Another VR World Accident

Another VR World Accident
Chapter 220, Benua Gardarik & Benua Iblis


__ADS_3

Di dinding ruangan tertata banyak buku sihir yang belum David lihat, diatas meja ada banyak kertas coretan dalam percobaan membuat sebuah rune dan beberapa item sihir lainnya yang dapat membantu penelitian sihir.


"Ini jauh berbeda dari bayanganku." Ucap David mulai memperhatikan kertas yang berserakan diatas meja besar di tengah ruangan.


"Jangan menyamakan ku dengan penyihir gila, aku meneliti sihir dengan caraku sendiri." Ucap Vexana berhasil menebak pikiran David.


"Semua rune ini tidak ada yang ku mengerti sama sekali." Meskipun David berkata begitu namun sistem mulai mempelajarinya satu persatu agar dapat digunakan oleh David.


"Menurutmu begitu? Aku pun sama." Canda Vexana mengambil sebuah buku tebal di rak buku.


"Buku apa itu?" David menanyakan buku yang diambil oleh Vexana meskipun telah melihat sampulnya.


"Ini adalah hasil dari beberapa penelitian ku, kebetulan aku pernah meneliti sihir ditempat para Titan itu dan menemukan ini." Vexana membuka salah satu halaman di bukunya dan memperlihatkannya pada David.


"Makam Titan?" David langsung mengerti saat melihatnya dimana Vexana yang sangat mendalami sihir Necromancer mendatangi dan meneliti sebuah makam titan.


"Yah aku pernah membangkitkan Titan Skeleton di sana dan akhirnya menemukan beberapa hal yang mengejutkan." Vexana kemudian membalik halaman tersebut.


"Formasi teleportasi?" David yang selalu mempelajari formasi teleportasi penghubung dimensi langsung mengetahui gambar dihalaman buku tersebut.


"Ya aku menemukan formasi teleportasi didalam makam titan itu, setelah menelitinya aku malah ketahuan bangsa iblis dan banyak hal ini itu yang terjadi." Vexana sudah terlalu malas untuk menjelaskan.


"Berarti saat ini didalam tembok para titan memiliki formasi teleportasi yang menghubungkan dunia iblis dan dunia ini?" Bertanya David yang baru mengetahuinya.


"Kau seharusnya mengubah panggilanmu, itu bukan dunia namun benua iblis." Ucap Vexana.


"Apa maksudmu?" David tidak mengerti karena setahunnya duni iblis dan dunia Gardarik berbeda, jika menyebutnya benua maka bisa dikatakan dunia iblis dan dunia Gardarik satu planet.


"Sesuai apa yang kau pikirkan, ini hanya masalah benua, dunia ini terbagi menjadi banyak benua salah satunya adalah benua Gardarik yang dihuni ras manusia dan benua Iblis yang dihuni ras Demon." Vexana meluruskan tebakan David.

__ADS_1


"Tapi kenapa tidak ada orang yang mengetahui ini?" David mempercayai Vexana namun bingung pada hal tersebut.


"Itu karena hanya para keluarga kerajaan saja lah yang mengetahuinya, setiap kerajaan memilih untuk menyembunyikan fakta tersebut." Jelas Vexana menjawab pertanyaan David.


"Apa yanga akan kau lakukan dengan buku itu?" David tidak ingin lagi membahasnya dan menanyakan hal lain.


"Hanya persiapan dalam kemungkinan terburuk." Jawab Vexana tersenyum dimana dia tidak bermaksud untuk memberi tahu David.


"Yah.. terserahlah selama itu tidak membahayakan nayawamu." David mempercayai bahwa Vexana memiliki pikiran tersendiri dalam perang kali ini sebagai ratu.


"Aku yakin kau sudah bisa membayangkan kekuatan titan David tapi kali ini yang kita lawan adalah Demon titan, lima belas ribu perajurit tidak akan sanggup menangani mereka." Ucap Vexana seakan pernah melihat langsung kekuatan dari Demon Titan.


"... jadi lima belas ribu perajurit ini benar benar hanya menjadi umpan untuk memperlihatkan kekuatan demon titan yang sebenarnya." David terdiam sebentar sebelum membalas Vexana.


"Holytrit Empire itu cukup nekat jika berurusan dengan hal hal yang berbau Demon mereka pasti akan menyerangnya dengan sekuat tenaga mereka, kali ini biarkan mereka mengetahui seberapa mengerikannya ras demon terlebih dahulu." Jelas Vexana.


