
Vivian masuk kedalam rumah dan mengajak Kendra duduk di ruang tamu. Untuk menghormati seorang tamu, Vivian menuju dapur dan membuatkan minuman untuknya tanpa bertanya. Sementara itu Chihuahua di tinggalkan dengan Kendra.
Chihuahua yang duduk di sofa menatap pada Kendra; [Apakah protagonis ini punya niat lain?]
Tentu Chihuahua sebagai sistem 001 yang cerdas bisa mulai merasakan adanya perubahan pada plot cerita, tetapi tidak ingin membicarakannya pada Vivian karena dia berpikir ini semua terjadi karena identitas Vivian sebagai Alpha diketahui lebih awal.
Dan sistem 001 juga mempertimbangkan segala aspek dan belum menemukan kesalahan pada plot sehingga kemunculan Protagonis pria di setiap situasi tidak akan memberikan pengaruh yang besar pada alur cerita aslinya.
Tapi, kenapa karakter yang satu ini sulit dia tebak?
Kendra merasakan pandangan dari bulu kecil tipis pendek di dekatnya kemudian berkata; “Kau tidak perlu memandang aku seperti itu, aku tidak akan menculik majikan mu.”
Menatap, menatap. Sistem 001 dalam wujud Chihuahua menggonggong kecil pada Kendra, sambil menampilkan gigi kecilnya; [Majikan apa? Sistem yang mulia ini tidak punya majikan.]
“Matamu mengatakan bahwa kau khawatir jika aku membawa pergi majikan mu sehingga kau tidak mendapatkan makan malam.”
Kendra merasa bodoh karena meladeni bulu kecil kaki pendek yang terus saja menggonggong padanya. Vivian yang berjalan mendekat, mendengar celoteh Chihuahua sehingga dia bertanya; “Apa yang terjadi?”
Chihuahua melompat dengan kaki kecilnya mendekat ke arah Vivian dan berkata; [Protagonis jelek ini baru saja menargetkan aku.]
Kemudian Vivian menatap Kendra dan berkata; “Apakah kau baru saja menggertak kesayanganku? Sehingga dia datang merajuk padaku.”
Kendra, “... Apakah bulu kecil kate' itu baru saja melaporkan aku?”
Chihuahua, [Siapa yang kau panggil kate'? Kau yang kaki pendek, semua keluargamu kaki pendek.]
^^^*Kate'\= istilah dalam bahasa Toraja untuk seekor anjing dengan kaki pendek. Sama sekali tidak merujuk pada manusia^^^
__ADS_1
Vivian geleng-geleng kepala lalu meletakkan secangkir minuman di depan Kendra dan berkata; “Silahkan diminum, maaf hanya bisa membuat ini.”
Kendra menatap secangkir minuman di atas meja, lalu balik menatap Vivian lagi dan berkata; “Dari mana kamu tahu aku suka cappucino latte?”
Vivian berpura-pura terkejut, tentu saja dia tahu karena cappucino latte di sebutkan dalam cerita asli. Protagonis selalu memesan ini ketika berkumpul dengan teman-temannya, kemudian Vivian berkata; “Itu mungkin kebetulan, karena aku juga menyukai Cappucino Latte.”
Chihuahua tiba-tiba berkata; [Tuan rumah, anda berbohong. Anda tidak suka Cappucino Latte, anda menyukai Cappucino Cincau.]
Vivian kemudian dibuat terkejut, “Dari mana kau tahu?”
[Semua informasi anda, sudah ada pada kami.]
Vivian, “...”
Kendra tidak berbicara lagi, dia diam dan memilih untuk memperhatikan Vivian, sambil sesekali menyesap minumannya dan memikirkan obrolan yang bagus.
Setelah keheningan beberapa menit, Vivian melihat Tuan Tua sedang menuruni tangga. Tuan tua kebetulan baru saja selesai mengurus dokumen tanah, untuk restoran Vivian. Ketika Tuan tua melihat Vivian sudah pulang Tuan tua menghampirinya, sehingga mereka bertiga duduk di ruang tamu.
Hanya saja dia masih tidak bisa mengatasi aroma feromon yang menyengat itu, feromon durian memuatnya sakit kepala dan perutnya seperti akan berjoget ria sehingga dia masih harus terus berlari ke kamar mandi setelah pelatihannya selesai.
