
Kedalaman Devil Forest
"Wah! Apa kau bisa membawaku kesana, aku kesulitan berkembang biak karena tidak menemukan hewan sejenisku." Berkata Hamster tersebut dengan mata berbinar.
"Ais sepertinya ukuranmu terlalu besar untuk itu." Ucap David menggeleng.
"Hmm ini memang sangat sulit." Hamster itu juga ikut mengeluh.
"Jadi kenapa kau menyerang kebun kota kami dengan tikus?" Bertanya David.
"Oh tikus itu yah, aku baru saja pindah kehutan ini jadi mereka takut padaku sehingga memilih untuk kabur aku tidak tahu jika dia kabur kekotamu." Jawab Hamster tersebut yang memilih duduk sambil berpikir.
"Begitu baiklah aku pergi dulu." David berbalik.
"Hey setidaknya pertemukan aku dengan sejenisku itu!!" Berteriak Hamster itu menghalangi David.
"Dia jauh ntah kapan aku bisa bertemu denganya lagi." David menggeleng pasrah.
"Kalau begitu aku akan ikut denganmu menunggunya." Dia tetap bersikeras.
"Terserah kamu tapi jika kamu ikut denganku kamu harus mematuhi perintahku." Ucap David.
"Baiklah hehe." Ntah apa yang dia pikirkan dan mulai tersenyum aneh.
David lanjut berlari keluar hutan dengan kecepatan yang dapat diikuti oleh hamster tersebut dan David cukup terkejut karena Hamster itu walaupun berbadan besar ternyata kecepatanya tinggi.
Saat sampai dikota David dengan santainya berjalan ditengah jalan dengan Hamster dibelakangnya yang berjalan menggunakan dua kaki.
Tidak ada yang prote atau pun marah saat melihat monster memasuki kota dan malah memberi hormat karena melihat David beberapa orang bahkan membungkuk dan berlutut seperti para prajurit yang sedang berjaga.
Tidak ada yang memghalangi langkah mereka walaupun David sudah berada dipuncak *********** sebab monster yang berjalan dibelakangnya terus berekpresi mes*m sambil terus berjalan dengan dua kaki bahkan dia sering bernyanyi sendiri tentang bertemu istri.
David memilih untuk mempercepat langkahnya dan akhirnya sampai dimansion.
Setelah masuk hamster itu langsung mempersiapkan kuda kuda bertarungnya dengan berdiri dua kaki serta ekornya yang berubah jadi tajam dia juga tersenyum.
"Gendut! ada apa?" Bertanya David pada Hamster.
"Aku merasakan aura kesatria hehe aku paling suka bertarung dengan kesatria." Dia benar benar maniak.
'Mungkin kah dia merasakan keberadaan dua Death knight didalam Mansion yang sedang bersembunyi.' Pikir David.
"Aku akan mempertemukanmu denganya nanti sekalian kamu latihan dengan Death knight." Ucap David.
__ADS_1
"Master Death knight! Aku pasti akan berlatih sunguh sungguh dari master!" Mata Hmaster langsung berbinar dan sepertinya dia sangat menghormati kesatria kematian.
"Kak David apa ini?" Merly tiba tiba datang dan sudah berada diatas kepala Hamster dan mengelusnya.
"Itu Hamster panggil saja sigendut." Ucap David.
"Tuan apa kamu tidak memiliki nama yang bagus untukku." Mengeluh Hamster tapi tetap menikmati elusan tangan Merly yang ada dikepalanya.
"Haha Ndutchi bulunya halus haha!" Merly
nampak bahagia bahkan tanpa sadar memberikan nama.
"Itu nama yang bagus nona." Hamster juga senang.
"Baiklah kalian bermainlah jika ingin berlatih pergilah kelapangan dan panggil nama Death knight saja maka dia akan datang." David melangkah masuk tapi teriakan seorang prajurit penjaga gerbang mansion menghentikan langkahnya.
"Tuan besar Marquess Lugard datang berkunjung! Salam tuan Marquess!" Teriak seorang prajurit.
Satu kereta kuda mewah berlogo keluarga Lugard datang dengan dikawal oleh sepuluh prajurit berkuda dan armor lengkap.
"Oh David apa kau tidak memberi hormat pada ayah mertuamu saat dia datang berkunjung" berkata Erik dengan memasang senyum bodoh saat dia turun dari kereta bersama istrinya Aslein.
"Salam seperti apa yang kau inginkan pak tua?" David sudah menggaruk tangannya yang sudah mengeluarkan suara.
"Gula mahal." Singkat David berkata.
