
Pernikahan David
"Aku tidak akan melepaskanya karena ini adalah sebagian dari hidup suamiku" Astein memberikan jarinya pada David dan dia sendiripun tahu kalau itu adalah Core milik David karena melihatnya berbaring selama satu minggu dan memanyakannya pada Virinda.
"Mulai sekarang kamu adalah sebagian dari hidupku" setelah cincin berhasil masuk kejari menis Astein. David segera mencium bibir Astein yang disaksikan oleh banyak orang serta berbagai tepuk tangan yang mengiringi terpasangnya cincin Astein.
"Selamat untuk kedua mempelai!" Pembawa acara terlebih dahulu memberikan ucapan selamat pada David dan Astein.
Erik dan Aslein segera menyusul dimana Aslein memberikan kecupan lembut pada dahi Astei serta memeluknya erat.
"Selamat Astein" ucap Aslein melepaskan Astein dan segera Astein berpindah pelukan pada ayahnya Erik.
"Selamat untuk putriku" didalam pelukan Erik baru saja dia ingin memberikan kecupan pada dahi Astein tapi satu tangan berwarna hitam serta bersisik menghalamgi wajahnya.
"Anak mu sekarang milikku pak tua" David mengingatkan yang memang dari awal ingin mencari gara gara.
"Setidaknya biarkan aku memberikan ciuman terkahir pada anakku David" Erik melepaskan Astein.
"Dimana hadiahmu?" Bertanya David.
"Hee kau pikir aku sama dengan kau bocah yang tidak tau mempersiapkan hadiah pada pesta orang lain.. tentu saja aku sudah mempersiapkanya dengan baik Aslein" Erik menyuruh Aslein memberikan hadiahnya.
"Ini hadiah dari ayah dan ibumu sayang" Aslein memberikan sebuah gulungan pada Astein dan David yang segera David berikan pada Virinda untuk disimpan.
"Terima kasih ibu ayah" Astein berterima kasih.
"Aku pun" David hanya menyahut sebentar bagaimana pun dia juga tetap menghormati Erik ini.
Ucapan selamat terus berdatanan dan hadiah juga tidaj berhenti tidak terkecuali raja Artur yang memberikan hak khusus pada David untuk bebas memimpin 10.000 prajurit di kota kerajaan.
__ADS_1
Berbagai hadiah mewah berdatangan dan berbagai hadia aneh dari para putri bangsawan juga tidak kalah aneh dimana seharusnya hanya kepala keluarga yang memberi hadiah tapi putri mereka pun ikut juga.
Pesta dansa berlangsung singkat saja karena David hanya menghormati acara tersebut seandainya tidak pasti sudah David hilangkan dari daftar kegiatan.
Para tamu kembali kepenginapan yang sudah dipesan oleh David untuk menyambut para tamu dan Raja beserta keluarganya sendiri sudah disiapkan masing masing kamar dikediaman Lugard.
Keesokan harinya mereka semua pamit mengundurkan diri untuk kembali kewilayah mereka masing masing, beberap orang termasuk Raja segera diantar kekota pelabuhan okeh Tiger sendiri serta akan menggunakan Ocean Dragon untuk kembali bersama beberapa bangsawan dan jendral, Tiger yang akan menjadi kapten kapal sebagai penghormatan.
Setelah semua acara selesai dan Astein serta David kembali menuju kekota dragkolli setelah berpamitan dengan Erik dan Aslein karena David harus mengurus berbagai hal dikota sebelum musim dingin tiba.
David juga mendapatkan kota baru dari Erik sebagai hadiah pernikahan yaitu sebuah kota yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu jauh dari kota Dargkolli bernama kota Vulgata yang terletak disebelah selatan kota Dragkolli dan membutuhkan waktu satu hari penuh perjalanan kuda dari kota Dragkolli menuju kota Vulgata.
*********
Kota Dragkolli
Begitu kereta David dan rombongan memasuki gerbang kota banyak warga yang datang menyambunya dipinggir jalan sambil melemparkan ucapan selamat.
David dan rombungan terus berjalan mengitari danau diteng kota hingga akhirnya tiba dimansion Lord kota.
