Another VR World Accident

Another VR World Accident
Chapter 49, Menuju kota pelabuhan


__ADS_3

"Aku bersiap sekarang!" Seperti super ranger tiba tiba pakaian David sudah terganti menjadi pakaian petualang dengan armor dipundak kanan yang meilindungi seluruh lengan kanan bagian atas karena sedikit trauma saat diserang oleh orc captain tepat disebelah sana.


Menggunakan armor dada kecil dan belakang untuk melindungi bagian Dada saja walau belakangnya tidak kelihatan karena tertutup jubah.


Ditambah sepatu armor mengkilap hingga lutut, semuanya adalah hasil drop, dan satu hembusan mana yang mengeluarkan sebuah air meluncur tepat kemukanya dari water ring untuk membasuh muka yang masih kelihatan kusut.


"Ayo berangkat" David masih mengosok mukanya sambil berlari kehalaman mansion.


"Baik tuan" Virinda juga menyusul tetap dengan baju maidnya.


Saat David sampai kehalaman semuanya sudah bersiap dengan pakaian ala petualang kecuali tiga orang yaitu redben dan dua orang perempuan dibelakangnya yang emngunkan seragam resmi guild petualang kota Green.


"Selamat pagi tuan" sebagian yang duduk mungkinkarena menunggu kelamaan segera berdiri menyambut David.


"A- iy- ya s-selamat pagi semuanya" benar benar memalukan, sangat memalukan, benar benar jadi beban.


"Karena semua suah siap ayo kita berangkat" David menaiki kereta paling depan dengan bawahan Virinda sebagai kusir, didalamnya ada Merly Virinda dan David.


Dibelakang disusul oleh kelompok Tiger lily dan Bord dengan bawahan Virinda sebagai kusir. Disusul oleh Ahrul Moar dan Forts dengan bawahan Virinda sebagai kusir, disusul lagi oleh rombongan Guild petualang dan tetap bawahan Vinda yang menjadi kusir, dan semua assasin pelayan David menggunakan pakaian maid kecuali moar yang menggunakan armor ringan tentunya.


Mereka mulai berangkat dengan ditari oleh dua kuda setiap kereta tapi kuda milik kereta David spesial karena jenis kuda nya adalah jenis kuda angin.


Dalam perjalanan semuanya berjalan dengan lancar hanya sekali saja bertemu dengan rombongan wind wolf, tapi David hanya melpaskan aura spiritnya dan semuanya sudah lari, akan lebih baik jika mereka lari karena mungkin akan lebih berguna untuk pasulan wolf dsri pada mati disini dan membusuk.


David sengaja tidak memanggil Wolf untuk mengawal karena David masih bisa mengurus nya sendiri dan lagi ada anggota Guild petualang disini, jika mereka menemukan sarang wolff dan menganggapnya sebagai ancaman maka kerajaan pun tidak akan bisa melindunginya.


Segera mereka singgah untuk beristirahat makan siang saat semuanya mulai lapar dan hari memang sudah menunjukkan pukul dua belas siang.


Perjalanan yang santai, tidak terburu buru, tidak ada hambatan yang berarti, hanya sesekali berpapasan dengan para pedagang yang dikawal oleh beberapa petualang atau petualang yang sedang melakukan misi disini mencari monster, tumbuhan, tempat atau yang lain.

__ADS_1


David juga memilih untuk beristirahat saat malam hari walau dia bisa melanjutkan perjalanan tapi dia ingin santai saja.


Segera Bord Tiger Ahrul Dan Moar membangun dua tenda yang sudah jadi dari toko Sina, David ingin membawa lebih banyak tapi hanya ini saja lah yang baru selsai.


David hanya memperagakan cara membangun tenda itu kepada Tiger dan segera dia mengerti dan melanjutkanya.


Para perempuan tantu tidak ingin tidur ditenda dan ingin tidur di kereta saja apa lagi mereka bahkan sudah mempertibutkan tempat mereka, pada akhirnya hanya para laki lakilah yang tidur ditenda sekalian berjaga secara bergantian.


Pagi hari mereka melanjutkan perjalanan dan sampai dikota pelabuhan tepat saat jam makan siang.


David mengajak semuanya untuk pergi kerestoran monetti untuk makan sebelum mengurus urusan masing masing.


**********


Rumah David kota pelabuhan.


Saat mereka sampai dirumah David semuanya segera merapikan tempat dan segala persiapan seperti bahan untuk makan dan yang lain lain.


"Baik semuanya sudah datang kecuali Redben?" ucap David melihat semua anggotanya.


