
Pada akhir pekan itu adalah hari pertama Vivian akan belajar di tempat pelatihan feromon. Suatu instansi penelitian dimana para pakar kesehatan melakukan penelitian untuk mencari temuan baru dari virus ABO.
Pada umumnya pelatihan feromon pertama kali di lakukan pada usia 5 tahun, para Alpha akan di latih sesuai dosis yang sudah di sediakan. Mereka di biarkan diam di dalam ruangan sendirian, dengan feromon omega.
Vivian sebelumnya adalah seorang Omega, pemerintah hanya memberikan pelatihan untuk mengendalikan feromon tetapi tidak memberikan pelatihan untuk bertahan dari feromon Alpha. Tubuh omega yang sensitif dan lemah itu menjadikan satu alasan mengapa di terapkan peraturan seperti itu.
Membiarkan omega melakukan pelatihan pertahanan justru akan membahayakan tubuh mereka. Kombinasi keduanya tidak seimbang, apa lagi jika harus meminta omega diam di dalam satu ruangan penuh dengan feromon Alpha.
Maka dari itu pagi ini setelah sarapan, kedua teman Vivian menemaninya ke instansi pelatihan feromon. Instansi ini merupakan rumah dimana keduanya tumbuh, Mario sebagai seorang Alpha dan Nila sebagai seorang Beta dengan kondisi fisik yang langkah.
Instansi pelatihan ini berlokasi di sudut kota, jauh dari pemukiman penduduk. Tempatnya juga sangat sepi dan dekat dengan danau, bagian depannya menggunakan pagar yang menjulang tinggi, dengan pengawasan yang tinggi.
Ketika mereka tiba di sana, mereka di sambut oleh banyak orang. Paling banyak dari kalangan teman-teman Mario dan Nila, mereka banyak yang mengajak Vivian mengobrol dan bertanya tentang pengalamannya setelah menjadi Alpha.
Vivian hanya tersenyum dan sesekali menjawab pertanyaan yang dia memang ketahui saja. Selebihnya Vivian memilih diam, setelah bertransmigrasi dan menjadi Alpha, Vivian merasa tidak ada yang berbeda dengan dunia asalnya.
Kecuali ketika insiden terakhir kali di kafetaria, pertarungan feromon omega itu membuat Vivian pusing dan agak mual. Untung saja, pelajar Beta segera membawa keduanya pergi setelah Vivian meminta bantuan mereka.
Vivian melihat Chihuahua yang sejak tadi dia gendong dan berkata dalam pikirannya agar Chihuahua menjadi anak anjing yang patuh selama dirinya berada di ruangan nanti.
Chihuahua membuka matanya dan balik menatapnya, [Aku akan patuh, berikan saja aku pada teman gadismu. Pelukannya sangat nyaman.]
Vivian, “...”
Mario memperhatikan Vivian dan bertata; “Ada apa? Apa kau gugup? Santai saja, tidak akan seburuk itu kok. Kau hanya akan merasakan pusing dan kepanasan.”
“Aku, Aku tahu. Nila, aku titip Chihuahua. Jika dia nakal pukul saja bokongnya.”
__ADS_1
[...]
“Kau tenang saja, pergilah. Jangan biarkan Bibi mu menunggu.”
Bibi Vivian, Anna Alisher bekerja sebagai pemimpin instansi penelitian feromon, dia lulusan muda dari universitas ternama, setelah bertemu Vivian, dia secara khusus mengantar Vivian kesebuah ruangan.
“Jika nanti tidak kuat, segera tekan tombol merah di kursi, agar pintu dapat segera dibuka.”
“Baik Bibi, Aku mengerti.”
Vivian kemudian duduk di tengah-tengah ruangan kosong tersebut, jika Vivian lihat ruangan ini cukup luas, dan memiliki banyak ventilasi udara. Bibi keluar dari ruangan dan menutup pintunya.
Udara di dalam ruangan itu cukup dingin, secara perlahan aroma wewangian masuk kedalam ruangan, membuat suhu udara semakin naik. Vivian mencium berbagai jenis aroma feromon, Lemon memberikan kesan yang menyegarkan seperti Citrus, bercampur lagi dengan aroma manis dari coklat dan susu dengan campuran kayu manis.
