
"Lanjutkan" ucap Mark setelah kembali tenang.
"Baiklah.. kedua bom asap beracun ini adalah tipe slow dan mengurangi kekuatan, tapi tipe slow hanya berlangsung saat asapnya masih ada sedangkan yang mengurangi kekuatan efeknya hanya bisa mengurangi kekuatan mereka sebanyak 13% selama tiga menit saja jadi gunakan waktumu sebaik baiknya"
"Kami memiliki potion penawarnya jadi kami akan membagikan nya keanggota guildmu agar mereka tidam terdampak efek posioned" jelas David kembali.
"Itu akan sangat membantu tapi efeknya hanya berlangsung selama 3 menit dan aku hanya memiliki lima assassin, assassin mu juga tidak banyak, tidak bisa untuk membantu menyebarkan bom racunya kesegala arah" ucap Mark kembali mempertimbangkan.
"Masalah penyebaranya Para wolf bisa membantu, aku hanya ingin tahu seberapa banyak penyerang jarak dekatmu yang harus diber potion anti racun?" Tanya David.
"Aku memiliki warior yang paling banyak diguildku yaitu 45 warior, 15 tank 30 archer dan 10 mage" jawab Mark.
"Cukup gunakan mage dan archer kalian untuk mensuport warior kalian menuju kedepan Merly akan membagikan kalian potion anti racun sesuai penyerang jarak dekat kalian, kita akan mensuport tim kita masing masing untuk memaksimalkan kekuatan kita karena sepertinya masih ada beberapa anggota yang belum ingin bekerja sama" jelas David.
"Baik aku setuju dengan itu jadi bagaimana strategimu?" Tanyanya kembali.
"Apa mage kalian bisa menggunakan efek stun?" Tanya David.
"Seluruh mage diguildku adalah tipe penyerang dan tidak ada yang memiliki stun"
"Baiklah tidak apa apa tapi kalian bisa memancing mereka untuk berkumpul bukan?" Tanya David.
"Itu mudah" jawab Mark.
"Pancing mereka untuk berkumpul, pimpin seluruh archer dan mage kalian untuk menggunakan skill andalan mereka untuk mengurangi kesehatan Orc setelah kalian Coldown para serigala akan menyebarkan bom asap beracun jadi setelah menyebarkanya kalian bisa kembali menyerang menggunakan penyerang jarak dekat dan para assasint untuk menyicil jumlah mereka"
"Jika efek racunya sudah menghilang, kami akan segera mengurus agar mereka tetap mendapatkan efek Slow jadi kalian bunuhlah sebanyak mungkin bersama dengan pasukan serigala" jelas David.
"Bagaimana dengan orc captain?" Tanya mark.
"Kita berdua yang akan mengurusnya, biarkan Nona ira dan Tiger yang mengambil alih kepemimpinan" jelas David.
"Baik itu rancana yang bagus bagaimana dengan yang lain" tanya Mark dan semuanya hanya mengangguk.
"Dengan ini rencana sudah ditetapkan kita akan bergerak tepat setelah makan siang!" Mark menutup rapat.
David sebenarnya ingin menyerang saat malam bagaimanapun kekuatanya dan bawahannya akan meningkat jika menyerang didalam kegelapan karena semua lerlengkapan mereka bertipe dark, tapi mau bagaimana lagi para anggote guild bomvlast tidak memiliki perlengkapan untuk melihat dimalam hari.
Rapat selesai dan David pergi untuk beristirahat ditempat guildnya sedangkan para wolf masih berburu untuk makanan mereka sendiri.
"Tuan silahkan daging bakar anda" Virinda datang membawakan David Daging bakar yang dipotong kecil seperti sate dan ditaruh dimangkuk lengkap dengan bumbunya.
"Apa kau akan selalu membawa bumbu saat ingin berperang?" Tanya David.
"Ini tugas saya tuan" Viranda pun menjawab dengan senyum, seorang wanita dingin yang hanya bisa tersenyum pada David memang sangat cantik tapi juga menakutkan.
__ADS_1
"O-oh kerja bagus" David jadi agak cangung menhadapi senyum Virinda yang tidak biasa.
