Another VR World Accident

Another VR World Accident
Chapter 246, Langsung perang


__ADS_3

"Kalian adalah kesatri kesatri terpilih yang akan menyelamatkan dunia ini! Bersiap lah! Perangan sudah berada di depan mata kalian! Perlihatkan bahwa kekuatan kalian bukan hanya sekedar nama saja." Ucap David.


"Siap jendral!" Jawab seluruh perajurit.


"Bersiap di posisi masing masing! Kita akan berangkat dalam waktu satu menit!" Teriak David.


"Siap jendral!" Jawab seluruh perajurit kemudian memasuki kendaraan mereka yang sudah terbaris rapi dengan dua jalur memanjang yang tersusun dari jenis kendraan berbeda.


Tidak butuh waktu satu menit, sepuluh ribu perajurit telah berada di dalam kendaraan yang berbagai bentu di mana kebanyakan berbentuk tank dengan meriam sihir di atas nya serta beberapa kendarang lincah yang dapat mengeluarkan pedang di setiap sisi nya.


"Ke disiplinan kalian membuktikan bahwa kalian adalah perajurit terlatih." Ucap David memuji melewati saluran komunikasi khusus yang terhubung keseluruh kendaraan.


"Sepuluh ribu perajurit siap berangkat tuan." Ucap Celicia melapor.


"Oke." David melompat an langsung menuju ke depan seluruh barisan. "Buka gerbang penghubung antara dua benua! Dimension Destruction!" David mengaktifkan item nya dan membuka gerbang yang sangat besar berdiameter dua puluh meter.


David kemudian kembali ketempat nya tadi.


"Beri perintah untuk maju." Ucap David pada Tiger.


"Seluruh perajurit maju." Ucap Tiger pada saluran komunikasi.


Perlahan seluruh kendaraan maju dengan kecepatan rendah sedangkan Tiger dan David berada di kendaraan paling belakang.


"Pasukan Saber dan Peleton telah masuk ke alam gerbang tuan." Lapor Tiger memantau.


Pasukan Saber adalah empat kendaraan yang memiliki kecepatan tertinggi dari yang ain nya sedangkan pasukan Peleton adalah kendaraan terbanyak dan merupakan kendaraan yang siap tempur atau tank berjalan.


"Panjang gate menurut Selartain adalah seratus meter, kemungkinan terburuk nya kita harus menghadapi musuh di balik gerbang menggunakan pasukan yang sudah tiba." Ucap David.


"Saya rasa itu rencana yang kacau tuan." Ucap Tiger.


"Disini komandan Saber, Saber telah memasuki wilayah iblis, ganti." Komandan dari tim Saber melapor.


"Disini komandan Peletom, Peleton telah memasuki wilayah iblis, ganti." Komandan dari tim Peleton melapor.


"Pasukan musuh terlihat! Ganti!" Pasukan Saber yang langsung membagi diri dan keluar dari barisan langsung melihat rombongan iblis.


"Peleton mengambil alih, siap bertempur!" Ucap komandan Peleton saat lebih dari seratus mobil peleton sudah memasuki wilayah iblis.


"Siap pada posisi tempur, tahan war!" Ucap Tiger untuk meminta menahan sementara.


"Siap!"


Seluruh kendaraan yang memasuki wilayah khusus langsung berbaris sesuai jeni kendaraan mereka.


"Tally-Ho! Pasukan musuh menyerang! Pasukan musuh menyerang!" Pasukan Saber memberi peringatan.


"Peleton Fighter masuk ke mode tempur!" Perintah Tiger.

__ADS_1


"Siap!"


Pasukan peleton Fighter yang memiliki kendaran yang dapat mengeluarkan pedang di sisi nya dan berputar bagaikan kincir siap untuk menebas musuh.


Saat ini baru seratus pasukan pleton Fighter yang siap bertempur.


"Peleton Archer siap pada posisi." Lapor komandan peleton Archer yang siap memberikan suport tembakan karena mereka adalah tank yang dapat menembakkan sejumlah energi sihir ada juga yang menembakkan anak panah secara beruntun.


"Saber perkirakan jumlah target." Perintah Tiger.


"Target terkonfirmasi, jumlah sepuluh ribu, ras demon, setengah dari mereka menyerang dan setengah nya lagi tetap berada di belakang." Jawab pasukan Saber.


"Oke-"


"Pasukan belakang musuh menembakkan anak panah!" Pasukan Saber tiba tiba memberikan peringatan.


"Selama bukan sihir seharus nya bukan masalah tapi.. Pleton Archer balas tembakan mereka." Perintah Tiger.


