Another VR World Accident

Another VR World Accident
Chapter 183, Heal Gun bentuk kedua


__ADS_3

Kota pelabuhan


Rumah David


[Heal Gun


Pistol sihir yang terbuat dari baja, dapat memulihkan 20% kesehatan target dan dapat terus digunakan hingga mana pengguna habis.


Pasif : dapat melemahkan 10% kekuatan pengguna elemen Dark dan Demon.]


Itu merupakan bentuk kedua dari Heal Gun, David membongkar buatan Kihai dan mengetahi cara kerjanya setelah itu membuat desain baru dan mengirimnya kepada Kihai bersama sedikit bongkahan batu suci yang sempat David ingin hadiahkan pada puteri Arfenit tapi sampai sekarang belum juga, selain itu David masih memiliki banyak batu suci yang tersisa.


"Bukankah ini sangat hebat tuan." Ucap Lily takjub.


Alasanya dapat meningkat hingga dua puluh persen dan memiliki skill pasif adalah karena batu suci tersebut.


"Jangan menyebarkannya yah, sebisa mungkin jangan terlalu dipublikasikan." Ucap David.


"Baik tuan hwe hwe hehehe." Lily hanya mengangguk sambil mengelus kedua piatolnya dan entah apakah dia mendengarkan David atau tidak.


"Apa dia benar benar mendengarkanku?" David sedikit bingung karena jarang sekali dia diacuhkan seperti ini.


"Nona Lily hanya terlalu senang saja tuan." Ucap Virinda yang tiba tiba datang membawakan David secangkir teh.


"Terlalu senang?" Bingung David.


"Bagi kami mendapatkan hadiah dari tuan adalah sesuatu yang sangat langkah, saya rasa... saya paham perasaan nona Lily sekarang ini." Ucap Virinda tersenyum memegangi antingnya yang hanya ada disebelah saja.


"Begitu yah.. bagi..tu kah.." Ucap David yang semakin bernada kecil.


Selama ini David jarang sekali memikirkan perasaan bawahanya, dia hanya terus memikirkan bagaimana mereka menjadi kuat.


'Apa aku terlalu lelah?' Bertanya David dalam batin.


"Tuan." Sapa Lily membangunkan David dari lamunannya dimana Lily sudah kembali ke mode biasanya.


"Ah ya, ada apa Lily?" Bertanya David.


"Ini batu yang tuan minta dari nona RedBen." Ucap Lily menyerahkan sebuah batu silver persegi panjang dengan panjang empat centi meter dan lebar satu setengah centi meter dari penyimpanannya.


"Oh itu juga, untuk sekarang kamu bisa menyimpannya baik baik terlebih dahulu." Ucap David meminta Lily untuk menyimpan batu penduduk milik RedBen.


"Maksud tuan? Lily kurang mengerti." Lily tidak paham dengan apa yang David katakan karena batu tersebut adalah batu tanda penduduk yanh diminta David dan kenapa Lily harus menyimpannya.


"Aku akan berangkat keMagiccary Empire, kau ikut denganku." Ucap David yang bertujuan untuk membawa Lily.


"Saya senang tuan mengajak saya tapi kenapa harus saya?" Tanya Lily yang merasa tidak enakan dan juga senang karena sudah lama dia tidak melalukan misi atau bertualang bersama David, terakhir kali adalah saat menjemput puteri Arfenit dari Holytrit Empire.


"Yang akan kita datangi selanjutnya adalah kerajaan sihir terbesar dibenua ini, pasti kau akan mendapatkan pengalaman yang banyak disana." Jawab David dengan penjelasan singkat.


"Baik! saya ikut tuan!" Mengangguk Lily dengan semangat.

__ADS_1


"Tapi kita kesana mungkin akan menggunakan identitas lain, aku tidak ingin kerepotan dengan identitasku yang sekarang." Ucap David memberi aturan pertama.


"Saya mengerti tuan hm.. hm.." Mengangguk Lily dengan cepat sambil tersenyum penuh sampai David dapat melihat beberapa bintik cahaya yang menyilaukan dari wajah Lily.


'Sepertinya dia terlalu bahagia.' Batin David.


...


Tiga hari kemudian setelah David mengirimkan surat pada Astein dan mendapatkan izin akhirnya David sudah dapat berangkat keMagiccary Empire.


David memutuskan untuk menggunakan kapal penumpang yang sering berkeliling benua dan kebetulan sedang bersandar dipelabuhan keluarga Lugard, kapal akan berangkat tepat saat matahari tenggelam.


David tidak menggunakan kapalnya karena itu dapat memungkinkan untuk identitasnya diketahui dan David menyingkirkan berbagai hal yang memungkinkan membuat identitasnya ketahuan.


