Story of Demon Hunter

Story of Demon Hunter
Hadiah Mengejutkan


__ADS_3

Sementara beberapa faktor berbahaya meninggalkan Sekte Pilar Surgawi, kejadian agak kacau tampak di Istana Kerajaan Fuji.


Semua orang menatap Arthur dengan ekspresi tercengang. Ada juga anggota keluarga kerajaan yang memiliki ekspresi gelap di wajah mereka. Apa yang dilakukan oleh pemuda bisa dibilang terlalu berlebihan. Melihat ekspresi pucat di wajah Natsumi dan tubuhnya yang tampaknya akan jatuh kapan saja, semua orang tahu kalau gadis itu sangat terkejut sekaligus ketakutan karena kejadian sebelumnya.


“Itu agak berlebihan, Pak Ryuma.”


Suara tua Tuan Masanobu terdengar. Mendengar itu, Arthur menoleh lalu berkata dengan nada santai.


“Saya hanya menunjukkan kegunaan kalung itu, Tuan Masanobu. Lagipula, pasti banyak yang berpikir saya hanya memberi kalung rusak. Bukankah sedikit pamer sama sekali tidak masalah?”


“...”


Tuan Masanobu hanya diam. Dia sebenarnya cukup marah sekarang, tetapi hadiah yang diberikan Arthur memang berharga, jadi hanya bisa menelan kemarahan yang membuatnya tidak nyaman. Bisa menangkis tiga serangan kritis dari kultivator tingkat gold bisa dianggap sebagai nyawa tambahan. Tidak ada yang tidak menginginkannya. Jadi lelaki tua itu memiliki pemikiran dalam kepalanya.


‘Pria itu jelas tidak akan menyuruh Ryuma untuk memberikan barang berharga itu kepada orang lain. Jika itu memang diberikan atas inisiatif Ryuma, itu berarti latar belakang orang ini jelas tidak sederhana.


Tuan muda dari keluarga kultivator tertentu? Murid inti dari sekte besar tertentu? Apapun itu, sangat tidak bijaksana untuk membuat masalah dengannya.’


Memikirkan hal tersebut membuat Tuan Masanobu merasa lebih tertekan. Jelas, sejak pertemuan tidak menyenangkan di awal, hubungan mereka tidak ditakdirkan untuk menjadi dekat.


Hubungan antar manusia adalah sesuatu yang rapuh, dan begitulah kenyataannya. Setiap manusia saling berhubungan dan berdekatan satu sama lain hanya karena memiliki kepentingan, begitulah kenyataannya. Bisa dibilang, manusia tidak lebih dari binatang sosial yang memiliki akal.


Ada banyak contoh, seperti orang-orang yang rela menyanjung bahkan menjilat orang dengan kedudukan tinggi hanya untuk mendapatkan sesuatu seperti jabatan atau semacamnya. Seperti juga orang-orang yang menghina bahkan menghujat orang-orang tingkat bawah karena mereka dianggap tidak berguna.


Bahkan di tingkat sekolah, banyak orang memilih mendekati anak berprestasi, ketua kelas, ketua OSIS, dan semacamnya. Kenapa? Karena mereka populer dan memiliki sesuatu yang dibutuhkan orang-orang itu.

__ADS_1


Keadilan dan kesetaraan? Sejak zaman batu, atau bahkan primordial dimana ada struktur sosial, hal-hal semacam itu hanyalah fantasi belaka. Sama sekali tidak ada.


Hal tersebut juga berlaku untuk Masanobu. Dia ingin mendekati Arthur karena dekat dengan orang itu pasti menguntungkan bagi kerajaan dan juga keluarganya. Jika bisa, bahkan orang itu berniat untuk mengikat pemuda tersebut dengan berbagai cara. Kekayaan, kecantikan, dan posisi tinggi, dia mencoba menggunakan berbagai cara.


Hanya saja, setiap orang mungkin memiliki ambisi mereka sendiri. Ada yang rela menjilat untuk naik lebih tinggi dan hidup nyaman, tetapi ada juga beberapa orang yang termasuk dalam kategori minoritas. Mereka adalah orang-orang yang tidak mementingkan hal semacam itu, atau bahkan ... hidup dengan cara dan jalan mereka sendiri.


Arthur bisa dibilang sebagai bagian dari minoritas tersebut. Pemuda itu memang tidak melepaskan berbagai keuntungan, tetapi dia juga tidak mengejarnya sampai gila karena bukan itu tujuan utamanya. Arthur hanya ingin hidup secara bebas, bepergian sambil memasak untuk menikmati hidupnya. Karena hal tersebut adalah sesuatu yang membuatnya merasa hidup.


Sedangkan apakah dia akan memilih jalan lain, sekarang pemuda itu tidak memikirkannya. Karena pernah mengalami kehidupan berat, Arthur berniat untuk lebih menikmati hidupnya. Itu juga pesan dari seseorang yang dia anggap berharga.


Setelah berbicara singkat, Arthur memberi hormat ringan lalu kembali ke tempatnya. Kemudian, sudah waktunya bagi dua kerajaan lain untuk maju memberi hadiah.