David segera menghabiskan makanannya dan memberitahukan kepada semuanya tentang hasil rapat hari ini juga rencana kedepanya.
Setelah menyelsaikan rapat kecilnya dan Merly juga sudah memberikan Moar potion dengan jumlah yan pas mereka segera berangkat tapi David sengaja memancing kewaspadaan para orc dengan menembak kan satua nak panah tapi tidak membunuhnya agar mereka akan bisa memancing mereka keluar semuanaya.
"Berangkat!" Teriak Mark dan David memimpin masing masing dari mereka.
Segera saja mereka semua berangkat dan meninggalkan kuda mereka.
Saat sampai segera para tank datang untuk memancing para Monster keluar termasuk Bord tapi yang kealuar hanya 500 saja dan tidak semuanya yang David lihat dimap sistem, sisanya berkumpul ditengah kamp melindungi satu monster.
Terpaksa David merubah rencana dan menyuruh mark untuk mengerakkan para archer dan magenya untuk menyerang termasuk Ahrul dan Merly juga.
"Mark segera bersiap! Kita akan turun langsung untuk membantu menghabisi mereka setelah Para Damage dealer berhenti menyerang!" Teriak David mengeluarkan pedang dan bersiap dengan pisau kali ini dia benar benar harus serius karena kemungkinan akan ada gelombang kedua.
"Baiklah!" Mark pun juga ikut bersiap terjun.
"Wolf!" Teriak David meminta Wolf agar segera menyebarkan asap bsracunya.
Awoo...!
Awo...!
Lima puluh serigala langsung menerjang menyebarkan asab beracun.
Mark dapat dengan mudah membunuh mereka dalam bebera tebasan begitu pun beberapa petinggi guild mereka.
Sedangkan Guild Dark Dragon paling mudah karena pasukan serigala dapat dengan mudah membunuh satu Orc karena perbedaan Level mereka hanya dua puluh level sedangkan para wolf selalu bekerja sama yaitu yang satunya mengalihkan perhatian yang satunya mengigit dari belakang karena memang Silver Fang Wolf lebih mengandalkan taringnya.
Moar dapat membunuh satu Orc hanya dengan satu kali tancapan pisau dileher orc begitu juga dengan Virinda dan bwahanya yang membutuh kan dua kali karena belum bisa memasukkan seluruh mata pisau keleher Orc, tapi mereka hanya membunuh Orc yang sedang bertarung dengan yang lainya karena jelas mereka tidak bisa Fight langsung, itu akan merugikan assassin jika harus bertarung secara langsung, jadi medan seperti ini adalah tempat para assassin menunjukkan kemampuanya.
David sendiri hanya perlu 2 detik untuk membunuh Orc karena skill Pitch Knife yaitu melempar pisau hanya Coldown 2 detik. Jadi dia akan memanfaatkan waktu saat Orc berfokus untuk menyerangnya atau pedang David yang hanya menebas sekali atau dua kali saja.
Pada akhirnya mereka berhasil mengalahkan para Orc dengan mudah sebelum efek posioned habis.
Baru saja mereka mengambil nafas karena baru saja menggunakan seluruh stamina maksimal, 350 Orc dipimpin oleh Orc Captain datang dengan ganas.
[Orc Captain
Level 100
Hp 100.000.]
"Dia baru saja berevolusi dan memimpin orc sebanyak ini" ucap David melihat Orc paling depan membawa pedang bermata satu yang kelihatanya saja sudah berat.
__ADS_1
"Lily! Tiger! Perlambat mereka! Mark suruh Archer dan Mage mu untuk menyerang saat mereka mulai melambat Merly bersiap untuk menggunakan Scochi dalam mode transformasi" teriak David mengambil alih pemimpin.
Lily segera menggunakan Ice strom dan Ice shot untuk membuat orc itu melambat sedangkan Tiger segera menggunakan skill sgone spike untuk memunculkan batu berduri dari bawah tanah yang menyebabkan Beberapa orc berhenti tapi tidak dengan Orc Captain yang masih terus berlari karena seluruh skil itu tidak mempan.
