
"Ini kunci Mansionnya dan besok juga akan ada dua pengawal yang berjaga digerbang kediamanmu" jelasnya kembali.
"Baik terima kasih" David mengambil kuncinya dan segera berpamitan.
"Ingat kalian akan berangkat pagi mulai dari Guild" ingatnya kembali.
"Baik" ucap David sebelum melangkah keluar.
David dan Merly segera pergi kemension untik mengeceknya juga dia tidak lupa untuk memanggil tiger dan teman yang lainnya untuk ikut.
"Inilah markas kita" Ucap David membuka gerbang.
"Wow keren.. ini lebih besar dari yang aku kira" David pun merasa antusias.
"Kalian berkelilinglah dulu aku masih ada urusan yang harus aku selsaikan" ucap David berjalan memasuki Mansion yang mana jaraknya sekitar 300 meter dari gerbang.
Setelah memasuki mansion David dapat melihat dua tangga melengkung disamping kiri dan kanan dilantai satu untuk menuju lantai dua. Juga memiliki aula yang sangat besar, David segera menuju kelantai bawah tanah melalui jalan dibelakang Tangga untuk turun karena David melihatnya disketsa rumah.
Saat sampai di lantai bawah, disana hanya ada ruangan kosong saja dan beberapa kurungan yang terlihat seperti penjara.
David segera menggali tanah untuk mengubur Box store untuk diaktifkan disudut ruangan.
Setelah David menguburnya David segeara menempelkan mananya dan mengalirkan sejumlah Mana, seketika itu juga Box tersebut berubah menjadi besar dan menjadi ruangan bawah tanah yang baru yang memiliki satu pintu tapi tidak terlihat jelas karena menyatu dengan tembok juga hanya bisa dibuka oleh David.
David langsung membukanya dan masuk, ruangan tersebut memiliki luas 5×5 meter tapi didalam sana tidak memiliki apa apa, David segera mengeluarkan 10.000 koin emas dan seketika itu juga tersimpan didinding dan menunjukkan nominalnaya.
"Ini sih lebih mirip mesin minuman otomatis" ucap David dan segera keluar tanpa perlu mengambil kembali uangnya karena merasa risih sendiri saat membawa uang terlalu banyak.
David berjalan menuju lantai Dua untuk meimilih kamar tapi entah kenapa semuanya sudah memiliki nama sendiri dan yang mungkin agak merepotkan juga karena Kamar Merly tepat didepan kamar David sedangkan yang lainnya memiliki kamar yang agak jauh karena ditempat Kamar David hanya ada dua kamar yang sedang berhadapan.
"Entah siapa yang menulis ini?" Tanya David berdiri didepan pintu.
"Aku!" Merly tiba tiba datang dibelakang David dengan senyum kayak bahagia sendiri dengan Lily yang bersembunyi dibalakang pintu yang hanya kelihatan wajahnya yang menunduk saja, walaupun Lily lebih dewasa satu tahun dari pada Merly tapi entah kenapa Lily selalu nurut aja sama Apa yang dikatakan Merly.
"Jadi?" Singkat David bertanya tanpa ingin berdebat.
__ADS_1
"Kakak akan tidur disitu sedangkan Merly dan Lily akan tinggal disini" Merlypun menjelaskan.
"Kenapa aku harus tidur disini dan lagi apa paman Herly tidak marah jika kamu tinggal disini?" Ntah kenapa David merasa risih.
"Nanti Merly akan memberitahu ayah" Merly pun menjawab tanpa ada beban.
"Lily bagaimana menurutmu?" Tanya David menanyakan kondisi Lily karena sepertinya berada dalam kondisi 'terpaksa'.
"Ee- a-ak anu Lil- s-saya tidak keberatan" Gugup malu muka memerah dan mulai menutup pintu secara perlahan.
"Eh..-_- Merly.. apa yang kamu lakukan kepada Merly?" Tanya David mengintrogasi.
"Ti-tidak ada.. Merly akan pulang dulu untuk memberi tahu ayah! Ayo Scochi!" Cepat Merly melarikan diri dan entah apa yang dia pikirkan malah mengeluarkan Scochi untuk dia tunghangi dalam rumah.
"Oi tungu! Ais anak ini, tapi yah sudahlah" David kembali tersenyum ringan memikirkan tingkah lucu Merly dan segera masuk kekamarnya untuk melihata lihat.
