
Kendra kembali tepat sehari sebelum ujian akhir dimulai, Ujian hanya berlangsung kurang lebih empat hari, Para ank tahun akhir memfokuskan diri mereka untuk belajar semaksimal mungkin. Selain belajar banyak daei meraka yang sudah memeriksa dan mendaftar di Universitas tujuan mereka.
Sebagai anak sulung, Kendra mengikuti anjuran dari Tuan tua Leonard untuk mendaftar di Universitas bergengsi di kota ini, semua sudah. di atur oleh Tuan. Tua. Kendra adalah penerus bisnis keluarganya, Ia tentu akan masuk ke Fakultas bisnis.
Kendra belum bertemu dengan Vivian sejak terakhir kali, dia tidak tahu bahwa sekolah menerapkan beberapa aturan untuk ruang ujian, misalnya Pasangan kekasih harus di tempatkan di ruangan yang berbeda, tidak boleh satu ruangan.
Liam dan Mario tentu. saja menertawakan kesialan Kendra, Mereka bersyukur karena kekasih mereka sejak awal tidak berada di ruangan yang sama dengan mereka. Itu menyebalkan, sebut saja bahwa Kendra sangat merindukan Vivian, setiap malam saat. ia berada di luar negeri Kendra bahkan sudah mulai berfantasi liar.
Ingatlah saja, selama hampir satu tahun hubungan mereka, Kendra hanya menggunakan lidah buayanya untuk menyerang kebun delima Vivian, lalu pertarungan akan dimulai antara Buaya Kendra dan Buaya Vivian, keduanya akan berdansa saling bertukar rasa.
Atau Kendra akan masuk kedalam mode anjing gila untuk menyerang dan menggigit leher jerapa Vivian yang putih mulus, meninggalkan banyak tatto berwarna disana yang tentu saja tidak akn hilang dalam beberapa hari, atau dia akan memeluk Vivian seharian, menyentuh kulit pinggangnya rampung dan menghirup aroma feromon milik Vivian.
“Hei, apa kau sudah mengatur semuanya?” Liam berucap saat dia baru duduk di ruangan.
“Aku memanggil kalian karena aku belum menyiapkan apapun,” Jawab Kendra, Ia menyesab minuman miliknya.
“Apa yang kau lakukan selama di luar negeri? Ku pikir kau sudah menyiapkan semuanya sehingga kita. bisa menculik Vivian lagi.”
Bug!
Mario menggeplak kepala Liam, kenapa mengingat strategi tahun lalu? Sudah basi, “Kau seharusnya memikirkan rencana lain. Vivian sudah di tandai, dia pasti. bisa tahu."
“Vivian.tidak akan tahu selama tidak ada yang meneritahu dia,” Gigih Liam lagi.
“Biar aku ingatkan, ini bukan acara ulang tahun biasa. Ini acara lamaran.! ” Kendra ikut andil dalam pembicaraan keduanya. Mungkin. tidak tepat mengajak keduanya berdiskusi.
“Kau salah mengundang kami jika begitu. Kau seharusnya mengundang Kesya saja, ”
Bug!
Liam berbalik menampol Mario, Otaknya tertinggal dimana sih? Dia sendiri tidak akan membiarkan omeganya bersama dengan Alpha lain meski sekalipun Alpha tersebut sudah memiliki pasangan, Liam tidak akan membiarkan hal itu.
“Minta Nila saja, jangan Omega ku. ”
__ADS_1
“Nila tidak akan tau tentang itu, Dia agak kasar dan tidak terlalu suka romantis.”
“Lalu mengapa kau merekomendasikan Omega ku?”Liam bertanya.
“Tentu saja karena Omega mu sudah bertunangan, tepat untuk meminta saran padanya.”
Kendra menjentikkan jarinya lalu melirik Liam dan berkata: “Itu.benar, bagaimana kau melamar Kesya?”
“Aku meminta ayahku untuk ikut ke rumah Kesya, lalu langsung tutup poin, selesai, " Jawab Liam dengan bangga
Liam jadi ingat saat itu setelah dia mengatakan niatnya, Ayahnya menjewer telinganya dan memberikan sepatah-dua kata tentang banyak hal, Tindakannya ini juga mengejutkan kesya dan Ibunya. Kesya merasa belum lama mengenal Liam, jadi dirinya agak canggung karena tiba-tiba di lamar.
