Transmigrasi: Aku Jadi Alpha Wanita

Transmigrasi: Aku Jadi Alpha Wanita
Tuan tua Alisher


__ADS_3

Hampir satu Minggu Vivian mengurung dirinya di kamar dan tidak mau bicara dengan siapapun. Vivian absen dari kelasnya, dan hanya berada di apartemen aja. Sebenarnya hal ini di sengaja oleh Vivian secara pribadi, dan membiarkan kakeknya berurusan dengan Kendra.


Vivian tahu betul pasti kabar tentang dirinya yang di tandai, sudah menyebar sampai ke telinga keluarganya. Jadi dengan alasan kurang enak badan, Vivian menghindar untuk bertemu dengan orang lain.


Terutama Kendra.


Vivian masih belum berani untuk muncul di depan Alpha-nya, kalau menurut Vivian pribadi. Kan tidak masuk akal kalau vivian bersikap biasa saja setelah tanda di lehernya di buat, jadi mengurung diri dan bersikap seperti korban adalah hal paling tepat yang harus di lakukan Vivian.


Chihuahua berada bersama dia di kamar, sistem 001 juga sedang dibuat pusing dengan plot yang baru saja terjadi. Tugas mereka yang sebenarnya adalah menyatukan protagonis utama, tapi entah bagaimana bisa Karakter figuran seperti Vivian, menempati singgasana sebagai protagonis utama.


“Kau benar-benar sudah memeriksanya kan? bagaimana bisa plot berubah dalam semalam?”


[Tuan aku sudah memeriksanya, dan seharusnya tidak ada yang salah.]


“Apa mungkin memang ada yang salah dengan protagonis pria?”


[Mungkin dugaan Tuan benar.]


“Apa yang harus kita lakukan sekarang? Aku sudah digigit olehnya.”


[Belum ada informasi tuan, mari menunggu pemberitahuan dari pusat.]


Di luar kamar Vivian, Mario dan Nila sedang duduk berhadapan, dan membahas bagaimana cara mereka membawa keluar Vivian dari kamar, Sudah berhari-hari Vivian mengunci dirinya di kamar dan hanya keluar jika jam makan saja.


Mereka sudah tahu tentang penandaan Vivian, pada hari dia kembali ke apartemen seminggu lalu, Vivian menagis di dalam kamarnya begitu lama, Nila dan Mario memaksa masuk sehingga akhirnya mereka mengetahui apa yang sebenarnya sudah terjadi.


Pada malam saat ulangtahun Kendra, keduanya menunggu begitu lama di mobil, tetapi Vivian tidak kunjung datang. Pada saat mereka ingin memeriksa kedalam rumah, mereka bertemu dengan Kendra di pintu.


Pada saat itu Kendra mengatakan bahwa Vivian sepetinya sangat lelah, sehingga dia tertidur. Mario ingin membawa Vivian kembali tapi Kendra melarang dan hanya mengatakan bahwa besok pagi dia sendiri yang akan mebagntar Vivian pulang.


“Sekarang bagaimana? Kita sudah melalaikan tugas dari tugas dari tuan besar untuk menjaga Vivian. Beliau pasti sangat marah sekarang.”


“Bagaimana tuan tidak marah Vivian adalah cucu Alpha-nya, dia pasti sudah sangat murka.”


“Vivi juga sepertinya masih belum bisa menerima kejadian ini, usianya masih sangat muda untuk tanda kepemilikan itu.”


“Kendra terlalu tidak sabaran, untung saja aku memiliki masalah penciuman pada feromon,”


“Ada gunanya juga, kalau tidak kau pasti sudah menggigit seorang omega di pelatihan.”

__ADS_1


“Hahaha, kalau memang begitu, aku. seberapa orang itu kau.”


Hah!


“Kau, apa yang baru saja kau katakan?”


“Tidak ada, aku tidak berkata apa-apa.”


Nila melihatnya dengan tatapan bingung, jelas-jelas telinganya mendengar perkataan Mario, Apakah ini artinya cinta diam-diam Nila selama bertahun-tahun akan terbalas? Tidak, Nila menggeleng. walaupun begitu dia tetap mengucapkan harapan di hatinya.


Pada saat yang sama mobil tuan tua Alisher sudah melaju cepat kearah kebidanan Leonard, Di dalam hatinya Pak tua Alisher ini sudah mengutuk cucu dari rivalnya itu, berulang kali untuk hari ini. Bagaimana tidak, karena tindakannya pada Vivian, Tuan tua dan sekeluarga sudah satu Minggu tidak bertemu dengan Vivian, dan tidak ada makanan enak di akhir pekan.


Pada saat dia sampai, Tuan tua langsung turun dari mobil dan memencet bel rumah atau mengetuk dengan keras sampai pintu itu di buka.


