
Deg...
Ada Dea yang sekarang masuk ke Aula bersama kedua teman panitia entah apa yang sedang dia lakukan
Hatiku rasanya teramat kesal juga lelah
Aku kesal akan kehadiranya di suasana saat ini dan aku lelah bila harus meladeninya
"Hai teman-teman,maaf ya aku ganggu waktu nya sebentar dan mohon diperhatikan " sambutnya lantang ke teman-teman sontak semuanya memperhatikan ucapnya aku yang emang sedang tak mood kucoba memalingkan wajahku ke arah lain
Dan banyak yang berbisik-bisik bahwa Dea lumayan cantik juga pandai
Kata-kata itu membuat hati aku rasanya diaduk-aduk
"Pada perhatiin ya pengumuman dari panitia Osis kali" ini ucapnya lagi yang membuatku semakin geram melihat tingkah nya
Dan dia mulai membacakan pemgumumanya dan isinya mengumumkan acara pensi sabtu nanti dan juga Pentas Drama yang harus dipersiapkan matang
Aku mendengar ocehanya sepeti mendengaran suara radio rusak begitu mengangu telianga aku rasanya
"O iya kita dari panitia OSIS juga berkerja sama dengan pembina Kontes Drama kali ini jadi mohon persiapkan dengan matang kemampuan kalian dan kita akan ikut menentukan siapa yang pantas memainkan Drama tahun ini"
Bicaranya dengan logat yang kurasa dibuat-buat
Di bilang tegas ya lumayan
namun juga gak keliatan natural nya
Terlihat sedikit dibuat-buat
Dan saat dia mulai menutup pengumumanya dia melirik aku dengan wajah sinisnya
Betapa aku ingin menaparnya kali ini rasanya tanggan ku teramat gatal buat menahan
Dan setelah itu dia keluar dengan ke dua temanya
Syukurlah umpat ku dalam hati
"Dea itu terlihat keren ya penampilanya dan juga terlihat cerdas" ucap Stevi ke aku yang sedang merenung dan kata kata itu seketika membuat perasanku menjadi kesal
"Iya" aku jawab sedikit pelan
Seterusnya dia mengobrol tentang kehebatan Dea dan aku menjawab dengan sedikit tak menghiraukanya
Dan tak berapa lama Kak Fina datang dan berlangsung lah latihan kita kali ini
*****
Jam lima lebih aku baru pulang badan aku rasanya kali ini benar-benar capek terlihat mataku berat juga kaki yang lelah untuk diajak jalan
Sebelum aku ke parkiran aku pamit terlebih dahulu ke Stevi yang masih mengobrol dengan kak Fina
Setelah itu aku mengambil motor di parkiran
__ADS_1
Aku menghempaskan nafas lelahku
Samar-samar aku mendengar percakapan dari Dea dibalik tembok parkiran dan terdengar dia sedang mogobrol tentang Julian yang katanya kena hukuman
'Blam....'''''hatiku rasanya gelap seketika ,apa lagi yang akan terjadi Jul,maafkan aku ini semua salahku
Dan rasanya air mata ku ingin jatuh aku takut Jul terjadi apa-apa dengan kamu umpatku dalam hati yang terus ingin ku ucapkan
Dan segera aku mengeluarkan motor maticku dan terlihat suasana sekolah terasa sepi juga sunyi
Seperti hati ku saat ini sedang di uji
Aku segera menaiki motorku dan berlalu pulang
Aku mengendarai motorku dengan pikiran kacau dan tubuh yang lelah
Sampai rumah aku langsung ke atas dan segera menghempaskan tubuklu ke tempat ternyamanku,kasur
Sejenak aku bercermin melihat pipi kananku yang sedikit merah
Namun ini tak sebanding dengan luka yang dimiliki Julian
Yang berantem sehebat tadi
Kupandangi untaian bunga yang selalu aku lihat sepanjang hari
Yang selalu indah
Tak seperti diriku saat ini,lelah
Kucoba melihat ponselku dia tak menghubungiku sama sekali kucoba mengirim pesan😪😣 namun dia tak menjawab dan juga dia sedang tak online
Dan segera aku memejamkan mata yang sangat berat ini dan mencoba mengistirahatkan otakku juga hatiku
Dan tak terasa aku terlelap
Semoga kamu mengerti isi hatiku Jul doaku dalam hati💖
******
Rehan pov👦
Sebenarnya kali ini tingkah ku terlalu konyol untuk ku lakukan hanya karena demi cinta, toh sebenarnya aku tak terlalu berharap lebih dengan Eliza,namun karena dendam ku dengan Julian menjadikan awal ke kacauan ini.
