
David menekan opsi nanti karena masih teringat dengat penyiksaan yang iya dapat saat pertama kali memasuki Class Dar knight maka dari itu dia tidak ingin kesakitan disini, dia ingin segera membebaskan para Sandera dan pulang beristirahat dimansionnya.
"Baik saat nya menjadi pahlawan yang menyelamatkan sandera" David membuka tenda tersebut dan melihat beberapa gadis yang kakinya dirantai sedang duduk terikat disana.
"Sepertinya bandit itu tidak menyentuh kalian dan hanya ingin menjual kalian sebagai gadis bersih yah" analisis David.
"Perkenalkan saya adalah David leader Guild Dark Dragon dari kota Green, jadi kenapa kalian disini?" David masuk dan basa basi bertanya terhadap mereka.
"Kami.. desa kami diserang seluruh warga desa dibunuh dan dirampok termasuk kami yang kami dengar dari para bandit bahwa kami akan dijual kebangsawan" ucap gadis yang sepertinya paling dewasa diantar mereka.
"Apa kalian tau kebangsawan mana mereka akan menjual kalian?" Tanya David karena merasa jika para bandit itu memiliki koneksi dengan bangsawan tapi jelas bahwa bukan penguasa kota pelabuhan dan green luck City karena kenapa mereka harus merampok kewilayahnya.
"Kami juga tidak tahu tuan" ucapnya yang seperti masih trauma.
"Jadi apa yang akan kalian lakukan selanjutnya?" Tanya David.
"..." diam saja mereka.
"Baiklah kalau kalian tidak ingin melakukan apa apa kemungkinan kalian akan mati begitu saja tapi jika kalian ingin bekerja untuk hidup aku bisa memberikan kalian pekerjaan yang baik tanpa harus mengorbangkan harga diri kalian" David mulai membuka rantai mereka dengan memotonya menggunakan skill Dark Sword juga berncana merekrut mereka.
"... terima kasih banyak tuan" dia membungkuk hormat apada David dan sepertinya juga menerima tawarannya diikuti dengan lima lainya.
"Siapa namamu?" David kembali bertanya.
"Virinda tuan" jawabnya.
"Baiklah makan ini dan ini minum lah mulai sekarang kalian adalah orangku, ini juga adalah cincin penyimpanan Dari Boss bandit kamu bisa memilikinya" David memberi mereka masing masing Roti dan health potion tingkat dua untuk menyegarkan diri mereka dan memperbaiki sedikit hati mereka karena kehilangan saudara, sedangkan untuk Cincin didalamnya hanya ada uang dan tiada benda lain itupun hanya cincin penyimpanan tingkat rendah bahkan lebih rendah dari milik Merly dan sudah penuh dengan uang 500 koin emas.
"Terima kasih tuan" memang awalnya agak ingin menolak tapi mungkinkarena kelaparan merekapun menerimanya.
"Tuan" Tiger tiba tiba datang bersama Wolf.
__ADS_1
"Kemana Ahrul?" Tanya David.
"Ahrul sedang mengamankan mayat mereka tuan ... mereka?" Tanya Tiger tentang apa yang akan dilakukan pada Sandera.
"Mereka adalah orangku, jadi kalian juga harus melidungi mereka" jelas David.
"Tu-tuan kalau ketahuan nona Merly bisa gawat loh tuan" ntah apa yang dipikiran Tiger sampai membawa bawa nama Merly tapi David dapat menebaknaya.
"Jangan terlalu banyak berpikir, mereka akan menjadi pelayan diMansion, akan repot jika hanya kita yang membersihkanya" David menjelaskan.
"Oh begitu, maaf telah salah paham tuan, begini saya ingin mengantar anda untuk melihat gudang mereka tuan" Ucap Tiger teringat dengan tujuan utamanya.
"Baik antar aku kesana dan kalian ganti pakaian kalian menggunakan ini dan ini water ring gunakanuntuk mandi disini jika mana kaliantidak Cukup ini Mana potion" David memberikan segeala keperluan agar mereka tidak terlalu terlihat kusut.
"Tarima kaaih tuan" Virinda kembali berterimakasih kepada David.
"Ayo Tiger" David segera menyuruh Tiger memimpin jalan.
"Silahkan tuan" Tiger pun menuntun David.
