
“Apakah itu Golden Backed Abyss Crocodile?”
Melihat sosok yang baru saja muncul dari permukaan air, semua orang langsung terkjut.
Jika disuruh menggambarkan penampilannya dengan satu kata ... ‘BESAR’ adalah kata yang paling cocok.
Keluar dari sungai, buaya berpunggung emas menampilkan seluruh tubuhnya. Dibandingkan dengan kelelawar, burung, dan sapi, dia memang sangat besar. Tubuhnya hampir setinggi lima meter dan panjangnya lebih dari dua puluh meter.
Makhluk itu memiliki tubuh hitam legam, duri-duri di punggungnya berwarna emas, dan tubuhnya tampak menonjol tetapi dipenuhi otot. Kakinya bisa langsung menginjak orang menjadi bubur daging.
Benar-benar tampak kuat dan mendominasi.
“Tidak bisakah mereka bersikap lebih profesional?”
Melihat para prajurit ketakutan yang dipimpin oleh bangsawan, Joe mengeluh. Pria itu kemudian melirik ke arah Lily yanag tidak merubah ekspresinya dan Arthur yang hanya menatap kosong.
Pemuda itu, Arthur tampak linglung. Dia melihat ke arah kejauhan dengan ekspresi kosong, pikirannya entah terbang menjelajah ke mana.
Bersama dengan kemuncul Golden Backed Abyss Crocodile, air sungai meluap sampai-sampai gelombangnya membuat rintik.
Melihat makhluk itu, para prajurit tampak ketakutan. Mereka sama sekali tidak berani bergerak di tempat mereka. Hampir lupa bernapas karena ditatap oleh binatang raksasa tersebut.
Ding!
__ADS_1
Suara seperti lonceng menggema. Orang-orang yang berada di pinggir sungai dan hutan juga mendengarnya. Saat itu juga, mereka menoleh ke sumber suara.
Di sana, tampak sosok Arthur yang menghunus pedangnya. Hanya saja, ekspresinya masih tampak meragukan seperti pasien Rumah Sakit Jiwa yang linglung.
“Bos-“
Swoosh!
Sosok Arthur menghilang bersama dengan embusan angin. Ketika muncul, dia sudah berada di depan Golden Backed Abyss Crocodile. Pemuda itu kemudian menebas sangat cepat sampai-sampai semua orang tidak bisa melihat gerakan pedangnya.
KLANG!
Mendarat di tepi sungai, Arthur menatap ke arah pedangnya.
Untung saja makhluk itu memiliki pertahanan yang sangat kuat. Jika tidak, serangan Arthur sebelumnya pasti sudah memenggal leher makhluk tersebut.
“Robot? Terminator? Bukan makhluk berbasis karbon?”
Menyadari kalau pedangnya tidak berhasil memenggal lawan, Arthur menggumamkan kata-kata yang tidak bisa dimengerti orang-orang.
Saat itu, mereka semakin yakin kalau Arthur sudah kehilangan kewarasannya. Jika sebelumnya hanya 30% yakin, sekarang naik menjadi 50%.
“Gagal lagi, gagal lagi, gagal lagi ...”
__ADS_1
“Dunia terkutuk, dunia busuk, dunia penuh tipu daya ...”
Arthur terus bergumam dengan nada suram. Suaranya terus menggema, saling menimpa satu sama lain sampai membuat orang-orang yang mendengarnya merinding. Bahkan membuat mereka semua curiga Arthur sedang kerasukan!
BOOM!
Tanah yang Arthur injak langsung ditekan oleh kekuatan mengerikan. Saat itu juga, energi qi berwarna hitam langsung muncul dari tubuh pemuda tersebut.
Pada saat semua orang bingung, suhu yang sebelumnya dingin dan agak berkabut menjadi semakin panas.
Ekspresi Joe menjadi jelek ketika melihat pedang Arthur yang dilapisi oleh kobaran api hitam. Secara refleks, dia langsung menggendong Lily yang linglung pergi dari tempat itu.
ROOAARRR!!!
Melihat dan merasakan penampilan Arthur yang berbahaya, Golden Backed Abyss Crocodile langsung membuat raungan ganas. Sama sekali tidak ingin kalah dengan makhluk kecil yang membuatnya merasa terancam.
“Jika itu iblis, aku akan menendangnya kembali ke Abyss.”
“Jika itu zombie, aku akan menendangnya kembali ke kuburan.”
“Tidak peduli apa ...”
Arthur menatap ke arah Golden Backed Abyss Crocodile dengan ekspresi berbahaya.
__ADS_1
“Jika menyebalkan, maka aku akan menendang sampai kembali ke asalnya!”