
"Kita akan berangkan nona jadi bersiaplah untuk berenang dipantai untuk menikmati liburan, nona aslein bisa kembali menikmati pemandangan laut atas kapal dengan tenang" David berjalan kearah ruang kendali karena dia masih ingin menikmati mengemudi kapal barunya jadi tidak memberikan kemudi kepada orang lain.
Saat jangkar selsai diangkat Merly dan Astein datang keruang kendali.
"Kak David" sapa Merly langsung duduk didekat David.
"Ada apa Merly? Kita akan segera menuju kepulau beracun untuk memberi makan Scochi loh" ucapa David.
"Benarkah?!" Saut Merly bersemangat.
"Yah seratus kilo meter dari sini adalah pulau beracun" David memberi tahu singkat saja.
"Baiklah.. Astein duduklah kita akan mengemudikan kapalnya loh!" Merly mempersilahkan Astein duduk disebelah kanan David sedangkan dia berada disebelah kiri.
"Baiklah tapi aku baru kali ini melihat kapal seperti ini" ucap Astein.
"Bagian serunya baru saja dimulai loh, mari kita berangkat!" David langsung mengalirkan mananya untuk melaju dengan kecepatan tinggi.
"Semuanya pegangan kita akan melaju" David mbuat kapalnya berada dalam kecepatan maksimal.
"Wow cepat.. haha cepat sekali" ucap Astein.
David sengaja menunjukkan keahlian kapalnya karena masih agak emosi dengan masalah surat semalam jadi dia ingin Astein menceritakan bagaimana hebatnya kapalnya pada bangsawan bodoh itu.
Masalah rahasia atau keserakahan David bisa mempercayai dan mengandalkan Bangsawan satu ini tapi tetap saja David selaku dibuat emosi olehnya dengan wajah santainya tanpa memikirkan masalah karena semua masalah dikota dia lemparkan pada para ketua Guild.
Bahkan saat David dikota pelabuhan beberapa kali menerima surat agar segera kembali kekota Green untuk menyelsaikan masalahnya tapi David hanya membalas dengan mengirimkan surat yang berisikan masalahku sekarang jauh lebih besar om.
Hanya butuh waktu satu jam dua puluh menit untuk David mensandarkan kapalnya dipulau tersebut dan segera meminta yang lani untuk mengekuarkan skoci untuk mendarat dipulau karena kapal sudah tidak dapat maju lagi.
Dua sekoci kayu turun dari kapal dan semuanya bergiliran untuk sampai kepulau tapi yah Merly pasti sudah berangkat duluan mengunakan sekoci pertama karena dia paling bersemangat mengenai masalah racun.
**********
Pulau racun
"Oke semuanya bersantailah kita akan menginap disini malam ini jadi bangunlah beberapa tenda dan siapkan pemangangan atau yang lainya, yang jelas jangan masuk dalam hutan karena banyak tumbuhan beracun dan hewan beracun yang mungkin sangat mematikan" David memberi intrukasi walau dia tau Merly akan memasuku gutan tersebut tapi dia tidak terlalu khawatir karena dia sudah memastikan dengan radar sistep bahawa tidak ada yang bisa membahayakan Merly didalam.
Semuanya mulai kembali liburanya pesta daging sampai minum bir yang mereka dapatkan dari kapal prompak kemarin.
Merly sendiri sudah masuk kedalam hutan bersama Scochi, pulau ini tidaklah besar hnya berukuran satu kilo meter saja tapi menampung banyak hewan beracun dan tumbuhan beracun yang langkah jadi jarang sekali ada kapal yang beristirahat dipulau ini.
Didalam hutan Scochi terus memakan tanaman beracun dan berbagai hewan beracun untuk memperbanyak racunnya dan dapat kembali dia produksi.
Sehari semalam mereka dipulau dan meninggalkan pulau untuk kembali berlayar pada pagi hari, David terus mencari pula dekat yang bisa dikunjung dan mengambil beberapa hewan atau tumbuhan yang bisa mereka gunakan.
__ADS_1
Setelah satu minggu terus berlayar akhirnya mereka memutuskan untuk kembali berlabu dikota pelabuhan lebih tepatnya pantai Dark Dragon.
**********
Sehari sebelum mereka mendarat dipelabuhan.
"Cepat utus para prajurit untuk pergi mencari dilaut, segera kirim semua kapal dipelabuhan untuk mencari, seluruh Guild juga ikut membantu!"
"Haih kemana guild Dark Dragon disaat seperti ini aku membutuh kan lebih banyak orang untuk mencari" keluh Erik Lugard yang sedah seminggu putri dan istrinya belum ada kabar yang seharusnya sudah sampai satu minggu lalu.
**********
Kota belabuhan.
Rumah David.
