Another VR World Accident

Another VR World Accident
Chapter 134, Merayakan Kemenangan


__ADS_3

Medan perang


Dalam serangan David terkandung energi naga yang seandainya David lepaskan maka beberapa anggota tubuh iblis didepannya mungkin saja akan menghilang tapi segera David menariknya saat serangan tersebut hampir mengenai iblis dan hanya membiarkan sisa enrginya saja yang meledak.


Dari sana saja David bisa mengambil kesimpulan bahwa iblis didepannya adalah iblis yang bodoh karen membiarkan dirinya terkena serangan yang bisa saja membunuhnya tapi dia dengan percaya dirinya tetap berdiri disana.


Yang jelasnya iblis didepan David tidak bisa mendeteksi kekuatan serangan seseorang dan masih sangat meremehkan David yang levelnya sedikit lagi mencapai tiga ratus.


"Aa~ maaf maaf tanganku agak terkilir." David menghempas hempaskan tangannya. "Oh iya apa kau pernah mendengar cerita semut mengalahkan gajah?" Bertanya David.


"Apa yang kau bicarakan?" Iblis itu kebingungan.


"Tidak apa apa aku hanya ingin bertanya apa kau yang mengendalikan para monster ini?" Tanya David.


"Oh iya juga aku belum menjelaskannya, karena aku baru saja berevolusi aku ingin mencoba skill pengendalian monsterku ternyata aku bisa mengendalikan seratus bahemot, luar biasa bukan hahaha!" Iblis tersebut tertawa keras membanggakan dirinya sendiri.


"Ber arti kau adalah musuhku begitu?" David menyimpulkan.


"Kau bisa memilih menjadi anjingku atau menjadi daging cincang." Tapi iblis itu berbicara sambil mengupil.


"Aku bingung apa benar kau ini iblis bangsawan?" David kebingungan lalu bersiap dengan dua pedang bermata dua ukuran normal tingkat Mythic ditangannya.


"Oh kau memilih menajadi daging cincang, ya aku juga sebenarnya tidak terlalu tertarik hanya saja aku suka mengoleksi manusia kuat." Ucapnya juga mulai mengeluarkan aura demonnya yang kuat serta tumbuh cakar dijarinya juga berbagai sisik ditubuhnya.


"Apa kau sudah siap? Tapi kusarankan kau untuk menggali kuburan duludengan begitu aku bisa langsung menedang mayatmu nanti." Sombong David karena memiliki kepercayaan diri tinggi untuk mengalahkan iblis tingkat King didepannya.


"Hehh semut mencoba untuk sombong dihadapanku." Iblis itu walaupun masih tersenyum pisikopat tapi jelas dia sedang emosi karena diremehkan oleh manusia.


Shing...


Tring!


Iblis tersebut langsung melaju dan menghantam David menggunakan cakar tapi berhasil ditahan oleh David menggunakan pedangnya walaupun dia tetap merasakan kekuatan iblis satu ini.


"Kau cukip kuat." Iblis itu melompat mundur karena telah mencoba kekuatan David yang jelas tidak bisa ia remehkan karena bisa menangkis serangannya dengan mudah.


"Sekarang giliranku."


David langsung melaju mengejar iblis yang mencoba untuk melompat mundur tapi belum sempat kakinya menyentuh tanah pedang David sudah mengayun secara Horizontal dan tepat mengenai sisik diperut iblis tersebut.


"Cepat!" Terkejut iblis tersebut sebelum terlempar karena serangan David dan dia juga belum sempat berpijak padah permukaan.


Bum bum!!


"Cih! kuitmu cukup keras." David membuang liurnya.


"Kau yang memintanya bocah." Iblis tersebut sekarang benar benar berada pada puncak emosinya dimana setiap kekuatan iblis akan meningkat saat mereka marah. "Biar keberi tahukan apa itu kasta iblis king!" Ucapnya menggegar sebelum auranya menekan semua orang bahkan David sendiri yang notabelnya berlevel rendah juga sedikit mengalami penekanan.


Walaupun semua stat David tinggi tapi jelas sekali bahwa level nya masihlah rendah dan aturan atau sistem dunia ini masih tetap berlaku dimana yang memiliki level lebih tinggi dapat menekan yang lebih lemah.


"Kau memang kuat dalam mengintimidasi tapi maaf kekuatanku sedikit lebih besar darimu." Ucap David yang sudah tiba tiba berada dibelakang iblis tersebut dan mengayungkan pedangnya menuju tepat kelehernya.


Krak srash..


Pedang David berhasil menghancurkan sisiknya dan menyabet lehernya.

__ADS_1


Iblis tersebut langsung tumbang dengan memegang lehernya. "Kau- akh!" Iblis tersebut tidak bisa berbicara banyak karena sedang fokus untuk memulihkan diri tapi api putih yabg dingin terus membakar peroses regenerasinya.


