
Tempat Dwarf
Para perajurit yang datang segera diarahkan oleh David secara langsung untuk membangun tenda diatas permukaan gua, beberapa dari mereka juga gokus untuk melakukan penebangan untuk mengumpulkan kayu yang akan berguna saat membangun tembok nantinya maupun rumah sederhana untuk sementara.
Keesokan harinya setelah semua pasukan sudah memiliki tendanya masing masing dan sudah memiliki tempat untuk bersandar sementara, mereka segera melakukan pembangunan tembok dimana besi tanam dan besi tulang tembok telah dibuat oleh Kihai.
Itu adalah hal mudah bagi para Dwarf, bahkan mereka dapat menyelesaikan semuanya hanya kurang dari dua hari saja.
Luas pembangunan tembok mirip dengan kota Dragkolli saat masih pertama kali David datang dan menguasainya dan pembangunan kali ini berjalan dengan cepat karena bantuan dari para Dwarf yang ternyata sangat handal dalam hal ini.
Untuk masalah kota Dragolli sebenarnya telah resmi menjadi Dragolli City bukan lagi Dragkolli Town karena sekarang luas temboknya sudah selua Green Luck City meskipun penduduknya masih kurang banyak tapi pertambahan penduduk dikota David terus meningkat pesat dan pajakpun akhirnya semakin naik untuk mengurangi pendatang yang berlebihan.
Kembali kecerita, dimana pembangunan terus meningkat setiap harinya, Death Knight tentu sangat membantu dalam hal ini karena mereka juga dapat bekerja hampir mirip dengan para perajurit yangbhanya membutuhkan perintah saja untuk bekerja.
David belum menerapkan sistem mekanis pada tembok untuk sementara seperti yang sudah ada diDragkolli City karena menganggap ini hanya lah tembok untuk awal dan sementara saja meskipun biayanya sendiri sudah mencapai puluhan ribu koin emas.
Tembok luar diDragkolli City memiliki beberapa mekanisme sihir pertahanan dan penyerang otomatis terhadap orang yabg melanggar aturan dan menyeberangi tembok secara ilegal.
Meskipun tujuannya tertulis seperti itu tapi tujuan sebenarnya adalah untuk mencegah assassin masuk secara ilegal, bahan Virinda sendiri akan mendapatkan serangan yang berakibat vatal padanya saat melewati tembok tanpa izin walaupun itu tidak akan membunuhnya, tapi Virinda telah mendapatkan Izin.
Digerbang Dragkolli City memiliki sihir pendeteksi yang dapat mendeteksi jumlah populasi penduduk dan keluar masuknya bahkan identitasnya sendiri akan langsung dikirim kemansion Lord Kota.
Untuk sekarang David hanya mnyiapkan tembok dan sihir pertahanan dan penyerang otomatis terhadap penyusup maupun penyerangan dari monster, setidaknya untuk sekarang itu sudah sangat cukup.
Sementara semua sedang melakukan pembangunan, David menuju ketempat penempaan Forts dan Kihai yang sedang mengawasi yang lainnya menempa.
"Tuan David, apa anda memerlukan sesuatu?" Bertanya Kihai.
"Kau bisa melihat ini." David mengeluarkan sesuatu dari Invertorinya.
Bang!
__ADS_1
Suara ledakan terdengar.
"Apa itu tuan David? suaranya sangat besar." Kihai bertanya.
"Ini adalah pistol, aku ingin kalian membuat beberapa senjata dengan sistem yang sama dengan menggunakan batu peledak." Ucap David.
Yang dikeluarkan David adalah sebuah pistol normal dengan tenaga dan model yang sama dengan yang dibumi. David memiliki skill yang dapat mengubah bentuk sebuah batu atau benda yang bersifat metalik, dengan skill ini David dapat membuat pistol normal dengan mudah.
Hanya saja David tidak dapat menambahkan efek apapun didalamnya karena tidak memiliki keahlian balcksmith.
"Tapi bukankah efek ini terlalu kecil tuan?" Bertanya Kihai saat melihat sebuah peluru menancap didinding gua. "Juga pembuatannya bahkan lebih sulit dari pada membuat panah." Sambung Kihai.
"Jika kita membuat yang kecil seperti ini tentu saja efeknya juga kecil, tapi bagaimana jika kita membuat yang lebih besar dan pelurunya dapat meledak." Jelas David.
"Hm Itu dapat dicoba tuan." Ucap Kihai mengangguk.
"Sebenarnya aku juga membuat beberapa dari batu peledak." David mengeluarkan beberapa bom dan senjata pelontar jenis lainnya.
"Jika seperti ini maka kami dapat membuatnya menjadi semakin mematikan tuan David." Kihai langsung bersemangat saat memeriksa semua mekanisme senjata yanh dikeluarkan oleh David.
