Transmigrasi: Aku Jadi Alpha Wanita

Transmigrasi: Aku Jadi Alpha Wanita
Omega laki-laki


__ADS_3

Vivian duduk bersama dengan teman-temannya, masih berada di pinggir lapangan. Vivian mencoba untuk tidak memperhatikan Omega laki-laki yang tidak jauh dari tempatnya. Vivian di apit oleh Kesya dan Nila, dia sadar betul kalau sejak tadi Omega itu terus saja melihatnya.


Ini membuat kepala Vivian sedikit pusing, dia tentu saja tidak pernah berpikir bahwa Omega yang dia lihat di tempat pelatihan feromon kemarin sekarang berada di dekatnya.


Kesya lebih dulu menyadari situasi ini, sehingga dia menatap Vivian dan berkata; “Kenalkan, dia teman kelasku. Namanya...”


“Hai, aku Dean,” Omega laki-laki itu berbicara memperkenalkan namanya secara pribadi. Vivian melihatnya dan berpikir apa yang kau inginkan dari ku?


Sistem dunia ini adalah bagaiman kaum Omega berusaha untuk mendapatkan Alpha mereka, Alpha memberikan peran yang penting dalam hidup Omega. Mereka bisa membantu menekan siklus panas bulanan, melalui tanda gigitan di punggung tempat feromon mereka berada.


Setelah Omega di tandai, mereka sudah otomatis akan terikat dengan Alpha penanda. Kecocokan Feromon satu sama lain bisa memberikan pengaruh yang baik di masa-masa siklus panas mereka. Meredakan rasa sakit dan panas yang menjalar di sekujur tubuh mereka.


Keuntungan lain bagi seorang Omega yang sudah di tandai adalah Feromon milik Alpha mereka yang sudah di suntikkan melalui tanda gigitan, bisa melindungi mereka dari serangan Alpha lainnya.


Tanda gigitan pun hanya bisa di lakukan sekali saja, maka dari itu para Alpha di latih untuk menahan serangan Feromon Omega, agar tidak salah memberi tanda kepemilikan.


Memikirkan hal ini membuat Vivian semakin pusing, sibuk dengan pikirannya sendiri. Kemudian Vivian mendengar lagi Omega itu berkata; “Apa kau mengingatku? Kita sempat bertemu di instansi pelatihan feromon Sabtu kemarin.”


Vivian kemudian terkekeh dan berkata; “Uhm, maaf aku memiliki ingatan yang agak buruk.”


Omega itu tersenyum lebar, dan berkata; “Tak masalah, kita bisa saling mengenal ke depannya.”


Vivian kemudian terkejut, matanya terus menatap Omega laki-laki ini dan mulai berpikir bahwa Omega ini pasti memiliki ketertarikan padanya. Apa yang harus dia lakukan? Vivian sebelumnya belum pernah membangun hubungan, dan lagi mungkin saja sistem hubungan di dunia ini berbeda dengan dunia asalnya.

__ADS_1


Mengingat mereka harus saling menggigit dan memberikan tanda pada lokasi feromon, Vivian tidak bisa membayangkan hal ini. Itu pasti sangat sakit, Omega itu menunggu jawaban Vivian tetapi tidak dia dapat setelah menunggu beberapa menit.


Kemudian Omega itu berkata lagi; “Hei, kau mau kan? Aku, jujur aku tertarik dengan aroma feromon milikmu. Itu manis dan juga menyegarkan. Aku belum pernah mencium aroma feromon seperti itu sebelunya.”


Diam, Vivian tidak tahu harus berkata apa pada Omega ini. Dia kemudian mengedarkan pandangannya ke sekitar, lalu menemukan Mario dan Kendra Yangs edang menatapnya.


Vivian berteriak dalam pikirannya, berharap agar Mario datang dan membawanya pergi. Wajahnya memelas, sehingga itu membuat kedua Alpha tersebut mengernyit bingung. Kemudian Mario jalan menghampirinya dan berkata; “Ayo pergi, kelas akan dimulai lima menit lagi.”


Wajah Vivian berbinar bahagia, namun itu tidak di sadari oleh Omega laki-laki tersebut. Omega tersebut hanya menatap keduanya dan berpikir bahwa memang sebentar lagi kelas selanjutnya akan di mulai, sehingga dia berkata; “Sampai jumpa sepulang sekolah.”


