
Mereka berdua mengganti anak panahnya dengan anak panah yang bersifat posioned Corossive dan mengeluarkan Crosbow tingkat epic nya dengan kata lain 'pusaka Guild' agar dapat langsung membunuh satu orc dalam satu tembakan, jika berdasarkan level mereka berdua, mereka harusnya bisa membunuh satu orc dalam satu tembakan jika orc memiliki level yang sama dengan mereka atau memiliki 5% lebih.
Shut.. shut..
"Satu!!" Merly dan Ahrul melepaskan anak panah secara bersamaan dan menghitung orc yang mereka bunuh.
Mereka berdua butuh 5 detik untuk mengisi kembali anak panah pada Crosbow karena memiliki perbedaan tingkat yaitu kali ini berlevel Epic dan mereka membutuhkan waktu 7 detik untuk dapat mengunci target, mungkin karena jarak dan belum terbiasa.
Shut.. shut..
"Dua!!"
"Bagaimana mereka bisa memubunuh dijarak sejauh ini dan lagi semuanya tepat sasaran" terkejut Rika bukan main lagi saat ikut memanjat pohon dan melihat menggunakan teropong.
Sebenarnya Merly dan Ahrul hanya perlu menembak area Dada maka mereka akan mati dengan Sifat Corossive tingkat tinggi milik anak panah yang terus mengurangi Hp mereka
Mereka terus seperti itu sampai membunuh masing masing 20 Orc dan berikutnya Ahrul sudah tidak dapat membunuh karena seluruh penjagaan bagian luar sudah digantikan dengan Orc berlevel 80 sekelompok Orc yang berjumlah 20 dan berlevel 75 juga segera datang berlari kearah Kelompok David karena mereka tau asal panah itu.
Merly masih bisa terus membunuh Orc itu dengan tembakan dikepala dan lagi dia juga dapat meningkatakan Damage senjata beracun tapi segera dihentikan oleh David untuk smentara karena sangat repot jika mereka masih mengirim pasukan sebelum pasukan yang datang dimusnahkan.
"Dua puluh ekor orc berlari kearah kita!" Teriak Rika dari atas.
"Semuanya bersiap untuk menghadang mereka, Tiger! begitu mereka masuk kedalam jangkauanmu segera gunakan Ston spike untuk memperlambat laju mereka sebelum kamu dan Bord menahnya menggubakan skil shield"
"Lily siapkan healmu untuk menyembuhkan Tiger dan Bord begitu mereka menahan laju para orc setelah itu gunakan skill ice storm dan ice shot"
"Yang lain bersiap untuk bertempur" David mengarahkan semuanya.
Begitu mereka mendekat dengan sangat laju tiba tiba muncul duri batu dari bawah tanah yang memperlambat mereka dan segera saja Bord menggunakan skil ice shield untuk menahan mereka dibantu dengan Skill shield tiger.
"Serang!"
Berbagai serangan langsung menghujani para orc itu saat semua serangan sudah berhenti Bord kembali mengaktifkan skill pendorongnya dan mendoron mereka sejauh lima meter yang mengakibatkan stun selama 2 detik, disaat itu juga semuanya mulai menyerang dan membunuh orc yang hanya memiliki sisa hp 50%.
__ADS_1
^level up
"Haih tetap saja ini merepotkan, mereka memiliki level lebih tinggi dan jumlahnya banyak, tunggu Mark datang kita akan mencicil mereka" David mengalami peningkatan level karena slot exp nya memang tersisa lima exp lagi.
"Tuan! Rombongan Guild Bomvlast berada satu kilo meter tepat dibelakang kita" teriak Ahrul dari atas pohon.
'Halo'
'Ada apa tuan?'
'Segera beritahu Mark bahwa kami berada satu kilo meter didepan kalian dan minta untuk mempercepat langkah kami butuh bantuan'
'Dimengerti tuan'
David menghubungu bawahan Virinda untuk menyampaikan pesan.
"Semuanya! Guild Bomvlast tepat dibelakang kita.. Merly! Pancing lebih banyak lagi" ucap David karena bantuan juga sudah datang.
Tujuan mereka adalah melukai orc sebanyak mungkin dan memancing mereka untuk mengirim orc untuk menyerang dan benar saja 100 orc berleve 70 hinga 75 berlari mendekat.
