Transmigrasi: Aku Jadi Alpha Wanita

Transmigrasi: Aku Jadi Alpha Wanita
Insiden [Ulang Tahun Vivian]


__ADS_3

Ulang tahun Vivian pemilik tubuh asli jatuh pada tanggal 26 Desember. Berbeda satu bulan lebih dari ulang tahunnya di Dunia asli, Vivian lahir pada tanggal 31 Oktober, satu tahun lebih Awal dari Vivian pemilik tubuh asli.


Vivian juga memperhatikan bahwa dunia ini sepertinya tidak mengenal perayaan-perayaan hari libur seperti di Dunia asli, tidak ada yang merayakan Natal dan tidak ada persiapan untuk menjelang tahun baru.


Semuanya tampak seperti biasa, ketika Vivian bangun apartemen sudah kosong, kedua temannya tidak tahu kemana, dan Chihuahua juga ikut menghilang.  Vivian menemukan sebuah nota di atas meja dapur;


Tolong gantikan aku untuk berbelanja kebutuhan bulanan, aku dan Nila sedang ada urusan di tempat pelatihan feromon.


Tertanda


Kami bertiga


Setelah membacanya, Vivian kemudian berpikir bahwa tumben sekali mereka meninggalkan dirinya sendiri. Vivian memilih untuk keluar dan membeli kebutuhan bulanan.


Minimarket berasa tepat di seberang gedung apartemen. Vivian membeli kebutuhan seperlunya saja, setelah itu dia berniat untuk langsung kembali ke apartemen. Hari sudah menjelang sore, sehingga disekitar Vivian tidak banyak orang.


Vivian berjalan ke pintu lift, ketik dia ingin masuk, seseorang tiba-tiba saja membekap dia dengan kain, aroma dari kain tersebut membuat Vivian pusing sehingga dia tidak sadarkan diri.


“Hei, aku tidak akan bertanggung jawab jika ada masalah yah. Ini sejak awal bukan ide ku.”


“Sudah, jadi siapa yang akan melawa Vivian?”


“Biar aku saja,” Kendra membuka suaranya.


“Apa kau serius? Vivian, dia berat loh.”


Pluk!


“Apa kau lupa, dia dominan. Tenaganya dua kali Alpha biasa.”


“Ah, kau benar dia dominan,” Mario mengangguk lalu lekas berjalan duluan ke mobil.

__ADS_1


Sebenernya hari ini Mario dan Nila pergi menemui Kesya, Kendra dan Liam untuk membicarakan tentang ulang tahun Vivian. Sementara Chihuahua mereka tinggalkan di rumah utama.


Membawa Vivian dengan cara seperti ini adalah ide Nila, Beta istimewa itu entah bagaimana bisa memikirkan cara ini, katanya supaya Vivan merasakan ketegangan.


Sebelum pesta ulangtahunnya di mulai dan tamu berdatangan, Vivian sudah di bawah ke dalam kamarnya sendiri. Nila dan Kesya bertugas untuk mengurus penampilan Vivian.


“Apakah ini akan baik-baik saja?” Kesya bertanya, pandangan matanya tidak lepas dari Vivian yang masih belum sadar.


“Tidak akan, kami menggunakan bahan yang aman untuk di hirup, hari ini dia harus menjadi pusat perhatian, hari ini adalah harinya,” Nila tersenyum soda Kesya setelah dia memberikan sentuhan terakhir pada wajah Vivian.


Setelah beberapa menit selesai mengganti pakaian Vivian, Vivian mulai membuka matanya. Namun yang dia lihat adalah kegelapan, Vivian merasakan seperti ada sesuatu yang salah dengan dirinya.


Tubuh bagian pundaknya terasa lebih dingin, padahal tadi dia jelas menggunakan pakaian hangat, kemudian Vivian berkata; “Aku, dimana aku? Siapa kalian?”


Tidak ada jawaban, Vivian ikut berjalan dengan perlahan mengikuti kedua tangannya yang di arahkan oleh seseorang, Vivian sekarang merasakan bahwa dia sedang menuruni Anak tangga.


Vivian tidak mendengarkan adanya suara di sekitarnya, itu sangat sunyi. Vivian kemudian mengutuk dirinya sendiri karena keluar dari apartemen, padahal hari ini adalah ulangtahun pemilik tubuh asli, tetapi dia justru berada di situasi seperti ini dan teman-temannya entah kemana.


Kemudian Vivian merasakan seseorang sedang berdiri di belakangnya dan perlahan membuka ikatan matanya, sehingga Vivian secara perlahan menyesuaikan penglihatannya.


