
Tiga hari menjelang ulang tahun Kendra adalah hari Kamis, Jam sudah menunjukkan pukul 09.15 pagi, bel untuk jam istirahat baru saja berbunyi. Udara hari ini suhunya tampak rendah, para pelajar termasuk Vivian juga menggunakan jaket tambahan agar bisa lebih hangat.
Vivian jalan ke area perpustakaan, tidak tahu bagaimana dia tiba-tiba saja malas ke kafetaria dan lebih memilih untuk menghabiskan waktunya di perpustakaan. Vivian jarang pergi ke sana, Vivian belum lama ini menyadari bahwa semenjak dirinya bertransmigrasi, Vivian sudah jarang membaca buku dan meneruskan kebiasaannya itu.
Mungkin memang karena sedang sibuk atau karena dia sekarang berperan sebagai salah satu karakter figuran didalam buku yang sudah dia baca, sehingga dia menjadi malas.
Pada saat Vivian tiba di perpustakaan, dia disambut oleh petugas perpustakaan. Seorang wanita yang mungkin sudah berusia kepala tiga, wanita itu berkata;
“Silahkan tinggalkan Kartu siswa anda dan isi nama serta kelas anda di daftar pengunjung.”
“Terima kasih, Ibu” ucap Vivian setelah selesai melakukan prosedur awal. Setalah itu Petugas perpustakaan memberikan sebuah kunci dan Vivian mengambilnya, kunci tersebut adalah kunci loker untuk menyimpan barang bawaan mereka.
Vivian hanya menyimpan ponselnya di dalam, setalah selesai menyimpan Vivian menuju proses selanjutnya, dia memasukkan nomor mahasiswanya kedalam input komputer yang akan membuka pintu menuju ruang perpustakaan.
Vivian berkeliling mencari beberapa buku bacaan, di dalam rak buku perpustakaan, setelah melihat-lihat perpustakaan sekolahnya di dunia asli dengan dunia ini memiliki beberapa perbedaan. Diantaranya adalah perpustakaan dunia aslinya hanya di isi dengan buku pelajaran dan cerita rakyat atau cerita yang menginspirasi , sementara di perpustakaan ini ada bagian untuk novel-novel romansa remaja dan buku-buku yang menurut Vivian menjadi dapat di gunakan untuk mendekati kelompok ABO incaran mereka.
Bagaimana cara jatuh cinta dengan baik? Hei, apakah jatuh cinta membutuhkan perilaku baik? Mencintai adalah mencintai, Jatuh cinta adalah Jatuh cinta, sebuah proses awal dimana jantung mu akan bergetar tidak karuan, dan tidur mu tidak akan baik!
Tata cara mengikat simpul hati. Membaca judul ini pikiran Vivian berkelana jauh, dalam kamus bahasa Indonesia simpul hati diartikan sebagai suatu perasaan yang ada di dalam hati, singkatnya perasaan yang selalu diingat.
Vivian merasa orang yang memuat buku ini adalah seseorang yang tidak pernah berani untuk mengungkapkan perasaannya, mungkin karena mereka dua sosok yang tidak bisa bersama, sehingga memilih diam dan menyalurkannya kedalam tulisan.
Taktik untuk menarik perhatian Omega pria. Gluk, Vivian meneguk saliva-nya karena menemukan buku seperti ini, dia membuka buku tersebut untuk membaca isinya:
Taktik 01; Seorang Alpha wanita harus mengubah penampilannya menjadi lebih menarik. Penampilan menarik apa! Aku tidak tahu tentang fashion.
Taktik 02; Seorang Alpha wanita harus sering menebarkan feromon jika berada di dekat dengan Omega incaran. Apa kau pikir aku orang mesum! tebarkan saja parfum mu sendiri!
“Taktik 03; Alpha mengajak omeganya untuk makan malam bersama, berpura-pura mabuk, lalu gigit belakang leher Omega anda. Selamat Anda berhasil mendapatkan omega anda!”
__ADS_1
“Ho... Ingin menggigit leher Omega yah?” Bisikan dari belakang Vivian membuatnya kaget. Tangan yang lebih besar dari miliknya menyentuh area belakang lehernya dan memberikan pijatan disana.