David terus menelusuri kebawah walau tiada tangga dan hanya menggunakan medan batu tapi David tetap melihat bahwa luas gua tersebut setera dengan luas pagar yang ada diatasnya akan sangat sayang jika tidak dimanfaatkan.
Stelah menelusuri Gua David bersama Tiger dan Wolf akhirnya tiba disebuah ruangan yang memiliki segungung kecil koin emas perak dan tembaga.
David segera memasukkan semuanya dan jumlahnya adalah 1.000 koin emas 500 koin perak dan 2.000 koin tembaga juga ada beberapa senjata dan armor tingkat Rare juga sebuah armor dada kecil tingkat Epic.
"Aku akan memindahkan semua yang ada disini ketempat gudang harta mansion juga kita akan menggunakan senjata yang ada diaini nanti, aku akan mengambil armor dada kecil ini, ini sangat cocok untuk pergerakanku yang menggunakan pisau dan pedang" ucap David.
"Jika kamu memiliki barang yang diinginkan maka ambillah" lanjut David kepada Tiger.
"Saya akan senang jika tuan yang memilihkannya" ucap Tiger tidak berniat memilih.
__ADS_1
"O-oh baiklah kita akan membaginya dimansion nanti" David pun hanya menghargai keputusan Tiger tapi tetap saja dia langsung menggunakan armor kecil tingkat epic itu dan memasukkan semua yang ada digudang kedalam penyimapananya.
"Baiklah ayo pulang" David segera pergi meninggalkan gua.
Begitu David kembali ketenda para sandera tadi, David dapat melihat kalau Ahrul sudah berada dalam keadaan terikat dan babak belur dan para permpuan berdiri dibelakangnya yang sudah mengganti pakaian dan mandi.
"Puft.. Ahrul apa yang kau lakukan?" Tiger sudah dapat menebak apa yang terjadi tapi David masih bingung.
"Tuan bandit ini mencoba masuk ketenda kami saat kami sedang menggunakan pakaian tuan" -_- sekarang David mengerti.
Biarpun level Ahrul lebih tinggi tapi kecantikan adalah sebuah dosa dan sepertinga Ahrul tidak dapat bergerak saat berhadapan dengan mereka.
"Tuan saya kira anda ada disana tadi" Ahrul pun membela diri.
"Sudahlah Virinda lepaskan dia, ini hanya salah paham dan juga dia orangku" David tidak ingin memperpanjang masalah.
"Maaf tuan saya kira dia adalah salah satu dari kawanan bandit" walau Virinda nampak minta maaf tapi satu Lirikan tajam dari mata Virinda membuat Ahrul terdiam.
"Wolf tinggallah disini dan bangun kekuatan rekrut lebih banyak Silver fang Wolf jika berburu monster simpan tulang dan Corenya digudang bawah" David pun membeei tugas baru untu Wolf.
"Ayo pulang.. sudah tidak ada lagi yang bisa kita ambil disini" David melangkah mempin jalan untuk mengambil kuda mereka diluar pagar.
"Tuan tunggu! Saya menemukan kuda bagus dan beberapa kereta kuda disana" Ahrul tiba tiba angkat bicara.
"Oh kuda bagus? Dimana?" David pun merasa penasaran.
"Mari saya antar tuan" Ahrul segera mengantar mereka dan memang pada saat mereka sampai disana sudah ada dua kuda putih jenis kuda angin dan satu kereta seperti keret bangsawan tapi Sudah tidak memiliki lambang juga beberapa kereta dan kuda.
"Kita akan mengambil dua kudah putih itu dan kereta bangsawannya untuk mengantar mereka kekota sedangkan kuda dan kereta yang lainya biarkan Wolf yang mengurusnya" David segera saja mengemudikan kereta tersebut diikuti Tiger dan Ahrul serta Para Gadis segera masuk kekereta dan berjalan pulang mengikuti peta hingga kejalur Garam untuk mempermudah jalur kereta karena sangat susah melalui hutan.
Mereka berhasil tiba diGreen luck city pada sore hari dan disana Merly telah menunggu digerbang.
__ADS_1
"Kenapa kamu menunggu disini Merly?" Tanya David saat begitu masuk kedalam gerbang kota disana juga Merly terlihat duduk dikusi pinggir jalan sendirian.
"Merly hanya khawatir saja" jawab Merly.