Another VR World Accident

Another VR World Accident
Chapter 200, Pemanggilan pahlawan


__ADS_3

Saat David tiba digerbang istana kerajaan kereta sudah dilarang masuk, David segera turun dan memberikan jalan bagi Astein untuk turun dari kereta bersama Dastein.


Dengan pakaian formal serta hampir seluruh bangsawan kerajaan yang berkumpul diistana kerajaan tentu kejadian ini sangatlah langka dimana David terlihat sangat mencolok dengan desain jereta mewahnya dan tangannya.


Didampingi oleh seorang gadis cantik tentu membuat beberapa orang iri terhadap David namun ada juga beberapa bangsawan yang menganggap serius akan sebuah bubungan relasi langsung mendatangi David saat David mulai melangkah memasuki gerbang istana kerajaan.


Satu persatu keluarga bangsawan harus David sapa sebagai formalitas membuat wajah David terasa keram saat harus terus tersenyum sepanjang perjalanan menuju aula kerajaan.


Bukan hanya bangsawan namun beberapa putri bangsawan dengan sengaja mendatangi David untuk memuji seluruh prestasi David terhadap kerajaan meskipun tahu David sedang bersama istri dan anaknya.


Kegemasan Dastein yang memikat membuat beberapa orang terus memandangi nya saat Dastein memegang tangan David dan Astein secara bersamaan dan berjalan dengan senyum cerah.


Di aula kerajaan telah terdapat banyak bangsawan dan pengawal mereka dimana bentuk tempat duduk mengelilingi sebuah lingkaran sihir tepat ditengah mereka.


Setiap kasta tingkat bangsawan dibedakan sehingga tempat duduk David dan keluarga Lugard berjauhan, jelas terlihat keluarga kerajaan duduk ditempat istimewa paling dekat dengan lingkaran rune ditengah semua orang.


"Salam semuanya!" Raja Artur berdiri dan langsung menyambut semua orang setelah beberapa kata sambutan dari menteri. "Saya sebagai raja Romulus Empire Artur Von Leoned mengucapkan terima kasih karena telah memenuhi surat undangan saya.." Raja Artur terus berpidato selama setengah jam sebelum melanjutkan kesesi ritual yang telah ditunggu oleh banyak orang.


Tujuh penyihir kerajaan yang jelas David dapat melihat level mereka setara dengan levelnya yaitu level tiga ratus bahkan lebih namun masalah kekuatan David yakin dapat mengalahkan mereka sekaligus, mereka bertujuh maju dan menempati masing masing ujung setiap rune sihir dimana sebuah kotak diletakkan ditengah rune.


Kotak tersebut merupakan tempat penyimpanan mana kiriman Magiccary Empire yang berisikan energi mana yang sangat berlimpah.


"Ukhhum! Maaf karena pidato saya terlalu lama dan sekarang sudah waktunya untuk mengaktifkan sihir kuno." Ucap raja Artur yang menyadari waktu.


Saat ini jika bukan bulan bulan tertentu maka tidak dapat memanggil pahlawan namun ada satu solusi untuk itu yaitu adalah memanggil ketujuh pahlawan diwaktu yang bersamaan ditujuh kerajaan dan saat ini ketujuh kerajaan sedang menyetarakan waktu agar mereka membuka dimensi dunia lain secara bersamaan maka dari itulah raja Artur langsung memerintahkan tujuh penyihir tersebut untuk langsung mengaktifkan rune sihir.


"Dengan ini ritual pemanggilan pahlawan dimulai!" Tegas raja Artur.


"Aktifkan rune kuno!" Ucap seorang yang merupakan pemimpin dari tujuh penyirih tersebut.


Bom!


Ledakan mana langsung terasa saat perlahan mana didalam kotak itu mengalir keseluruh garis rune.


"Wahai keberadaan yang tiada tara! Sosok tertinggi dari seluruh alam! Kami meminta izinmu untuk membuka pintu dunia lain!" Ucap seluruh penyihir secara bersamaan saat seluruh mana mulai bergejolak dan David yakin jika penyihir normal berlevel tiga ratus maka dari tadi mana tersebut pasti sudah lepas kendali.

__ADS_1


Burst- Bung!


Sebuah cahaya yang bergejolak langsung memancar keatas langit dan itu terjadi diketujuh kerajaan membuat seluruh benua mengetahui apa yang mereka lakukan.


Cukup lama cahaya tersebut memancar memancar keatas langit sebelum perlahan pudar dimana hanya menyisahkan mana dan aura yang sabgat pekat didalam lingkaran Rune.


"Hmm." David mengerutkan keningnya saat ia merasakan aura dihadapanya sama saat ia menemukan portal menuju bumi, tentu Virinda yang berada dibelakangnya juga menyadari hal tersebut dan sekarang paham kenapa David sangat antusias untuk menghadiri ritual pemanggilan pahlawan.


Sekitar sepuluh menit aura tersebut terus bertambah dan akhirnya berkumpul dan menghilang meninggalkan seorang pria berambut hitam dengan Armor naga.


"Wuahh berhasil! Hahaha!"


"Dengan ini kerajaan kita bisa terselamatkan!"