Uhm, tubuh Vivian mulai menegang sehingga dia harus menggenggam erat kedua tangannya dan mencoba untuk menahannya, bibirnya bergetar, kepalanya berdenyut, jantungnya berdetak dengan kencang, dan air matanya tidak bisa dia tahan lagi.
Sangat sakit, ada banyak jenis feromon yang menyerangnya. Banyak dari feromon tersebut yang tidak cocok dengan Feromon miliknya. Dalam kesakitannya Vivan berpikir dan berteriak sialan, siapa tadi yang berkata bahwa dia hanya akan merasa pusing dan kepanasan?
10 menit, Vivian menyerah dan menekan tombol merah di kursinya. Bibinya membuka pintu dan mendapati wajah Vivian yang sangat merah, dan feromonnya hampir bocor. Oleh karena itu, Bibi Vivian memberikannya Inhibitor padanya untuk di suntikkan dan stiker untuk menghambat keluarnya bau Feromon Alpha miliknya.
“Apa kau baik-baik saja?” Bibinya bertanya, namun karena terlalu lelah Vivian tidak menjawab melainkan hanya mengangguk dan memeluk Anna.
Mereka keluar dan menuju ke ruang kerja Bibi Vivian, di jalan mereka bertemu dengan beberapa omega laki-laki. Vivian melihat mereka dan mendengus sambil berpikir, apakah itu feromon kalian? Sangat tidak enak terutama yang beraroma Durian.
Salah satu omega itu tersenyum melihatnya. Vivian mengabaikannya, dia sangat lelah dan butuh istirahat. Dia tidak menyangkah menjadi Alpha pemula akan sesulit ini, Vivian jadi merindukan dunia asalnya yang normal.
Ting
__ADS_1
Ting
Ting
Vivian duduk dan dengan cepat Chihuahua melompat ke pangkuannya; [Tuan rumah, Tuan rumah, tugas bab baru sudah dibuka. Tugas untuk misi kedepannya menolong Protagonis wanita.]
“Bisakah aku cuti dulu? Tubuhku sangat sakit dan aku lemah.”
[Tuan rumah, harap di ingat. Mengabaikan tugas poin di kurangi -20, Harap tuan menjalankan misinya.]
“Hei, katakan saja kau pasti mau merampokku kan?”
[Tidak berani Tuan rumah, tapi ini sudah tugas mu. Akan ada hadiah besar jika anda bisa menyelesaikannya.]
“Apa yang akan aku dapatkan?”
[Hadiah utama untuk misi pasangan ini adalah pelebaran luas tanah dan pembangunan untuk rumah di dunia asli akan dimulai. Semua tergantung dari keberhasilan misi yang Tuan rumah jalankan.]
“Tunggu dulu, tadi kau bilang misi pasangan? Lalu kau berkata semua tergantung dari keberhasilan misi ku, bagaimana jika aku gagal?”
[Ini misi untuk membangun hubungan antara protagonis wanita dan protagonis pria dalam novel. Kegagalan misi hanya akan mempengaruhi poin yang di kumpulkan, anda adalah pelanggan kami yang beruntung karena tidak mendapatkan penghancuran pada bagian yang di bangun.]
“Terserah, lalu apa yang apa yang harus aku lakukan sekarang?”
Sistem dengan bersemangat berkata; [Tuan rumah hanya perlu membantu protagonis wanita menuju rumah sakit. Tidak perlu membantu banyak dalam pembuatan, itu adalah tugas protagonis pria.]
Vivian menganggu paham, Vivian berpikir bahwa ternyata sudah akan memasuki plot di rumah sakit yah, disini adalah awal hubungan Kesya dan Kendra akan di mulai, namun juga merupakan awal konflik yang akan memukai penderitaan Kesya.
__ADS_1
Ketika mereka kembali, di jalan mereka tidak sengaja melihat Kesya berjalan sendiri dengan kepala menunduk dan wajah yang gusar, dia tampak sangat khawatir. Vivian dan kedua temannya turun dari mobil dan menghampiri Kesya, Setelah mendengar cerita lengkap dari Kesya.
Vivian jadi tahu bahwa Ibu Kesya baru saja tertabrak dan sekarang di rawat di rumah sakit, sehingga Vivian pun berkata; “Naiklah ke mobil, aku akan mengantarmu ke sana.”