Di saat dia sedang menjadi idola baru di tim basket dia harus mendaptakan wanita pujaanku yang selama dua tahun ini aku tahan buat tak menembaknya,karena jika itu terjadi pastilah akan menjadi keributan besar disekolah ini
Dan menahan perasaan itu tak mudah harus berpura-pura tak mengenalnya dan pura-pura membiarkan hatiku sediri terluka
Awalnya saat aku Jadian dengan Dea aku memanfaatkan ke populeranya dan tidak karena cinta dan juga karena aku ingin mendekati Eliza
Dan ketika aku mutusin dia tanpa sebab aku sengajain karena aku tak ingin memaksakan hati aku untuk mencintai orang yang tidak aku sayang sama sekali
Sepersen cintapun untuk dia tak ada rasanya
__ADS_1
Dan di saat itu dia terus menuduh Eliza cewe pujaanku tentu itu membuat hati ku saat itu juga sakit di saat aku menyukai seseorang harus ada korban
Dan sebeneranya salahku juga dia yang bersetatus temanya Dea waktu itu harus aku boncengin dan terjadilah awal kekacauan waktu itu
Aku udah menahan semua perasanku ini cukup lama semua kulakukan demi dia aman namun kali ini hatiku terlalu kuat jika harus terus menahan
Aku jelas tak rela bila harus merelakan dia dengan Julian
Dan saat ini aku dan Julian bakal di scors dua hari akibat kekacauan kemaren saat
Pulang sekolah ke maren aku dan Julian dipanggil untuk ke ruang BK kita biasa dinasehati buat tak berulah aneh juga membuat keributan ,namun apa dayaku aku terlalu bernafsu memainakan permainan ini
Kuliahat lebam dan memar di wajah ku kupandangi betapa bodoh nya aku saat ini
Kulihat semuanya terasa seperti mimpi buruk
Dan aku tersenyum sinis
Haruskah aku berhenti memainakan permainan konyol ini
Dreettt...ponselku berbunyi
Aku segera mengambil dan melihat layar ponselku dan ternyata Dea menghubungi ku
Kuhiraukan panggilan darinya dan sengaja ku matikan dan ku offin ponselku
Aku tau dia pasti akan mengoceh dengan ocehan yang mebuatku untuk kasian terhadapnya tapi maaf aku cukup untuk tidak beramain main untuk ke dua kalianya
Jujur hingga saat ini ku tahu dia masih menyukaiku terbukti setiap ada beberapa kesempatan dia selalu mencari perhatianku dan dengan jahatnya aku tak mengubrisnya sama sekali
Dan terbukti dia belum memilik cowok saat ini
Dulu dia memarahiku mengataiku dengan sifat rendahanya untuk minta aku kembali padanya betapa jijiknya aku dengan wanita murahan seperti itu
Dan yang buatku lebih geli lagi saat dia menjadikan El sebagai balas dendamnya akan drama percintaanku waktu itu
Dan terakir dia selalu menghubungiku setiap saat minta dibalas cintanya ingin sekali rasanya aku ganti nomer teleponku namun karena aku masih punya hati nurani aku biarkan dia bertingkah yang memalukan untuk dirinya sediri
Sebemarnya tak ada yang kurang darinya cantik tinggi putih badan yang pas dan sifat tegas dan cerdasnya yang bikin siapun iri memiliknya namun maaf buat ku itu semua tak ada artinya dihati aku
Eliza...Anandian
Sejak kamu datang di sekolah ini
Aku sudah jatuh cinta pada pandangan pertama
padangan mataku pun tak tahan untuk tidak melirik mu dan saat itu juga jantungku berdegum teramat kencang
Sekencang badai malam
Kamu yang saat itu membuat hidupku terasa berbeda sampai sekarang
Dan untuk saat ini aku akan memperjuangkan cintaku untuk mu yang selama ini aku pendam.
__ADS_1
Aku merenung di balkon sambil merangkaai tentang dia
Love