Another VR World Accident

Another VR World Accident
Chapter 145, Berhasil menguasai kota.


__ADS_3

Kota kekuasaan Vermilion


Kota yang dijatuhkan monster


"Serang!!!" Teriak Tiger.


Shut shut!


Bom bom! skterrr


Roarr!!


Rarr!!


Berabagai serangan panah dan sihir langsung menghujani para monster sebelum perajurit dengan formasi panlax tapi bukan menggunakan tombak melainkan pedang dikedua sisi perisai tanker yang menggabungkan skill tank destroyer dan absolute tank yang langsung menumbangkan monster yang mereka tabrak.


"Aaarrh!!!"


Teriakan para perajurit menggema dan mereka terus mendorong monster hingga batas mereka dimana mereka langsung mundur sepuluh meter untuk membuat ruang sebelum berpencar dan memebentuk tim kecil untuk membuat dindingpertahanan kecil yabg melindung mage dan archer dalam lingkaran kecil dan para swordman diluarnya yang mengatasi monster secara langsung.


"Selesaikan sebelum malam!!" Teriak Tiger menyemangati perajurit yang kesenangan membantai.


"Ooo!!" Para perajurit juga tambah mengganas.


Pada akhirnya para perajurit baru dapat mengatasi monster dengan jumlah mereka tanpa bantuan perajurit veteran sebelum malam hari tiba karena jumlah monster hanya lebih dari seribu saja.


"Kerja kalian sangat bagus! Jika kalian bisa pulang dengan selamat jendral Dark akan memberikan kalian hadiah tapi jika kalian gugur, maaf jendral Dark tidak akan mengampuni kalian." Canda Tiger kepada oara perajurit yang baru saja mengurusi mayat monster didalam kota karena mereka harus beristirahat dikota untuk malam ini.


"Hahaha! Aku berharap jendral Dark bisa menaikkan gajiku lebih tinggi lagi!"


"Gajiku sudah tinggi! Aku harap jendral Dark menaikkan pangkatku!"


"Pangkat tidak berguna saat belum memiliki istri, semoga aku bisa beristirahat dari kegiatan militer setelah perang ini dan menikah."


"Kau terlalu bersemangat kawan! Aku hanya berharap tidak menjadi daging cincang disini!"


"Hahaha!!!"


Berbagai harapan perajurit terdengar dan ini membuat suasana menjadi ramai dan seakan tenang padahal ribut, ini juga mencairkan suasana hati perajurit yang sedang dalam jembatan kematian, terpeleset sedikit saja maka mereka akan mati, jika berhasil menyebrang maka mereka akan pulang dengan harta karun.

__ADS_1


Setelah semua mayat monster dibereskan bersama drop item, para perajurit segera diistirahatkan karena hari sudah menjelang malam, tentunya bahan makanan tidak ketinggalan karena beberapa tim perajurit yang diajari memasak khusus segera membuat makanan untuk makan malam.


Untuk Drop item langsung diberikan kepada pemimpin perajurit karena itu akan menjadi harta tawanan perang dan digunakan sebagai harta kota Dragkolli nantinya.


Para perajurit biasanya hanya mendapatkan drop item dari monster saat mereka berburu diluar jadwal kegiatan perajurit sehingga mereka sangat jarang mendapatkan drop item tapi bahkan tanpa drop item perajurit David sudah sangat bersyukur karena dimana lagi mereka akan mendapatkan item tingkat epic secara gratis, digaji lagi saat mereka memakainya.


Para perajurit segera beristirahat dan tidur dengan mempersiapkan tim assassin untuk berganti jaga saat mereka semua sedang tertidur tapi David tidak pernah tertidur saat menjalangkan misi perang.


"Apa tuan tidak merasa aneh?" Ucap Virinda bertanya tiba tiba.


"Dibilang aneh bisa juga." Santai saja David menannggapi sebekum lanjyt meminum jus yang membuat tenggorokannya sedikit lebih manis.


"Monster hanya menyerang bagian penting seperti kota pertanian dan ibu kota yang seperti telah diatur oleh iblis tapi cara para monster menyerang sangat berantakan, apa pemimpin mereka telah mati?" Bingung Virinda menganalisa.


"Aku berharap tidak pada kemungkinan terburuknya." David sebenarnya memiliki satu tebakan tapi itu adalah kemungkinan terburuk hingga David berharap bukan itu kemungkinannya.


Yang membuat serangan ini semakin aneh adalah dari mana para monster tahu kota mana yang harus mereka serang dan tidak, jika mereka diperintahkan oleh iblis lalu dari mana iblis itu tahu setiap lokasi kota sedangkan iblis selalu berada didunia iblis.