Ruang tamu rumah David


"Kita akan berangkat ber empat, batu penduduk juga sudah kita miliki, untuk jalur kapal sebelum tiba diMagiccary Empire melewati dua kerajaan setelah keluar dari kerajaan Romulus, yang pertama adalah Archipelago Empire kemudian Holytrit empire sebelum tiba di Magiccary Empire, ini adalah perjalanan yang panjang persiapkan diri kalian dengan baik." Ucap David menjelaskan sambil menunjuk kearah peta yang ada dimeja.


"Baik tuan." Jawab Lily sementara Virinda hanya mengangguk paham.


"Apa kita akan memancing nanti?" Tanya Merly dengan polosnya.


"Sebisa mungkin tahan dirimu Merly, ini bukan kapal kita selain itu kamu tidak boleh memancing selama kapal sedang berjalan." Jawab David mengingatkan.


"Baiklah." Merly hanya membalas dengan wajah lesu.


"Sekarang masih tengah hari, masih ada waktu selama lima jam sebelum berangkat kalian bisa beristirahat atau apapun terserah kalian saja." Ucap David sebelum berjalan menuju ruang kerjanya diikuti oleh Virinda.


"Kau bisa beristirahat loh Virinda." Ucap David setelah duduk dikiranya selama beberapa detik memejamkan mata dan Virinda masih berdiri disampingnya.


"Saya bisa beristirahat saat dikapal nanti tuan." Ucap Virinda. Memberi alasan.


"Haih..h kau keras kepala seperti biasanya." Keluh David sebelum berjalan kearah kamar diikuti oleh Virinda.


Saat sampai dikamarmya disana tidak ada orang sama sekali yang artinya Merly juga tidak beristirahat.


'Padahal tadi aku ingin merapikan beberapa berkas tapi yah itu bisa dilakukan dikapal juga.' Batin David sebelum melemparkan tubuhnya keatas ranjang.


"Kemarilah." Panggil David pada Virinda.


Virinda tanpa menolak duduk didekat David yang sedang berbaring.


"Tidur." Ucap David sambil membalik badanya membelakangi Virinda.


"Ha?" Bingung Virinda sebelum tersenyum tipis dan ikut berbaring dan memeluk David.


...


Saat mata hari mulai terbenam David Merly Virinda dan Lily sudah ada diatas kapal tepatnya diruangan VIP yang mereka pesan.


"Ruang ini sangat luas dan memiliki dua kamar." Ucap Lily melihat lihat ruangan yang mereka pesan.

__ADS_1


"Baiklah tempat beristirahat sudah ada sekarang saatnya berkeliling." Ucap David yang ingin sedikit rileks apa lagi ini adalah perjalanan jauh pertamanya menggunakan kapal pesiar super besar yang besarnya sama dengan Ocean Dragon.


Apa lagi dibumi orang orang tidak akan bisa menikmati kapal yang masih menggunakan layar untuk berkeliling dunia.


"Merly ingin beristirahat saja." Merly langsung berjalan kearah kamar dengan wajah lesu.


"Saya ikut tuan saja." Ucap Lily.


"Oh baiklah terserah saja." David tidak terlalu memikirkan jika Lily ikut.


'Sangat jarang bisa bersama dengan tuan David seperti ini hmhm.' Batin Lily tersenyum.


"Saya akan menjaga ruangan tuan." Virinda yang awalnya berniat mengikuti David lebih memilih untuk mengurungkan niatnya setelah melihat senyuman Lily.


"Hm." David mengangguk sebelum meninggalkan pintu bersama Lily.


...


Setelah meninggalkan ruangannya David dan Lily mengelilingi setiap dek kapal untuk mengetahui tata letak dan aturan dikapal ini.


Itu adalah hal utama karena David memperkirakan akan membutuhkan waktu satu hingga dua bulan sebelum tiba diMagiccary Empire, semuanya tergantung situasi dilaut.


"Kapal ini memiliki empat dek penumpang dan kita berada dek kedua dari bawah dimana semua tamu Vip berada disana." Ucap David setelah berkeliling selama hampir satu jam.


"Saya melihat ada banyak dagangan didek paling atas, apa tuan tidak ingin mengunjunginya?" Bertanya Lily mengusulkan sebenarnya dia hanya ingin lebih banyak menikmati waktu, hari juga sudah malam pastinya suasana laut didek atas sangat lah indah.


Untuk roh Eudora milik Lily pastinya sudah ia sembunyikan dengan baik, kontraknya mirip dengan beast peliharaan dimana bisa bersembunyi pada tubuh tuanya.


"Nn itu ide bagus ayo." Mengangguk David tanpa menyadari keinginan Lily.


...----------------...


Thank you banget untuk donatur mingguan tercinta. ♡


-Ristan Unariga


-Gerald


-Lucifer


-Lutfan


Dan thank you untuk rank umum para Donatur


-Xn


-Ma'ke Seto


-Zefaanatasya_


-[M.S.R]

__ADS_1


__ADS_2