Jika hanya mengandalkan bom biasa dari batuk peledak saja tentu masih bisa ditahan oleh pertahanan sihir, tapi bagaimana jika dimodifikasi dan diberikan unsru lain atau efek lain, mungkin akan menjadi semakin mematikan.
David sebenarnya sempat memikirkan untuk membuat bom hidrogen atau nuklir tapi itu tentu bisa menghancurkan dunia ini dalam sekejap karena dunia ini masih dalam keadaan kacau, jadi David lebih memilih untuk membuat beberapa bom dari batu peledak biasa dan efek tambahan saja.
...
Setelah beberapa minggu akhirnya pembangunan tembok selesai dengan cepat bersamaan dengan kota bawah tanah dan beberapa bagian kapal yang siap diantar tentunya.
Beberapa peledak yang sering diuji coba dihutan semakin hari semakin membaik dan sekarang mereka sudah mendapatkan hasil yang baik dimana satu bom yang Kihai ciptakan bahkan dapat menghancurkan satu kota yang tidak memiliki pelindung sihir.
Hari ini adalah hari dimana beberapa bagian utama kapal dikirim, sudah ada sepuluh bagian luar atau bisa dibilang tempurung kapal yang sudah siap dilabukan tapi masih bersandar ditengah hutan.
__ADS_1
Penjangnya sendiri hanya sampai seratus meter saja, kali ini besarnya tidaklah terlalu besar tapi mesinnya khusus diciptakan untuk membuat kapal lebih cepat dan lincah saat bergerak diperairan.
Setiap kapal yang berjumlah sepuluh sudah berada diatas sebuah mobil khusus yang disiapkan untuk menarik kapal yang sudah disiapkan roda untuk membawanya.
"Dari sini biarkan kami yang menurusnya." Ucap Forts pada Kihai.
"Baiklah kuserahkan padamu." Kihai pun lepas tangan dan melihat kepergian sepuluh mobil besar melintasi hutan dimana pepohonan sudah ditebang dan jalan sudah lumayan diperbaiki untuk menuju kejalur garam kemudian menuju kekota pelabuhan.
"Kami berangkat!" Teriak Forts yang sudah ada didalam mobil David.
"Ya! Yang disini biarkan aku yang mengurusnya! Terutama peroyek terbesar kita." Balas Kihai berteriak dimana diakhir ucapannya tersenyum saat membahas tentang peroyek yang ia maksud.
Semua kapal langsung diantar kekota pelabuhan dengan kecepatan yang ssangat lambat, selain untuk memastikan keamanan kapal mereka juga tetap akan melambat sebab mobil yang membawa kapal tidak dapat melaju.
Pada akhirnya mereka toba dikota pelabuhan setelah tempat hari, mereka juga harus memutari kota pelabuhan untuk tiba dipelabuahan diluar tembok yang dibangun oleh David khusus untuk hari ini.
Tentu adanya sepuluh tempurung kapal besar diluar kota membuat kehebohan bahkan ada banyak warga yang datang untuk melihat pasukan David mengantarnya.
Mereka tiba disebuah pelabuhan besar yang jauh dari pelabuhan utama pelabuhan tapi pelabuhan ini bahkan lebih besar dan memiliki beberapa mekanisme katrol yang bahkan dapat mengangkat Ocean Dragon kedaratan.
Satu kapal dibawa maju kebawah katrol tersebut dan memang membutuhkan waktu lama hingga akhirnya semuanya dipastikan aman dan kapal terangkat perlahan dari mobil hingga mendarat dilaut.
"Pendaratan pertama behasil." Gumam David tersenyum.
"Sepertinya semua kapal ini akan menjadi sejarah besar nanti." Virinda berkomentar.
"Kau bisa menyaksikannya nanti." Ucap David yang duduk dengan tenang melihat satu persatu kapal diturungkan.
"Bagian dalam kapal akan tiba satu minggu lagi, sepertinya itu cukup untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap semua bagian kapal tuan." Ucap Virinda.
"Hehh.. kau terlalu meremehkan para Dwarf, mereka adalah ras yang sangat membanggakan hasil tempaan mereka, tentu mereka sudah memastikannya secara keseluruhan karena hanya inilah kebanggaan hidup dan ras mereka." Ucap David meralat perkataan Virinda.
__ADS_1
"Lalu apa tuan memiliki rencana lain disini?" Bertanya Virinda.
"Satu minggu, itu cukup untuk coldown gerbang dimensiku, aku akan menuju ketempat para Kobold untuk mengambil hasil mereka dan kembali kesini setelah satu minggu lagi." Ucap David akan rencananya.