Romantika Cinta Anak Muda

Romantika Cinta Anak Muda
Chapter 4 : Awal Bertemu.


__ADS_3

Eliza pov🙍


Pagi ini aku sudah bersiap buat berangkat ke sekolah.


Kali ini sebelum aku berangkat sekolah aku terlebih dahulu sarapan soalnya mama sudah membuatkan aku sarapan sepiring nasi goreng yang sepesial dan kali ini aku sarapan di temani mama juga papa.


Setelah selesai sarapan aku ke garasi mengambil motor matic ku


Setelah itu aku pamit ke mama dan papa dan aku langsung berangkat ke sekolah


"Ma... pa... El berangkat ya" ucapku ke mereka sambil mencium mereka


"Iya sayang hati-hati ya" jawab mamaku sambil melambaikan tanggan


Selang lima belas menit aku sudah sampai disekolah.


Setelah sampai aku langsung buru-buru ke kalas soalnya hari ini ada ulangan dan aku lupa semalam belum belajar


Sampai dikelas sudah banyak yang datang dan aku langsung menghampiri mereka yang sedang sibuk belajar


"Lo belum belajar juga Vey ?" tanyaku ke Vey sambil duduk disebelah nya


"Iya nih" jawabnya yang masih fokus belajar dengan buku tebal itu


"Emang lo sediri udah El?" Rena balik menanyaiku


"Belum juga Ren"jawabku sambil mengambil buku dan belajar


Belum sempat aku meghafalkan rumus yang lain bel masuk berbunyi


Aku yang hanya belajar beberapa menit hanya bisa pasrah dengan hasilku nanti


Dan tak berapa lama Bu Ika datang dan segera membagikan kertas ulangan


"Baik anak-anak tolong dikerjakan dengan maksimal dan jangan sampai kertas ulangan ada yang kosong!!!" Perintahnya dengan keras dan penuh penekanan


Soal ulangan kali ini sangat susah aku kembali membaca berulang-ulang pertanyaanya dan mengotak-atik rumus namun tetap belum bertemu jawaban yang benar


Aku kembali menyegol bahu Vey dan ternyata kita berbeda soal


Lalu aku terus berusaha semaksimal mungkin


Bu Ika terus melihat gerak-gerik seluruh siswa jika ada yang menyontek tak tangung-tangung hukuman berat yang akan diberikan


Kring... Kringgg...


Bel istirahat berbunyi seketika wajah layu seluruh siswa berubah segar kembali karena berasa akan keluar dari tahanan


"Akhirnya...." umpatku dalam hati


"Bagi yang sudah selesai bisa dikumplukan dan yang belum selesai bisa mengumpulkan nanti saat pulang sekolah !!!" perintah Bu Ika dengan tegas setelah itu semua siswa yang sudah menyelesaikan langsung mengumpulkan dan berlalu keluar kelas


Aku yang sudah seesai langsung keluar kelas dan di susul Vey dan Rena


"Kantin yuk " ajakku ke mereka

__ADS_1


"Kita mau kumpul sama anggota tim voly ni El kamu duluan aja" jawab mereka menolak ajakkanku


"Oh ... gitu yaudah aku duluan ya" ucapku sambil meninggalkan mereka


Sampai dikantin tidak ada tempat duduk yang tersisa dan akhirnya aku memutuskan ke Perpustakaan buat membaca buku ataupun mencari refrensi


Setelah sampai di perpustakaan aku segera isi absensi dan tanda tangan tak lupa aku menyapa kak Fito penjaga perpustakaan


Setelah itu aku nencari buku bacaan aku awali dari buku sejarah aku membolak-balik buku yang tertata rapi namun tidak ada yang menarik untuk aku baca dan aku segera berganti ke bacaan buku ilmiah aku ambil beberapa buku yang menarik


Terasa sepi hanya ada beberapa siswa yang menempati benerapa baris kursi


Aku duduk menghadap langsung ke halaman sekolah


Sambil aku menikmati waktu istirahat aku membaca buku tentang ilmu kimia


***


Sepulang sekolah aku langsung menuju ke parkiran untuk mengambil motor dan tanpa aku sadari di depan aku sudah ada cowok yang menabrak aku berkali kali dan dia berusaha menghalangi  jalan aku


Aku yang memang tidak mengenalinya berusaha acuh dan tak acuh lagian aku tak ingin menjadi cewek yang caper karwna yang kutahu dia sedikit terkenal di sekolah ini


Aku berjalan dengan pelan dan biasa serasa sedirian dan aku menghiraukan keberadaanya


Deg..!!


