
At 05.30 Am
Aku terbangun dari tidurku kulihat sorotan cahaya telah masuk ke kamarku melewati bilih kaca
Kicauan burung nan merdu memainakan nada-nada di pagi hari
Rasanya aku tidur cukup nyenyak,
Segera aku bangkit dari kasur dan mengecek ponselku lagi
Tak ada perubahan rasanya masih lah sama rasa kecewa kembali menghampiriku
Aku segera ke kamar mandi dan bersiap untuk sekolah
Setelah siap aku turun ke bawah dan ternyata mama telah berangkat
"Hufd..." aku hempaskan nafas kecewa padahal aku ingin sekali ditemanin sarapan
Tak aku ambil pusing segera aku ke meja makan dan sarapan
Tersedia nasi bungkus yang mukin di belikan mbk Inah
Teryata nasi uduk aku tak suka dan aku kasih ke mbk inah jadilah aku gak sarapan
Aku hanya minum Energen yang aku bikin sediri
Setelah selesai aku segera bergegas ke sekolah
Tak lupa aku memakai jam tangan yang di belikan ayah kemaren
Sekitar lima belas menit sampailah aku di sekolah aku segera nungguin Julian di gerbang
Rasanya dia tak datang Vey dan Rena pun menghampiriku yang semula sudah datang
"Nunguiin siapa lo El" tanya Vey ke aku yang masih di gerbang
"Nungguin kalian aku kira belum datang" elakku ke mereka
"Bohong lu ya El kan kita udah datang dari tadi emang lu gak liat motor kita"
Bantah mereka mendengar jawaban aku
"Gak tau, serius....!!!"
Jawabku bohong sambil sedikt senyum
"Dasar lu El yaudah yuk kita masuk aja" ajak mereka ke aku yang masih terus liatin dia datang
Setelah itu kita bertiga berjalan ke kelas
Tak lama pun bel berbunyi
Pelajaran kali ini matematika dan banyak sekali tugas, dia sedikit terlupakan dan istrahat nanti aku bertekad menemuinya
Kringg....
Bel istirahat berbunyi
Aku segera keluar dan kebetulan Vey sama Rena masih mengerjakan tugas yang belum selesai
Jadi aku leluasa keluar
Rasa tegang dihati ini menghampiriku antara takut juga malu
Kuputuskan berjalan santai namun jantung ini tak mau berkerjasama rasanya
Setelah sampai di pintu kelasnya rasa deg- deg an menghampiriku
Ku coba melihat seisi kelas dan ternyata dia masih ngobrol sama teman sebangkunya yang kutahu mereka teman akrab
Aku coba melihatnya namun dia mengacuhkan perhatianku
Aku terus mencoba sabar menunggu dia meresponku dan mau keluar
Dan tiba-tiba temanya nyuruh dia keluar mukin dia tau aku ceweknya
"Jul keluar sono dicariin tu sama gebetan lo"
Dan Julian segera mengahmpiriku
Ya ampun butuh perjuangan amat sih buat bertemu kamu😂😘
__ADS_1
"Jul aku mau ngomong bentar boleh kan" tanyaku dengan sedikit gerogi
"Yaudah" jawabnya yang judes bikin aku makin gerogi
"Ini orang ngajak ke mana kek tempat yang sepi gitu....!!!" aku terus membatin dan berharap dia ngalkuin itu
''Mau ngomong apa...???" tanyanya lagi
''Ya ampun Jul, tau kek aku pengen apa...!!'
umpatku dalam hati
"Kita ke belakanng yuk" ajakku dan dia menurutiku dan dia yang berjalan duluan
"Syukurlah" batinku
Julian pov
Sengaja sedari pagi tak aku gubris chatingan si Eliza
Aku cuekin yang benar benar waoo''''
Aku terus membayangkan wajah dia saat aku cuekin pasti lmterlihat lucu
Sampai di sekolah pun aku sengajain telat biar dia makin kawatir
Saat pelajaran pun dia terus yang ada diotakku sampai ada rumus yang nyangkut cara bahagiain kekasih😻eaaaa
Bagi yang berminat tanya langsung aja ya sama pakar cinta''''''' wehhh
Saat jam istirahat aku berencana nyamperin di kantin belum aku beranjak dari tempat duduk dia udah nongol duluan dengan sikap kakunya juga geroginya
Alhasil si curut pada ledekin aku dong
Sebenarnya aku tau dan pura-pura gak respon kehadiran dia, namanya juga akting cuek jadi yang harus profesional lah
Dan saat aku nyamperin dia, sumpah muka dia yang kaya rembulan itu berubah jadi kaya tomat
Merah banget sampai ini bibir pengen nyosor aja bawaanya
Dan aku harus nahan ketawa dong susah banget tapi aku berhasil jadilah di depan dia kecuekanku membahana
"Jul aku pengen ngomong bentar boleh kan" tanyanya dengan ragu
Dan aku sengaja gak peka😅
Kasian amat sih ((hhhhhh jangan ikutan ngakak yak))
"Kita kebelakang yuk" ajaknya yang mukin lagi nahan malu
Dan karena dia udah lakuin itu akirnya hati aku yang kaku ini luluh dan aku turuti kemauaan dia
Aku berjalan duluan dan menuju taman di belakang sekolah, deket pohon pinus
Pemandanganya luamayan bagus soalnya sama si tukang kebun di tata dengan amat rapi
Bibirku rasanya gatal banget ....
