
David berjalan kearah Stella yang kebingungan saat melihat David mendekat dan tiba tiba mengangkat tangan kirinya.
"Eh?" Terkejut Stella saat sebuah cincin merah dengan ukiran yang sangat cantik tiba tiba melingkar dijari manisnya tanpa disadari oleh orang sekitar. "David?"
Cup
"Ini hadiah untukmu karena telah bekerja keras." Ucap David mencium kening Stella yang disaksikan oleh semua orang.
"Terima kasih." Ucap Stella yang berusaha menahan tangisnya.
David memang melihat Stella sangat berusaha menahan kesedihannya dan berusaha untuk tetap kuat saat ayahnya meninggal, dari situlah David dapat menyimpulkan bahwa Stella sangat menyayangi ayahnya dan sekarang harus mengurus warga dan melupakan ayahnya untuk sementara.
Ibu Stella hanya tersenyum ringan melihat tingkah mereka berdua.
"Aku berangkat yah Stella." Ucap David kembali berpamitan.
"Ya.. pastikan kau kembali agar aku bisa merebusmu." Ucap Stella yang menghapus air matanya.
"Ya."
"Kau harus kembali untuk melamarku." Suara Stella semakin kecil.
"Ya."
"Kita akan menikah setelah ini loh David, pastikan kau baik baik saja sebelum hari itu tiba."
"Ya."
"Aku akan selalu menunggumu."
"Aku tahu."
"Aku mencintaimu."
"Aku tahu."
"..."
"Anu.. apa kau kehabisan naskah Stella?" Bertanya David saat melihat Stella terdiam.
"... kau bisa pergi sekarang, hati hati." Ucap Stella sedikit mendorong tubuh David.
"Kalau begitu sampai jumpa di.." ucap David ingin meneruskan tapi seakan ada sesuatu yang menjanggal. "Aku pergi sekarang." Ucap David segera meralat perkataanya dan berbalik pergi.
Stella berusaha untuk tersenyum saat melihat david melambaikan tangan dan masuk kedalam mobil.
"Kendaraan mereka sangat aneh."
"Tapi bukankah itu terlihat kuat bahkan semua badanya terbuat dari basi yang jelas berat tapi masih bisa berjalan."
"Apa kalian tidak pernah mendengarnya? Ini semua milik jenderal Dark, bahkan kapal tempurnya pun terbuat dari besi semua."
"Ada yang seperti itu?!"
"Ini hanyalah bagian kecil pasukannya saja, aku yakin kalian dapat melihat pasukannya yang kemarin itu membantai monster tanpa ada korban jiwa."
"Ternyata jenderal Dark adalah orang yang sangat menakutkan."
__ADS_1
"Tapi sepertinya dia menyukai nona Stella."
Berbagai komentar dari perajurit maupun warga sekitar terus terdengar saat rombongan David keluar gerbang bersama puteri Arfenit yang ada didalam mobil David tepat dibelakang David yang sedang menyetir.
"Kau harus memenuhi janjimu loh David." Gumam Stella melihat kepergian rombongan David.
"Apa hubunganmu dengan jenderal David Stella?" Ibu Stella tiba tiba bertanya dengan wajah serius.
"Ibunda!" Terkejut Stella karena ibunya telah berada didekatnya dan reflek menyembunyikan tangan kirinya. tapi Stella tahu ibunya bukanlah orang bodoh dan pasti sudah tahu hubungannya dengan David.
"Ibu bertanya loh Stella." Sambung ibu Stella kembali.
"..." Stella tidak menjawab dan malah memalingkan wajahnya.
"Sudahlah, untuk sekarang kita fokus pada pemakaman ayahmu dulu dan pembangkitan kembali ibu kota sebelum kembali mengangkat nama keluarga kita." Ucap ibu Stella membuang napas berat.
"Baik ibunda." Stella juga tentu merasakan kesedihan ibunya.
...
Dua hari kemudian rombongan David akhirnya tiba dikota pelabuhan keluarga Vermilion, David dapat melihat sepuluh kapal tempurnya bersandar dipelabuhan sedangkan Ocean Dragon jauh dilaut lepas.
"Kenapa kalian membawa kapal tempur?" David bertanya karena sedikit kebingungan.
"Tiger mengatakan jika Ocean Dragon tidak dapat bersandar dipelabuhan ini tuan jadi kami disarankan untuk membawa sepuluh kapal yang bisa mengangkut kendaraan kedaratan." Jawab Gal.
"Begitu, kenapa aku bisa melupakannya." Ucap David menepuk kepalanya. "Kalian pergilah, panggil Ocean Dragon dan segera bersiap, kita akan mengantar puteri Arfenit kekota kerajaan terlebih dahulu." Sambung David.
"Baik." Gal dan Gel segera mengatur perajurit dan memanggil Ocean Dragon.
Hanya butuh waktu dua jam sebelum semua perajurit siap diatas kapal masing masing tanpa ada yang tertinggal.
Kapal akhirnya berangkat saat hampir siang hari, sedangkan perajurit yang memiliki kemampuan dalam memasak segera menyiapkan makan siang untuk semua penumpang.
