain yang akan maju pensi nanti


Begitupun Eliza dan Stevi yang merasakan hal yang sama


Tak berapa lama kak Fina dan panitia osis datang begitupun Dea


Kesal sekesal nya hati Eliza yang ia rasakan kini


Pertama tama satu persatu kelompok di suruh maju dan memperagan Adegn masing-masing di teks yang sudah dibagikan


Dam giliran kelompok Eliza yang sekarang maju dia memperagan tokoh antagonis dalam Drama berjudulkan Cinderella


Dan stevi yang menjadi Cinderellanya


Begitu menghayati  tokoh yang di peragakan Eliza menjadi anak dari ibu tiri tersebut


Namun dibalik itu Dea sudah merencanakan sesuatu


Dia tersenyum sinis "tunggu gue mainin lo El"


Dan setelah semua kelompok sudah maju kini giliran pemilihan siapa yang berhak mengikuti kontes Drama dalam pensi nanti yang berjudulkan Romeo dan Juliet namun versi Indonesia


Dan satu persatu nama dipilih dan hanya berjumplah dua lima orang sedang sisanya mengikuti kontes lain


Dan terlihat Dea berbisik-bisik dengan kak Fina dan itu membuat hati Eliza menjadi kesal karena dia harus bersiap siap akan rencana Dea


Eliza nama pertama di sebut aku  seketka langsung deg-deg an dan aku disuruh maju kedepan dan setelah itu nama yang lain sampai seterusnya


Stevi pun ikut kepangil betapa senangnya aku bisa satu tim lagi dengan dia


Dan sisanya ada 30 orang yang tak kepangil dan di suruh mengikuti bimbingan tambahan


Aku merasa bahagia sekali bisa menunjukan bakatku nanti


Setelah selasai acara kali ini kita langsung diperbokehkan pulang


"Akhirnya kita bisa ikut kontes ini ya El"


Ucap stevi sambil merangkul aku


"Iya nih tapi besok full lho latihanya" jawabku sambil berjalan ke parkiran


"Yaiyalah harus semangat" ucapnya menyemangatiku setelah itu kita sampai di parkiran


"O iya El aku duluan ya" ucapnya sambil berlalu pulang dan ternyata dia di jemput pacarnya yang aku tau dia anak IPS


"Oh iya hati hati ya" ucapku sambil melambaikan tanggan


Setelah itu aku ambil motor aku dan tiba-tiba ada langkah kaki di belakang aku dan ternyata Dea

__ADS_1


"Hadepin muka lo" ucapnya sambil memaksa aku memalingkan wajah aku ke arahnya


😪


__ADS_2