Hari itu juga, Liam mengatakan semuanya, Kesya semakin dibuat terkejut olehnya. Karena di satu sisi ia memiliki perasaan pada Kendra, cinta dalam diam yang tidak mungkin tercapai, dan di satu sisi dia masih terus mengingat janji masa kecilnya dengan seorang anak laki-laki berbadan gemuk saat kelulusan taman kanak-kanak.
Dan setelah sekian lama, anak laki-laki itu akhirnya benar-benar kembali dan menempati janjinya. Selang beberapa lama setah hari lamaran, keduanya pun langsung bertunangan, Liam tidak menunggu waktu lama, dia langsung menyerang delima kesya lalu memberikan tanda kepemilikan di leher belakang Kesya.
Plak!
Mario menampar pipi Liam, dia jengah melihat Liam. yang sejak tadi hanya terkekeh lalu tersenyum. dengan senyuman bodoh dan dengar kasar pendengaran yang eror.
“Aku pikir kau kesurupan.”.
“Dadar monyet gila! ”
”Apa katamu? Dasar kau anjing gila! ”
Brak!!!!
Kendra menggebrak meja di depannya. Untung saja meja itu terbuat dari kayu bukan kaca, jika tidak meja tersebut sudah pasti akan retak. terbelah menjadi dua bagian. Kendra menatap kedua temannya dengan tajam, seperti uap panas sudah keluar dari kedua lubang telinganya dan kedua lubang hidungnya.
“Bisa kita kembali ke topik awal?” tanya Kendra.
Liam melirik jam di pergelangan tangannya lalu menghelanapas kemudian berkata: "Baik aku. akan memberikan saran padamu. Kau memiliki seorang adik perempuan yang akan memasuki usia awal dewasakan?”
__ADS_1
Kendra mengangguk.
Liam melanjutkan ucapannya: “Vivian.belum pernah bertemu. adikmu kan?”
Kendra mengangguk lagi..
Prok!!!
Liam bertepuk tangan dan berkata: “Itu bagus, minta bantuan. ada adikmu, Suru dia pulang lalu berakting lah dengan adikmu seperti sepasang kekasih didepan Vivian... ”
“Kau gila! maksudmu aku harus membuat Vivian mengamuk? Kau. pikir aku. berani membuat alpha wanita. hilang kendali?”.
“Aku.belum selesai, dengarkan dulu. setelah kemarahan Vivian memuncak, berlututlah seperti seseorang yang menyesali tindakannya, buka kunci dan lamar dia di depan umum.”
“.... ”
Suasana menjadi sunyi, Kendra memikirkan ucapan Liam menurutnya bagus tapi apakah nyawamya. tidak akan hilang saat itu juga? Masalahnya Kendra pernah membuat Vivian sangat tidak baik dengan feromon miliknya dan bukannya mencapai keinginannya, Kendra berakhir dengan beberapa lebam di wajah, dilanjutkan dengan mode ngambek Vivian yang menghitung hari.
“Menurutku ide miliknya bagus. juga, aku jarang melihat Vivian mengamuk. Coba saja, pasti Vivian akan sangat terharu di akhir. ”
“Apa tidak ada masukan lain? Aku merasa ragu dengan usulan ini.”
“Pilih saja, drama tahun lalu atau drama lain yang baru saja aku katakan? Semua tergantung dari keputusanmu pribadi, kami ha.nya membantu saja.”
“Biarkan aku memikirkan. hal tersebut untuk sejenak. Aku harus memperhatikan apakah akan aman, atau sebaliknya? ”
“Jangan terlalu lama berpikir, enam hari kedepan adalah ulang tahun Vivian, kau juga masih harus membicarakannya dengan kakek mu dan keluarga Vivian.”
Kendra diam, benar saja yang baru di katakan Liam. Kendra hampir lupa bahwa dia. baru saja mengirus sang ayah dan belum berbicara lebih lanjut dengan Tuan. tua. Alisher dan Tuan. tua Leonard tentang rencananya ini.
Huft, Helaan napas Kendra. Rasanya kedepan dirinya. akan semakin. sibuk, dan karena hal inilah. artinya dia tidak bisa bertemu dengan Vivian sampai hari itu tiba, Kendra juga tidak bisa sering mengabari Vivian kedepannya, dan tidak. bisa panen buah delima.
...TBC...
__ADS_1
...Maaf banget yah gak bisa update kemaren-kemaren, banyak banget kesibukan aku ...
...Terima kasih sudah membaca ...