"Akhirnya aku tidak perlu mengorbangkan perajuritku lagi."


Berbagai ucapan langsung terungkap oleh setiap orang yang hadir namun entah kenapa David langsung menatap datar orang yang baru saja dipanggil sebagai pahlawan.


"Kucing? Kenapa ada kucing dipundaknya?" Bertanya David saat melihat kucing hitam dengan santainya menjilati kakinya diatas armor gagah sang pahlawan yang masih terlihat kebingungan dan waspada dengan pedang tipis dikedua tangannya.


Sementara tujuh penyihir yang langsung dilarikan ke ruang kesehatan karena kehabisan Mana dan Energi, semua orang bergembira akan keberhasilan pemanggilan pahlawan.


"Ada apa ini? Apakah Prank?" Pahlawan tersebut malah terlihat kebingungan dan memiringkan kepalanya untuk bertanya.


"Prank?" Raja Artur pun tidak tahu harus berkata apa sebelum mengabaikan. "Maaf telah memanggil anda pahlawan dari dunia lain menuju kemari tapi saat ini kami Romulus Empire dan enam kerajaan lainnya sedang membutuhkan pahlawan untuk melawan raja iblis." Sambung raja Artur mengabaikan kata kata yang ia tidak tahu.


Pahlawan tersebut terlihat berpikir serius. "Hmm memang benar ini prank kah.. aku sering membaca dinovel milik Candra di kamarnya dan kejadian seperti ini sering terjadi diawal chapter." Ucapnya lagi yang membuat raja Artur semakin bingung untuk melanjutkan pembicaraan.


"Khem khem.. tuan pahlawan bisa saya bertanya nama anda." Puteri Arfenit langsung maju untuk mempertahankan martabat keluarga kerajaan saat melihat ayahnya mati kutu.


"Mm namaku Aron Atmaja, ada apa ini Heroin kah?" Lagi lagi pahlawan bernama Aron tersebut mengeluarkan kata kata yang orang dunia ini tidak pahami.


'Puteri Arfenit.' David mencoba untuk menghubungkan telepatinya pada puteri Arfenit.


'David? Ada apa? Sekarang aku sedang dalam masalah jangan menggangguku!' Balas puteri Arfenit mengerutu ditelepatinya.

__ADS_1


'Cukup katakan saja ini adalah realita bukan novel maupun apapun.' Ucap David cepat.


'Ha? Apa?' Puteri Arfenit memastikan.


'Sudahlah katakan saja.'


'Oke oke baik.' Puteri Arfenit langsung menutup telepatinya. "Mm pahlawan Aron Von Atmaja?" Puteri Arfenit kembali memastikan nama.


"Aron Atmaja." Ralat Aron.


"Iya saya panggil tuan Aron yah." Puteri Arfenit tetap mempertahankan senyumnya.


"Baik."


"Ini adalah kenyataan dan bukan novel." Ucap puteri Arfenit.


"Aku tahu itu jadi apa kalian bisa mengembalikanku sekarang?" Ucap Aron yang tiba tiba menjadi serius tidak seperti tadi yang seperti bercanda.


"Ehh maaf tuan Aron kami belum pernah mendengar ada pahlawan yang kembali." Ucap puteri Arfenit menggaruk pipinya.


"Oi aku juga punya urusan, saat ini teman temanku sedang bertempur, aku tidak tahu kalian menggunakan apa untuk menyembuhkan seluruh lukaku saat keadaan kritis namun saat ini seluruh temanku sedang bertarung!" Ucap Aron meninggikan suaranya membuat semua orang terkejut.


Dengan itu saja David sudah paham kondisi pahlawan ini, kemungkinan dia sedang bertempur dengan sesuatu bersama rekan timnya dan terluka parah namun saat ia berpindah dunia seluruh lukanya langsung sembuh.


"Mohon maafkan kami tuan pahlawan tapi saat ini kami benar benar tidak tahu cara untuk mengembalikan anda." Kali ini raja Artur yang sedikit menundukkan kepalanya.


Tentu Aron pun sadar dengan apa yang ia lihat dimana sosok raja menundukkan kepala hanya untuk meminta maaf, cukup lama Aron berpikir sebelum menjawab.


...----------------...


Aaaa!!!!! Guys! Guys! Guys! akhir nya kita tiba di chapter 200 dan tentu ini semua adalah berkat dukungan dari kalian yang membuat author terus semangat untuk update tanpa hiatus dan tanpa istirahat dan berkat kalian juga author tetap bisa kerja tanpa imbalan selain komentar semangat dan hinaan dari para pembaca! ToT


Kesampingkan basa basi nya, sekarang adalah perayaan 200 chapter, meskipun sebenar nya tidak ada yang dapat author berikan, tapi setidak nya inilah yang mungkin kalian tunggu tunggu yaitu pertemuan Rina dan David tentu nya, ini adalah spoiler yang Author berikan pada kalian sebagai hadiah saja karena tetap setia membaca novel ini hingga chapter 200.


pertemuan Rina dan David akan hadir di chapter 210 guys, nantikan kisah haru mereka yah!

__ADS_1


sekian sampai jumpa guys! papayo!!!....!


__ADS_2