Kemungkinan terburuknya adalah para iblis sudah mulai menyusup kedunia manusia dan membangun kekuatan mereka sendiri, itu yang memberatkan pikiran David sekarang.


"Teh tuan?" Bertanya Virinda saat melihat David menghabiskan banyak jus dari tadi.


"Tolong." Ucap David meminta teh yabg ditawarkan Virinda.


...


Kota tempat pengungsian.


"Kita telah mengirim surat permintaan bantuan sejak dua minggu lalu tapi sampai sekarang bahkan satu bantuan pun belum ada bahkan bangsawan tetangga tidak ada yang datang membantu." Gerutu seorang perempuan cantik berambut merah.


"Tenanglah Stella, aku yakin kerajaan pasti akan mengirim seseorang." Ucap seorang perempuan paruh baya berambut merah yang berbaring diranjang menenangkan perempuan muda berambut merah tadi yang bernama Stella.


"Aku tidak bisa tenang ibunda, ayahanda bahkan seakan tidak peduli dengan masalah ini, sekarang dia malah menghilang." Stella tambah menggerutu.


"Uhuk! Ayahmu adalah seorang kesatria, pasti ayahmu sedang melakukan sesuatu untuk membantu warga." Ucap wanita paruh baya tersebut.


"Ibunda tenanglah." Cepat Stella memberikan satu botol potion kepada ibunya.


Satu tangan kurus mendorong botol potion tersebut menjauh dari dirinya. "Aku sudah meminum dan menghabiskan banyak persediaan obat obatan.. sekarang kondisiku bahkan tidak memulih.. sedikitpun, dari pada menyianyiakannya padaku huhh lebih baik kamu berikan kepada para perajurit.. dan warga yang terluka uhhuk!." Ucapnya dengan nada yang naik turun.

__ADS_1


"Jangan berbicara lagi ibunda, aku pasti akan membasmi para monster dan membawa ibu mencari tabib handal." Ucap Stella yang memeluk erat ibunya.


Tok tok tok


Sebuah suara ketukan dari kuar pintu terdengar.


"Ada apa!?" Tanya Stella.


"Nona, rombongan monster menyerang lagi, kali ini lebih banyak." Lapor seorang dari balik pintu.


"Sial! Para monster menyerang dipagi buta seperti ini, Para perajurit bahkan belum semuanya pulih, ... segera pertahankan kota!" Perintah Stella. "Aku pergi dulu ibunda." Ucap Stella pamit.


"Berhati hatilah Stella." Hanya itu kata kata yang bisa diucapkan ibunya karena tidak dapat menghentikan Stella.


...


Kota tempat David beristirahat


Pagi hari tiba dan perajurit segera bersiap untuk berangkat sejak fajar, begitu semuanya siap dan selesai sarapan, mereka langsung berangakat kekota tempat para warga dan keluarga bangsawan mengungsi.


"Perjalanan seharusnya sudah tidak terlalu jaih tapi aku memiliki firasat buruk, percepat langkahnya." Gumam David sebelum memerintahkan Tiger untuk mempercepat perjalanan.


"Baik tuan." Tiger berbalik. "Semuanya! Jedral Drak memerintahkan kita untuk bergerak cepat, segeralah mempercepat langkah kalian!" Teriak Tiger.


"Baik!"


Semuanya langsung menggunakan mempercepat langkah mereka dan David juga menyuruh untuk Moar segera memimpin perajurit assassin untuk maju terlebih dahulu untuk melihat situasi didepan.


David tidak mengirim Virinda karena David berncana untuk benar benar melatih perajuritnya dipertempuran nyata.


Saat perajurit assassin tiba beberapa dari mereka yang memiliki keahlian untuk mengirim surat menggunakan burung segera mengirimkannya walaupun Moar bisa langsung menggunakan telepati unuk melaporkan situasi tapi kali ini harus perajuritlah yang mengirimkan informasi.


Setelah Tiger membancakan suratnya semua perajurit semakin menambah kecepatan mereka termasuk David yang segera merubah pemikirannya.


"Virinda, aku tidak bisa langsung bergerak kali ini, setidaknya kau masih bisa untuk datang kesana dan ulur waktu sampai para perajurit penyerang datang, minta Moar untuk membantu dan biarkan perajurit assassin untuk segera memulihkan stamina mereka." Perintah David.


"Dimengerti tuan." Lima kelebat bayangan sempat terlihat muncul dibelakang David sebelum menghilang.


...----------------...

__ADS_1


buat yang ingin lihat ilustrasi novel Another VR World Accident silahkan lihat diinstagram saya saja @Rezaatmaja03 atau kalian bisa cari dengan nama @reza_atmaja03 itu akunnya sama aja.


disana penjelasan karakter serta asal usulnya lengkap guys.


__ADS_2