
Tepat pada akhir pekan, Vivian tinggal di rumah utama untuk belajar bersama dengan teman-temannya, Tuan tua Alisher memintanya untuk tinggal di rumah, Paman dan ayahnya sangat sibuk dan sekarang sedang ada kerjaan diluar kota.
Tuan tua hanya tinggal bersama dengan beberapa pelayan dan juga Chihuahua yang sejak kegiatan luar sekolah Vivian dimulai, Chihuahua di titipkan di rumah. Chihuahua yang tinggal di rumah merasa bahwa jiwa anak anjing yang bersemayam sudah mulai muncul kembali.
Seringkali Chihuahua mulai sulit mengontrol perilaku bawaan tubuh yang dia gunakan. Dia suka berlari ke sana dan kemari hanya untuk menarik perhatian manusia, yah mungkin karena sistem yang bersemayam dalam diri Chihuahua, hanya bisa mengobrol lancar dengan Vivian.
Dan Vivian meninggalkan dirinya hampir satu Minggu lamanya, bersama dengan Tuan tua Alisher yang lebih banyak menghabiskan waktunya di depan kolam ikan koi milik almarhum sang istri.
Oleh karena itu, ketika Chihuahua merasakan keberadaan Vivian dia melompat keluar dari rumah anjing dan berlari ke halaman depan menerjang Vivian hanya untuk menangis tersedu-sedu dengan hidung merah di pelukan Vivian.
[Huh...huh... aku akan segera berubah jadi anjing. ini semua karena kau meninggalkan aku terlalu lama tuan rumah...huh...huh...]
“Bukankah kau memang anjing?”
[Hwah... aku tidak ingin membahas aku anjing atau bukan! aku adalah sistem yang terhormat!]
"Kau sistem bodoh, tidak berguna, tidak jelas yang memberikan aku tugas tidak jelas yang berakhir terikat dengan dunia ini..”
[Tuan rumah anda sama sekali tidak memiliki hati! lepaskan aku, aku benci tuan rumah!]
Tidak ingin merusak kupingnya, Vivian melepaskan Chihuahua begitu saja. sehingga tubuh Chihuahua mendarat dengan mulus di halaman rumah. Mengabaikan tulangnya yang mungkin retak karena ulah Vivian, Chihuahua menjauh darinya tidak ingin mendekat.
Vivian tidak memberi simpati pada Chihuahua, melainkan langsung masuk kedalam rumah stelah mengobrol sedikit dengan Tuan tua Alisher, beberapa mata pelajaran harus Kembali Vivian gali lagi. Biasanya soal ujian akan menyangkut tentang materi kelas tahun pertama, sementara Vivian memulai semuanya di tahun kedua.
“Jadi sebagai orang yang baru berbaur dengan dunia ini sejak setahun lalu, Vivian harus ekstra belajar lagi, ada banyak materi yang harus dia kejar, seperti kisah penciptaan dunia ini, yang awalnya normal, menjadi terbagi kedalam tiga kelompok karena virus ABO, yang di turunkan oleh nenek moyang mereka.
__ADS_1
"Hei, apa maksudnya dengan virus yang pindah karena sentuhan atau bersin, yang tiba-tiba memunculkan gender kedua? tidak logis,” kata Vivian, sebenarnya dia berpikir apakah penulis sudah meramalkan tentang virus yang akan menyerang manusia dan menambah jenis gender mereka?
“Peneliti bekum menemukan hasil tentang itu, oleh karenanya para profesor tua terus saja melakukan penelitian dan tidak ingin berhenti, bahkan beberapa dari mereka di temukan meninggal di laboratoriumnya sendiri," respon Mario.
“,Lalu bagaimana gender kedua Alpha, Beta dan Omega di tentukan? tidakkah hasil perkawinan antara Alpha dan Omega seharusnya diberi nama Alpmega?”
“Tidak, tidak ada yang seperti itu. Paling umum mereka akan melahirkan Alpha atau omega atau bisa saja Beta, tergantung dari gen siapa yang lebih dominan....” Jeda Liam yang ikut memberi penjelasan.
“....Tapi, aku rasa kau bisa di sebut Alpmega. Lahir sebagai Omega, tiba-tiba berubah menjadi alpha dan kau selalu berperan sebagai pihak yang di tusuk bukan menusuk,” Lanjutnya, yang langsung membuat Vivian tidak berkata-kata lagi.