"Ya.. itu mencerminkan kerajaan suci sekali." David tidak lagi heran karena saat ia datang menjemput puteri Arfenit, tangan kirinya hampir di potong oleh bangsawan di sana.


"Kali ini kita harus meminta bantuan kerajaan lain, ini tidak akan selesai jika hanya mengandalkan kekuatan perajurit saja." Ucap Vexana menutup bukunya.


"Maksudmu ini saatnya King And Queen ikut dalam pertempuran." David memastikan maksud dari Vexana.


Vexana melirik mata David dengan tajam. "Begitu.. lah."


Tersenyum David. "Dalam perang melawan sosok yang jauh lebih kuat, membiarkan perajurit bertarung di medan perang sama saja menyerahkan perajurit." David juga mengerti apa yang di inginkan Vexana dimana saat ini menyerahkan perajurit pada hal yang sia sia adalah hal konyol.


Setiap raja dan ratu memiliki skill khusus yang dapat terus mempertahankan takhta nya dan tentu David pun juga mendapatkan skill tersebut saat mendapatkan title King Magiccary Empire, skill tersebut memiliki kekuatan yang sangat besar dan Vexana membutuhkan kekuatan dari setiap raja dan ratu lainnya untuk membantu.


Selain itu kekuatan Vexana juga bisa di katakan lebih lemah di bandingkan raja dan ratu lainnya, selain karena ia berubah menjadi undead, Vexana juga memang aslinya masih berlevel empat ratus dimana raja dan ratu lainnya sudah ada yang berlevel empat ratu lima puluh sampai lima ratus.

__ADS_1


Setelahnya Vexana kembali melihat buku sihir lainnya, seandainya tidak memiliki sistem yang terus menganalisa apa yang dilakukan Vexana dengan rune sihirnya maka David tidak akan mengerti apa yang dilakukan oleh Vexana.


...


Satu minggu kemudian di mana hari pertemuan ketiga perajurit kerajaan serta jendral tertinggi militer bertemu jauh di depan gerbang tembok Titan tepat saat sore hari, tentu Vexana, ratu Azela dan raja Field juga ikut serta.


Selain itu masih adca tiga pahlawan dari setiap tiga kerajaan yaitu Rina sang pahlawanw Assassin, Sul sang pahlawan Tank dan Naviza sang pahlawan Mage namun di Holytrit Empire pahlawan Naviza di sebut juga sebagai gadis suci.


Mereka berkumpul jauh dari tembok Titan dimana ribuan monster di luar tembok tidak akan dapat menyadari keberadaan mereka, Vexana juga telah memasang penghalang agar perajurit tidak terlihat oleh monster.


Tenda pertemuan


Di dalam tenda terdapat ratu Vexana, ratu Azela dan raja Field serta pengawal yang mereka bawa dimana David sendiri lah yang mengawal Vexana, sampai saat ini belum ada yang mengetahui bahwa Magiccary Empire miliki raja.


"Jadi bagaimana sekarang? Semuanya seperti apa yang dikatakan perajurit pengintai." Ucap raja Field.


"Aku ingin mengatakan tunggu sebentar lagi tapi..." ratu Azela membuang napasnya sejenak. "Para bawahan ku sangat bersemangat akan perang ini jadi mereka tidak dapat dihentikan dan kurasa sebentar lagi mereka akan meminta izin untuk menyerang." Sambung ratu Azela.


'Apa yang ingin ratu Azela tunggu?' Batin David.


"Monster memiliki keunggulan saat bertarung malam hari, ini sudah sore sebaiknya kita mulai pertempuran besok saja." Saran Vexana.


"Kita juga baru saja sampai jadi kurasa memberikan istirahat pada perajurit adalah hal yang baik." Raja Field menyetujui saran ratu Vexana.


"Aku akan meyakinkan bawahanku." Ratu Azela pun tidak menolak.


Sementara di tenda lain tepatnya ditempat tiga pahlawan.


"Ya.. lama tidak berjumpa haha! apa kalian baik baik saja?- yah aku ingin berkata begitu tapi sepertinya kalian baik baik saja." Ucap Sul pahlawan Tank yang pertama kali menyapa.

__ADS_1


__ADS_2