Another VR World Accident

Another VR World Accident
Chapter 85, Mengurus Kota


__ADS_3

Mansion Lord kota.


Leher Merly mulai berdarah saat dimana cakar David menggoresnya.


"Merly! Aku mohon jangan pergi dalam keadaan seperti ini atau aku tidak akan memaafkan diriku sendiri!" David dengan cepat memeluk Merly karena sudah tidak bisa melepaskan tanganya.


"Merly.. jangan mati" David menangis dengan keras saat satu cakar David tengellam dileher Merly.


"Kamu terlalu cengen David" Merly menyentuh kedua pipi David dengan lembut.


Tangan David mulai lepas dari leher Merly saat David merasakan sesuatu yang lembut menyentuh bibirnya.


"Merly? Merly!!.." David memeluk Merly dengan cepat saat dia melihat wajah Merly yang sedang tersenyum.


"Apa tunanganku secengeng ini?" Merly mengelus kepala David dengan lembut dan mengejeknya saat David menemggelamkan kepalanya diperut Merly.


"Biarkan aku sebentar lagi" ucap David mulai tenang.


"Baiklah" tersenyum Merly terus mengelus kepala David.


'Sekarang aku tahu ternyata aku benar benar mencintai wanita pembawa masalahku ini' Davod tersenyum dan mulai tertidur.


**********


Pagi hari mansion Lord kota


"Hm? Sudah pagi? Tapi.. dimana? Apa ini?" David terbangun bingung saat melihat sekeliling ditambah sesuatu yang kenyal menempel ditubuhnya.


"Merly apa yang kau lakukan?" -_ betanya David saat membuka selimutnya dan melihat Merly yang tertidur diatas tubuhnya dalam keadaan tidak memiliki sehelai benangpun yang menutupi tubuhnya.


"..mm.. kak David selamat pagi!" Yang tadi masih mengucek mata sekarang sudah melompat tinggi begitu melihat David bangun.


"Puft!" Begitu Merly jatuh diperut David, serasa semua isi perut David akan keluar.


"Selamat pagi Merly uhuk!" David masih merasakan seandainya perutnya berisi maka dipastikan sekarang David sudah muntah tapi perut David benar benar dalam keadaan kosong.


"Ya bagaimana kabar kakak?" Merly tidak peduli dengan kondisinya yang tidak menggunakan baju sama sekali dan bertanya pada David.


"Aku baik baik saja Merly" bangun David dan memposisikan Merly duduk diatas pahanya sambil mengelus rambut hitam agak ungu Merly yang masih agak acak acakan.

__ADS_1


"Hmm hmmm" Merly menikmati elusan David.


"Jadi apa yang kau lakukan pada tubuhku?" Bertanya David sambil menarik kedua pipi Merly saat melihat dirinya tidak menggunakan baju dan celananya sudah diganti.


"Mherlhy mwmbhersihkhanya!" Merly berbicara sambil kedua tanganya lurus dan naik turun dengan cepat seperti ingin terbang tapi sebenarnya berusaha untuk melepaskan tangan David dari wajahnya.


"Oh? Kalau begitu kenapa kamu telanjang?" Kembali David bertanya dan melepaskan pipi Merly yang sudah memerah.


"Merly membersihkanya menggunakan ini" Merly tersenyum mengeluarkan lidah mengedipkan sebelah matanya sambil menunjuk kearah dua gunungnya yang sedikit lebih besar dari pada milik Astein.


"Siapa yang mengajarimu Merly?" Bertanya David dan satu urat merah sudah muncul diwajahnya.


"Virinda bilang 'tuan pasti akan sangat senang dengan ini nona Merly' begitu" Merly memperagakan ekspresi wajah Virinda saat mengatakanya dimana dia memberikan satu jempol saat matanya berbintang.


"Lalu siapa yang mengganti celanaku?" Kembali David bertanya.


"Virinda" jawab Merly dengan polosnya.


"Baguslah kalau begitu karena kamu masih terlalu kecil untuk itu tapi Virinda ini perlu diberi hukuman setelah melihat belalaiku" David tersenyum memikirkan Virinda.


"Kak David" Merly menyapa David.


"Baik" ucap Merly bersemangat.


Mereka berdua mulai masuk kedalam kamar mandi dan David membantunya untuk membersihkan badanya.


Byur..


"Hahaha itu geli kak haha!"


**********


Ruang kerja Lord kota


"Jadi apa kamu sudah menjelaskan kepada perwakilan warga itu tentang tanaman yang akan kita tanam berikutnya?" Bertanya David saat melihat berkas dihadapanya.