Kaki Vivian mulai gemetar, tidak berani untuk menoleh ke belakang atau bergerak sedikitpun. Perpustakaan adalah ruangan yang paling sepi peminat, sejak Vivian masuk dia hanya menemukan sepantaran orang yang membaca di pojokan.
“Kenapa tidak menjawab? ingin mengabaikan aku lagi?” Napas dari delima Kendra, menerpa kulit telinga Vivian.
“Apa yang kau lakukan disini?”
“Aku bertanya bukan untuk mendapatkan pertanyaan darimu.”
Vivian melototi Kendra, ketika tubuhnya tiba-tiba dibalik oleh Kendra. Mata bunga persik Vivian mencoba untuk menoleh ke tempat lain, tahan Kendra menyentuh lembut dagu Vivian.
“Lihat aku, jangan yang lain.”
“Kau...”
“Ssstt... jawab pertanyaan ku, Omega mana yang ingin lehernya kau gigit?” Jarak wajah Kendra semakin mendekat pada wajah Vivian.
Aku mohon, berhentilah maraton aku mungkin tidak akan berumur panjang kalau begini.
Kendra melihat Vivian, lalu senyumnya muncul, tangannya masih tetap di permukaan kulit delima Vivian, merah, lembut dan sedikit empuk. Tapi Kendra tahu, belum waktunya dia untuk dia panen buah delima.
“Tunggu sebentar lagi, aku akan memetik mu," Kendra bicara yang di dengar oleh Vivian, tapi karena kebetulan sistem otak Vivian sedang blank, Vivian tidak mengerti maksud dari kalimat Kendra. Pada saat Kendra melepaskan jari jempolnya dari delima Vivian, Vivian langsung melotot dengan delima yang sedikit terbuka.
Cup!
Mega kiss!
Empat kali wajahnya sudah di tempati Kendra mendarat, dua kali di dahi, dua kali di pipi dan satu kali sentuhan antar hidung.
__ADS_1
Tidak!
Ini seharusnya Unstopable!
Kendra lama di dahi Vivian, matanya menutup dan delimanya masih menempel disana, aroma shampo Vivian di terima oleh hidungnya, ada aroma feromon milik Vivian yang juga agak samar.
Tangannya yang menyandar di rak buku beralih ke area pinggang Vivian, Kendra memeluk Vivian dan menyandarkan kepalanya di bahu Vivian lagi, Kayu manis dan Citrus semakin terasa jelas di hidungnya.
Feromon Vivian.
“Jangan bergerak, biarkan seperti ini dulu,” Kata Kendra yang terdengar Edi telinga Vivian, ketika Vivian mencoba untuk lepas dari pelukan Kendra.
Jantung, aku mohon jangan berdetak terlalu keras.
Terlambat! Delima Kendra sudah tersenyum dengan bahagia, dan hatinya hangat serta kupu-kupu seperti akan beterbangan di taman hatinya. Dia merasakan detak jantung Vivian yang tidak karuan dalam pelukannya.
“Tolong jangan mengelak lagi, tidak usah mencari Omega. Kau sudah ada yang punya," Kendra menghirup aroma Vivian, tangannya menyentuh letak feromon di belakang leher Vivian.
Tempat itu adalah miliknya, hanya tanda miliknya yang akan terukir disana. Tidak ada yang lain, Vivian merasa tubuhnya menjadi lembut, aroma Kendra juga tidak kalah menyerang penciumannya.
Itu adalah campuran tiga wewangian, Citrus adalah salah satu aroma dari campuran wangi yang memabukkan itu, beberapa hari ini Vivian sering menemukan aroma feromon Kendra, tidak lebih tepatnya Kendra sengaja melakukannya untuk meninggalkan feromon miliknya pada Vivian, dengan cara memeluk dirinya.
“Kau punyaku.” Vivian tidak mendengarkan dua kata ini, dirinya masih sibuk mencoba untuk menetralkan detak jantungnya agar tidak dirasakan oleh Kendra.
Hanya tinggal tiga hari lagi, waktu panen ku akan datang, Kendra berucap kembali didalam hatinya, dengan penuh ketidak karena gigi-giginya yang sudah mulai gatal.
...°°°...
...Terima kasih atas dukungan kalian Teman-teman....
__ADS_1
...Sebenarnya saya pengen update terus tapi terhalang sama laporan hehehe, jadi susah buat mau ngetik cerita...