
Markas Merkulov
Ruangan Tiger
"Untuk sekarang jelaskan dulu alasan kenapa kau membawa Elf ke sini?" Ucap Tiger menenangkan diri dan mulai bertanya.
"E.. mungkin karena dia cantik komandan." Jawab Oliver sedikit bercanda saat melihat Tiger tidak lagi marah.
"Kau mau di pindah tugas kan kah ha!?" Bertanya Tiger memberikan ancaman karena Tiger paling tau apa yang di benci oleh Oliver yaitu bertugas di tempat yang sibuk, Oliver adalah tipe perajurit pemalas.
"Tolong jangan komandan-_-, maaf." Ucap Oliver segera meminta maaf.
"Jadi, kenapa kau membawa Elf ke sini?" Kembali Tiger mengulangi pertanyaan nya.
"Gadis Elf ini bernama Bfeen merupakan anak dari kepala desa Elf di hutan utara, Bfeen kesini untuk meminta bantuan jendral untuk mengalahkan naga api yang terus meneror desa mereka." Jawab Oliver menjelaskan.
"Naga api yah.. kita seharus nya tidak terlibat dengan perang yang tidak di perlukan." Tiger berpikir.
"Ini naga api yang suka meneror pemukiman loh komandan, bisa saja naga api ini akan menyerang camp ini." Ucap Oliver.
"Nn itu alasan yang bagus untuk saat ini, ku harap itu bisa menyelamatkan mu dari pindah tugas." Ucap Tiger mengangguk.
"Tolong di usahakan komandan." Ucap Oliver memohon.
"Masalah itu seperti nya aku bisa mengurus nya." Ucap Lily yang tiba tiba masuk karena dari tadi ia mendengarkan dari depan pintu.
"Apa yang kau lakukan di sini Lily?" Bertanya Tiger.
"Hanya lewat, masalah Elf ini aku bisa membantu kalian mendapatkan alasan yang bagus agar tuan David dapat memberikan bantuan." Ucap Lily.
"Apa maksud mu Lily?" Bertanya Tiger.
"Tunggu sebentar yah." Lily tiba tiba keluar ruangan lagi dan menuju ke tujuan utama nya yang sebenar nya yaitu ruangan David untuk memberikan laporan mengenai penelitian nya.
...
Ruangan David
"Kerja bagus Lily, dengan hasil penelitian mu ini kita sudah dapat memastikan wilayah ini aman dan dapat memggunakan gate sesuka kita." Ucap David setelah membaca hasil penelitian Lily.
__ADS_1
"Saya senang hasil pekerjaan saya berguna bagi tuan David." Ucap Lily.
"Nn dengan begini kita dapat menambah pasukan dan peralatan kita di benua iblis ini lagi." Mengangguk David senang.
"Penelitian saya mungkin akan lebih baik lagi jika seandai nya mendapatkan penduduk dunia iblis ini." Ucap Lily memberi saran.
"Dari yang kamu katakan itu cukup sulit, kita belum tau cara berinteraksi dengan penduduk benua ini, saat ini kita dalam kondisi berperang jika kita mengambil mereka ke markas bisa saja kita di kira menculik mereka." Jelas David langsung menolak saran Lily.
"Sebenar nya salah satu tim ekspedisi perajurit membawa penduduk benua ini ke markas, dia adalah puteri dari sebuah desa di dalam hutan yang menginginkan bantuan tuan David." Ucap Lily.
"Bantuan?" Bingung David.
"Ya, kalau tidak salah dia adalah gadis Elf yang desa nya sedang di serang oleh Fire Dragon." Ucap Lily.
"Oo~ ekhhem! Aku belum pernah melihat suku Elf, mungkin ini bisa menjadi bahan pelajaran lagi pula dia yang datang meminta bantuan kurasa ini tidak akan masalah." Ucap David setuju setelah memperbaiki sikap nya.
...
Ruang Tiger
"Jadi seperti yang di katakan oleh Lily, jendral David setuju untuk bertemu dengan gadis Elf itu, bawa dia ke ruang pertemuan besok jam delapan pagi." Ucap Tiger setelah mendengarkan penjelasan Lily.
