
Semuanya dimulai sejak virus ABO menyerang bumi, dimana pendahulu mereka berbondong-bondong untuk mencari patner demi tujuan untuk meneruskan keturunan mereka.
Pada awalnya tidak ada aturan yang mengharuskan Alpha bersama dengan Omega, tidak ada aturan seperti yang ditetapkan pada masa sekarang ini. Yang semuanya memiliki aturan.
Omega saat itu adalah kelompok yang paling jarang di temui, populasinya sangat sedikit ketimbang Alpha dan Beta. Ini membuat Alpha pria yang tidak mendapatkan Omega perempuan, dengan begitu Alpha yang tersisa hanya bisa memilih untuk bersama dengan Omega laki-laki.
Alpha perempuan sendiri saat itu masih belum ada sangat jarang ditemukan, hampir tidak ada. Perempuan lebih banyak berstatus Beta, Pendahulu Alisher saja karena dia tidak menemukan Omega perempuan, akhirnya dia memilih Omega Laki-laki yang tersisa saat itu.
Pendahulu Leonard sendiri adalah seorang Alpha, dia tidak menemukan seorang Omega yang masih sendiri. Pada lahirnya Pendahulu Leonard memilih untuk menikahi Alpha wanita, yang dia temui.
Harapannya adalah agar keluarga Leonard bisa memiliki keturunan Alpha, tapi sayangnya dua kali generasi mereka menikahi seorang Alpha, mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Tuan Tua sendiri lahir sebagai Alpha itu sudah menjadi berkah untuk mereka. Sejak kecil Tuan tua selalu di ajarkan untuk menaati peraturan yang sudah neneknya buat.
Alpha Leonard harus menikahi seorang Omega Wanita, jangan pernah membawa menantu lain dalam rumah, Apa lagi jika dia alpha. Para menantu Alpha di keluarga Leonard paling banyak memiliki gen yang biasa, sementara Omega memiliki gen yang dominan.
Pembagian genetik pada tubuh tidak pernah di menangkan oleh Alpha memantu, Sangat terbalik dengan Keluarga Alisher yang memiliki pembagian feromon yang sesuai, sehingga beberapa generasi setelah pendahulu mereka, mendapatkan penerus Alpha.
Keluarga Leonard tidak mempercayai bahwa jika menikahi seorang Alpha, maka akan lebih muda mendapatkan penerus Alpha, sehingga Tuan tua Leonard tumbuh menjadi seorang pria yang hanya menginginkan seorang omega sebagai menantunya.
Kembali pada masa sekarang, Tuan tua tidak pernah berpikir bahwa suatu hari nanti keturunanya akan mengalami penyakit menyimpang, dia awalnya berpikir bahwa Stella yang tumbuh bersama Kendra akan menjadi pilihan terbaiknya.
Tapi sepertinya dia salah.
Kendra cucunya justru mengalami kelainan istimewa, dia tertarik pada Alpha dari keluarga rivalnya sendiri. Dia bisa tahu ini karena sejak awal dia sudah menaruh curiga pada Kendra, hasilnya adalah kemarin saat dia mendapatkan kiriman dari orang suruhannya.
Kendra mencium dahi seorang Alpha wanita.
“Kau tidak akan pernah bisa mengerti tentang ini, meksipun aku menjelaskannya.”
__ADS_1
“Kalau begitu jelaskan padaku! Jangan karena hubungan anda buruk dengan kakek tua Alisher, anda bisa melarang saya untuk mengikat gadis itu.”
“Aku tidak akan pernah Masalah jika kau menyukai Omega Laki-laki, selama dia Omega aku tidak akan menyulitkan mu.”
“Kakek pikir aku suka lemon? Jangan harap, ini adalah jalan ku. Aku tidak akan mundur.”
“Kau tidak bisa melakukannya, hubungan kalian tidak akan pernah berjalan dengan baik.”
“Kenapa? Apakah sebenernya ini ada kaitannya dengan masa lalu mu pak tua dengan si tua Alisher itu?”
“Tidak, Tidak sama sekali.”
“Kalau.begitu, jelaskan padaku!” nada suara Kendra agak tinggi, alpha dominan ini sedang marah, aroma feromon miliknya menyeruak keluar hingga tercium oleh Tuan tua.
