
Ruangan Vip David dipenginapan
Sebagai kaum Sirius tentu jika hanya ingin menemukan David berdasarkan bau merupakan hal yang sangat mudah.
Virinda segera menyingkir dari jalan dan membiarkan kedua jendral itu masuk tapi segera menahan lima prajurit yang ingin mengikuti.
"Kami adalah prajurit Beaster Empire biarkan kami masuk! Ini perin-buak!" Berteriak salah satu prajurit.
Bum!..
"Apa kalian tidak memiliki tata krama? Ini adalah tempat tuanku.. kau dilarang berteriak." Berkata Virinda setelah melempar lima prajurit tersebut sampai meretakkan tembok dibelakangnya.
"Sudahlah biar kami saja yang masuk." Celina berkata setelah melihat kebodohan prajuritnya yang terlalu berani.
"Silahkan." Virinda tentu segera mengantarnya menuju Sofa walaupun sebenarnya didepan mereka sudah merupakan ruang tamu.
Setelah kedua jendral tersebut duduk juga melihat Wolf yang memiliki bulu hitam dan mata merah sedikit merasakan tekanan.
Sebagai keturunan serigala tentu insting monster mereka memang sedikit berfungsi dimana mereka akan tunduk pada serigala yang lebih tinggi apa lagi Wolf walaupun masih tingkat Chief tapi sudah memiliki gelar King wolf yang dapat memimpin segala jenis serigala dibawah levelnya atau sama sedangkan kedua saudara sirius didepannya adalah serigala dengan level lebih rendah.
"Jadi apa tujuan kalian?" Bertanya David memulai pembicaraan saat salah satu bawahan Virinda mengantarkan teh.
"Seharusnya kami yang lebih dulu bertanya untuk apa kau membutuhkan ingot sebanyak itu jika kau hanya seorang petualang sampai para utusan kerajaan hampir kehabisan stok?" Berkata Celicia dimana maksud mereka utusan kerjaan adalah mereka sendiri.
Grrr...
Wolf sedikit marah karena mereka tidak menjawab pertanyaan David dengan benar meskipun itu sudah dapat menjawab tujuan mereka.
David sedikit menenangkan Wolf. "Aku membutuhkannya apa aku harus mengatakan tujuanku pada kalian? Juga seharusnya aku sudah menyisahkan setengah dari segala stok dikota ini juga bulan depan pasti akan ada lagi stok baru dari tambang besi bukan." Kembali David bertanya.
"Itu memang betul tapi-"
"Sudalah sebenarnya apa tujuan kalian kesini tidak mungkin hanya untuk menanyakan stok bukan." Berkata David memotong.
Sedikit Celina menarik nafas. "Kau.. siapa?" Bertanya Celina.
"Petualang." Singkat saja David menjawab.
"Nama?"
"... Alfa."
__ADS_1
"Jangan mempermainkanku mana ada petualang yang membawa maid!?" Berteriak Celina menggebrak meja.
Awooo....
Wolf langsung mengendalikan Celina yang mana dia langsung berlutut pada David.
"Ek! sial apa ini?"
"Wolf tenanglah.. haih.. sebenarnya aku tidak ingin mencari masalah dengan kalian dan hanya ingin mendapatkan sedikit informasi dari kalian." Berkata David dimana Wolf sudah melepaskan pengendaliannya.
"King Wolf." Celina tentu menyadari itu setelah dikendalikan.
"Kenapa?" Bertanya Wolf.
"Maafkan kelancangan saya tuan!" Celina dan Celicia langsung berubah menjadi serigala putih dan berlutut pada Wolf.
Tentu sebagai ras serigala mereka akan menghormati ras King wolf apa lagi Wolf sudah mendapatkan gelar King dari saat David membelinya dipelelangan jadi dengan kata lain Wolf sudah ditakdirkan untuk menjadi raja dari para serigala sejak lahir.
"Tuanku berada disini dan kau bersujud padaku apa kau tidak menghormatiku. " Berkata Wolf menyuruh mereka untuk tunduk pada David.
"Tuan." Segera mereka tunduk pada David yang merupakan tuan dari ras King Wolf.
"Ya aku ingin menanyakan beberapa hal pada kalian jadi mari kita berbicara tapi ganti dulu wujudmu itu akan mempermudahku untuk berbicara pada kalian." Ucap David.
Setiap jari mereka memiliki cakar besik yang menghiasi tapi tmpak seperti aksesoris karena memiliki beberapa bintik bintik core disekujur cakar.
