
Camp Merkulov
"Tanah di sini, apa maksud mu berbeda dengan tanah yang ada di benua Gardarik." Tunjuk David pada kertas dengan perbandingan yang jauh.
"Ah tanah yah tuan, menurut hasil penelitian kami tanah di sini memang berbeda dengan tanah yang ada di benua Gardarik dan jenis nya sama sekali tidak dapat di temukan di benua Gardarik, meskipun begitu ini adalah tanah yang unik di mana setiap jenis rumput tidak akan bisa tumbuh di tanah ini." Ucap Lily.
"Pantas saja daratan ini benar benar gersang, apa iti arti nya tanah di sini tidak subur?" Gumam David kembali bertanya.
"Tidak tuan, justru sebalik nya, saya tidak tau dengan orang lain namun saya berhasil menemukan beberapa tanaman yang cocok dan dapat tumbuh di sini jika di berikan pupuk khusus." Ucap Lily.
"Oh tanaman apa itu?" Bertanya Kevin.
"Sejenis kelas karbohidrat seperti Gandum padi dan jagung juga ada rumput tupai, untuk jenis pohon sendiri seperti jya sangat sulit untuk hidup di wilayah ini." Jawab Lily.
"Dengan kata lain ini adalah wilayah khusus tani." Ucap David.
"Hanya saja saat pasukan Saber mengambil sampel tanah di dua puluh kilometer dari sini, jenis nya masih sama dengan yang ada di benua Gardarik namun memiliki lebih banyak kandungan logam." Ucap Lily.
"Area tambang kah, bagaimana dengan kondisi air nya?" Bertanya David.
"Itu lah masalah utama nya tuan, di daerah ini biar pun menggali kita tidak akan bisa membuat sumur." Jawab Lily.
"Daratan aneh, seperti nya kita hanya bisa bergantung pada item Water Unlimited untuk persediaan air pada perajurit." Ucap David.
"Satu lagi tuan, tanah di sini terkadang mengeluarkan asap transparan yang dapat membuat seseorang berhalusinasi, jadi tolong berhati hati." Ucap Lily memberi peringatan.
"Bahaya juga yah, suruh Tiger untuk menyampaikan itu pada seluruh perajurit." Ucap David.
"Baik tuan." Mengangguk Lily.
"Tolong fokus untuk meneliti tanah ini." Ucap David.
"Baik tuan." Jawab Lily.
"Baik lah kau boleh kembali ke tenda mu." Ucap David.
"Kalu begitu saya permisi tuan." Lily pun meninggalkan tenda David.
Hari kedua berjalan dengan baik tanpa ada nya serangan di mana Bord terus memimpin perajurit dalam membangun bangunan atau markas yang sesungguh nya meskipun yang paling pertama mereka buat adalah gedung tempat jendral mereka yaitu David.
__ADS_1
Meskipun begitu bangunan tidak lah terbuat dari beton karena mereka membutuhkan kecepatan, seluruh bangunan hanya terbuat dari besi yang di tempa oleh para Dwarf dan di susun di sini.
Gerbang tetap David biarkan terbuka untuk menjadi penghubung antara dua benua jika memiliki keperluan apa lagi saat ini yang peling di butuhkan adalah penempa untuk terus membuat senjata dan memperbaiki kendaraan meskipun sejauh ini belum ada kerusakan sama sekali.
Beberapa bangunan lain nya yang juga terbuat dari besi dan di gunakan untuk perajurit memiliki bentuk seperti apartemen kecil dengan tiga lantai dan tersebar di seluruh wilayah untuk menampung sepuluh ribu perajurit, tentu semua nya tersusun rapi agar perajurit dapat lebih mudah bergerak saat waktu makan atau waktu darurat.
Hari kedua berhasil di lalui dengan baik tanpa ada nya tanda tanda perang, akhir nya tiba hari ketiga setelah pasukan David tiba di benua iblis namun mereka masih terus fokus untuk memperkuat pertahanan mereka di wilayah tersebut hingga akhir nya satu minggu kemudian di mana sebuah kota dapat di nyatakan berdiri dengan pertahanan penuh.
