
At 23.00pm
Acara telah usai dan ditutup dengan penampilan dari tim cheerleader yang terlihat memukau dengan gerakan dance yang apik
Dan mereka membentuk farmasi lima belas orang dengan membentuk piramida
Terdengar teriakan demi teriakan dari para siswa yang menghebohkan suasana
Dan terutama siswa lelaki
Dan terlihat putri, teman duet vokal Julian ikut serta tim ini dia sebagai flyler yang dilempar ke udara dan ditangkap oleh tim
Devi juga fitri berada di bagian dasar yang bertugas memegang tumpuan kawanya yang di atas,mereka terlihat kompak dan serasi serta dipadukan dengan musik pop barat menjadikan penampilan ini terlihat sangat sempurna
Tak lupa sorakan demi sorakan terdengar mengelora dan tepuk tanggan dari penononton yang menutup pertunjukan kali ini dengan meriah dan megah
"Terimakasih untuk semua yang ikut berpartisipasi dalam acara kali ini semoga tahun depan kita kembali dapat mengelar acara pensi tahunan lagi"
Ucap Dea membacakan bagian teks yang terakir
Dan semuanya bertepuk tangan dengan meriah
Tak lupa semua yang ikut pentas seni berfoto bersama sebagai kenang-kenangan
Setelah acara ditutup para siswa-siswi berhamburan keluar dari barisan dan menuju keluar halaman depan sekolah mereka menuju ke tempat parkir dan beranjak pulang dan yang bertugas membereskan pihak sekolah
Eliza dan Aftur yang sedari tadi sudah menyelesaikan penampian dramanya juga akan segera beranjak pulang tak lupa sebelum menganti baju pentasnya ia terlebih dahulu berfoto bersama guru-guru dan temanya yang ikut kontes karena akan dijadikan sampul majalah sekolah
Ia selalu tersenyum puas karena penampilan malam ini begitu sempurma dan berhasil serta banyak yang bilang drama yang mereka bawakan penuh kejutan
Tak lupa ia mengucapkan terimakasih banyak kepada kak Fina yang telah membibingnya
Namun dibalik itu ada dendam dari seseorang
"Liat aja lo El bakal aku bikin malu kamu"
Ucap seseorang tersebut sambil menyeringai
Setelah ganti pakaian Eliza langsung pulang berboncengan dengan Stevi belum sempat ia naik ke pungung motor tanganya ditarik oleh seseorang dan ternyata Julian
"Ikut aku!!!!'' ucap Julian kasar dan itu membuat Eliza dan Stevi kaget
"Apa sih Jul?"ucap Eliza sedikit menolak
"Ikut aku pulang dan kamu Stevi silahkan pulang!"
Karena Stevi tak ingin ikut campur maka ia memutuskan pulang
"Ya tapi jangan narik Jul" ucap Eliza berusaha melepaskan gegaman tangnya dari Julian sembari berjalan cepat mengikuti langkah Julian yang cepat
Dan Julian mengajak Eliza berhenti di belakang sekolah
Tak ada sepatah katapun dari mulut mereka yang keluar tetap saling diam dan Julian masih tetap memegang erat tanggan Eliza
"Kamu gak seharusnya peranin tokoh utama tadi" ucap Julian penuh keseriusan
"Apa yang salah Jul?" ucap Eliza berusaha mengetahui alasan Julian
"Ya salah lah dikira kaya tadi itu pantas dilakukan di depan aku"jawab Julian yang terilat emosi dan membuat Eliza sedikit tertawa
"Kamu aneh deh Jul ini cuma Drama gak lebih yang milih aku jadi tokoh utama bukan aku tapi kak Fina"ucap Eliza berusaha membantah
__ADS_1
"Ya terus itu wajar"elak Julian sambil memalingkan wajah
"Ya wajar lah kamu sekarang beda tau gak sifat kamu itu kekanak-kanakan"balas Eliza penuh penekanan
"Ya terus kenapa hah!!!!dengan sifat aku yang lagi kaya gini harusnya kamu tau El"
"Tau apa soal kamu diemin aku selama ini hanya karena kak Rehan yang aku gak tau apa-apa dan sekarang kamu gak suka liat aku sama Aftur yang peranin Drama" ucap Eliza sedikit membentak karena sifat proktektif Julian yang sekarang muncul
"Karena kamu tau kan aku cemburuuu!!!!!" Ucap Julian sambil menunjukan muka marahnya
"Cemburu???? itu gak lucu Jul ini masalah sepele aku yang dari dulu gak kenal kamu sekarang jadi kenal harusnya kamu percaya sama aku kalo hatiku tu cuma buat kamu?"ucap eliza sambil menunjuk jarinya ke arah hati Julian