"Tapi rumah ini benar benar bersih mungkin saja Erik Lugard menyewa pelayan atau mengutus pelayan untuk membersihkanya setiap minggunya, kalau begitu aku juga akan memberikan misi keguild agar mengutus orang untuk membersihkan rumah ini setiap minggu dan merawat taman akan repot jika hanya ada kami berlima saja" guamam David saat masuk kamar dan ingin beristirahat sebentar menikmati waktu.
Belum sembat David beristirahat dengan tenang, terdengar suara Merly yang sudha berteriak didepan seperti memaki orang.
David segera keluar kegerbang dan melihat Merly sedang memarahi dua orang yang berseragam seperti penjaga dan sebuah pedang dipenggang yang sepertinya menahan Merly untuk masuk.
"Ada apa ini?" Tanya David saat datang kegerbang.
"Tuan David orang ini berusaha untu masuk tuan" lapor penjaga yang sepertinya dikirim oleh guild untuk menjaga kediaman David dan ebtah dari mana dia dapat mengenali David dalam sekali lihat sedangkan Merly tida sama sekali.
"Dia juga tinggal dirumah ini biarkan saja dia masuk dan masih ada Lima orang lagi didalam jika mereka ingin keluar masuk silahkan saja" David pun memberi tahu pengawal agar dapat mempermudah pekerjaan mereka.
"Oh ternyata memang Nona besar silahkan noana" entah apa yang diberitahukan Merly kepada mereka sampai mereka langsung manggilnaya dengan nona besar.
"-_- Merly.. apa yang kamu bicarakan dengan mereka?" Tanya David.
"Tidak ada haha" Tertawa canggung Merly sperti kucing yang ketahuan mencuri ikan.
"Haih jadi bagaimana dengan Paman Herly" tanya David menghela nafas panjang.
__ADS_1
"Ayah tidak ada jadi aku menitipkan surat saja" jawab Merly.
"Sudahlah.. sampaikan saja kepada yang lainnya agar dstang keruang kerja lantai dua kita akan mengadakan rapat mendadak" David ingin membahas tentang Misi besok.
"Baik kak" Merly segera berlari kedalam Mansion.
"Bersamangat sekali"
5 menit kemudian.
Ruang kerja Guild
Lantai dua
"Semuanya sudah datang.. kita akan mengadakan rapat mendadak untuk membahas tugas dan misi besok" Ucap David kepada semuanya yang hanya berdiri mendengarkan tanpa bersuara kecuali Merly yang sedang bersantai dengan Scochi yang tidak tau dari mana datangnya cemilan mereka dan tumbuhan beracun scochi.
"Dimulai dari masion ini, sekarang mansion ini adalah Markas utama kita hingga kedepannya.. kita akan membangun kekuatan kita pelan pelan mulai dari sini.. untuk tugas pengurursan sementara akan kutugaskan Kepada Merly dan Lily untuk membuat makan malam sedangkan Mark akan membantu mereka untuk membeli bahan makanan untuk malam ini saja karena besok kita akan mengerjakan misi pertama Guild kita"
"Untuk Tiger dan Bord.. kalian pergilah membeli kuda untuk kita gunakan besok aku sendiri akan pergi kerumah Forts untuk mengambil senjata yang baru aku siapkan untuk guild kita" Davidpun mulai berdiri dsri tempat duduknya.
"Sekian semuanya kerjakan tugas kalian" David memberi perintah dan segera semuanya bubar juga Merly.
"Merly berhenti memainkan racunmu atau kita semua akan keracunan karena makananmu" tegur David.
"Baiklah" Merly pun membuang semua tanaman beracun yang ada ditanganya dan segera saja Scochi menagnkapanya dan langsung melahap habis.
David segera keluar dan menuju ketoko Forts.
"David kudengar dari Readben kamu membangun Guild" Forts memastikan sambil memasang bebrapa mekanisme kesenjata yang dipesan David.
"Yah begitulah" singkat David menjawab.
"Ini senjatamu.. berkat penyangga bahunya dan Teropongnya tingkat keakuratan tembakanya meningkat hingga 60% sedangkan jaraknya hanya bisa mencapai jarak 500 meter itupun jika kamu menggunakan anak panah yang kubuatkan untukmu ini tapi aku hanya membuat 20 anak panah saja jadi gunakan sebaik baiknya" ucapnya memberikan dua crosbor kepada David.
"Ok terima kasih aku akan melakukan misi besok jadi aku juga akan berusaha mendapatkan bahan menempa senjata untukmu" David juga memang ingin meningkatkan senjatanya mungkin saja ini bisa menjangkau 1.000 meter jika memiliki tingkat Epic.
__ADS_1
"Baiklah kutunggu bahanmu"