"Siap komandan!" Jawab Peleton Archer.


Dalam tiga detik setelah mereka menjawab, berbagai tembakan langsung di luncurkan menuju pasukan iblis yang menyerang dan membombardir mereka semua.


Shut! Shut! Bom!


Shut! Shut! Bom!


Shut! Shut! Bom!


"Bukan kah kau terlalu bara bar Tiger?" Bertanya David yang hanya memperhatikan di samping nya.


"Saya hanya sesikit bersemangat tuan, akhir jya pasukan yang saya latih dapat berguna bagi tuan David." Jawab Tiger.


"... begitu kah." David tidak terlalu menanggapi nya.


"Peleton Fighter! Lumpuhkan pasukan musuh."


"Siap!"


Peleton Fighter langsung bergerak maju dan mencincang musuh yang tersisa, dengan pedang yang dapat menebas dua meter di sekitar kendaraan dan itu memberikan kerusakan di seluruh daerah.


Beberapa Demon yang berusaha untuk memberikan serangan balik dengan mudah di lumpuhkan apa lagi mereka sudah mendapat luka parah setelah menerima serangan dari Peleton Archer.


"Periksa area!" Ucap pemimpin Peleton Fighter.


"Bersih!"


"Bersih!"


"Bersih!"

__ADS_1


"Area bersih! Ganti!" Ucap pemimpin Peleton Fighter setelah seluruh penjuru memastikan tidak ada Demon yang hidup.


"Pasukan musuh akan melakukan serangan jarak jauh, buat Barrier!" Ucap Tiger memberi perintah lanjutan karena masih ada sekitar lima ribu pasukan musuh yang tersisa.


"Siap! Aktifkan Barrier!"


Semua Peleton Fighter kemudian membuat barisan rapi dan mengaktifkan sihir pertahanan yang langsung memblokir seluruh serangan jarak jauh dari musuh.


"Peleton Archer. Tembak! Peleton Fighter bergerak perlahan." Perintah Tiger yang bersamaan saat mobil mereka memasuki wilayah perang.


"Siap komandan!" Jawab pemimpin Peleton Archer.


Shut! Shut! Bom!


Shut! Shut! Bom!


Shut! Shut! Bom!


"Terus serang sampai Peleton Fighter mendekati mereka." Ucap pemimpin Peleton Archer.


Serangan terus berlanjut hingga tiga menit, itu menguras mana perajurit namun itu juga berhasil mengurangi banyak pasukan musuh.


"Saber bagaimana situasi di sana?" Bertanya Tiger.


"Di sini Saber, pasukan musuh mulai kacau sebagian memilih melarikan diri." Jawab pasukan Saber.


"Apa yang harus kita lakukan tuan?" Tiger memilih bertanya pada David mengenai pasukan musuh yang melarikan diri.


"Jangan biar kan lolos, akan merepotkan jika mereka memanggil pasukan dalam jumlah yang lebih banyak." Ucap David memberi perintah langsung.


"Pasukan Saber siap memasuki wilayah perang!" Lapor seorang perajurit Saber lain nya.


"Baik lah serahkan sisa nya pada pasukan Saber!" Ucap Tiger.


"Siap!" Jawab pasukan Saber yang kemudian mengejar musuh yang berusaha melarikan diri.


Dengan kendaraan yang cocok di segala medan dan memiliki kecepatan tinggi tentu lebih cocok untuk mengejar musuh yang berusaha melarikan diri.


"Gerakkan Core." Ucap David untuk segera menggerakkan pasukan pembersih untuk mengecek segala kerusakan dan hasil perang.


"Baik tuan." Jawab Tiger.


David kemudian turun dari mobil dan melihat area skitar di mana gerbang di belakang nya masih tetap terbuka karena ia belum memberikan perintah untuk tertutup.


"Tanah merah dan langit yang merah orange, benar benar tempat yang mencermin kan benua iblis." Ucap David.


"Ini senja tuan." Ucap Virinda meralat ucapan David.


"Ekhhem..! Lily segera periksa tanah, area dan unsur hidup di sekitar kurasa ini akan menjadi penelitian yang baik untuk mu." Ucap David mengalihkan pembicaraan dan memberi perintah pada Lily.

__ADS_1


"Baik tuan." Jawab Lily segera menggerakkan pasukan yang bertugas meneliti wilayah sekitar.


Ini adalah wilayah baru dengan kata lain wilayah yang belum di ketahu apa kah manusia dapat beradaptasi atau tidak di dalam nya maka dari itu tim Lily di butuhkan dalam hal ini.


__ADS_2