"Sial aku selalu di akali oleh perajurit pemalas satu ini." Kesal Tiger.
"Yah tidak perlu di ambil hati kak, biar pun pemalas tapi Oliver adalah satu satu nya perajurit yang di akui kemampuan nya oleh tuan David." Ucap Lily menenangkan kakak nya itu.
"Ah ya.. hanya saja sifat pemalas nya itu selalu membuat ku kesal." Ucap Tiger.
...
Pagi hari 07:50
Benua iblis
Markas Merkulov
"Silahkan menunggu di sini nona Bfeen." Ucap Oliver mempersilahkan Bfeen untuk duduk di sebuah kursi di ruangan pertemuan atau lebih tepat nya ruangan yang biasa nya selalu di gunakan untuk rapat para petinggi perajurit.
"Jadi di mana jendral tuan Oliver?" Bertanya Bfeen saat mereka tiba sepuluh menit lebih awal di ruang pertemuan dan belum ada siapa siapa di sana kecuali mereka berdua.
__ADS_1
"Jendral Dark adalah orang yang sangat menghargai waktu jadi kita datang lebih awal agar tidak telat dan membuat jendral Dark menunggu." Ucap Oliver kemudian duduk di kursi dekat Bfeen.
Meskipun pemalas dan sulit mendengarkan atasan namun setidak nya Oliver masih menghormati David.
"Mm." Bfeen terlihat gugup sampai mengusap cincin penyimpanan yang ada di tangan nya.
"Kau gugup?" Bertanya Oliver.
"Sedikit." Jawab Bfeen.
'Yah tentu saja gugup, desa nya sedang di landa bahaya dan sekarang cahaya harapan sudah berada di depan mata namun sekarang seakan seluruh nyawa penduduk desa Elf berada di tangan gadis ini." Batin Oliver mengerti kecemasan Bfeen.
Krieet!
Virinda tiba tiba datang membuka pintu mempersilahkan David dan Lily untuk masuk saat David dalam keadaan mengenakan jubah jendral nya yang di berikan langsung oleh raja Artur serta dalam kondisi sempurna mode jendral nya atau lebih tepat nya menggunakan Dragon Hand.
Brak!
"Jendral Dark!" Oliver serentak berdiri mendorong kursi kebelakang menimbulkan suara keras memberi hormat pada David.
"Ya Oliver dan itu hmm... Bfeen kan?" Ucap David membalas hormat Oliver dengan anggukan sebelum menatap ke arah Bfeen.
"Na-nama saya Bfeen, puteri kepala desa Elf di hutan utara!" Ucap Bfeen berdiri dan memperkenalkan diri.
Virinda menarik sebuah kursi membiarkan David duduk di depan Bfeen dan Oliver sementara Virinda tetap berdiri di belakang David dan Lily duduk di samping David berhadapan dengan Oliver.
"Saya jendral Dark, David Von Dark, orang mengenal saya sebagai jendral tangan naga." Ucap David seakan mempersilahkan Oliver dan Bfeen untuk duduk.
"Senang bertemu dengan anda tuan Dark." Ucap Bfeen mempertahan kan kesopanan nya.
"Jadi, ada keperluan apa puteri desa Elf datang ke markas Merkulov?" Bertanya David langsung ke inti nya setelah menaruh kedua siku nya di atas meja membiarkan kedua tangan nya menyangga dagu nya.
"Saya datang ke sini bersama pasukan tuan Dark yang di pimpin oleh tuan Oliver, saya mewakili ayah saya dan seluruh penduduk desa datang untuk meminta bantuan pasukan tuan Dark yang sangat kuat untuk mengalahkan naga api." Ucap Bfeen menjawab.
"Kamu datang meminta kami menghabisi naga api tentu kamu sudah menyiapkan imbalan yang setimpal dengan kepala naga api kan?" Ucap David.
"Tentu tuan Dark." Bfeen menyerahkan sebuah cincin penyimpanan yang sedari tadi ia genggam.
"Apa ini?" Bertanya David menunjuk cincin yang berada di atas meja.
__ADS_1