Bibinya bahkan sempat bertanya padanya, ada apa dengan aroma durian? Dan Vivian dengan jujur berkata bahwa dia sangat membenci aroma ini, sangat tidak menyukainya.
Tuan tua Sama sekali tidak memperhatikan keberadaan Kendra, sehingga dia hanya langsung mengajak Vivian untuk mengobrol dengan berkata; “Kakek sudah memeriksa beberapa lokasi yang baik dan berpotensi untuk menjalankan bisnis disana, apakah kau ingin melihatnya dulu?”
Vivian tersenyum dan berkata; “Tidak perlu kakek, aku hanya akan mengikuti rencana kakek saja. Aku yakin dengan pilihan kakek, aku juga masih pemula jadi masih harus banyak belajar.”
Vivian tersenyum senang setelah berbicara dan itu tentu saja tidak lepas dari pandangan Kendra menurutnya Vivian sebagai seorang Alpha Wanita cukup manis, biasanya Alpha Wanita itu cukup galak dan jarang tersenyum, kecuali jika menyangkut dengan keluarga dan Omega mereka.
__ADS_1
Memikirkan ini Kendra tiba-tiba mengingat sosok Omega laki-laki mendekati Vivian saat pelajaran olahraga ketika kelas mereka digabung. Setelah hari itu, dia tidak pernah melihat Omega itu lagi, mungkin saja Vivian sudah menolaknya.
Entahlah, tapi perasaannya cukup senang.
Membuatnya tersenyum tipis membayangkan bagaiman situasi Omega itu setelah mendapatkan penolakan, dia pasti akan mengurung dirinya dan tidak keluar rumah dalam waktu yang lama.
Chihuahua diam-diam memperhatikan Kendra, tentu hanya dia yang menyadari bahwa alpha satu ini sedang tersenyum dan mungkin saja sedang berpikir yang tidak-tidak.
Sehingga Chihuahua mendekatinya dan Langsung menggigitnya dengan gigi taring kecilnya; [Rasakan, Itu pasti sakit. Siapa yang menyuruhmu menjadi karakter yang sulit untuk ku tebak?]
Setelah itu, Chihuahua berbalik dan kembali mengejeknya dengan menjulurkan lidah kecilnya sehingga membuat Kendra mulai berpikir apakah si kecil pendek ini membenci dirinya?
Setelah pembicaraan yang panjang, Tuan Tua baru saja menyadari bahwa bukan hanya mereka berdua yang ada di sini. Tuan Tua melihat Kendra duduk di sofa samping, sehingga dia mulai berpikir apa yang di lakukan orang ini disini?
Kendra menyadari pandangan dari Tuan tua dan juga mulai berpikir mengapa pak tua ini terlihat seperti begitu membencinya? Padahal yang membuat masalah dengannya adalah kakeknya.
Tuan tua kemudian bertanya pada Kendra; “Ada urusan apa datang kemari?”
Pandangannya tidak lepas dari pemuda Alpha ini, lalu dia kembali menatap Vivian dan Kendra secara bergantian. Mengingat tentang sejarah keluarga mereka, Tuan Tua jadi berpikir tidak mungkinkan Cucu Alpha-nya akan berakhir dengan Alpha keluarga Pak tua Leonard ini?
Tidak, Tidak.
Tuan tua tentu saja tidak akan membiarkannya, entah itu Cucu Omeganya, atau Cucu Alpha-nya tidak ada yang boleh bersama dengan keturunan Pak tua Leonard.
Dia tidak akan membiarkannya, bagaimana bisa rival menjadi besan? Tidak mungkin kan? Tentu saja, apa kata mendiang istrinya jika mengetahui hal ini nanti? Istrinya pasti akan mengomelinya dari dunia bawah.
Vivian menyadari tatapan Kakeknya pada Kendra, dia menjadi bertanya-tanya apa yang membuat kakeknya begitu memusuhi Tuan Tua Leonard? Di dalam cerita asli, tidak pernah di jelaskan tentang hal ini.
__ADS_1
Setelah berpikir begitu lama, Kendra akhirnya berkata; “Kakekku ingin bertemu dengan Vivian.”
Ruangan menjadi hening, begitu tepat waktu bahwa Stella yang baru saja pulang mendengar perkataan Kendra dan juga dia terkejut karena setelah waktu yang lama, Kendra akhirnya datang ke rumah.