"Redben tidak akan kesini, dia sudah mendapatkan tempat tinggal yang disediakan oleh guild petualang dikota ini" jawab Forts menjelaskan.


"Baiklah akan kujelaskan tujuan kita disini"


"Kita disini untuk membuat kapal yang bisa digunakan oleh Guild kita dalam mencari sumber daya dilaut atau suatu saat nanti kita mendapatkan misi kelaut"


"Untuk percobaan pertama kita akan membuat kapal dengan material jenis logan ringan tapi kuat, Forts pasti bisa membuat yang seperti itu bukan?" Tanya David.


"Itu mudah, aku masih memiliki ratusan cara dari penelitian keluargaku" Forts pun membagnggakan keluarga Red sebegai keluarga penempa.

__ADS_1


"Baik, dalam satu bulan ini kita akan membuat badan kapal tanpa layar yang belum pernah ada didunia, aku membutuhkan kalian sebagai tenaga kerja karena aku tidak ingin ada orang luar yang ikit campur dalam masalah pembangunan kapal Guild kita, itu akan merugikan dan sangat merpotkan"


"Forts hanya akan menempa kapalnya sedangkan kalian para lelaki lah yang memasang seluruh statistik kapal"


"Dengan kecepatan menempa milik Forts kita dapat menyelsaikan pembuatan kapal dalam waktu sebulan jika mengikuti sketsa kapal ku yang sudah kudiskusikan dengan Forts, Ini adalah sketsa yang aku gambar silahkan kalian lihat" David memberikan mereka masing masing satu buku sketsanya.


"Perhatikan baik baik itu akan mempermudah pekerjaan kalian, sedangkan untuk mekanisme den mesin kapal juga beberapa didinding penghantar enrgi mana dan kontrol kapal biar aku dan Forts yang urus, pekerjaan yang berat berat buat kalian saja" David menyelsaikan penjelasanya.


"Untuk perempuanya kalian bisa terserah saja mau ngapain, ini kesempatan bagus untuk kalian berlibur dipantai" David pun memberi kesempatan pada wanita untuk bersantai karena, mereka adalah makhluk paling merepotkan jika selalu bekerja setiap hari.


"Tapi Virinda.. aku ingin kamu memimpin timmu untuk mencari lokasi yang dijual pantai yang dijual disini, mungkin masih ada beberapa orang gila yang ingin menjual pantai mereka" ucap David karena dalam perjalanan kerumahnya disini dia melihat sebuah pantai dengan papan besar diatasnya bertuliskan pantai ini dijual.


"Baik tuan" Virinda dan Timnya segera menghilang sat David mengibaskan tanganya.


"Bicara soal liburan aku membawa sesuatu yang sangat berguna" Forts mengeluarkan sebuah Batu bulat berwarna biru laut sebesar bola pimpong.


"Apa itu?" Tanya David.


"Ini adalah batu oksigen, slema kamu menaruhnya didalam mulut maka kamu bisa bernafas selama 30 menit dibawah air" Forts pun memberi penjelasan.


"Itu sangat berguna jika kita ingin memasuki dungeon bawah air, tapi tujuan kita bukan dungeon jadi berikan saja itu pada Merly untuk berma-" belum sempat David menyelsaikan ucapanya batu itu sudah disambar Merly dengan mata berbintang penuh minat.


"Ok semuanya besok kita akan mulai bekerja Forts bisa mengunakan kandang kuda sebagai tempat kerja untuk sementara karena kita belum mendapatkan tempat yang cocok tunggulah Virinda membawa kabar bagus" ucap David.


"Itu bukan masalah" Forts menjawab dengan mengeluarkan palunya.


"Sudah tidak ada masalah.. Bubar!" David ingin berjalan jalan kepantai untuk menikmati suasana pantai untuk sementara.


David termenung dipinggir pantai duduk dipasir yang masih terasa sedikit hangat, David terdiam memikirkan nasibnya dulu ketika dia dibumi, mencari nafkah keberbagai tempat kerja dan waktu istirahatnya hanya 5 jam dalam waktu 24 jam.

__ADS_1


Sekarang dia tidak bisa kembali kebumi dan memiliki kehidupan yang sedikit lebih baik disini, walau memiliki banyak uang tapi dia juga memiliki bayak kemungkinan untuk mati.


Untuk saat ini David hanya mengkhawatirkan adiknya yang masih SMP kemungkinan sekarang sudah berumur 15 tahun jika waktu disini mirip dengan bumi, seandainya dia dapat bertemu lagi dengan adiknya dan menanyakan kabarnya mungkin itu akan membuatnya sedikit lebih baik.


__ADS_2