“Pak tua ompong! Buka pintu rumahmu atau aku menyuruh seseorang untuk merusak kediaman mu!”


“Orang tua! Kau dengar aku! Dimana cucu nakal mu itu berada sekarang! Bawa aku padanya, dan aku akan memotong giginya! ”


Crak!


“Mengapa kau datang-datang berteriak! ini masih pagi.”


“Tunggu sebentar! Apa yang sudah anak nakal itu lakukan, sehingga kau sangat marah?”


“Apa dia tidak berkata padamu bahwa dia sudah menggigit leher cucuku!”


“Apa! Kendra Leonard turun sekarang! atau aku akan menyeret mu dengan paksa!”Tuan rumah berteriak dengan nada yang tinggi, aroma feromon dari tubuh tuanya keluar, Aromanya mencekam karena usia tua.


Kendra yang masih berada di kamar menegang ponselnya dan memandangi wallpaper miliknya, Sudah satu Minggu sejak dia menandai Vivian dan sudah satu Minggu pula dia tidak bertemu dengan Vivian.


Ponsel Vivian juga tidak aktif, sudah berulang kali dia mengirim pesan dan pesan panggilan, namun tidak ada jawaban. Kendra menjadi bingung dan tidak mengerti dengan Vivian, dia sadar betul tindakannya pada malam itu begitu tidak sopan.


Semuanya karena tubuhnya yang tidak terkendali dan berada di luar pantauannya. Suara ribut dari lantai bawah membuat Kendra mendengus malas, pada akhirnya dia memang baru menghadapi Kedua Alpha tua yang dominan di rumah sakit.


“Anak nakal! cepat turun atau kami yang akan ke sana.”


“Aku tahu, pak tua. sekarang hentikan feromon bau Kalian.” Kendra duduk tepat di depan kedua kakek tua ini, dia menunggu salah satunya berbicara.


“Anak nakal, sungguh berani sekali kau menyentuh cucuku! Apa kau tidak tahu tubuhnya tidak bisa menahan rasa sakit dari gigi busuk mu itu!”

__ADS_1


“Kenapa aku tidak bisa! sejak awal Vivian adalah milikku.”


“Kau menandai dia secara sepihak! apa kau tahu apa yang sudah dia alami? sudah seminggu dan dia masih mengurung dirinya di kamar, menangis setiap malam.”


“Tidak, anda salah. penandaan tidak di lakukan sepihak , Vivian juga memiliki perasaan yang sama denganku.”


Tuan rumah.bertanya, “Apa maksudmu?”


“Apa lagi pak tua? ini berarti kami berdua sedang jatuh cinta. Karena itu, jangan halangi kami untuk bersama.” .


BRAK!


Meja kaca di ruang tamu terbelah menjadi dua karena ulah Tuan Tua Alisher, Feromonnya kembali dia keluarkan. Tuan rumah Leonard memperhatikan mejanya yang sudah rusak, lalu balik menatap ke arah Kendra.


“Kau seharusnya tidak melakukan. hal itu, meskipun kau sedang dalam siklus liar! Hal ini seperti ejekan untuk diri Vivian sendiri. Seorang Alpha seharusnya di tandai setelah tanda di leher Omeganya terbentuk.”


Kendra, “...”


“Sekarang bagaimana kau akan menyelesaikan Masalah ini?”


Kendra tersenyum, dan berkata dengan bangga, “Gampang, beri aku restu kalian untuk menikahi Vivian.”


“Omong kosong!...” Tuan tua Alisher tidak menyelesaikan kalimatnya karena ponselnya yang tiba-tiba berbunyi, ketika dia mengangkatnya, Tuan tua di kejutkan dengan informasi yang mengatakan bahwa Stella sekarang berada di rumah sakit.


Kepala tuanya menjadi linglung, masalah Vivian belum kelar dan sekarang masalah Stella muncul lagi. Entah apa yang telah terjadi belakangan ini, sehingga kedua cucunya ditimpa masalah masing-masing.


Tuan Tua Alisher melirik pada Kendra dan berkata; “Aku akan kembali mengurus mu setelah mengecek kondis stella.”


Kendra tersenyum pada Tuan tua Alisher seperti mengatakan bahwa silahkan saja, aku yakin berikutnya kalian sudah akan memberikan restu kalian padaku.


“Thomas, jangan lupa untuk mengganti meja kacaku.”


“Pesan saja dari pabrik, aku yang akan bayar.”


Kendra; “...Bagus, pertemanan kalian sungguh hebat.”


...°°°...


...**Mohon maaf apa bila menemukan banyak typo, saya kadang mengetik menggunakan ponsel sehingga tidak memeriksa lagi....

__ADS_1


...Terima kasih atas dukungan kalian teman-teman, Hehe gak nyangka babnya sudah tembus seratus aja**....


__ADS_2