"Kenapa puteri tidak ikut makan?" Bertanya David yang melihat puteri Arfenit berjalan kearah kamarnya saat jam makan siang.
"Aku kelelahan, kau pikir duduk selama dua hari didalam kendaraanmu itu tidak melelahkan, meskipun terasa nyaman tapi aku tetap kelelahan, dah aku mau istirahat." Ucap Puteri Arfenit sebelum menutup pintu.
"Aku akan menyuruh orang untuk mengantar makanan!" Ucap David dari luar pintu.
"Sebaiknya segera sebelum aku tidur." Suara puteri Arfenit keluar dari dalam.
"Baiklah." David segera menyuruh Virinda untuk mengantarkan makanan kekakar puteri Arfenit sebelum kekamarnya.
Perjalanan menuju kepelabuhan kota kerajaan bisa dibilang cukup mulus walaupun sesekali mereka bertemu dengan monster laut tapi masih dapat diurus oleh para perajurit sehingga David masih tetap menikmati waktunya dalam beristirahat terkadang bersantai diatas kapal saat malam hari maupun siang hari.
Dalam waktu empat hari akhirnya pelabuhan kota kerajaan pun terlihat dan memang sedikit lebih ramai dari pada biasanya karena ada banyak perajurit yang berjaga dikota pelabuhan.
Meskipun terlihat ramai perajurit tapi David tidak melihat adanya jenderal disana kecuali beberapa komandan pasukan biasa saja.
"Sepertinya kerajaan memintaku untuk mengantar puteri Arfenit sampai kekerajaan sendiri." Ucap David sedikit membuang napas.
Perlahan Ocean Dragon bersandar dipelabuhan dan disambut oleh petugas pelabuhan yang kemudian menangkap tali tali yang dilemparkan oleh kru kapal Ocean Dragon untuk mengikatkannya ditiang khusus pelabuhan.
Termasuk sepuluh kapal lainnya yang ikut mengawal pun juga akhirnya disandarkan dengan baik.
Para perajurit kota pelabuhan segera membentuk pagar perajurit untuk membuka jalan agar para warga tidak masuk kearea penyambutan meskipun tidak ada hal yang dapat dikatakan menyambut kecuali perajurit yang membantu menghalang warga untuk mendekat.
__ADS_1
Beberapa mobil yang terlihat sangat mewah dengan corak emas dan hitam legam serta logo Dark Dragon juga bendera nya turun dari kapal.
"Aku tidak tahu jika aku pernah mendesain ini." Bingung David saat melihat beberapa mobil yang keluar meskipun penuh dengan warna yang membuatnya terlihat mewah tapi keganasannya tidaklah kalah.
"Ini tuan Forts yang membuatnya." Ucap Gal menjawab David yang seakan bertanya.
"Tuan Forts mengatakan bahwa tuan David akan berangkat untuk mengantar puteri Arfenit jadi kami harus menyelesaikan lima puluh unit ini dalam waktu dua bulan, sungguh sangat melelahkan." Sambung Gel.
"Dasar Forts." Gerutu David karena bahkan dia sendiri baru memutuskan untuk mengantar puteri Arfenit saat ibu Stella sembuh tapi Forts sudah memikirkannya jauh hari.
David tidak ingin mengambil banyak perhatian lagi dan segera dia menggunakan mpbil yang terlihat paling mewah untuk mengantar puteri Arfenit sendirian didalamnya sedangkan perajurit segera memasuki lima puluh mobli lainnya dengan dua perajurit disetiap mobil.
Gal dan Gel tidak berencana untuk ikut kekota kerajaan dan memilih untuk tetap dikapal dengan alasan sudah lama tidak memancing.
Para perajurit segera membuka jalan lebar lebar dari beberapa warga yang penasaran dengan penampilan David dan puteri Arfenit sayangnya mereka sudah masuk kedalam mobil dan berangkat.
"Aku tidak sempat melihatnya." Ucap seorang warga yang kecewa.
"Aku tadi melihat seorang pria berambut hitam dengan warna putih di ujung rambutnya apa itu jenderal Dark?"
"Ciri ciri rambutnya iya tapi tangannya tidak."
"Kudengar dia dapat mengubah bentuk tangannya sesukanya."
"Benar benar tampan, aku ingin melahirkan anaknya."
"Tapi puteri Arfenit tidak kalah cantik."
"Aku akan menikahinya."
Berbagai ucapan dari ramai penduduk yang mengikuti rumor maupun tidak terdengar jelas ditelinga David maupun puteri Arfenit tapi mereka hanya mengabaikannya saja.
...----------------...
Baca juga Novel MMORPG World For Adventure yah guys! di jamin seru banget hihihi
...----------------...
Thank you banget untuk donatur mingguan tercinta. ♡
-Gerald
-Lucas Ray
-Silver
-Muhammad Isyam
Dan thank you untuk rank umum para Donatur
-Xn
-Ma'ke Seto
-Zefaanatasya_
-[M.S.R]
__ADS_1