
"Lily segera periksa tanah, area dan unsur hidup di sekitar kurasa ini akan menjadi penelitian yang baik untuk mu." Ucap David menginginkan Lily untuk memastikan perajurit dapat beradaptasi dengan lingkungan.
"Baik tuan." Jawab Lily segera menggerakkan pasukan yang bertugas meneliti wilayah sekitar.
"Bord langsung buat tembok yang melindungi gerbang ini, kita akan membuat pangkalan militer di sini." Ucap David.
"Baik tuan." Jawab Bord segera memimpin pasukan untuk mengambil tembok berjalan yang sudah siap dan membariskan nya.
Itu adalah kendaraan kendaraan berlapis baja yang hanya khusus untuk membuat pangkalan sementara dengan tinggi tembok mencapai lima belas meter saat dinding kendaraan berdiri.
"Ahrul bantu Tiger memimpin pasukan untuk membangun tenda, juga siap kan perajurit yang siap tempur saat ada serangan tiba tiba." Ucap David.
"Baik." Jawab Ahrul segera menemui Tiger.
"Moar bagaimana pasukan Saber?" Bertanya David pada Moar.
"Pasukan musuh yang berusaha melarikan diri telah di musnahkan, saat ini pasukan Saber dalam perjalan kembali ke kamp." Jawab Moar melapor.
"Oke, tetap lah siaga pada serangan malam." Ucap David.
"Dimengerti tuan, juga..." Balas Moar seakan ingin menyampaikan sesuatu.
"Apa Moar?" Bertanya David.
"Pasukan saber membawa satu ras demon Ogre sebagai tawanan mungkin kita dapat mendapatkan informasi tentang benua iblis dari nya tuan." Ucap Moar.
"Itu bukan ide yang buruk, kuserahkan hal ini pada mu." Ucap David.
"Baik tuan."
"Celina Celicia kalian bisa kesini sebentar?" David memanggil Celina dan Celicia sebagai ras Demon yang mungkin mengetahui area sekitar.
"Dalam perjalanan tuan." Ucap Celina dan Celicia segera menuju ke tempat David.
Tidak butuh waktu lama akhir nya Celina dan Celicia tiba di hadapan David.
"Kami datang memenuhi panggilan tuan." Ucap Celina dan Celicia.
"Apa kalian tau kita berada di mana sekarang?" Bertanya David.
"Kalu tidak salah ini adalah daratan Merkulov tuan, daratan ini memiliki luas yang sama dengan sebuah kerajaan di benua manusia dan merupakan daratan yang tidak di kuasai oleh raja iblis manapun." Jawab Celina.
__ADS_1
"Benar benar tempat yang bagus untuk membangun camp, tapi kenapa ada pasukan iblis di sini jika ini adalah wilayah tidak bertuan?" Bertanya David.
"Dulu nya ini adalah wilayah kerajaan raja iblis Belzeebub dan saat tiba tiba semua raja iblis Belzeebub menghilang tanah ini menjadi tidak bertuan dan seluruh raja iblis memutuskan untuk tidak mengganggu tanah ini, untuk alasan keberadaan pasukan iblis yang baru saja di musnahkan kami tidak tau tuan." Jawab Celicia menjelaskan.
"Beelzebub kah.. ini akan lebih menarik." Gumam David.
"Wilayah Merkulov ini berbatasan langsung dengan Cttleya Empire yang di kuasai oleh raja iblis Envy dan Menas Empire yang di kuasai oleh raja iblis Greed." Jelas Celina.
"Greed? Bukan kah itu.." tebak David.
"Benar tuan, raja iblis Greed atau yang mulia Mammon adalah raja iblis yang terus mengirim pasukan iblis menuju benua Gardarik." Sambung Celicia.
"Tapi saat kami meninggalkan kerajaan Menas, raja iblis Greed belum bangkit, kalau saat ini kami tidak tau." Sambung Celina.
"Yang arti nya musuh sudah berada di depan mata." Ucap David karena tujuan nya memang lah wilayah raja iblis Greed.
"Benar tuan." Ucap Celina membenarkan.
"Nn terima kasih informasi nya kalian bisa beristirahat." Ucap David.