Sialan, kau pikir aku pria yang bersembunyi di balik pakaian wanita? sehingga aku harus berada di posisi menusuk dan bukan di tusuk karena aku alpha? Mentang-mentang jumlah alpha wanita itu sedikit. Untung saja Kendra tarik ada disini, tidak tahu apa yang akan di katakan olehnya jika mendengar pembicaraan ini.
Pacarnya itu tidak tahu sedang apa dan dimana? Kemarin ketika Kendra mengantar Vivian kembali ke apartemennya, Kendra langsung pamit pergi, seharian ini tidak ada kabar darinya. Padahal kan ujian sudah ada di depan mata mereka, sudah seharusnya mereka mempersiapkan diri.
Satu yang masih Nila simpan, jika kedua orang tuanya adalah Beta, bagaimana bisa dia lahir dengan feromon? Pembagian gen antara beta yang seimbang, seperti 50:50 seharusnya melahirkan Beta berdarah murni, dan tidak memiliki feromon.
“Aku tahu hal ini karena aku membiarkan Bibi Anna meneliti tentang tubuhku, yang tidak normal ini," Lanjut Nila..
Vivian memeluk Nila, dan berkata; “Jangan katakan tubuhmu tidak normal, karena aku juga sama. Bagaimana bisa gen ayahku menjadi lebih dominan saat aku remaja? Ini tidak masuk akal.”
“Memang tidak masuk akal, kau bahkan Alpha wanita yang tidak tahu dari segi mana membuat Kendra, yang notabenenya Alpha dominan mengalami kelainan istimewa,” Liam bersuara yang menurut Vivian ini sama saja seperti sedang mengejeknya.
“Akan aku adukan pada Kendra nanti, Humpt” Vivian membuang muka dari Liam dengan kedua pipi yang menggembung.
“Lapor saja, anjing gila mu tidak akan muncul hingga hari ujian tiba....”
__ADS_1
“Apa? Apa yang baru saja kau katakan? pria ku tidak akan muncul hingga ujian? kemana dia pergi?” Mata Vivian menatap tajam ke arah Liam, dia menunggu Liam untuk menjawab tapi sepertinya ini tidak akan mudah baginya.
Liam mencoba untuk tenang, sial dia lupa menjaga mulutnya agar tidak memberitahu apapun pada Vivian, tentang Kendra, yang tidak memberi kabar apapun pada Vivian. Kendra pergi menemui ayahnya lagi, dan ingin membicarakan tentang hubungannya dengan Vivian kedepannya.
Kendra berniat untuk langsung menikahi Vivian, tapi sayangnya dia juga masih harus menunggu lagi karena keduanya harus lulus sekolah dulu dan paling tidak Kendra harus secara bertahap menunggu setidaknya hingga usia Vivian genap 20 tahun, di akhir tahun, dua tahun dari sekarang barulah prosesi pernikahan bisa di lakukan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Akhirnya Kendra hanya bisa mengurus pertunangan mereka saja dulu. Sebenarnya hal ini merupakan hukuman tambahan yang disepakati oleh Tuan tua Alisher dan Tuan tua Leonard, karena Kendra sudah dengan tidak sopan menandai Vivian sebelum usianya menginjak 18 tahun.
Jadi jika pasangan membutuhkan waktu hanya setahun setelah tanda permanen di buat untuk bisa menikahi pasangan mereka, Kendra membutuhkan dua tahun untuk menjalani hubungan pertunangan sebelum akhirnya mereka menikah.
"Aku tidak berkata apa-apa, itu mungkin suara angin,” ucap Liam mengelak.
“Aku yakin kau mengatakannya tadi, benarkan Rio, Nila kalian juga mendengarnya kan?” Vivian melirik dan bertanya pada Mario dan Nila yang langsung dengan spontan menggelengkan kepala mereka.
“Lihat, aku sudah bilang itu mungkin suara angin. Jika kau dengar, seharusnya mereka berdua juga,” Liam tersenyum, setidaknya dua orang ini bisa di ajak kerja sama.
“,Benarkah?” Vivian mengernyit kala berkata demikian, dia rasa bahwa telinganya tidak salah dengar tadi, ada yang aneh tapi apa aku harus mencari tahu? pikir Vivian sendiri.
...•••...
...Terima kasih sudah membaca...
...Maaf apa bila masih sering banyak typo yang bertebaran...
“
__ADS_1