Saat semua Orc melambat Merly segera melakukan Evolusi Dragonic walau hanya rambutnya saja yang berubah dan David pun juga mulai bertransformasi karena jelas dia tidak bisa menahan Orc Captain jadi dia bertransformasi menjadi Dark Knight dan menyerahkan sisanya pada Mark sedangkan dia akan Fokus melawan Orc Captain.
Para archer menyerang mengunakan skill mereka termasuk ahrul yang menggunakan panah biasa karena ingin mengurangi jumlah musuh dengan cepat bukan untuk menyerang jarak jauh.
Ahrul segera masuk kemedan perang bersama para warior dan Tank yang dipimpin oleh Mark, Ahrul terus berlari dan menjaga jarak dengan yang lain, dia terus menembak menggunakan panah Epic dari jarak dekat agar memaksimlakan kemampuanya karena Ahrul tidak terlalu bisa memanah dengan cepat jika harus membidik juga tidak seperti Merly yang memang keahlianya adalah membidik.
Saat Merly dan David selsai dengan Transformasinya, kekuatan David sekarang setara dengan level 95 karena lengkap dengan segala peralatan bersifat Dark.
Merly langsung menyuruh Scohi untuk memberikan semuanya shield transparan dan Kabut beracun yang sifatnya sama dengan bom asap yaitu efek slow yang lebih besar sehingga mempermudah mereka untuk melawan para orc walau kekuatan orc tidak menurun hanya sedikit lebih lambat saja.
David langsung berlari berhadapan dengan Orc Captain dan Orc Captain pun menanggapi David.
Kiiiik!!!
Orc captain berteriak saat berlari menghadapi David sambil mengankat tinggi tinggu pedang beratnya.
David berlari dengan tangan kanan memegang pedang lurus kesampin sedangkan tangan Kirinya lurus kebwlakang mengendalikan pisau terbang yang seperti roket meluncur mengikuti David disamping belakangnya.
"Hyaaaa!!! Dark sword!"
Triiingsreeeet...
Set.. set.. set...
Davis menggunakan Skillnya untuk menepis Pedang besar milik Orc Captain melalui pundak kanannya dan segera menyayat lengan Orc Captain juga disusul oleh pisau dibelakang David menancap dibeberapa bagian titik vital seperti lutut pinggang dada dan bahu orc captain tapi hanya setengahnya lah yang masuk dan memperlambat pergerakan orc sementara.
David kembali menarik pisaunya Dan mengunakan Dark Knife untuk menyayat leher bagian belakang milik Orc captain tapi tetap hanya memberikan luka yang kecil karena kulitnya yang keras dan tebal setelah berevolusi.
Sebenarnya permasalahan David tidak bisa menembus kulitnya bukan berasal dari senjatanya tapi dari kekuatanya saja lah yang masih kurang.. jika seorang yang berlevel tinggi menggunakan senjata tingkat Epic milik David maka mereka akan bisa membunuh orc captain dengan sekali serang tanpa merusak Senjatanya.
Saat David menyayat leherbagian belakang milik Orc tapi tidak tembus disaat itu pula lah pedang pedang besar milik Orc Captain menebas rata.
...****************...
Alfa_Rz : ukhum! permisi untuk para pembaca! kemarin-kemarin ada pembaca yang komen kalau author itu menulis cuman untuk mendapatkan uang.
biar saya luruskan temen temen, kami para author diNovel Toon jika hanya menulis untuk uang sudah banyak autgor yang berhenti ditahap awal, semua author tahap awal seperti saya pasti akan berhenti jika menulis hanya untuk uang, karena karya kami para author pemula hampir tidak mendapatkan apa apa kecuali komentar semangat dari para pembaca.
tentu yang membuat kami tetap bertahan menulis dan melanjutkan cerita adalah karena para pembaca memberikan kami semangat dengan like, komentar ataupun dukungan vote.
memang mungkin itu tidak terlalu terl8hat seberapa tapi pada saat kami para author- tidak! untuk diri saya sendiri saya akan merasa sangat senang saat karya saya dapat dinikmati oleh orang lain bahkan ada sebuah kebahagiaan tersendiri saat mereka memberikan kami kata kata dukungan.
__ADS_1
sekian saja yang author sampaikan kali ini. dah papayo!