"Baik tuan." Celina dan Celicia pun pergi meninggalkan David.
"Moar bagaimana di sana?" David kembali mengaktifkan alat komunikasi nya untuk terhubung pada Moar.
"Roarr...! Aaakh!" Satu teriakan terdengar di samping Moar yang David yakini sebagai ras Demon Ogre yang di tangkap oleh pasukan Saber.
"Maaf tuan ada suara yang mengganggu." Ucap Moar yang setelah itu diam sebelum suara pisau terdengar dan Moar kembali terhubung pada David.
"Kau dapat apa?" David mengulangi pertanyaan dengan pertanyaan yang berbeda.
"Sama dengan yang di katakan nona Celina dan nona Celicia tuan, hanya saja alasan pasukan Demon berada di wilayah ini karena perintah dari raja iblis Greed." Jawab Moar.
"Jadi raja iblis Greed telah bangkit dari segel nya yah." Gumam David.
"Benar tuan, dan lagi dia bermaksud mengambil dan menguasai wilayah Merkulov ini tuan." Ucap Moar.
"Jadi bisa di simpulkan dia adalah raja iblis yang serakah yah, tidak cukup menyerang benua manusia sekarang dia ingin mengambil alih wilayah kosong ini." Ucap David menyimpulkan.
"Juga seperti nya ada perang ringan antara Cttleya Empire dan Menas Empire." Sambung Moar.
"Perang antara raja iblis Greed dan raja iblis Envy yah.. seperti nya posisi Greed ini cukup berbahaya h menantang banyak pihak, apakah masih ada hal lain?" Ucap David bertanya.
__ADS_1
"Maaf tuan hanya itu yang bisa saya dapatkan dari demon ogre ini." Jawab Moar.
"Itu informasi yang cukup, tetap pantau wilayah sekitar." Ucap David memberi perintah selanjut nya.
"Baik tuan!"
...
Di sebuah tenda di mana ada banyak ras Demon yang tampak ganas menggunakan zirah full armor.
"Bagaimana bisa sepuluh ribu pasukan ku di bantai begitu saja!?" Bentak seorang Demon Ogre pada bawahan nya.
"Tenangkan diri anda tuan jendral, musuh memiliki senjata aneh yang bisa menembakkan energi sihir." Ucap bawahan nya.
"Kita juga memiliki meriam sihir apa beda nya ha!? Apa kualitas perajurit Ogre sudah seburuk itu?" Bertanya lagi jendral tersebut yang tidak dapat menerima setelah sebagian pasukan nya di bantai begitu saja.
"Musuh selangkah di depan kita tuan jendral, meriam sihir mereka memiliki efek ledakan yang lebih kuat." Ucap bawahan tersebut.
"Tidak usah beralasan lagi, cepat kumpulkan seluruh perajurit! Kita akan menyerang malam ini aku yakin serangan malam tidak akan bisa mereka hadapi." Ucap jendral tersebut tersenyum penuh kemenangan.
"Benar sekali tuan, pengintai juga melaporkan bahwa h mereka tidak lebih dari sepuluh ribu dan semua nya hanya lah manusia." Ucap bawahan tersebut ikut menaikkan api agar jendral nya melupakan kesalahan sebelum nya.
"Aku tidak tau itu pasukan raja iblis Envy atau siapa tapi jika itu perajurit milik raja iblis Envy maka dia sangat pintar menggunakan manusia sebagai alat tempur." Puji jendral tersebut seakan mengejek.
"Atau lebih tepat nya bodoh karena meremehkan pasukan yang mulai Greed." Sambung bawahan tersebut.
"Khahaha! Hahaha!!!" Jendral Ogre kemudian tertawa terbahak bahak.
...
Malam hari
Markas Merkulov
Tenda David
"Tuan masih belum tidur, sebaik nya tuan beristirahat lah dulu." Ucap Virinda memberi saran.
"Ada sedikit yang mengganggu ku." Ucap David mengabaikan saran Virinda.
"Apa itu tuan?" Virinda bertanya.
__ADS_1
"Pasukan Saber baru saja mendeteksi pengintai tapi mereka tidak berhasil menangkap nya." Ucap David.
"Apakah itu ras demon?" Bertanya Virinda.