Saat itu, Arthur sebenarnya melihat dua kelompok yang sangat mencolok. Salah satunya adalah kelompok besar dengan seorang pria tampan yang memegang kipas serta mengenakan pakaian mewah, dia memiliki banyak penjaga di belakangnya. Pria itu adalah perwakilan dari Kerajaan Ume.


Sedangkankan satunya adalah beberapa sosok yang cukup Arthur kenal, mereka adalah Pangeran Taiga, tunangannya, adiknya, dua penjaga, dan dua orang murid inti dari Sekte Pilar Surgawi. Ya ... Michael dan Sam.


Saat itu, sosok pangeran elegan dari Kerajaan Ume melangkah ke depan. Di belakangnya, tampak barisan prajurit yang membawa banyak kotak.


“Saya, Torikawa dari Kerajaan Ume mengucapkan selamat ulang tahun kepada bunga dari Kerajaan Fuji, Putri Natsumi. Saya harap anda menyukai beberapa hal sederhana yang saya bawa.


Semua orang, turunkan barang-barangnya!”


Sepuluh peti kecil diletakkan di depan Natsumi. Ketika dibuka, tampak banyak emas batangan yang ditumpuk rapi. Meski hal tersebut berharga, banyak orang mengerutkan kening karena memberi uang atau emas batangan seperti itu dianggap tidak sopan sebagai hadiah ulang tahun. Tentu saja, Pangeran Torikawa melihat itu dan menunjukkan senyum menghina di wajahnya.


“Tentu saja, ini hanya hadiah kecil dari saya. Sedangkan hadiah utama ... adalah ini.”

__ADS_1


Seorang pelayan maju lalu menyerahkan sebuah kotak kayu kecil. Saat penerima hadiah dari pihak Kerajaan Fuji menerima hadiah tersebut, dia membukanya dan melihat sebuah gulungan. Saat itu juga, suara Pangeran Torikawa kembali terdengar.


“Atas permintaan saya, Baginda Raja telah menyetujui kalau tambang besi dingin di perbatasan kedua kerajaan akan diberikan kepada Kerajaan Fuji. Tidak perlu ada sengketa dan perebutan lagi. Bukankah kita bisa hidup dengan damai?”


Lelaki itu tersenyum. Namun apa yang diucapkan oleh lelaki itu langsung membuat kegemparan.


Tambang besi dingin itu sangat berharga karena selama ditambang, bijih bisa dijual ke sekte-sekte untuk dijadikan banyak uang. Bijih tersebut bisa nantinya akan diproses menjadi besi dingin yang digunakan untuk membuat senjata dan armor para kultivator. Meski bukan mineral yang sangat langka dan tidak memiliki tingkat tinggi, itu masih sangat berharga.


Meski banyak sekte menginginkannya, mereka juga memiliki peraturan sendiri. Para sekte besar telah membuat kesepakatan, jika jenis tambang atau semacamnya muncul di wilayah mereka atau alam liar, itu bisa mereka ambil secara langsung atau diperebutkan oleh sekte-sekte yang menginginkannya.


Sedangkan jika muncul di wilayah suatu kerajaan yang tidak jauh dari tempat padat, sekte-sekte tidak akan ikut campur. Biarkan orang-orang biasa itu memakan sedikit daging (keuntungan). Tentu saja, jika mereka tidak bisa menambangnya, tidak masalah jika menjual seluruh tambang ke salah satu sekte.


Pernah ada sekte yang mencoba merampok dan merampas, tetapi mereka langsung dimusnahkan oleh sekte-sekte besar untuk menjaga ketertiban dan kestabilan.


Oleh karena itu, tambang ini dianggap sangat berharga bagi sebuah kerajaan. Karena tidak seperti di dunia Arthur sebelumnya dimana banyak kerajaan atau negara mengklaim tanah kosong, di sini semua berbeda. Hutan kecil, danau, atau sungai bisa diklaim. Namun hutan yang sangat luas, pengunungan yang terlalu luas, atau lautan tidak diklaim karena mereka tidak memiliki kekuatan.


Artinya sederhana. Ada banyak beast, iblis, dan roh jahat di luar sana. Kecuali beberapa kerajaan memang bisa menekan wilayah itu, sekte-sekte besar tidak pernah mengizinkan mereka untuk asal mengakui sebuah wilayah sebagai milik mereka dan mendapatkan keuntungan dengan menyewa para kultivator tanpa memiliki beban.


Para kultivator tidak bodoh, hal-hal semacam itu tidak diizinkan dan banyak kerajaan dimusnahkan karena kesombongan mereka. Seperti yang selalu dibilang, di dunia ini kekuatan adalah yang paling penting. Bagi banyak kultivator, manusia biasa hanyalah makhluk lebih rendah. Jika mencoba macam-macam dengan mereka dan bertindak tidak patuh, para kultivator tidak keberatan menghapus mereka dan menggantikannya dengan yang baru.


Kejam? Begitulah dunia ini.


Itu juga salah satu alasan kenapa Arthur tidak mau berurusan dengan kerajaan atau para kultivator lain karena menganggapnya terlalu merepotkan. Jadi sudah sangat jelas ...


Hadiah yang dibawa oleh Pangeran Torikawa membuat kegemparan besar.

__ADS_1


Bahkan hal tersebut membuat perwakilan dari Kerajaan Sakura memiliki ekspresi suram di wajah mereka.


>> Bersambung.


__ADS_2