"Tuan ada masalah, semua oorang sedang bersiap menuju kelaut mencari nyonya Aslein dan putri Astein" bisik Virinda pada David saat semuanya sedang bersiap untuk kembali kekota kerajaan.
"Baiklah.. seralah pergi keguild untuk memberi tahu bahwa mereka amana bersama kita, kamu berangkat lah sebagai utusan guild leader bawa lencana anggota guild Dark Dragon mu" perintah David.
"Baik tuan"
David segera menghampiri nona Aslein untuk memberitahukan keadaan sekarang.
"Nona Aslein.. kita Green sekarang sedang sibuk karena anda loh" ucao David menghampiri Aslein dan Astein.
"Aku sudah menyuruh orang untuk memberi tahu guild kota ini, jadi kurasa sebentar lagi prajurit kalian akan datang menjemput" ucap David.
"Terima kasih David juga maaf merepotkan" Aslein berterima kasih.
"Yah tida masalah aku sudah terbiasa dengan satu hal yang merpotkan apa lagi suami anda"
"Haha tolong dimaklumi David"
Tidak butuh waktu lama hanya 15 menit saja setelah Virinda menghilang sekelompok prajurit datang dengan kereta mewah.
"Mereka sudah datang loh nona Aslein"
"Yah"
"Kurasa suamimupun ikut, kali ini menurut ku dia bisa sedikit diandalkan" David agak memuji setelah melihat seorang lelaki umur 40an berkumis dengan rambut pirang disisir kebelakang.
"Hormat mada Earl" semuanya segera memberi pemghormatan.
"David terima kasih sudah menyelamatkan istri dan anaku" itulah yang langsung dikatakan Erik Lugard yang sepertinya Virinda menjelaskanya dengan baik padanya.
__ADS_1
"Yah tidak masalah" David tidak terlalu memikirkanya.
"Istriku aku merindukanmu huhu~" tadi dilihat sangat berwibawa tapi tepat saat melihat istrinya langsung bertingkah seperti bocah 4 tahun.
"Sudahlah jangan terlalu bermanja disini, kita pulang sekarang" nona Aslein menahan wajah Erik Lugard untuk menciumnya walau dia sudah berada dipelukan Erik.
"David datanglah berkunjung lain kali yah!" Aslein pergi bersama perajuritnya.
"Tuan David berkunjung yah!" Astein menyusul.
"Yah aku akan berkunjung!" Teriak David juga.
"Baik! kita sudah tidak memiliki masalah dikota pelabuhan sekarang kita akan kembali kemasion Dark Dragon sebelum kita kambali melanjutkan misi penting" David kembali bersiap.
"Baik tuan!" Semuanya melanjutkan persiapan untuk kembali.
Liburan dan semua yang terjadi berlalu begitu saja, mereka kembali kekota Gren dengan perjalanan pagi hingga sampai siang dihari berikutnya.
Semuanya berjalan dengan lancar dan baik, tidak ada maslah dengan hari dama seperti ini, tiga hari setelah David sampai dimasion Dark Dragon, David menerima undangan perjamuan yang mana adalah untuk merayakan kembalinya putri Astein Lugard dari academi dan Nyonya Aslein Lugard.
Dari bocoran informasi yang David dapat, Erik lugard juga mengundang beberapa lord kota dan ketua Guild yang berada dibawah kekuasaan Erik Lugard seperti lord kota pemabuhan.
Karena memang David tidak terlalu sibuk dan perjamuan seperti ini memang harus didatangi agar dianggap lebih sopan saat menerima untdangan akhirnya David memilih Merly untuk berangkat bersama karena Merly sudah agak akrab dengan Astein.
David hanya berharap Merly tidak membuat masalah, tapi David yakin bahwa Merly tahu dimana harus membuat masalah dan dimana tidak.
Sebenarnya David kepesta ini juga karena pastinya Earl Eric lugard akan mengundang para bangsawab terdekat dan David ingin melihat orang seperti apa itu Viscount Baralak.
...----------------...
Rangkin Vote umum untuk saat ini.
1.Xn
Ig : ...
2.Alex
Ig : ...
3.Alfa_Rz
Ig : Rezaatmaja_03
Bagi nama akun yang tertera diatas segera mengirimkan akun instagramnya dikomentar agar Author dapat menuliskannya sekaligus seperti Alfa_Rz.
__ADS_1
Silahkan Follow IG : Rezaatmaja03 yah guys, itu adalah akun author, thankyou.
Pengumuman rangkin Vote selanjutnya akan diumumkan saat chapter seratus, jadi silahkan vote sebanyak banyaknya agar kalian juga bisa mendapatkan kesempatan memperomosikan instagram kalian atau mungkin novel? akun you tube? Pokoknya yang tertera diatas bisa memiliki hak seperti itu.