"Terserah aku sekarang tambah marah ke kamu Eliza"
Dan karena saat ini eliza sedang lelah maka seketika air matanya jatuh
"Kamu tu seharusnya jangan egois gini Jul"
Ucapnya dengan suara parau dan berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh lagi karena hatinya lelah untuk menahan semua amarah ini
"Lo tu gak pantas buat Eliza" ucap seseorang dari kejahuan dan berusaha menghampiri Julian dan Eliza di belakang sekolah dan ternyata Rehan
"Apa-apaan lo ganggu orang aja gak punya kerjaan lo!!!!!!" Ucap Julian mengetahui itu Rehan dan karena dendam dihatinya masih panas sepanas bara api maka amarnya semakin memuncak
"Kakak mendingan pergi!!!''ucap Eliza dengan keras
"Oke sayang aku akan pergi tapi jangan lupa hatiku hanya untukmu sayang" ucapnya sambil menunjukan wajah mengejek ke arah Julian
Karena Julian tak ingun di scros lagi makanya dia tak meladeni tingkah Rehan
"Cukup kan Jul kamu juga tau kan kalau hatiku cuma buat kamu"
Ucap Eliza sembari mendekati Julian dan memegang tangganya
Mendengar itu membuat hati Eliza marah karena ini masalah konyol kenapa jadi besar begini
"Besok Jul aku akan main kerumah kamu tapi aku mohon malam ini anterin aku pulang"ucap Eliza memohon
"Gak"jawabnya menolak
"Jul aku mohon ya plis" Eliza berusaha terus memohon
''Pokoknya harus kerumah"
"Kan kita belum sah masak iya malam -malam aku kerumah lelaki aku kan cewe baik-baik"
"Yaudah tapi janji besok kamu datang" balasnya yang sekarang udah mereda
"Oke ""
Dan setelah itu mereka berpelukan tak lupa mereka berciuman melepas rindu yang selama ini ia tahan
"Aku tu kangen El sama kamu tapi kamu ngeselin" ucap Julian dengan sifat usilnya
"Iya Jul aku juga kangen sifat resek kamu tau" balas Eliza sambil bercanda
"Issshhh!! serius sayang""
Jawab Julian yang terlihat kesal
Cup!! dan sekarang gantian Eliza mencium pipi Julian
__ADS_1
"Ih norak" ucap Julian pura-pura gak mau padahal dalam hati Alhamdullilah
"Yaudah aku usapin deh" balas Eliza sambil berusaha mengusap dengan tisu
"Ets!!jangan lah" Julian berusaha menghindarkan pipinya dari tangan Eliza yang membawa tisu
"Oiya aku cemburu tau sama Aftur" ucap Julian lagi yang kaya orang ngelantur
"Sayang itu cuma drama"
"Tapi itu kaya nyata,norak juga tau dramamnya" ucapnya yang bikin El sedikit kesal
"Apaan sih bagus tau Jul"
"Iya-iya tau yang berhasil Dramanya
Tapi serius kamu tadi cantikkkkk bangett kaya Juliet asli tau" jawabnya dia kembali mengoda pacarnya
"Ye emng kamu udah tau aslinya"
''Ya tau lah kan aku Romeonya"
"Hhhh apa sih gak lucu"
Dan setelah itu Julian cemberut lagi
Dan Eliza terus mengoda pacarnya agar seperti semula
Dan mereka memghabiskan malam yang semakin larut ini dengan bercengkrama di bawah pohon
Tak lupa mereka saling ejek-ejekan dan tertawa puas
Dan setelah hampir jam 12 malam mereka beranjak pulang
Dan Eliza pulang bersama Julian
Dan keromantisan mereka terjalin kembali
***
Malam yang larut di rumah Dea
Ketiga sahabat itu sedang berbincang bincang dan menyusun sebuah rencana
"Oke gaes kita akan hancurin Eliza" ucap Dea sambil mengotak-atik rubik
"Betul De melihat tingkah dia tadi saat membawakan kontes Drama membuat hatiku rasanya muak" ucap Devi sambil tertawa sinis
"Aku akan bikin dia malu besok" ucap Dea lagi
"Oke rencana apa yang harus kita lakukan Dea" ucap Fitri menangapi usulan kedua temanya
"Liat aja waktu masih panjang yang terpentung kita harus ngeluarin dia dari Grub drama dan bikin dia masuk di perangkap kita''
"Maksud kamu De" ucap Devi yang belum mengetahui rencana sahabatnya itu
"Liat aja dan lakukan apa yang aku suruh"
ucap Dea lagi sambil meyodorkan rencana dibalik selembar kertas
"Oke sip Dea" ucap Devi dan Fitri bersamaan
__ADS_1
Setelah itu mereka menghabiskan malam yang hampir pagi dengan menonton Film sambil bercengkrama tak lupa becanda ria menertawakan rencana mereka
Next 😆