(jangan dibayangin ya)
Dan saat dia sampai di belakang sekolah langsung aku peluk dia dan nyium dia berulang kali
Rasa kangenku akhirnya terbayar lunas
Dia tak menolak dan mengikuti langkahku
Akhirnya aku senyum melihat muka dia tambah merah
"Sayang maafin aku ya udah aku cuekin kamu" kataku ke dia dengan jarak yang teramat dekat
"Iya maafin aku juga ya jangan marah lagi ya Jul bikin aku kawatir tau" jawabnya yang bikin aku kasian sama dia
"Kok berani sih kamu nyamperin aku...???" tanyaku yang to the point
"Iya habisnya kamu gak respon chat aku yakan jadi risau aku" jawabnya yang terdengar pelan
"Iya-iya sskarang kan udah maafan
Kita disini dulu ya" ajakku ke dia
"Iya Jul" tanpa penolakan dia ikutin mau aku
__ADS_1
Andaikan rasa ini bisa di copypaste pasti berjumplah jutaan ribu El...
Andaikan kangen ku ke kamu bisa dihitung kalkulator pun pasti lelah menghitungnya...
Kebahagianku memiliki kamu rasanya benar benar sempurna...
Aku memandangi wajahnya dengan penuh cinta
Saat kamu senyum serasa beban dipundakku terasa ringan
"O iya Jul makasih ya kemaren kamu udah ngasih hadiah"
"Iya sayangkku Puisinya jelek ya "
"Gak kok bagus Jul" jawabnya yang mukin bohong karena emang aku apa adanya gak seperti Dilan jago bikin puisi
Jadi ke inget film Dilan^^^
"Aku udah mirip Dilan belum" tanyaku dengan bercanda
Dia menangapi nya dengan senyum
Tiba-tiba dia tertawa
"Ya beda lah kamu tu Julian super rese tau kalau Dilan kan peka " jawabnya penuh canda
"Iya deh "
"Jangan cemberut lah" ujarnya sambil mengodaku
"Eh kamu gak ke kantin ya" tanyaku buat menyudahi obrolan sepuluh menit lagi soalnya sudah masuk
"Gak kok Jul nanti kayaknya aku latihan Drama deh sampai hari jumat"
"Oh gitu ya..." mendengar jawaban dia yang bikin aku sebel
"Kalau kamu gimana sama basketnya ?"
"Aku sih besok doang" jawabku santai
Dan dia hanya menangapi dengan dehaman
"O iya ini ada coklat kamu makan ya buat ganjal lapar"
"Coklat kemaren belum aku makan Jul buat kamu aja" tolaknya dia
"Yaelah gak papa disimpen aja biar awat, seawet cinta kita" godaku kedia
Apa sih Jul jawabnya sambil menaruh kembali coklat ketanganku
Yaudah kita kekelas yuk
Dan kita segera beranjak ke kelas dan dia berjalan duluan
Belum sempat aku mengikuti langkah Eliza dari belakang, tiba-tiba ada Rehan siswa kelas dua belas
Aku yang gak tau kedatangan dia yang begitu mendadak membuatku kaget
"Ngapin lo disini" tanyaku ke dia sambil melihat gerak-gerik nya
Bayangin aja disaat kalian lagi asik berdua dan tiba-tiba ada yang ngintai!!!
"Ya serah gue dong lo sediri ngapain disini" tanyanya ke aku
"Yang seharusnya nanya tu gue brow lu yang ngapin kesini gak jelas amat" bentakku ke dia
Tanpa dia menjawab dia meninju muka mulus ku
Duassss!!!!
"Ban*sat lo tu siapa gue hah" aku yang benar-benar emosi menggatai dia dan membalas dengan tinjuan juga
Dan karena aku gak mau kalah aku ladenin kekacauan ini aku terus menonjok mukanya yang bikin aku lihat aja muak
"Cuih lo tu gak pantes deketin incaran gue" jawabnya yang bikin aku ambigu
"Hah lu tu ngipi apa ngapa hah jelas-jelas dia cewek gue main ngomong aja jaga tu mulut busu* lu" jawabku yang bikin seketika aku emosi
"Gue duluan bego yang ngincar "
''Hah" jawabku sambil tertawa
__ADS_1
"Lu tu cowo apa banci "
Next😪