Tembok nya sendiri tidak lah melingkar atau berbentuk segi empat namun tembok besi berbentuk segi tujuh untuk membuat pasukan lebih efisien jika ada iblis kuat yang berhasil melewati serangan Archer dan menuju dinding.
...
Hari ke tujuh di camp Merkulov
Ruangan David
"Tiger aku ingin kau membentuk sepuluh tim pasukan yang dapat mengintai seluruh daratan Merkulov ini." David langsung memberi perintah saat Tiger memasuki ruangan nya.
"Siap tuan!" Tiger tidak memiliki kesempatan bertanya dan langsung menjawab.
"Terutama hutan di sebelah utara sangat mengganggu ku, utamakan penyelidikan di area itu." Ucap David.
"Kalau begitu segera laksanakan." Ucap David.
"Baik tuan!" Tiger langsung meninggalkan ruangan.
Gerbang berada di sebelah barat wilayah Camp sedangkan kerajaan Menas berada di sebelah utara dan kerajaan Cttleya berada di sebelah Selatan.
...
Ruangan Tiger
"Karena tuan David ingin memeriksa wilayah sekitar terutama nya wilayah hutan di sebelah utara jadi aku akan mengutus pasukan untuk mengintai di sana." Ucap Tiger pasa seorang perajurit yang berdiri di depan meja nya.
"Oh itu ide yang bagus." Ucap perajurit di depan nya dengan santai.
"Ide yang bagus apa nya!? Kau yang akan pergi!" Ucap Tiger meninggikan suara nya.
"Tidak mau." Perajurit tersebut langsung menjawab.
__ADS_1
"Ha?" Tiger bertanya karena seakan salah dengar.
"Tidak tidak, jangan mengatakan saya akan pergi sendiri saya tidak akan mau." Ucap perajurit tersebut.
"Untuk itu tenang saja, ada sepuluh tim dan kau akan memimpin salah satu nya." Ucap Tiger menjelaskan.
"Kalau begitu seperti nya tidak masalah." Jawab perajurit tersebut dengan lesu.
"Apa nya yang 'kalau begitu'? Jawab dengan baik!" Tiger seakan terbiasa memarahi perajurit satu ini.
"Baik." Perajurit tersebut langsung tegak namun suara nya masih seakan malas.
"Kesatria Oliver! Kau akan menjalan kan misi pengintaian dengan memimpin pasukan sepuluh, pelajari wilayah sekitar dan hindari perang jika bisa akrab lah dengan iblis untuk menghindari perang!" Tegas Tiger memberi perintah resmi.
"Siap!" Perajurit bernama Oliver tersebut baru menjawab dengan tegas.
"Pergi lah!" Ucap Tiger.
"Baik." Oliver kembali menjawab lemas dan meninggalkan ruangan Tiger.
"Kenapa aku bisa melatih perajurit seperti dia ini? Aku berharap tuan David tidak pernah melihat nya." Ucap Tiger.
Sementara itu di sisi Oliver yang sedang berjalan untuk menemui pasukan sepuluh yang akan ia pimpin.
"Huh sial sekali.. kenapa aku harus menjalankan misi saat ingin beristirahat, apa kah tidak bisa libur sebentar." Gumam Oliver.
Saat Oliver berjalan tanpa sadar ia sudah tiba di depan pasukan sepuluh yang siap berangkat, jumlah mereka ada sembilan, keseluruhan nya dengan Oliver adalah sepuluh.
"Selamat siang semua nya, aku adalah Oliver yang akan memimpin pasukan sepuluh ini." Sapa Oliver dengan lesu.
"Selamat siang Leader!" Balas semua nya.
"Seperti nya hanya tim kita yang belum berangkat, ayo berangkat kah." Ucap Oliver yang seakan gak ada niat.
"Apa tim ini akan baik baik saja?" Gumam seorang perajurit perempuan bernama Fve yang berada di tim sepuluh.
"Semua nya masuk ke dalam mobil!" Teriak seorang perajurit laki laki bernama Cloe yang memiliki aura kepemimpinan.
"Baik!" Seluruh perajurit langsung menjawab dan memasuki mobil.
__ADS_1