"Sudah tuan juga kami sudah memastikan lahan yang anda sebutkan dan telah melakukan penggarapan pada tanah dengan bantuan warga untuk membentu lahan tuan" Virinda menjawab.


"Kota ini mengelilingi sebuah danau ditengahnya, tempat orang orang dikota ini bercocok tanam dahulu adalah diluar tembok kota jadi kita juga akan melakukanya disana menggantikan tanaman mereka" Davdi masih membaca beberapa dokumen.

__ADS_1


"Saya telah melakukan seperti yang anda minta tuan.. dibukit sebelah barat telah kami persiapkan untuk menanam apel sedangkan dikaki bukit kami akan membuat lahan rumput herbal dan spirit disana tuan" Virinda menjelaskan.


"Disebelah selatan kami juga telah mengirim penduduk untuk membuat lahan anggur dan disebelah timur talah kami buat untuk lahan tanaman alkohol seperti tuan minta" lanjut Virinda.


"Bagaimana dengan rumput herbal dan rumput spirit yang aku minta?" Bertanya David.


"Akan segera sampai kekota ini sore nanti tuan" Virinda menjawab.


"Berapa lama waktu dibutuhkan untuk memanen biji alkoholnya setelah ditanam?" Kembali David bertanya.


"Satu tahun tuan" jawab Virinda.


"Terlalu lama! Aku akan menggunakan potion khusus yang beru saja dapat kuciptakan yaitu potion yang dapat memeprcepat tumbuhnya tanaman serta dapat membuat pupuk dari rumput spirit jadi suruh warga untuk mempercepat pengerjaan lahan minggu depan aku akan memberikan mereka potionya dan pupuk kemungkinan setelah menggunakan potion maka dalam waktu satu minggus sudah dapat dipanen.. gunakan pada semua tanaman termasuk apel dan anggur" jelas David.


"Aku telah menyuruh Forts untuk membuat sebuah mesin yang bisa mengekstrak anggur dan apel jadi bagaimana dengan tim pedagan yang kamu urus?" Kembali David bertanya.


"Saya sudah menyeleksi beberapa tuan dan meminta pedagang suli untuk membantu dan dia juga telah memenuhinya" Virinda menjelaskan satu perasatu kembali.


Suli adalah pedagang yang dulu David pernah satu misi denganya yaitu untuk mengambil garam dikota pelabuhan dan mendapatkan serangan bandit, disitulah David bertemu dengan Virinda dan sauraranya.


"Baiklah kita akan mulai produksi bulan deoan jadi segera atur dengan cepat aku ingin segera menyelsaikanya dan bertemu Astein" David berdiri dan berjalan menuju kegudang untuk membuat potion yang dapt membuat pertumbuhan tumbuhan menjadi cepat dan beberapa pupuk.


David masih memiliki ribuan tanaman herbal diinfertorinya sebagai cadangan tapi David ingin segera membuatnya.


Setidaknya David ingin membuat tanaman alkoholnya dapat tumbuh hingga muaim panen pertama karena batas dari musim panen pertama hingga akhir panen adalah lima tahun dengan kata lain tumbuhan alkohol hanya dapat bertahan selama lima tahun setelah panen pertama.


David mulai membuatnya dan tingkat kecepatanya juga bertambah akibat tangan naganya yang memiliki pengendalian tinggi terhadap mana dan spirit.


**********


Satu minggu David membuat pupuk dan potion percepat pertumbuhan dan itu benar benar menguras energy David tapi setelah satu bulan akhirnya semuanya dapat dipanen bersama anggur dan apel sehingga para warga semuanya langsung bekerja pada bidangnya masing masing.


Lahan yang baru dibuka pun tidaklah sedikit bahkan lebih luas dari pada kota Dragkolli berkali kali liapat dan satu pabrik alkohol juga telah siap dibangun ditengah kota.


Dua gedung tersebut adalah untuk mengekstrak apel dan anggur secara berbeda dan satunya lagi mengekstrak buah alkohol dalam air yang nanti akan memiliki takaran yang pas dengan berbagai macam penambah rasa lainya termasuk salah satunya adalah anggur dan apel.


Setelah banyak tong diproduksi berbagai kalangan pemuda yang dipimpin oleh suli yang bersedia bekerja untuk David juga mulai melakukan pengantaran Alkohol dimana peasanan sudah diurus oleh Redben.


Dengan ini ekonomi masyarakat akan lancar dan David menyerahkan sisanya pada Suli dan Tiger.

__ADS_1


__ADS_2