Another VR World Accident

Another VR World Accident
Chapter 121, Bumi


__ADS_3

Bumi


"Ini.. bumi?" David benar benar terkejut saat melihat sebuah kramaian kota dari sebuah tempat yang tinggi dan lagi kota tersebut adalah jakarta tempatnya dulu dan adiknya.


Yang membuatnya tambah terkejut adalah sekarang kota tersebut berubah drastis dan David dapat melihat ada beberapa orang yang bertarung melawan monster yang keluar dari sebuah portal ditengah kota tapi warga disekitarnya melihat seperti itu adalah hal biasa.


"Sebenarnya apa yang terjadi? ... Iya! Rina! Aku harus segera menemui Rina." David langsung melompat kebawah yang dia rasakan adalah melompat dari sebuah ketinggian yang sebenarnya tidak memiliki pijakan, Virinda juga langsung menyusul.


"Tuan!!"


"Rina!!" David berusaha untuk terjun tapi sebelum sampai dipermukaan David langsung kembali kehutan ilusi tepat didepan portal yang dia masuki tadi.


"Tidak!!!" David berteriak keras saat melihat portal mulai menutup dan walaupun dia berusaha masuk kembali sebelum portal menutup tapi sudah tidak bisa.


"Tuan! Tenanglah tuan." Virinda langsung menenangkan David dengan memeluknya.


Yah kurang lebih melihat reaksi David, Virinda sudah dapat menebak apa yang terjadi dengannya karena Virinda sudah terbiasa menenangkan dan menghibur David jika David sedih saat memikirkan adiknya.


"Sshh.. sebenarnya apa yang terjadi dibumi?" David berusaha menahan diri dan tenang.


Virinda masih terus memeluk David memberikan sebuah kehangatan yang memang terasa sangat nyaman dan hangat.


Sebuah pelukan hangat yang terus menenagnkan David saat dia merasa sedih dan hampir ada setiap saat.


"Haih aku benar benar laki laki yang payah, selalu mengharapkan ketenangan dari Virinda." David berusaha menahan air matanya.


"Virinda merasa senang mendengarnya tuan." Tersenyum Virinda diwajah yang biasanya selalu dingin dan kejam.


"Biarkan aku sedikit lebih lama." David benar benar menikmati rasa aman yang diberikan Virinda padanya.


"Nm." Mengangguk Virinda.


Walaupun begitu David masih tetap memikirkan apa yang sebenarnya terjadi pada bumi.

__ADS_1


'Sistem, apa kau bisa menjelaskan sesuatu tentang portal tadi?' Bertanya David menutup mata sementara berbaring dipaha Virinda.


'Jawab, portal tidak dapat dideteksi oleh sistem! Tapi sistem telah menyimpulkan dua kemungkinan. Kemungkinan pertama portal tersebut adalah portal lintas dimensi dan waktu. Kemungkinan kedua adalah portal tersebut adalah sesuatu yang dapat membingungkan orang yang masuk kedalamnya dan memunculkan ilusi dari pikiran dan kekhawatiran orang yang memasukinya.' Sistem menjelaskan.


"Aku berharap itu adalah kemungkinan kedua." David tentu tidak ingin membayangkan saat adiknya berada pada dunia yang diserang oleh monster.


Tapi satu fakta David lupakan karena tidak ingin menerima kemungkinan pertama yaitu bahwa Virinda ikut bersamanya memasuki portal dan melihat hal yang sama dengan David dengan kata lain itu bukanlah sistem ilusi yang dijelaskan oleh sistem tapi malah lebih mengarah kekemungkinan pertama yaitu potal lintas waktu dan dimensi.


Jika memang itu adalah sebuah portal litas waktu dan dimensi, sedangkan David sempat melewatinya menuju kebumi maka itu adalah sebuah kenyataan yang sebenarnya membahagiakan tapi tidak ingin David terima karena sekarang bumi sering diserang monster yang keluar dari sebuah portal yang lebih mirip retakan dimensi.


Jika memang begitu maka ap bedanya dunia ini dengan bumi dengan bumi yang selalu diserang oleh monster? Lalu bagaimana kondisi adiknya sekarang? Tentu semua itu akan menjadi pertanyaan yang berat dan membuat David khawatir tingkat dewa yang nyatanya dia adalah seorang penyayang adik tapi bukan siscon.


...


Singkat cerita keesokan harinya David kembali kedesa Dwarf setelah memgumpulkan banyak batu peledak yang didapatkan Death Knight dan melihat banyak Dwarf yang berkumpul didalam desa tepatnya didepan gerbang dengan berbagai perlengkapan dipunggung mereka.


Begitu David berjalan masuk Kihai langsung menghampirinya. "Tuan David kami sudah siap selanjutnya hanya perlu arahan tuan." Ucap Kihai yang sudah siap dalam perjalanan jauh.