David mengantar Astein untuk beristirahat dikamar sebelum kembali mengurus kotanya karena harus mempersiapkan berbagai macam kebutuhan sebelum musim dingin tiba.
Walaupun sebenarnya itu sudah diurus oleh Virinda dan yang lain.
Ruang kerja David
"Bagaimana laporan persiapan musim dingin?" Bertanya David pada Virinda yang sedang berdiri disampingnya menggunakan pakaian maid.
"Kami sudah mengumpulkan pajak dari warga tuan juga telah memesan berbagai mantel musim dingin dari luar kota untuk para warga, untuk festival musim dingin warga hanya akan mengadakan festival seperti biasanya tuan" jelas Virinda.
__ADS_1
"Bagaimana biasanya mereka merayakan festival musim dingin?" Kembali David bertanya.
"Mereka hanya akan memghiasi kota tuan" jawab Virinda.
"Kalau begitu minta Forts membuat lampun mana untuk diletakkan dibawah Danau aku ingin dihias menjadi berbentuk naga juga siapkan beberapa lomba untuk anak anak dihari perayaan musim dingin agar sedikit lebih meriah dan undang beberapa musisi untuk memaingkan lagu dimalam perayaan serta kembang api juga tapi jangan terlalu ramai cukup seadanya saja yang penting bisa melepaskan penat warga" David memberi perintah.
"Baik tuan" Virinda segera mencatat segala keperluan dari apa yang diminta oleh David.
"Aku harus memikirkan cara untuk membuat pasukanku leveling.. mereka hanya berlevel lima puluh bagaimana caranya mereka akan bertempur dimedan perang?" David memikirkan cara terbaik untuk meningkatkan level empat ribu prajurit mudanya.
"Bagaimana kalau tuan mengajak mereka berburu di Devil Forest tuan menurut lapiran dari saudara saya monster disana bagaikan Dungeon tuan tidak pernah habis tapi mayat mereka tidaklah hilang.. juga level mereka tidak ada yang kurang dari lima puluh jadi itu adalah tempat yang bagus" Virinda memberi saran pada David saat mendengar tuanya itu bergumam sendiri.
"Yah itu ide yang bagus! Wolf juga ada disana sekalian aku mengajak pasukanku untuk berburu daging monster persiapan festival musim dingin" David menyetujui saran Virinda.
"Aku akan mengajak seribu dari mereka untuk berburu setiap hari secara bergantian jadi Virinda segera kamu persiapkan seribu prajurit untuk ikut denganku besok" David berdiri dan berjalan keluar dari ruangan.
Keesokan harinya
"Semuanya! Dengarkan aku! Kita akan melakukan perburuan di Devil Forest! Disana level monster tidak ada yang kurang dari lima puluh!" Teriak David.
"Devil Forest juga memiliki banyak monster berlevel tinggi dikedalaman hutan jadi kalian hanya perlu berburu diluar hutan! Bagi tim kalian menjadi lima puluh tim yang terdiri dari dua puluh prajurit setiap tim jadi kalian dapat berburu dengan aman.. tunjuk ketua kalian masing masing dan suruh datang menghadap padaku" ucap David memanggil ketua tim mereka.
Lima puluh orang prajurit segera datang menghadap pada David. Hanya perlu satu ayunan tangan David satu cincin penyimpanan class Common jatuh dihadapan mereka.
"Pelihara baik baik cincin itu dan simpan hewan buruan kalian didalamnya dan kumpulkan padaku saat perburuan selesai" David menutup pidatonya dan segera berangkat.
Tujuan David sebenarnya bukan hanya untuk mendapatkan daging tapi juga ingin memakan seluruh mayat monster yang tersisa menggunakan skill Gluttony untuk meningkatkan kekuatanya.
Saat David terus memakan kekuatan monster kecepatan regenerasi health point dan mana point serta meningkatkan kekuatan kecepatan dan pertahanan David tergantung pada monster yang dimakan skill Gluttony serta mencuri seluruh skill mereka.
__ADS_1
Jarak dari kota menuju Devil Forest tidak lah terlalu jauh hanya perlu satu jam perjalanan dan mereka akhirnya sampai.