Tiba-tiba cowok itu menahan tanggan  kanan aku seketika jantung aku berasa akan lepas dari tempatnya


"Kamu kelas sebelas Mipa kan ini aku mau data temen sekelas kamu yang ikut voly" ucapnya sembari menyodorkan selembar kertas ke arahku


Aku yang sedang tidak ada mood untuk mengobrol dengan orang lain segera aku langsung menyerahkan kertas tersebut ke cowok yang aku tau namnya Julian itu


Belum sempat aku melangkah dia kembali memegang tanggan aku


"Ada apalagi sih ?" tanyaku degan nada tinggi sambil aku perlihatkan muka kesalku


"Eemm... aku pengen tau nama kamu aja kok !!" jawabnya sambil senyum yang bikin aku tambah kesal


"Buat apa nanya, lu mau tau tentang Dea kan gue kasih tau aja dia anak MIPA 3" jawabku mengalihkan pertanyaan darinya karena semenjak kejadian kemaren aku selalu bertemu dia jadi aku berpikiir dia mau menanyakan perihal Dea


Dia yang mendengar jawaban dari aku langsung senyum sambil memperlihatkan gigi putihnya


"Gak kok serius gue pengen tau nama kamu aja" ucap dia masih dengan senyum manisnya dan pandangan matanya menuju nametage di baju seragamku


Aku yang terus dilihatin dia berasa malu dan perasaanku campur aduk


Aku segera mengambil sikap aku lepaskan pegangan tanganya dan bergegas mengambil motor


Kebetulan motor aku agak terjepit moge dan aku susah buat memindahkan tanpa aku suruh dia yang kutahu namnya Julian itu langsung membantu aku.


"Kalo gak bisa ngomong Eliza kan aku bisa bantu" ucapnya sambil berusaha mengeluarkan motor matic ku


Hatiku rasanya benar-benar tersentuh baru kali ini aku mendapatkan perhatian lagi dari seorang cowok


"Terimakasih" ucapku ke arahnya dan dia menanggapi ucapanku dengan anggukan

__ADS_1


Saat aku beranjak pulang dia masih terus memandangiku dari kejahuan, terlihat dari kaca sepionku


Selama diperjalan aku terus membayangkan sikap cowok tadi yang terasa aneh


Aku buyarkan lamunanku dan mengangap kejadian tadi hanya kebetulan semata


Sampai di rumah mama dan ayah meneriakiku untuk segera makan siang


"Sayang ayo makan" teriak mama  dari dapur


"Iya ma" jawabku seraya menuju dapur


Aku segera letakan tas di atas bufet dan membantu mama menyiapkan makan siang


Setelah selesai kita segera duduk dan menikmati makan siang


"Sayang nanti kak Bima mau ada acara tasyakuran tujuh bulanan kak Tea kamu ikut ya nak!" ucap mama mengawali obrolan


"Oh... Iya ma pasti El ikut" jawabku ke mama


"Oh iya apa kita nginep aja sekalian besok libur" sambung ayah menangapi obrolan kali ini


"Boleh tu pa" jawabku sambil tersenyum


Dan setelah selesai makan aku membantu mama membereskan dapur dan setelah selesai aku beranjak ke kamar


Sampai kamar aku langsung berganti pakaian dan merebahkan badan aku di kasur


Aku mencoba memejamkan mata aku kembali mengingat kejadian hari ini


Terasa seperti khayalan dan harus segera aku lupakan


Julian...nama baru yang sekarang aku ingat


**


"Eliza cepat bangun" sayup sayup aku mendengar teriakam mama seperti dari kejahuan


Aku mencoba membuka mata dan ternyata aku habis ketiduran


Dan mama menghampiriku yang masih di kamar


"Ayo cepet bangun El sebenatar lagi acaranya mulai lho" ucap mama aku sambil membangun kan aku kembali dan dengan mata berat aku berusaha bangun


Segera aku bangun dan mandi tidak lupa aku memilih baju terlebih dahulu dan yang akan aku kenakan malam nanti baju panjang berwarna biru muda srrta aku akan pakai kerudung


Saat aku bercermin di kaca aku mencoba baju yang akan aku kenakan nanti namun tiba-tiba ada yang berasa aneh di leher ku aku amati dan ternyata kalung yang biasa aku pakai tak terlihat


Aku berusaha mengingat apa yang aku lakukan tadi dan kembali mencari di berbagai tempat namun tidak aku temukan..


"Kemanakah kalung itu..." ucapku dalam hati


Next to be continue


'*-*'...

__ADS_1


__ADS_2