"Sudah kukatakan dari tadi, seharusnya kau menggali kuburan agar aku bisa menendang tubuhmu kesana." Ucap David yang mengarahkan pedang keleher iblis tersebut.


"Kau- sial!! Kubunh kau!!" Tiba tiba tubuh iblis tersebut menggumpal layaknya air mendidih dan semakin besar.


'Peringatan! Iblis sedang dalam peroses meledakkan diri! Akan terjadi dalam waktu tiga! Dua!-' sistem tiba tiba memberi peringatan.


Tersenyum David. "Dasar kau pikir kau bisa kabur dengan ini. Gluttony." David langsung mengekuarkan sebuah kabut dari tangan dragonnya yang menyelimuti seluruh tubuh iblis dan memakannya hingga lenyap sebelum meledak.


Swosh...


-Level Up


[Title baru didapatkan


Title : Demon Killer


Mendapatkan Demon mana


Meningkatkan 5% kekuatan saat melawan Iblis.]


[Mendapatkan skill Tamer.]


Bersamaan dengan itu pula angin berhembus dan fajar pun terlihat dimana matahari mulai terbit dari timur.


"Status."


[Satatus


Exp : 90/3.100


Level : 300


Hp : 300.000/300.000


Mp : 300.000/300.000


DMp : 300.000/300.000


Job : Warior


Class : Necromancer, Dark Dragon Knight, Alchemist (Lv 40)


Title : (Slime slayer)(Goblin Slayer)(Black spider slayer) (Orc Selayer)(Leader)(Barron General)(God Slaughtered)


(General Dragon Hand)(Ghost Spirit)(Soul Eater)(Romulus of Knight)(Dragon of Knight)(Darknes of Knight)(Demon Killer).


Skill poin : 150


Str : 500


Agi : 410


Int : 270

__ADS_1


Dex : 350


Sum Soul : 60.001


Perlawanan Elemen


Api : 100


Air : 100


Udara : 100


Tanah : 100


Petir : 99


Es : 100


Cahaya : 5


Kegelapan : 100


Posion : 99          ]


(TL note : itu DMp adalah Demon Mana point yah guys.)


"Hmm benar benar pas, setelah menghisap kekuatan iblis king kekuatan statku meningkat pesat tapi seharusnya jauh lebih tinggi lagi tapi ini jelas terlalu rendah untuk demon king, apa iblis ini hanya bisa mengendalikan monster dan tidak terlalu hebat dalam pertempuran, pantas saja sangat mudah dikalahkan." Ucap David atas analisanya begitu portal besar dihadapan mereka mulai menghilang ssaat hari mulai terang.


"Ooo!!!"


"Kita menang hahaha!!!"


Berbagai teriakan kemengangan dari para perajurit langsung terdengar.


Pasukan bayangan Virinda langsung datang menghadap pada David begitu misi mereka selesai berharap menerima perintah baru.


"Berapa banyak perjuritku yang gugur?" Bertanya David yang sudah menon aktifkan class transformasinya saat portal sudah tertutup.


"Dari jumlah perjurit tuan yang tersisa kemungkinan perjurit yang gugur sekitar seratus perjurit tuan." Virinda menjawab berdasarkan sisa perjurit dan bukan melihat sendiri perajurit yang mati.


"Biarkan para serigala yang mencari tubuh mereka, ambil apapun yang tersisa bahkan jika hanya darahmya saja, lalu ikhlaskan baik baik bersama keluarga mereka." David sangat menjunjung tinggi para perajurit yang pastinya mereka sangat mengingat keluarga mereka saat gugur.


"Baik tuan."


Davidpun juga sudah menjanjikan bahwa dia akan menjaga dan menjamin keluarga para perajuritnya yang gugur jadi mereka bisa pergi dengan tenang tanpa khawatir akan keluarga mereka.


Tapi dari perang ini sudah menentukan bahwa berperang melawan pasukan monster sangatlah berbahaya, jika hanya dirinya mungkin saja masih bisa tapi dia harus tetap memikirkan para perajurit yang ingin melindungi keluarga mereka.


"Untuk sekarang biarkan para perajurit menikmati kemenangan mereka, kirimkan bir untuk merayakannya." Ucap David yang tidak ingin membuat kemenangan ini menjadi kesedihan yang berlarut meskipun nanti mereka semua akan berduka atas kepergian rekan seperjuangan mereka.


"Mengerti tuan." Ucap Virinda yang segera menghilang.


"Perang ini masih berada dilevel bawah untuk dibandingkan dengan perang dibumi." Ucap David dengan kenyataan yang ada dimana dibumi perajurit manusia harus melawan perajurit manusia.


Menurut David sendiri, lebih mudah untuk melawan monster bahkan iblis dari pada manusia bumi yang sudah memiliki segala macam sifat.

__ADS_1


__ADS_2