“Tenangkan dirimu. Aku hanya akan katakan, Alisher adalah keluarga yang terbebas dari aturan pasangan, karena kelainan istimewa yang terus menerus diturunkan dari pendahulu mereka...”
Tuan tua menghentikan ucapannya untuk sejenak lalu menghela napasnya dan kembali berbicara; “Sementara Leonard adalah kelurga yang tidak akan pernah mendapatkan penerus Alpha jika tetap menikah dengan seorang Alpha.”
“Tidak bisa, kau sebaiknya berpikir lagi untuk memilih pasanganmu. Sebentar lagi ulang tahunmu, sudah waktunya kau menandai seorang Omega."
Pikirkan hal ini. baik-baik...
Kendra dapat merasakannya, apa salahnya mencintai Alpha wanita? mengapa keluarganya sangat ribet? terlalu banyak aturan dan kewajiban, Ini sangat melelahkan.
Kendra masuk kedalam kamarnya dan duduk di balkon, memandangi langit sore. Angin berhembus menerpa wajahnya, dia tersenyum dengan sungkan. Pembicaraannya dengan Tuan tua Leonard sangat membosankan, Sejak tadi Kendra hanya mendengar penjelasan kakeknya melalui kuping kanan dan langsung keluar di kuping kiri.
Menurutnya pribadi Tuan tua seperti seorang Alpha yang memiliki obsesi ada Omega yang lembut, atau dia memang terlihat agak sensitive jika membahas tentang Alpha.
Ayah, jika kau ada di sini apakah pandanganmu juga akan sama seperti kakek tua itu?
__ADS_1
Pada keesokan harinya Kendra baru saja tiba di sekolah, dia melihat bahwa Vivian belum berada di mejanya. Entah kemana gadis itu pergi, padahal Mario sudah berada di tempatnya.
“Kalau kau mencari dia, percuma saja. Hari ini Vivi tidak datang.”
Kendra mengernyit menatap Liam, “Dari mana kau tahu?”
“Tanyakan saja pada Rio, surat sakitnya sudah ada di meja guru. Vivian sedikit lelah karena membantu kelas omega kemarin.”
“Hah?”
“Itu benar, tidak tahu dari mana asalnya pelajaran mereka. Kelas Omega Kesya diberikan tugas untuk mewawancarai Omega yang di bedakan.”
Huh? Jadi dia tidak pergi berdua dengan Omega Laki-laki itu? Heh, itu bagus. Baru saja Kendra ingin tersenyum, ketika telinganya tiba-tiba berubah menjadi telinga kelinci saat mendengar Liam berkata; “Dia sangat beruntung kalau begitu, apakah kelas omega bertanggung jawab atas kesehatan Vivian? Omega laki-laki itu pasti mengambil kesempatan.”
Hei kau!
“Tentu saja, apa kau tahu saat aku tiba tadi ada banyak dari mereka yang mendekat padaku dan berkata bahwa mereka menjenguk Vivi hari ini.”
“Kau bisa menahan aroma feromon leci itu?”
“Dia kebetulan tidak ke sekolah, aku memintanya untuk menjaga Vivian di apartemen.”
Hei, kalian! apakah kalian sengaja untuk memanas-manasi aku? sial memang, jika dia hari ini tidak bertemu dengan Vivian, sama saja bahwa dia sudah dua hari tidak mendengar suara gadis itu. Kan bikin gundah saja.
Padahal pagi ini dia berencana untuk mengajak Vivian bicara baik-baik. Mungkin saja memang karena masalah cium kening itu yang membuat Vivian marah padanya. Gadis itu mungkin merasa tidak nyaman, dan semakin curiga padanya nanti.
Aish, ini membuat kepala Kendra linglung.saja, masalah kakeknya kemarin belum selesai, Vivian juga masih terus mendiaminya, tidak membalas pesannya, dan sekarang gadis itu sakit dan sedang berdua dengan Omega feromon leci itu.
“Aku pergi...”
__ADS_1
Setelah berkata demikian, Kendra mengambil tasnya lagi dan keluar dari ruang kelasnya. Liam dan Mario masih memandangi pintu kelas yang sudah kosong, lalu saling melirik.
Dia langsung percaya?