
Vivian berdiri dengan tubuh kaku di depan meja makan, hembusan napas di belakang lehernya terasa sangat dingin, apa lagi ketika hembusan itu tidak sengaja mengenai letak feromonnya, yang berada tepat di belakang lehernya.
Kenapa bisa menjadi seperti ini dan mengapa dia berada di posisi seperti seorang Omega yang akan di ikat oleh Alpha melalui gigitan di leher?
Vivian linglung dengan kondisinya, dia tidak berani berbalik dan menatap Kendra. Orang itu dominan, sekalipun mereka bertarung feromon sekarang, tentu saja feromon Vivian yang akan kalah.
“Kau...Apa yang kau lakukan?” Vivian bertanya pada saat dia merasakan pinggangnya sudah di peluk.
“Diam, biarkan aku memelukmu. Anggap saja ini sebuah hukuman kecil,” Kendra menjawab dengan lembut, kepalanya dia sandarkan di dekat leher Vivian, dan menghirup aroma feromon yang samar.
“Kau, apa yang kau lakukan! Kenapa mengendus seperti anjing?” Vivian mencoba untuk lepas dari pelukan Kendra, tapi sayang itu menyulitkan untuknya.
“Aku suka wangi feromon mu, itu membuat aku nyaman," Kendra berbisik dengan lembut di telinga Vivian.
Vivian menggertakkan giginya karena tidak nyaman, bagaimana bisa seorang Alpha yang seharusnya mengejar Omega justru terus menempel padanya? benar-benar diluar nalar.
Sudah pasti kau belok, dasar kelainan istimewa pikir Vivian. Memangnya sejak kapan semuanya dimulai, sebelumnya Kendra tidak pernah bertindak seperti ini. Dan dirinya sendiri sepertinya juga jarang berkomunikasi dengannya.
Kendra seharusnya tidak menempel padanya sampai seperti ini. Napasnya masih sangat terasa di kulit Vivian, tubuhnya gemetar dan suara jantung yang berdetak di belakang punggungnya membuat Vivian membisu seribu kata.
“Jika kamu lupa, aku sudah bukan Omega. Tidak seharusnya kau seperti ini.”
Ssstt...
“Jangan katakan tentang itu, aku mohon," suara Kendra semakin lembut di telinga Vivian, membuat gadis itu menghela napas dan berharap ini segera berakhir.
Kendra masih pada posisinya, tangannya dia letakkan di pinggang Vivian, memeluk gadis Alpha berferomon Kayu manis dengan campuran Citrus. Dia merasa sudah agak tenang, Gadis dalam pelukannya ini masih terlalu muda.
Dia tidak akan secepat itu berpikir untuk mencari pasangan, Dirinya terlalu khawatir karena kemunculan Omega Leci tersebut.Feromon Omega bisa mempengaruhi Alpha jika pengendalian dirinya tidak baik.
Kaki Vivian mulai kaku karena terus berdiri dan minuman dingin mereka esnya sudah mencair. Berapa lama si dominan ini menempel padanya? Delima Vivian cemberut, dia menghela napasnya sebelum bicara.
“Sekarang bisa kau lepaskan aku? Mereka sudah menungguku.”
“Biarkan sebentar lagi, tolong.”
”Tidak, sebenarnya ada apa denganmu? Kenapa kau menempel padaku dan bukan pada Omega? Aku pikir kau cocok dengan Kesya.”
__ADS_1
“Kau mau aku bersama dengan Omega?”
“Lalu apa lagi, Omega adalah pasangan sejati para Alpha.”
“Lalu kau?”
“Aku kenapa?”
“Kau mau bersama dengan Omega?”
“Aku tidak tahu, sejujurnya aku tidak tahu ingin memilih Alpha atau Omega.”
Aku tidak tahu apa yang di inginkan oleh pemilik tubuh asli, jika aku memilih Omega dan pada akhirnya jika aku kembali ke dunia ku, dia pasti tidak akan nyaman, bisa aja tubuh asli memiliki kelainan istimewa. Pemilik tubuh asli tidak akan merasa nyaman nanti.
“Jika aku menyukai seorang Alpha Wanita apakah kau akan menjauh dariku?”
“Apa yang kau pikirkan sebenernya? Diluar saja masih banyak Omega, kenapa ahrus repot-repot mencari Alpha?”