"Tinggalkan jalur! biarkan mereka terus berlari Moar terus pancing mereka menuju kebelakang" kali ini tujuan David adalah menyuruh Bomvlast untuk menahanya dan dia akan menyerang dari belakang bersama yang lainya.
"Hei kau mau mengorbankan Guildku kah?" Teriak Rika.
"Tenang saja nona mereka pasti bisa menangani masalah pertahanan apa lagi saat berlari sejauh itu sudah pasti para Orc ini mulai kelelahan" jelas David memperhatikan Moar yang sedang dikejar 100 Orc.
"Susul mereka" ucap david mengejar dari belakang.
"Baik" ssmuanya langsung mengejar dari belakang kecuali Merly dan ahrul yang menyicil kesehatan para Orc itu dari atas pohon.
**********
Disisi lain Guild Bomvlast.
__ADS_1
"Semuanya tambah kecepatan! Guild Dark Dragon tepat didepan kita!" Teriak Mark.
"Ooo..!!!" Disusul teriakan dari anggotanya yang berjumlah 100 dan semuanya adalah anggota terbaik yang memiliki level 40 keatas.
"Ada sesuatu didepan!" Teriak seorang archer karena setiap archer juga memiiliki mata yang bisa melihat dari kejauhan.
"Hmm.. itu adalah Orc! semuanya bersiap untuk membelah barisan!" Mark memimpin untuk segera membela barisan karena tidak ingin bentrok langsung dengan kecepatan tinggi ditambah mereka juga tidak bisa berhenti tiba tiba.
Segera semuanya membelah barisan mereka yang berlari kekiri kekanan dan tepat ditengah mereka lewat Pasukan Orc yang sudah tidak melihat Moar jadi pasukan orc mulai menggila dan menyerang para anggota Guild Bomvslat karena sudah kehilangan target.
Beruntung untuk Guild Bomvlats karena para orc itu tepat berada ditengah mereka sehingga perhatian para orc harus terbagi.
Walau begitu perbedaan level tetap terlihat jelas dan Guild Bomvlast mulai kewalahan, disaat itulah David datang layaknya pahlawan tapi lebih mirip bajingan.
David datang seperti pahlawan tapi lebih mirip baj*ngan bersama setengah pasukan serigala karena pasukan yang lainya sedang berburu dipimpin oleh wolf, berkat bantuan mereka, para orc mulai teralihkan untuk menyerang serigala karena mereka lah yang menyerang paling banyak dengan dan paling ganas sehingga menarik perhatian orc.
Itu mempermudah para petualang lain untuk membantai orc karena mereka sudah tidak menangkis serangan para petualang malah fokus mengejar para serigala itu.
15 menit pertempuran akhirnya selsai dengan hanya menyisahkan darah dan bekas pertempuran karena semua mayat langsung masuk kecincin penyimpanan.
"Bagaimana perjalanan kalian?" Tanya David mendekati Mark.
"Gaya bertempur Guild kalian cukup bagus, tapi kenapa kau malah membawa kesialanmu keguildku bocah?!" Tanya Mark balik tanpa mengubris pertanyaan David.
Bagaimanapun juga Mark mengetahui lokasi kamp orc dari burungnya, dan pastinya David telah melakukan sesuatu yang dapat memancing orc itu keluar dari sarang.
"Aku dikejar mereka" David mengelak sambil mengaruk belakang kepalanya dan melihat kearah lain.
"Sudahlah kesampingkan masalah itu, bagaimana situasi disana" Mark bertanya hal lain.
"Jumlahnya seribu, kemungkinan dipimpin orc Champion, seratus lima puluh sudah mati, bagaimana menurutmu? Apa perlu kita memancing mereka untuk mencicil jumlah?" Jawab sekalian bertanya kembali Davdi sesaat dia berubah menjadi serius.
"Sebaikanya jangan, jika mereka dipimpin oleh Orc campion saat kehilangan seratus lima puluh pasuka pastinya mereka akan lebih waspada saat mengirim pasukan keluar, jadi kita pikirkan rencana lain saja" Mark menolak untuk mengunakan renvana David karena terlalu beresiko.
__ADS_1