"Berapa jumlah kalian?" Walaupun sudah Tahu tapi David tetap bertanya.


"Baiklah ... katakan pada mereka nanti jika setiap sesuatu perlu imbalan." David berbalik dan mengangkat tangan kanannya.


Kihai tentu mengerti apa yang dimaksud oleh David karena mereka pun juga sudah menyepakati tawaran David kemarin.


"Gate."


Sebuah gerbang dimensi penghubung langsung terbuka dihadapan David siap membawa mereka menuju ketempat yang dituju.


"Ikuti aku." Ucap David berjalan masuk bersama kelima pasukan bayangannya.


"Baik tuan! Semuanya ikuti tuan David!!" Berteriak Kihai pada warganya sebelum berjalan memasuki portal meskipun sebagian ada yang ragu tapi sebagian pula ada yang takjub.


Setelah mereka semua melewati gerbang dimensi tersebut, mereka langsung tiba disebuah hutan dengan gua didepan mereka yang lebih mirip sebuah batu berlubang dan lubang tersebut mengarah kebawah tanah.

__ADS_1


Hutan dan gua yang mereka datangi adalah tempat pasukan serigala dulu membangun kekuatan pertama mereka dan David merasa disini adalah tempat yang cocok untuk Dwarf.


Walaupun sekarang mereka tentu tidak akan muat tapi bagi ras Dwarf tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk menciptakan rumah dibawah tanah.


"Kalian bisa memperluas gua dibawah dan membuatnya menjadi kota bawah tanah." Ucap David.


"Ini adalah tempat yang sangat cocok tuan." Kihai memuji tempat yang diberikan oleh David.


"Baiklah segera atur orangmu."


Cepat Kihai memanggil warganya yang sudah siap dengan peralatan mereka dan membagi pekerjaan, sebagian langsung masuk kedalam gua untuk menggali lebih jauh dan membangun tempat yang bagus sedangkan sebagian lagi pergi menebangi pohon disekitar gua untuk dijadikan bahan didalam gua maupun pagar sementara mengelilingi gua.


Setelah David memasang banyak death knight yang berjaga disegala penjuru hutan untuk tidak membiarkan manusia maupun monster mendekat juga menambahkan Wolff kepada Kihai agar dia bisa berguna David langsung mendatangi Kihai untuk berpamitan.


"Kihai aku harus kembali kekotaku dulu, aku akan mengirim kalian gandum dan bahan makanan lainnya setelah empat hari jadi untuk sementara kalian harus bertahan dengan makanan yang kalian bawa." Ucap David berpamitan.


"Baiklah itu bukan masalah tuan kami masih memiliki banyak persediaan makanan." Kiha menjawab dengan mengacungkan jempol.


Yah Kihai dan warganya membawa makanan yang cukup untuk dua minggu selama perjalanan tapi mereka malah akan menggunakannya sebagai makanan untuk bekerja karena perjalanan mereka tidak memakan waktu sama sekali.


David langsung berangkat menuju kekota Dragkolli mengunakan skeleton Dragon bersama lima pasukan maid nya, David tidak menyempatkan diri untuk singgah di Green Luck City karena ingin segera mengurus kebutuhan para Dwarf dan pekerjaan baru untuk mereka setelah mereka menyelesaikan tempat baru mereka.


Perlu waktu seharian penuh David terbang untuk sampai di Dragkolli Town yang sudah mulai berubah menjadi Dragkolli City karena sudah hampir menyelesaikan semua pembanguanan tembok serta berbagai fasilitas publik.


David juga dapat melihat satu lahan di Vulgata Town yang terisi dengan padi yang membuat David sangat menantikan hasil panennya.


Saat sampai David langsung menuju kemansionnya untuk membuat surat perintah baru yaitu mengirim persediaan makanan ketempat dwarf setiap bulan dan berbagai kebutuhan seperti ingot dan lainnya.


Tapi saat melewati tengah kota dengan berjalan kaki sebuah kerumunan langsung menghentikan aktifitasnya saat melihat David dan satu orang disitu sudah dikebiri sampai bonyok.


"Apa yang terjadi?" Bertanya David menghampiri keramaian tersebut.


...****************...

__ADS_1


Autrhor : jika kalian ingin lebih jelasnya tentang apa yang dilihat oleh David didalam portal maka kalian bisa membaca karya Battle Of Hunter karena novel tersebut memiliki hubungan erat dengan novel ini saat nanti memasuki Arc raja iblis dan Knights Of The Round Table.


Mengenai Arc memang sengaja author tidak tuliskan dijudul tapi jika kalian ingin info lebih lanjut maka silahkan masuk kegrup Alfa-RZ untuk membahas info menarik seputar karya author.


__ADS_2