“Aku hanya berkata andaikan aku menyukai Alpha apa yang akan kau lakukan?”
“Bagaimana jika orang itu kau?”
“Tidak mungkin, aku baru tujuh belas tahun, selisih usia kita mungkin dua tahun. Jika kau mencari Alpha seharusnya alpha yang berusia di atas aku dan setahun lebih muda dari mu."
Tapi tidak menutup kemungkinan untuk melakukan penandaan lebih awal, Alpha dapat melakukannya pada omega pilihan mereka, dan sayangnya Vivian bukan Omega. Tidak ada yang tahu efek seperti apa yang akan timbul pada Alpha yang mendapatkan tanda dari Alpha lainnya.
Pada Omega, itu akan mengganggu siklus panas mereka yang tidak teratur dan ganas. Ganas yang di maksud adalah, dimana Seorang Omega tidak dapat bertahan selama siklus panas, efek yang paling parah dapat memberikan kematian.
“Aku sudah jawab, sekarang lepaskan aku. kenapa dari tadi kau menempel terus padaku sih?”
“Bisa beri aku kesempatan?”
“Hah, kau tidak jelas. aku bingung meladeni mu.”
Vivian merasa linglung karena kelakuan Kendra, hatinya berkata dengan jelas bahwa Kendra sepertinya sudah mengalami kelainan istimewa, dan sialnya Vivian adalah target Kelainan Kendra.
Meski tahu, Vivian terus memungkiri perkataan hatinya. Dan percaya bahwa masalah pada Kendra pasti bisa dia selesaikan dengan cara mendekatkan Keuda protagonis cerita, dan membawa kembali alur yang hilang.
__ADS_1
“Beri aku kesempatan untuk bisa mendekatimu.”
“Hah apa? apa yang baru saja kau katakan? Kau...”
“Aku mau memastikan diriku apakah aku benar-benar mengidap kelainan istimewa?” Kendra bicara, pandangan matanya tetap pada mata Vivian yang sudah. we akin sejak tadi.
“Tapi kenapa harus aku yang membantumu? aku tidak terlalu paham dengan metode pencarian pasangan.”
“Kau cukup diam dan biarkan aku melakukannya, cukup berikan aku kesempatan untuk dekat denganmu.”
“Aku tidak mengerti apa yang kau maksud kesempatan? Jika meminta bantuan, seharusnya kau berkata tolong aku. Kita adalah teman, jadi bukankah kita sudah dekat?”
Aku tidak ingin hanya dianggap sebagai teman mu saja, aku ingin lebih dari teman, jadi bukalah jalan untukku agar aku bisa memiliki kesempatan untuk masuk kedalam hatimu. Kendra tersenyum dan mengelus kepala Vivian.
Vivian merasakan perilaku lembut dari Kendra kemudian diam dan menatap alpha di depannya ini, untuk sejenak. Setelahnya Vivian menyiapkan minuman dingin lagi sebelum dia kembali ke ruang tamu.
Kendra membantu Vivian, pada saat mereka kembali ke ruang tamu keduanya menjadi objek yang di tatap dengan isi pikiran mereka masing-masing. Chihuahua juga termasuk, alis kecilnya mengernyit menatap ke arah Vivian dan menggonggong kecil.
[Tuan, kenapa kau lama sekali di dapur? Apa protagonis pria melakukan sesuatu padamu?]
“Protagonis sepertinya sudah belok.”
,[Belok? Tuan rumah! jangan bercanda.]
“Aku tidak bercanda, dia melekuk aku dan tidak mau melepaskannya.”
[Gawat, Ini gawat! Tuan kita harus selesaikan alur novel segera dan kembali ke dunia nyata.]
“Makanya bantu aku menyelesaikannya, jangan malas seperti kau benar-benar anak anjing yang suka tidur dan makan.”
[Aku akan berusaha tuan, akan berusaha!]
Vivian mengabaikan Chihuahua dan ikut duduk dengan Kedua teman perempuannya untuk menyelesaikan dokumen-dokumen yang tadi mereka kerjakan.
Kendra diam-diam melirik Vivian yang sedang fokus pada lembar dokumen Laptop, dia menemukan delima Vivian sesekali akan membentuk senyum, dan itu membuatnya juga ikut tersenyum tipis.
Jangan menjauhi aku lagi, semoga hubungan kita bisa terus berkembang kedepannya Kucing liar.
__ADS_1