Vivian terkejut lagi mendengar ucapan si omega, dia masih mau menunggunya sampai pulang sekolah? Vivian mungkin saja sudah akan pingsan jika dia di hadapkan dengan beberapa pilihan yang menyulitkan.


Jadi Vivian berpikir di sepanjang jalan bahwa dia harus cepat Kabur setelah bel sekolah berakhir nanti. Mario memperhatikannya dan tidak bisa menahan tawanya lagi, lalu berkata; “Mengapa kau sangat terkejut? Ah, aku tahu. Ini pengalaman pertamamu setelah menjadi Alpha kan, hehehe... Aku tahu, aku tahu kau tidak perlu mengatakannya. Aku rasa Omega tadi cukup layak.”


“Hei, Omega itu memang bersekolah disini. Mungkin Sabtu kemarin dia hanya datang untuk melakukan pemeriksaan DNA di instansi. Omega yang sedang sakit, biasanya melakukan itu.”


“Mengapa kau tahu dia bersekolah disini?”


“Aku beberapa kali pernah melihatnya dulu di instansi. Dia sangat rutin melakukan pemeriksaan DNA.”


“Oh, kalau begitu sudahlah.”


Vivian berjalan lebih dulu, Mario mengikutinya dan tidak lupa mengajak serta Kendra juga. Kemudian Vivian mendengar Kendra tiba-tiba berkata; “Omega tadi memiliki penampilan yang baik, apa kau tidak mau mempertimbangkannya?”

__ADS_1


Vivian meliriknya lalu berkata; “Siapa yang mau mempertimbangkan Omega dengan aroma durian? Aku tentu saja tidak akan.”


Vivian berani bersumpah, jika dia di beri dua pilihan antara buah alpukat dan durian, Vivian dengan baik akan lebih memilih alpukat. Vivian sejak dulu tidak menyukai durian, mencium baunya saja itu bisa membuat perutnya mulai goyang-goyang.


Ketika bel terakhir berbunyi, Vivian dengan cepat menarik Mario pergi dari ruang kelas, untuk menghindari omega tadi. Benar saja, omega itu menunggu di gerbang sekolah. Vivian kemudian berpikir bahwa lagi-lagi plot bergeser atau mungkin berubah, setelah berhasil menghindar Vivian kemudian menjemput Chihuahua di rumah besar.


Setelah mendapatkan Chihuahua, mereka langsung memilih untuk kembali ke apartemen. Hari ini Chihuahua sangat senang, karena Tuan Tau memberikannya banyak makanan enak khusus anjing.


Di perjalanan secara langsung Vivian memarahi Chihuahua, dengan berkata; “Kau pasti ingin mempermainkan aku kan? Kau mau menyulitkan tugasku.”


Chihuahua menatap Vivian dan berkata; [Apa yang kau maksud tuan rumah? Apakah terjadi sesuatu di sekolah?]


“Ads banyak, aku mencoba mendekatkan Kesya dan Kendra tetapi keduanya sama sekali tidak berjalan dengan baik. Lalu ada omega laki-laki yang datang mendekati aku.”


[Tuan rumah apakah separah itu?lalu apa masalahnya dengan omega laki-laki tersebut?]


“Kau lupa atau apa, di dalam novelnya tidak di katakan bahwa ada omega laki-laki itu di kelas Kesya.”


[Tuan rumah perubahan mungkin saja terjadi karena identitas anda sudah di ketahui lebih awal. Tuan rumah tenang saja, dan selamat untuk tuan rumah karena sudah menyelesaikan misi pasangan, poin di tambah +5, total poin sekarang 10. Penambahan poin tidak mencapai 10 karena misi tidak berjalan dengan lancar, kedepannya mohon Tuan rumah agar lebih baik lagi.]


“Oh, baiklah. Ternyata seperti itu, aku mengerti sekarang.”


Dengan demikian atas apa yang terjadi hari ini, Vivian bahkan hampir mengira bahwa sistem sedang mempermainkannya karena di dalam cerita asli sama sekali tidak di katakan adanya teman omega laki-laki di kelas Kesya, yang pernah bertemu dengan Vivian.

__ADS_1


__ADS_2