"Apa yang terjadi dengan keluarga Serius?" David langsung bertanya pada intinya.
"Keluarga kami dibantai oleh keluarga Demon Kobold saat masih berada didunia iblis tuan." Celina menjawab.
"Bukankah kalian lebih kuat dari pada Demon Kobold juga apa alasan mereka membantai kalian." David masih bertanya.
"Demon Kobold dibantu oleh beberapa petinggi dikerajaan iblis untuk membantai kami sedangkan alasan mereka adalah karena keluarga kami menolak kebangkitan raja iblis." Sebuah informasi tentu sangat penting keluar dari Celina.
"Lalu bagaimana kalian bisa berada dibenua Gardaric?" David bertanya.
Benua Gardaric atau dunia Gardaric adalah dunia yang ditempati oleh David sekarang intinya benua ini sama besarnya dengan bumi tapi semua orang lebih sering menyebutnya benua dari pada dunia.
"Ayah kami membuka portal menuju benua Gardaric agar kami dapat melarikan diri sepuluh tahun lalu. "
"Apa kerajaan ini mengetahui kalau kalian berasal dari dunia iblis?"
__ADS_1
"Mereka hanya tau jika suku sirius berasal dari kedalaman hutan."
"Kamu tau cara kembali kedunia iblis?" David terus mengajukan pertanyaan.
"Portal penghubung antara Galdari World dan Demon World hanya dapat dibuka dari dunia iblis tuan." Celicia angkat suara setelah dari tadi hanya kakaknya teruslah yang menjawab.
"..." sejenak David diam. "Baiklah terima kasih atas informasi kalian. " David mempersilahkan mereka pergi dengan Virinda yang membukakan pintu.
"Tuan apa kami tidak boleh mengikutimu?" Celina bertanya.
"Untuk sekarang kalian lebih baik tetap menjadi Jendral Beaster Empire, aku akan menghubungi kalian saat waktunya tiba ingat namaku David Von Dark." David menolak bukan berarti tidak mau tapi Celina dan Cecilia untuk sementara akan lebih baik jika tetap di Beaster Empire menurutnya.
"Baik tuan, kami permisi." Mereka akhirnya pergi.
"Ada apa Virinda?" Bertanya David saat melihat Virinda ingin mengatakan sesuatu saat kedua sadari sirius itu pergi.
"... kenapa tuan tidak menerima mereka?" Tentu Virinda tidak bia menentang keputusan tuannya dan tidak boleh mempertanyakannya tapi kali ini David mengizinkannya.
"Mereka adalah salah satu aset tempur terbaik milik Beaster Empire jika kita mengambilnya mungkin bukan hanya guild kita yang kena masalah tapi Romulus Empire juga akan ikut terlibat." David menjelaskan.
"Saya mengerti tuan."
"Oke segera beristirahat dan kita akan mengirim skeleton dragon dan death knight untuk mengantar cincin penyimpanan yang telah kalian isi dengan ingot menuju ketempat Forts besok." Ucap David menuju kamarnya dan dengan ini artinya dia belum ingin kembali kembali. "Aku merasa sesuatu yang seru akan terjadi disini besok dan juga aku masih ingin singgah dihutan berkabut untuk memeriksa makhluk yang kita lihat waktu itu sebelum pulang." Sambung David sebelum menutup pintu rumahnya.
"Sesuai perintah anda tuan."
David lebih memilih untuk segera mengirim ingot pulang telebih dahulu dari pada dirinya karena masih harus menyelesaikan beberapa urusan termasuk menyelesaikan rasa penasarannya pada hutan berkabut, David juga merasakan akan ada sesuatu yang menarik terjadi disini besok.
...
Pagi hari
Pagi hari setelah David sarapan dia segera keluar untuk berjalan jalan, David dapat melihat dimana beberapa prajurit mulai sibuk kesana kemari dengan persenjataan lengkap.
Tidak lama setelah beberapa barisan prajurit berlalu beberapa warga mulai mengunsi kedalam rumah.
"Apa yang terjadi?" Bertanya David pada salah satu warga.
"Rombongan monster menyerang lagi." Ucap warga tersebut sebelum berlari memasuki
rumahnya.
__ADS_1
"Lagi? Berarti serangan monster disini sudah biasa terjadi ya." David menyimpulkan.
"Dari informasi yang saya dapatkan, rombongan monster selalu menyerang setiap tiga bulan dan mereka adalah monster yang berasal dari dungeon diluar kota." Virinda melapor.