
Julian pov😍
"Eliza!!!!!!"" teriakku keras melihat dia tersungkur di lantai kantin
Seketika aku menghentikan perkelahian ini
Teramat beringasnya aku dan ingin menojok muka Rehan yang tak sengaja pukulanya mengenai wajah El
Pikiranku sekarang tambah kacau dan semakin kacau melihat dia pingsan
''Ban*sat lo" ucapku ke Rehan sambil mengangkat Eliza
"Lepasin biar gue yang angkat" dia berusaha merebut El dari pegangan tanggan ku
"B*cot lo, bisa diem gak lo'' ucapku kasar ke dia sambil menggakat Eliza
Sesegera mukin aku bergegas ke UKS mengangkat tubuh mungil wanita kesayanganku ini
'''Mafin aku sayang ucapku terus dalam hati'''
Dan Rehan masih membuntutiku di belakang
Banyak sekali siswa yang menontonku saat aku melewati koridor kelas
Begitu suntuknya aku melihat ini semua
Setelah sampai di UKS aku segera minta penjaga UKS membantuku membuka pintu dan menidurkan El di ranjang
Akupun tak diperbolehkan masuk oleh penjaga karena aku laki-laki
Ingin rasanya aku tau keadaanya
Dan aku menunggu di luar sambil duduk
Dan di sampingku masih ada Rehan
"Lo bisa pergi " ucapku ke Rehan dengan muka lesu
"Kenapa gak lo aja" jawabnya yang bikin otak ku mendidih
"Gue gak pengen ladeni lo dan sekarang mending sekarang lo pergiiiiiiiii!!!!!!?😡😡😡"
Samar-samar aku berucap pelan namun seketika aku membentaknya dengan sangat keras
" Terserah " ucapnya dia dengan sombongnya sambil menaikan alis dan beranjak pergi
Dasar lo pecudang umpat ku dalam hati yang masih terbakar ini
Aku duduk termangu di kursi dekat UKS aku membayangkan kejadian tadi begitu murkanya aku dan betapa perihnya hati aku melihat dia sakit .
Tak berapa lama aku berusaha mengintip dia di balik Jendela UKS
Dan dia ternyata sudah sadar betapa aku ingin didekatnya sekarang memeluknya erat sambil melihat muka manis nya yang sekarang mukin ada luka
Tak berapa lama kedua sahabatnya datang Vey dan Rena
Dia menghampiriku dan menyuruku ke kelas
"Mending kamu masuk kelas aja Jul biar aku yang nunguin dia "
Ucapnya sambil berusaha membuka pintu UKS
"Oke bilang aja tadi yang bawa kesini Rehan dan juga jagain dia sebisa mukin"
Ucapku sambil berlalu pergi dan dengan muka berantakan
Walaupun hatiku tak tenang tapi aku mebiarkan dia di jaga ke dua temanya toh saat ini hatiku masih sangat kecewa juga keadaanya masih kacau
Sampai di kelas aku terdiam dan ketiga temanku membiarkan saja walaupun kutahu mereka ingin sekali mengodaku untuk tertawa ataupun bercanda
''Ntr katanya gak latihan Jul " ucap si Dika memberitahu aku degan kepura- puraanya menahan tawa
"Oh " kujawab dengan singkat
__ADS_1
Dan selama pelajaran semuanya tak terfokus oleh otakku yang ada hanyalah El dan El
Kenpa sekarang engkau mirip candu yang membuatku terus terbelenggu
Eliza pov
Aku membuka perlahan mata ku saat aroma terapi mengenai hidungku
Aku melihat langit-langit dinding yang berwarna putih
Aku kaget kenapa aku bisa sampai disini dan ada Penjaga UKS yang menemami ku
Seingatku tadi aku terkena tonjokan dari Rehan yang lumayan keras saat itu pandanganku buram dan aku tersungkur di lantai setelah itu aku tak ingat apa- apa
Serasa berat dan ada yang menganjal di pipi kanan ku mukin karena tonjokan tadi yang lumayan keras
Dan aku melihat Julian dari bilik Jendela dan yang kutahu pasti yang membawa kesini dia yang dan diluar juga ada kedua sahabatku, Vey juga Rena yang mukin sedang mengobrol ingin sekali aku memanggilnya
Namun aku urungkan niat ku aku takut dia menolak
Setelah itu kedua sahabat ku datang
"Lo gak papa kan El ?" tanyanya Vey ke aku
"Gak kok cuma refleks aja langsung pingsan jadinya" jawabku ke mereka dengan menahan sakit di pipi kananku
Dan mereka melihat pipi aku yang memar
"Kamu kena tonjokan ya El" Rena yang sekarang menanyaiku
"Iya nih" jawabku singkat
Dan setelah itu aku memaksa ke kelas karena aku rasa terlalu lebay kalau masih di sini dan badanku juga tak apa-apa jadi dari pada tiduran di sini aku memilih ke kelas
"Kok bangun El kan pasti masih pusing tau" ucap Vey yang mukin masih menghawatirkan aku
"Gak kok gak papa lagian cuma kaya gitu aja " elakku ke mereka
Dan mereka menghempaskan nafas kesal dan menuruti kemauanku
Sampai di kelas aku merasa gugup dengan keadaaku semua padangan mata menuju ke arah ku aku yang malu berusaha sebisa mukin aku biasa saja
Dan aku langsung duduk di sebelah Vey
"Lo tu sebenernya ada hubungan apa sih El sama kakak kelas tadi juga sama Julian"
Deg...'''