Vivian menjadi terharu, meskipun ini bukan ulang tahunnya yang sebenarnya tapi, sekarang dia ada dalam tubuh Vivian. Selama di dunia aslinya, Vivian belum pernah merayakan ulang tahun seperti ini.


Biasanya pada ulang tahunnya, dia hanya akan merayakannya berdua dengan Ibunya. Vivian tanpa sadar menangis dan Labuang menghambur ke pelukan Tuan tua dan Ayahnya.


“Selamat ulang tahun,” kemudian Vivian mulai mendapatkan banyak ucapan dari teman-teman dan sepertinya rekan bisnis keluarganya.


Vivian yang tersenyum dengan bahagia, tidak menyadari bahwa Stella sejak tadi sudah memperhatikannya. Bahkan sejak Kendra datang ke rumah dengan Vivian di tangannya. Dia tidak suka melihat raut bahagia di wajah Vivian, dia sangat membenci itu.


Chihuahua yang bersembunyi di bawah meja juga terus memperhatikan Stella sejak tadi. Dia melihat bahwa wajah antagonis begitu jelek, dan menemukan bahwa alasan poin Vivian berkurang karena suasana hati karakter ini.


Chihuahua berjalan dengan anggun, malam ini dia juga terpaksa menggunakan pakaian format dengan pita biru di lehernya. Apakah mereka tidak tahu bahwa Chihuahua adalah seekor betina?

__ADS_1


Chihuahua meskipun dia merasa malu, dia juga tidak bisa melakukan apapun. Chihuahua mengikuti Stella yang berjalan ke belakang, bagian dapur tempat yang sepi. Stella mengeluarkan sebuah bubuk, lalu memasukkannya kedalam minuman.


“Seharusnya bubuk ini sudah bisa memberikan hasil yang baik untukku. Aku harap kau menikmatinya Vivian, aku ingin kau menyusul Ibunya secepatnya.”


Chihuahua terkejut dengan mata membulat, [Ini seharusnya bukan plot di mana kau akan meracuni tuan rumahku.Hei!!]


Chihuahua mengejarnya sambil menggonggong. Stella tidak memperdulikan keributan Chihuahua, jadi dia terus berjalan mendekati Vivian, para tamu jadi memperhatikannya.


“Selamat ulang tahun, saudaraku,” Stella tersenyum, dan menyerahkan kotak hadiah untuk Vivian, dan segelas minuman.


Pada saat Vivian ingin meraih minuman itu, Chihuahua datang dan melihat tepat ke arah Stella, sehingga cangkir itu jatuh dan pecah. Chihuahua menggonggong dengan cukup keras, [Tuan Rumah, anda harus mulai berhati-hati sekarang. plot kematian anda datang terlalu cepat!]


Vivian dengan mata membulat; “Hah! Apa katamu barusan?]


[Antagonis mencampur minuman tadi dengan sebuah bubuk beracun, Jika aku tidak memperhatikannya, anda akan mati karena diracun sama seperti ending cerita.]


Vivian; “...Hei, mengapa dia ingin membunuh aku? Aku tidak merasa sudah menyinggung dia.”


[Iri, karena Iri pada anda. antagonis merasa bahwa anda sudah merebut miliknya.]


Setelah mendengar ini, Vivian kemudian mulai menggertak Stella dalam pikirannya, Hah? Dasar karakter manja, kau pikir kau siapa sehingga kau ingin mencelakai orang yang bahkan tidak mencair masalah denganmu, jika ingin marah, Maka marahlah pada Tuan Tua.


Vivian masih mengomel sendirian, tidak mempedulikan sekitarnya. Stella menangis lagi, dan berpura-pura terkejut dengan tindakan Chihuahua, lalu pamannya bertanya; “Apa yang terjadi, sehingga Chihuahua yang biasanya sangat tenang jadi agresif?”


“Ayah, aku tidak tau. Dia tiba-tiba saja datang dan menyerang aku. aku tidak menyukainya ayah, jadi tolong buang dia. Aku tidak mau melihatnya.”


[Kau pikir aku mau melihatmu, dasar jelek.]


“Sudah, diamlah. Sebaiknya kau pura-pura merajuk saja.”


[Tuan, Kau...]

__ADS_1


“Sudah lakukan saja, menangis dengan pilu.”


Chihuahua mengikuti perkataan Vivian, jadi dia benar-benar merengek sampai air mata kecilnya juga keluar, kemudian Chihuahua membulatkan matanya ketika dia mendengar Vivian berkata; “Maafkan aku Paman, Kakak. Sepertinya Chihuahua nakal karena tidak nyaman dengan pakaiannya, bagaimanapun juga Chihuahua adalah seekor betina.”


__ADS_2