"Sudahlah sudahlah jangan beribut, David dimana Astein?" Bertanya Aslein memisahkan mereka berdua.
"Astein mungkin ada ditaman." Ucap David menunjuk kearah taman yang ada disamping mansion tapi tidak terlihat dari tempatnya.
"Baiklah kalau begitu aku akan kesana." Aslein langsung pergi.
"Jadi apa tujuanmu datang kesini?" Bertanya David pada Erik saat Aslein sudah pergi.
"Aku kemari membawa bidan, meskipun kamu adalah alchemits tapi pasti kamu tidak pernah membantu wanita melahirkan bukan." Erik mengatakan tujuannya dimana memang usia kehamilan Astein sudah hampir delapan bulan.
"Oh begitu bidan sudah ada kenapa anda tidak pulang." Santai David berbicara sambil mengupil.
"Tentu saja aku ingin menunggu kelahiran cucuku bocah!" Berteriak Erik dengan kuha yang tumpah kemana mana.
"Oh begitu terserah kamu saja aku pergi." David melangkah pergi.
"Tunggu sebentar bocah, raja Artur mengirim ini untukmu." Erik memberikan sebuah surat pada David.
__ADS_1
David segera mengambil dan membacanya, setelah membaca surat tersebut kening David menjadi berkerut.
"Raja memintaku untuk menjemput putrinya dikerajaan suci yaitu Holytrit Empire, kenapa harus aku dan aku juga tidak tahu jika putri raja ada disana dan untuk apa." Satu kali David berbicara tiga pertanyaan keluar dari mulutnya.
"Alasan mengenai raja ingin kamu adalah karena dia mempercayaimu dan juga pastinya kamu memiliki kecepatan untuk menjemputnya, tuan putri ada disana karena dia memiliki class God Healer dan disana dia bisa menyempurnakan classnya juga raja Artur dan raja disana memiliki hubungan dekat." Jelas Erik.
"Tentunya kamu tahu pak tua jika istriku sedang hamil dan sebentar lagi akan melahirkan kenapa kamu tidak menolaknya." David berkata.
"Tentu saja Raja Artur tahu itu jadi Raja Artur memerintahkanmu untuk pergi saat setelah cucuku lahir." Jelas Erik kembali.
"Padahal aku ingin menikmati waktu tenang bersama anakku nanti haih sepertinya hanya bisa menerima." David sedikit mengeluh.
"Kamu tenang saja bocah aku akan menjaga cucuku saat kamu pergi." Ucap Erik percaya diri.
"Baiklah kalau begitu kali ini aku mengandalkanmu." Berkata David dan hanya bisa mempercayakan keluargamya pada mertuanya kali ini.
David menyuruh Erik untuk masuk beristirahat sedangkan dia segera menuju ketempat bekerja Forts, tempatnya tidak lah jauh dari mansion tapi halamannya bahkan levih besar dari mansion karena David menyuruhnya untuk mengerjakan proyek besar lagi beberapa bulan lalu sebelum dia berangkat ke Livius Empire.
Saat David sampai dia benar benar terkejut saat melihat proyek yang dia suruh sudah bajyak yang selesai bahkan sudah dapat digunakan.
...
Bengkel Forts.
"Yo Forts! bagaimana dengan proyek barumu?" Bertanya David saat memasuki tempat kerja Forts dan melihatmya bekerja bersama dua bawahannya.
"Ini sangat melelahkan bahkan setiap seratus unitnya memiliki pengeluaran yang setara dengan membuat Ocean Dragon tapi ini sebanding hehe." Forts menghentikan pekerjaannya.
"Sudah berapa banyak unit yang kamu buat?" David bertanya.
"Kami sudah menyelesaikan sembilan puluh lima unit dan itu sudah dapat digunakan." Forts berjalan keluar dan memperlihatkan salah satu unit termewah disana.
"Tapi kamu akan menamai benda ini dengan apa? ini bahkan lebih mengerikan dari pada kuda juga semua peralatannya berada ditingkat epic." Bertanya Forts.
"Hehe aku tidak ingin merubah namanya walaupun penampilannya agak berbeda namanya tetap akan disebut mobil." David berkata sambil mengecek keseluruhan benda tersebut.
Unit tersebut adalah mobil dimana setiap unitnya mampu menampung sepuluh prajurit serta dapat mengeluarkan bilah pedang dari semping dan depanya yang mana dapat menerobos pasukan musuh.
...----------------...
Follow
IG : Razaatmaja03
__ADS_1
Info lengkap silahkan masuk kegrup.