Pasti dia akan menanyakan itu
Aku bingung antara mau jawab atau tidak
"Lo pacaran di antara salah satu mereka ya" tanya Vey menambahkan
"Gak ada apa-apa kok cuma temenan aja" aku jawab berbohong
"Serius lo gak mukin kalo lo cuma temenan aja mereka bisa berantem sehebat itu" seka Rena yang keliatan sedikit emosi
Rasanya hatiku goncang, aku sangatlah bingung antara jujur atau tidak
"Udah sih Ren El itu masih pusing kepalanya jangan di tanya melulu"
"Serah kalian deh"
Dan jawaban Vey membuat Rena pasrah menanyaiku
Dan tak berapa lama Bu Irma datang guru Agama
Setelah itu aku putuskan untuk fokus belajar walaupun kejadian tadi masih terniang-niang di kepala aku
Kali ini aku mengikuti pelajaran seperti biasa mencoba terus fokus namun selalu gagal 😩
Bel pulang berbunyi
__ADS_1
Vey nawarin aku buat barenangan jalanya ke parkiran
"Kamu gak usaah latihan dulu aja El mau pulang bareng kita gak" tawarnya Vey ke aku
"Gak usah deh kan gak enak kalo bolos latihan" jawabku menolak
"Oh gitu kita sih gak maksa tapi kan kita mau ada acara sama teman les jadi kita duluan gak papa kan"
"Ohh. ... ,iya gak papa kok kan lagian aku juga bawa motor sediri"
Jawabku meyakinkan
Dan setelah itu mereka berlalu keluar kelas dan aku masih membereskan buku yang belum aku masukan ke tas
Setelah itu aku keluar .
Deg''''
Diluar sudah ada kak Rehan dan dia nunguin aku kayaknya
"Kamu gak papa kan El" ucapnya tiba tiba mengagetkanku yang baru sampai luar kelas
"Gak kok" jawabku sambil memalingkan wajah
"Serius boleh aku liat gak" jawabnya sambil berusaha pegang pipi aku
"Lo tu apa apaan sih kak,lepasin" ucapku seraya beranjak ke kelas Stevi
''Tapi El tunggu" ucapnya yang masih berdiri di depan kelas ku
Dan dia berlari mengejarku dan betapa sialnya ada Julian yang melihat ku dari kejahuan
Dia menunjukan muka marahnya yang belum pernah aku lihat sebelumnya, oh Julian bisakah kamu tak melihat ini,ucapku dalam hati
"Aku tu mau latihan kak .jadi kalak mendingan pulang duluan aja" perintahku ke kak Rehan yang masih terus membuntutiku di belakang
Dan kulihat Julian beranjak ke parkiran
"Oke kali ini gue terima tolakan lo tapi besok gue bakal bikin perhitungan ke lo El"
Ucapnya dengan senyuman yang bikin aku kesal
Ingin rasanya aku mengejar Julian namun hatiku masih kaku
Dan aku segera menghampiri stevi
Dan kita segera beranjak ke aula
"Lo tadi katanya pingsan ya El" tanya Stevi yang mukin gak tau kejadian tadi
"Iya tadi tu pas lagi pusing aja kok"
Jawabku sambil berusaha cari naskah di tas
"Masak sih" ucapnya sambil senyum
"Iya"jawabku singkat
Dan dia hanya menangapi jawabanku dengan senyum
"Tapi sekarang kamu gak papa kan El" tanya nya lagi buat memastikan
"Gak lah ini buktinya teriak aja keras" jawabku sambil sedikit bercanda
"Iya deh" jawabnya dia
Tak berapa lama kita sampai di Aula dan sudah banyak sekali para siswa yang datang aku dan Stevi segara mencari tempat duduk dan menunggu pembina datang
Ketika menunggu sekitar 15 menit aku memanfaatkan waktu sambil menghafalkan teks yang udah dibagikan begitupun Stevi
Dan teman teman ku yang lain
Dan ketika aku sedang sedikit ngobrol dengan temanku yang Lain dari pintu luar ada Dea
__ADS_1
"Huft...apalagi yang akan terjadi😢"
Next to be continiue